cover
Contact Name
Laksono Budiarto
Contact Email
laksono.budiarto@um.ac.id
Phone
+62895384660796
Journal Mail Official
jmipap.journal@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang Jl. Semarang no 5 Malang Jawa Timur 65115
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 27980634     DOI : https://doi.org/10.17977/um067
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) is a publication that focuses on education, particularly in the areas of mathematics and natural sciences. The journal publishes articles, research papers, and other relevant manuscripts related to the teaching and learning of these subjects. It provides a platform for educators, researchers, and scholars to share their ideas, insights, and innovative teaching methods that can enhance the teaching and learning experience of students in mathematics and natural sciences. JMIPAP aims to contribute to the improvement of the quality of education in these fields by providing a space for the exchange of knowledge and ideas among its readers and contributors.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): Februari" : 5 Documents clear
Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan menggunakan Maggot-Aerob untuk Kesejahteraan Tanah Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Yulistyorini, Anie; Septia Sarda Dewi, Mega; Iga Widiastuti, Fanny; Brian Debytiantama, Gamaliel
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p56-61

Abstract

Di Desa Kebobang, banyak penduduknya yang masih menggunakan cara tradisional dengan membakar sampah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Padahal sampah bisa diolah kembali menjadi suatu yang bermanfaat bila dikelola dengan tepat. Tetapi sampah bila tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan penyakit dan bau yang kurang sedap hasil dari pembusukan sampah organik yang cepat. Pengolahan sampah menggunakan teknologi terbarukan berupa maggot merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan guna mengolah sampah dengan benar. Sebelumnya sampah terlebih dahulu dipisahkan sesuai jenisnya untuk mempermudah proses pegambilan. Untuk itu, perlu adanya tempat pemilahan sampah untuk membedakan antara sampah organik dan anorganik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, dan (3) tahap akhir. Pada masing-masing tahap dilaksanakan beberapa kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan rencana penyelesaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Luaran Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini nantinya diharapkan menghasilkan beberapa luaran antara lain: 1 Hak Cipta, 1 Berita di Media Massa, 1 produk implementasi desain, 1 dokumentasi produk, 1 artikel terpublikasi
Pemanfaatan Air Tanah Dengan Menggunakan Teknologi Hydraulic Boring Pada Lapas Wanita IIA Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Leksono Edy, Duwi; Yulianingrum Pradani, Rizki; Putri Purbasari, Eva; Iga Widiastuti, Fany
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p62-67

Abstract

Lembaga pemasyarakatan wanita IIA Malang merupakan lembaga pemasyarakatan wanita di Jawa Timur tepatnya terletak di Jalan Raya Kebonsari, Sukun, Kota Malang. Secara demografi lapas wanita IIA Malang ini idealnya hanya mampu menampung 164 warga binaan pemasyarakatan di atas tanah seluas 13.780 meter persegi dengan luas bangunan 4.107 meter persegi. Namun pada September 2018, penghuni lapas mengalami peningkatan yang cukup drastis hampir menyentuh angka 300 persen dimana penghuni berjumlah 618 orang, 6 bayi, dengan 93 orang petugas lapas. Banyaknya penghuni tidak diimbangi oleh ketersediaan air yang cukup, permasalahan tersebut akan semakin parah pada saat musim kemarau, hal ini disebabkan oleh terbatasnya air bersih dari PDAM kota malang dan lapas IIA Malang belum memiliki sumur dalam. Sehingga menyebabkan kekurangan persediaan air bagi warga binaan lapas IIA Malang. Tim pengabdian Universitas Negeri Malang mengambil inisiatif untuk membuat sumber air bersih baru memanfaatkan air tanah dengan bantuan hydraulic boring. Alasan penggunaan hydraulic boring karena memiliki efisiensi yang tinggi dan mampu mencapai kedalaman yang sesuai untuk mengakses sumber air tanah yang memadai. Pemanfaatan sistem hydraulic boring tentunya diharapkan dapat mengatasi permasalahan kurangnya air bersih pada lapas wanita IIA Malang.
Pemanfaatan Metode Sodetan dalam Pembuatan Pembangkit Micro Hydro sebagai Upaya Mengurangi Kekurangan Energi Listrik di Desa Wonorejo Fikri Muhammad, Dzul; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Aris Ichwanto, Muhammad; Aripriharta, Aripriharta; Yulistyorini, Anie; Hasan Firdiansyah, Muhammad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p68-73

Abstract

Desa Tempursari memiliki penduduk sebanyak 6000 jiwa serta kepadatan sekitar 345 jiwa/km2. Mayoritas Profesi penduduk Desa Tempursari sendiri yaitu petani dan peternak, salah satunya adalah peternak kambing tradisional[2]. Desa tempursari merupakan daerah dengan curah hujan yang cukup tinggi, akan tetapi pada musim kemarau daerah ini tergolong cukup gersang, sehingga pada saat musim kemarau menyebabkan ketersediaan rumput untuk pakan ternak kambing berkurang. Sehingga, para peternak tradisional di Desa Tempursari mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan ternak yang baik. Hal ini merupakan salah satu problematika yang dialami para peternak di Desa Tempursari disetap tahunnya. Permasalahan ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak karena kurangnya asupan yang baik. Permasalah tesebut perlu segera diatasi agar para peternak tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan ternak pada musim kemarau dan hewan ternak tetap mendapatkan asupan yang baik. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan pengembangan manajemen pusat pakan ternak kambing fermentasi organik di Desa Tempursari. Manajemen Pusat pakan ternak kambing fermentasi organik diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek dan jangka Panjang dalam mengatasi keterbatasan tersedianya pakan kambing di musim kemarau. Sehingga para peternak tidak mengalami kesulita dalam mencari dan menyediakan pakan kambing, serta kambing bisa mendapatkan asupan yang lebih berkualitas. Selain itu, dengan adanya pusat pakan ternak kambing fermentasi organik dapat menjadi pemasukan tambahan bagi masyrakat sekitar.
Pemanfaatan Metode Sodetan dalam Pembuatan Pembangkit Micro Hydro sebagai Upaya Mengurangi Kekurangan Energi Listrik di Desa Wonorejo Ian Sulasmono, Raden; Aimar Al Qadri R, Muhammad; Reznadya Setia Budi, Kevin
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p74-80

Abstract

Desa Srigonco terletak di Kecamatan Bantur Kabupatan Malang sekitar 54 km dari pusat Kota Malang. Desa Srigonco memiliki luasan wilayah sebesar 811,9 HA dengan jumlah penduduk sebanyak 5.651 orang. Desa Srigonco terletak dikawasan Malang Selatan atau daerah pesisir Malang dimana daerah ini merupakan wilayah yang memiliki potensi akan komoditas kelapa. Namun, pemanfaatan dari pohon kelapa pada desa Srigonco sampai saat ini masih belum dimaksimalkan. Limbah tempurung kelapa memiliki beragam pilihan olahan, seperti digunakan sebagai aksesoris pakaian, aksesoris rumah, hingga arang briket. Pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan baku arang briket memiliki banyak kelebihan seperti proses pembuatannya yang lebih mudah hingga mampu mengurangi dampak polusi dan pemanasan global yang cukup signifikan. Didasari akan hal tersebut, produksi arang briket skala home industry dapat diterapkan. penerapan produksi arang briket skala rumahan maka dapat menjadi upaya untuk mewujudkan Konsep Eco-Industrial di desa Srigonco. Konsep tersebut sangat cocok bagi desa Srigonco melihat potensi akan alamnya salah satunya untuk pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi arang briket.
Implementasi Rainwater Harvesting pada Desa Mulyoarjo sebagai Alternatif Sumber Daya Air Bersih Ilham, Muhammad; Aimar Al Qadri R, Muhammad; Zaki, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Muhammad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p81-87

Abstract

Mulyoarjo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.Terletak di sebelah timur kota lawang berbatasan dengan Desa Sumber Porong di sebelah utara dan Desa Sumber Ngepoh di sebelah timur. Merupakan salah satu lumbung beras dikecamatan lawang, terdiri dari beberapa dusun yaitu dusun Pakutukan, dusun Watugel, dusun Paras serta dusun Ampel Gading. Desa Mulyoarjo memiliki pendapatan yang salah satunya terdapat pada sector wisata. Objek wisata yang terdapat pada desa Mulyoarjo salah satunya wisata Latar Bale. Wisata Latar Bale terdapat pada tengah desa dengan dikelilingi sawah. Pada objek wisata ini terdapat toilet yang masih belum terdapat saluran air sehingga memerlukan alat untuk mengangkut air ke toilet. Selain itu di sekeliling wisata juga terdapat sawah tetapi untuk suplai air bersih untuk membersihkan diri setelah mengerjakan sawah masih sulit. Penggunaan Rainwater Water Harvesting pada objek wisata Latar Bale di Desa Mulyoarjo diharapkan dapat mengatasi permasalahan air bersih dan mengedukasi masnyarakat terkait konservasi air.

Page 1 of 1 | Total Record : 5