cover
Contact Name
Laksono Budiarto
Contact Email
laksono.budiarto@um.ac.id
Phone
+62895384660796
Journal Mail Official
jmipap.journal@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang Jl. Semarang no 5 Malang Jawa Timur 65115
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 27980634     DOI : https://doi.org/10.17977/um067
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) is a publication that focuses on education, particularly in the areas of mathematics and natural sciences. The journal publishes articles, research papers, and other relevant manuscripts related to the teaching and learning of these subjects. It provides a platform for educators, researchers, and scholars to share their ideas, insights, and innovative teaching methods that can enhance the teaching and learning experience of students in mathematics and natural sciences. JMIPAP aims to contribute to the improvement of the quality of education in these fields by providing a space for the exchange of knowledge and ideas among its readers and contributors.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023): Maret" : 5 Documents clear
Peningkatan Produksi Perkebunan Tebu dengan Bahan Baku Mool Organik dan Pupuk Organik Limbah Panen Tebu di Desa Donomulyo Alfianto, Imam; Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Adi Saputra, Surya; Cahyono, Ageng; Ira Mega Maharani, Nur
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p88-99

Abstract

Desa Donomulyo memiliki komoditas berupa pertanian dan perkebunan. Perkebunan tebu merupakan salah satu andalan desa ini. Berdasarkan data yang diberikan oleh pemerintah desa Donomulyo, sekitar 67% lahan atau seluas 51 hektar merupakan lahan perkebunan tebu produktif. Rata-rata hasil tahunan tebu sekitar 70 ton/hektar per tahun. Di sisi lain, pemerintah menghapus kebijakan subsidi pupuk. Hal ini menyebabkan tanaman tebu masyarakat gagal. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan limbah tebu adalah dengan menjadi mool organik dan pupuk organik. Teknologi pengolahan limbah tebu adalah dengan membuat komposter untuk pengomposan limbah panen tebu. Selain menggunakan komposter, mesin pencacah juga dibutuhkan untuk proses pembuatan pupuk organik dari sampah organik dan kotoran hewan. Dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi optimalisasi peningkatan perekonomian masyarakat Desa Donomulyo dari limbah panen tebu menjadi mol organik dan pupuk organik.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolahan Sampah di Desa Sidodadi Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Siswahyudi, Dwi; Aris Ichwanto, Muhammad; Ayu Kusuma Dewi, Vita; Pranoto, Pranoto; Andyko, Mohammad; Galih Syahdandi, Alviando
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p100-107

Abstract

Sampah masih menjadi permasalahan yang sangat kompleks. semakin meningkatnya jumlah penduduk berbanding lurus dengan semakin meningkatnya timbulan sampah selain itu sampah kerap menjadi masalah terutama di daerah-daerah yang mengalami pertumbuhan penduduk, sampah dituding sebagai biang keladi kerusakan lingkungan dan berbagai sumber penyakit. Kebanyakan berupa sampah plastik dan streofrom, padahal kedua jenis sampah ini sulit untuk terurai. Sehingga tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat dalam mengolah sampah rumah tangga yang berkelanjutan sehingga tidak terbuang di TPA. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Soidodadi Kecamatan Ngantang dan di Lokasi TPA Desa siodadi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyakarat adalah masyarakat dapat membedakan sampah yang organic dan anorganik. Saran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat menerapkan pengolahan sampah rumah tangga melalui 3R serta pembuatan kompos ini secara berkesinambungan dan hasil komposnya dapat dimanfaatkan kembali untuk pupuk tanaman.
Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Pengembangan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Terbarukan Budidaya Maggot Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Kurniawan, Rama; Agustina, Yuli; Andyko, Mohammad; Cahyono, Ageng
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p108-115

Abstract

Sampah merupakan sesuatu barang sisa yang telah di buang dan tidak dipergunakan lagi serta dianggap menjadi sesuatu yang kotor oleh sebagian masyarakat. Sampah memiliki dua macam jenis yaitu sampah jenis organik dan non organik. Setiap hari jumlah sampah selalu meningkat, apabila terjadi penumpukan akan menggangu lingkungan juga berbahaya bagi kesehatan sehingga dibutuhkan pengolahan sampah yang baik agar setiap harinya sampah tidak menumpuk. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan membuat gambar rancangan teknologi dalam bentuk 3D guna mengoptimalkan sistem pengolahan sampah pada masyarakat dan lebih ramah lingkungan. Metode yang digunakan berupa survei dan analisa kebutuhan bersama masyarakat didampingi oleh Tim Pengapdian Masyarakat UM, pembuatan teknologi budidaya Maggot, pemaparan kepada pihak masyarakat, evaluasi, dan pembuatan laporan akhir. Hasil kegiatan ini adalah produk rancangan teknologi dalam bentuk 3D, terbentuknya masyarakat sadar lingkungan yang dapat mengelola pembudidayaan ulat maggot secara terorganisir dan inovatif menggunakan teknologi dalam pengolahan serta jurnal ber-ISBN mengenai kajian Meningkatkat Perekonomian Masyarakat Melalui Pengembangan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Terbarukan Budidaya Maggot di Desa Kebobang.
Peningkatan Spot Wisata Edukasi Melalui Implementasi SEDAER Di Kawasan Pertanian Desa Banjarejo Id’fi, Gilang; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Ariestadi, Dian; Rahayuningsih, Titi; Aris Ichwanto, Muhammad; Ismail Hasan, Fariski; Supriadin, Dedi; Brian Debytiantama, Gamaliel
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p116-121

Abstract

Desa Banjarejo merupakan salah satu desa yang berada dalam kawasan administrative Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Sebagai desa dengan wilayah yang tergolong pada dataran rendah, desa Banjarejo memiliki banyak potensi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Banjarejo sendiri merupakan desa dengan hasil alam berupa sayur-sayuran seperti selada air, kangkung, sawi, padi, dan lain-lain. Selain itu hampir dikeseluruhan desa ini diketahui memiliki banyak sumber air, sebagaimana hasil survei pendahuluan ke lapangan terdapat setidaknya 9 titik air yang bersumber dari tebing. Banyaknya potensi sumber daya air, pertanian sayur, serta perikanan air tawar menjadikan peluang bagi Desa Banjarejo untuk berkembang menjadi destinasi wisata pedesaan. Beberapa Potensi tersebut perlu dimaksimalkan agar Desa Banjarejo ini menjadi lebih menarik bagi wisatawan. Sehingga perlu adanya sentuhan dan aplikasi IPTEKS untuk keperluan pengembangan Implementasi “SEDAER” (Simulasi Drainase dan Irigasi). Pengembangan untuk Implementasi dalam hal ini dapat ditungkan berupa gambaran desain 3D Animasi wisata edukasi Kawasan Petanian Sayur Desa Banjarejo.
Pemahaman Guru Terhadap Pembelajaran Berdiferensiasi Di SMP Negeri 5 Kepanjen Rohmanniatul Izza, Prisma; Rohmah Adi, Khofifatu
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p122-139

Abstract

Differentiated instruction is recommended to be applied in the implementation of the merdeka curriculum. Understanding differentiated instruction is the first step that must be fulfilled by every stakeholder involved in the world of education. This research aims to determine teachers' understanding of differentiated instruction at SMP Negeri 5 Kepanjen. The method used in this research is descriptive type with a qualitative approach. The informants in this study consisted of 12 informants including one supporting informant, namely the deputy principal, and key informants including 11 class VII teachers at SMPN 5 Kepanjen. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman interactive model analysis. Checking the validity of the data uses triangulation of sources and methods. The results of the research show that 92% (11 out of 12) teachers already understand differentiated learning in accordance with the results of research studies including definitions, purpose, characteristics, procedures and assessment standards. However, there are misconceptions between teacher understanding and implementation of differentiated instruction. Recommendations for further research that wishes to conduct similar research include research related to teacher problems in implementing differentiated instruction. This aims to expand the scope of research again, because the scope of this research only focuses on teacher understanding. Pembelajaran berdiferensiasi direkomendasikan untuk diterapkan pada pelaksanaan kurikulum merdeka. Pemahaman terhadap pembelajaran berdiferensiasi merupakan langkah awal yang harus dipenuhi oleh setiap stakeholder yang terlibat dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 5 Kepanjen. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri 12 dari informan meliputi satu informan pendukung yaitu wakil kepala sekolah, dan informan kunci meliputi 11 guru kelas VII di SMPN 5 Kepanjen. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model interaktif Miles and Huberman. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% (11 dari 12) guru sudah memahami terkait pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan hasil kajian penelitian meliputi definisi, tujuan, karakteristik, prosedur, dan standar penilaian. Namun demikian, terdapat miskonsepsi antara pemahaman guru dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yang berkenan melakukan penelitian serupa, perlu dilakukan penelitian terkait problematika guru dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Hal tersebut bertujuan untuk memperluas kembali lingkup penelitian, dikarenakan lingkup penelitian ini hanya berfokus kepada pemahaman guru.

Page 1 of 1 | Total Record : 5