cover
Contact Name
Ferawati Suzalin
Contact Email
ferawati@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6281377677902
Journal Mail Official
jpharm@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Palembang Jurusan Farmasi Jl. Sukabangun 1 No.1159, Suka Bangun, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Farmasi
ISSN : 28293711     EISSN : 28292162     DOI : https://doi.org/10.36086/jpharm.v4i2.1238
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Farmasi JKPharm diterbitkan oleh Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang
Articles 122 Documents
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Sumber Daya Manusia Tentang Distribusi dan Penyimpanan Vaksin di Puskesmas Seberang Ilir Kota Palembang Nur Rachmawaty
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i2.1755

Abstract

Vaksin merupakan produk biologis yang memiliki karakteristik tertentu yang harus disimpan disuhu 2-8°C agar terjaga mutu dan efektivitasnya. Pengetahuan dan perilaku adalah hal yang mempengaruhi distribusi dan penyimpanan vaksin dipuskesmas. Bagaimana pengetahuan dan perilaku sdm puskesmas berkaitan tentang distribusi dan penyimpanan vaksin. Untuk melihat hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan pengetahuan dan perilaku sdm tentang distribusi dan penyimpanan vaksin di puskesmas seberang ilir kota palembang. Penelitian ini merupakan survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dimulai dari membagikan kuisioner kepada sumber daya manusia (sdm) di puskesmas.Data yang telah diperoleh akan diolah dengan menggunakan analisis uji statistik Chi Square (Uji Chi-Kuadrat). Berdasarkan hasil yang di dapatkan dari 29 responden terdapat 23 responden memiliki pengetahuan tinggi dan 6 responden memiliki pengetahuan rendah. Untuk perilaku, didapatkan hasil bahwa dari 29 responden terdapat 21 responden memiliki perilaku baik dan 8 responden memiliki perilaku yang tidak baik. Adanya hubungan antara pengetahuan dan perilaku sumber daya manusia (sdm) tentang distribusi dan penyimpanan vaksin di puskesmas seberang ilir kota palembang.
Pengaruh Suhu Penyimpanan Kombinasi Amoksisilin dan Asam Klavulanat dalam Sediaan Dry Sirup Terhadap Daya Hambat Bakteri Staphylococcus Aureus Bertha Tiara Handayani
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i2.1756

Abstract

Sediaan dry sirup kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat merupakan obat pilihan pertama untuk pengobatan penyakit infeksi seperti pneumonia. Sediaan dry sirup kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat merupakan sediaan antibiotik yang perlu disuspensikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Suhu penyimpanan dan stabiltas zat aktif didalam sediaan sangatlah penting karena dengan adanya penambahan air didalam sediaan suspensi kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat akan mempengaruhi degradasi kimiawi, fisik dan mikrobiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur adanya pengaruh suhu penyimpanan kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat dalam sediaan dry sirup yang telah disuspensikan terhadap daya hambat bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental karena adanya perlakuan terhadap sediaan antibiotik kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat yang dipengaruhi oleh suhu penyimpanan terhadap aktivitas antibakteri. Berdasarkan hasil pengukuran diameter daya hambat pada antibiotik suspensi kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat pada penyimpanan hari ke-7 semua sampel suspensi dry sirup mengalami penurunan. Penurunan diameter zona hambat tertinggi terjadi pada sampel suspensi dry sirup generik yang disimpan pada suhu kamar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh suhu penyimpanan kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat dalam sediaan dry sirup terhadap daya hambat bakteri Staphylococcus aureus dengan adanya penurunan daya hambat di akhir penyimpanan.
Formulasi Dan Evaluasi Hand And Body Lotion Ekstrak Daging Buah Labu Kuning (Cucurbita Moschata Duch.) Dengan Variasi Setil Alkohol Sebagai Emulgator Ratna Ningsih Dewi Astuti; Diana Dita
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v2i1.1758

Abstract

Variasi setil alkohol sebagai emulgator dapat membentuk suatu emulsi yang stabil dan lembut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi setil alkohol yang optimal untuk menghasilkan hand and body lotion yang stabil dan memenuhi syarat. Hand and body lotion yang dibuat menggunakan zat aktif ekstrak daging buah labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) yang berkhasiat sebagai pencerah kulit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dimana ekstrak daging buah labu kuning sebagai zat aktif diformulasikan menjadi sediaan hand and body lotion dengan memvariasikan konsentrasi setil alkohol. Konsentrasi zat aktif yang digunakan dalam setiap formula adalah 4,2% dan konsentrasi setil alkohol yang digunakan adalah 2% pada formula I, 3% pada formula II dan 4% pada formula III. Kemudian dilakukan evaluasi sediaan pada suhu kamar meliputi pH, viskositas, daya sebar, pemisahan fase, homogenitas, tipe emulsi, warna, bau dan iritasi kulit. Berdasarkan hasil yang didapat, pH sediaan pada suhu kamar mengalami kenaikan, hasil pengujian viskositas sediaan pada suhu kamar mengalami penurunan dan daya sebar sediaan pada suhu kamar mengalami kenaikan. Ditinjau dari pemisahan fase, homogenitas, tipe emulsi, warna, bau dan iritasi kulit, ketiga formula memenuhi syarat selama penyimpanan suhu kamar. Ekstrak Daging Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata Duch.) dapat diformulasikan menjadi sediaan hand and body lotion yang stabil dan memenuhi persyaratan. Formula yang paling optimal dengan variasi setil alkohol 3%.
Uji Daya Hambat Serbuk Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Bakteri Salmonella Typhi M Nizar; Sarmadi sarmadi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v2i1.1760

Abstract

Penyakit tifus merupakan salah satu penyakit sistemik akut yang endemik diIndonesia.Tifus disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang ditularkan melalui makanandan minuman yang terkontaminasi.Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasipermasalahan dengan mencari obat tradisional dari bahan-bahan alami (hewan), salahsatunya dengan menggunakan cacing tanah (Lumbricus rubellus). Secara empiris cacingLumbricus rubellus telah digunakan sebagai obat tifus.Tujuan penelitian ini adalahmengetahui kemampuan daya hambat serbuk cacing tanah Lumbricus rubellus padakonsentrasi 10%, 20%, 30%,40%, dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonellatyphi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium.Penelitian dilakukanmenggunakan metode Kirby-Bauer cakram.Cacing Lumbricus rubellus diperoleh daripeternak cacing tanah yaitu bapak Hasanudin Firmansyah di Jl. Lapang II No.8 cikoleLembang Bandung 40291.Biakan murni Salmonella typhi didapatkan dari Balai BesarLaboratorium Kesehatan Palembang.Pengambilan data dilakukan dengan mengukurdiameter zona hambat yang terbentuk pada sekeliling paper disc yang telah ditanamkanpengenceran serbuk cacing tanah dengan konsentrasi yang telah ditentukan.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa serbuk cacing tanah (Lumbricus rubellus) dapat menghambatpertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Diameter zona hambat yang dihasilkan paling besaradalah pada konsentrasi 40% dengan lebar 50mm. Hal ini dapat disimpulkan bahwacacingtanah (Lumbricus rubellus) dapat digunakan sebagai obat alternatif untuk penyakit tifus.
Uji Cemaran Mikroba Pada Kosmetik Foundation Liquid Dengan Metode ALT ( Angka Lempeng Total) Microbial Contamination Test on Cosmetic Foundation Liquid with ALT Method (Total Plate Number) Sarmadi sarmadi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v2i1.1761

Abstract

Acne Vulgaris merupakan penyakit kulit yang sering terjadi di masa remaja. Banyak faktoryang mempengaruhi timbulnya jerawat antara lain penggunaan kosmetik. Kosmetik yang dapatmenibulkan reaksi alergi pada kulit diantaranya penggunaan foundation liquid yang dapatmenyebabkan jerawat di wajah. Bahan yang digunakan bersifat komedogenik atau akagenikseperti lanolin,vaselin,alkohol dan asam oleat. Kosmetik yang sudah terkontaminasimikroorganisme biasanya terlihat dari warna, bau dan kekentalan. jika kosmetik yang sudahterkontaminasi tersebut digunakan pada kulit tidak menutupi kemungkinan sulit mengalamiiritasi bahkan infeksi.Hal tersebut memudahkan mikroorganisme masuk kedalam produkkosmetik dan berkembang biak menjadi koloni-koloni selama penyimpanan atau setelahkemasan dibuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Angka Lempeng Total dalamsediaan foundation liquid yang sudah dibuka dijual di toko kosmetik Kota Palembang. Untukmengetahui apakah sifat dan karakteristik foundation liquid masih dapat diterima oleh BPOMdan konsumen.Jenis penelitian ini adalah penelitian non-eksperimental deskriptif. Data yangdiperoleh berupa ALT. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi penentuan danpemilihan tempat pengambilan sampel, pengambilan sampel foundation liquid danpengujian Angka Lempeng Total pada foundation liquid.Pada penelitian ini diperolehAngka Lempeng Total dari foundation liquid telah dibuka Hasil penelitian menunjukkanbahwa nilai Angka Lempeng pada hari ke nol yang lansung diteliti sebesar 0 sampai dengan390 koloni/ml dan setelah dubuka pada hari ke nol samapai dengan hari ke sepuluh hasilmenunjukkan bahwa ALT sebesar 98 x 103 sampai dengan 3,2 x 106 koloni/ml.semua sampelfoundation liquid yang telah dibuka dengan merek yang berbeda tidak memenuhi persyaratandan keamanan.
Mutu Ekstrak Etanol Daun Encok (Plumbago Zeylanica L.) Berdasarkan Perbedaan Waktu Pengambilan Simplisia Ainun Jariah
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1762

Abstract

Daun encok (Plumbago zeylanica L.) memiliki kandungan yang berkhasiat sebagai obat encokatau rematik. Untuk mendapatkan senyawa aktif yang berkhasiat maka perlu dilakukan prosesektraksi. Kemudian ekstrak yang diperoleh agar dapat dibuat menjadi produk obat maka perludilakukan standarisasi mutu ekstrak. Pengujian mutu ekstrak dilakukan untuk mengetahui mutuekstrak etanol daun encok (Plumbago zeylanica L.) yang diambil berdasarkan perbedaan waktuyaitu daun encok yang di ambil pagi (P) atau daun yang di ambil sore (S) yang akan memilikimutu baik untuk dijadikan ekstrak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Daunencok (Plumbago zeylanica L.) diambil pada P dan S. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasimenggunakan pelarut etanol 96% lalu di destilasi vakum sehingga menghasilkan ekstrak P danekstrak S. Masing-masing eksrak kemudian dilakukan pengujian standarisasi mutu ekstrak yangmeliputi pengujian parameter spesifik dan non spesifik ekstrak. Ekstraksi daun encok diperolehrendemen 7,96% untuk P dan 6,90% untuk S. Pada pengujian penapisan fitokimia ekstrak daunencok pagi secara semi kualitatif lebih baik. Kedua ekstrak telah memenuhi syarat untukpenetapan kadar sari larut etanol dan kadar air . Ekstrak P pada penetapan kadar sari larut air tidakmemenuhi syarat. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun encok pagi padapengujian parameter spesifik dan non spesifik lebih baik dalam penetapan rendemen, organoleptisdan kandungan senyawa dibandingkan ekstrak daun sore.
Uji Aktivitas Antibakteri Beberapa Jamu Untuk Pengobatan Karies Gigi Yang Disebabkan Oleh Streptococcus Mutans Danti Kurnia Putri; M Nizar
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1763

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit infeksi pada permukaan gigi yangdisebabkan oleh asam organis yang berasal dari makanan yang mengandung gula.Salah satu bakteri penyebab karies gigi adalah bakteri Streptococcus mutans. Olehsebab itu beberapa jamu sakit gigi memiliki komposisi yang mengandungsenyawa flavonoid yang merupakan zat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untukmenguji aktivitas antibakteri dengan menentukan diameter zona hambat daribeberapa jamu sakit gigi terhadap bakteri Streptococcus mutans. Jenis penelitianini adalah penelitian desktiptif yang dilakukan dengan cara mengukur diameterzona hambat pada aktivitas antibakteri beberapa jamu sakit gigi terhadap bakteripenyebab karies gigi Streptococcus mutans. Pengujian aktivitas antibakteridilakukan dengan metode difusi agar darah yang dibuat dengan berbagaikonsentrasi yaitu 5%, 15%, 25%, dan 50%.Berdasarkan hasil pengukurandiameter zona hambat pada beberapa jamu yang berkhasiat mengatasi sakit gigidengan berbagai konsentrasi, sampel C memiliki diameter rata-rata 19,3 mm dansampel F memiliki diameter rata-rata 10 mm, Kontrol negatif etanol 70%berdiameter 0 mm dan kontrol positif berupa disk tetrasiklin berdiameter 27,7mm. Dari hasil penelitian yang didapat tentang uji aktivitas antibateri jamu sakitgigi terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dapat disimpulkanbahwa sampel C dan F memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcusmutans.
Gambaran Tekanan Darah Pengguna Kontrasepsi Oral dan Kontrasepsi Suntikan di Puskesmas Sekip Dian Rizki Maharani; Tedi Tedi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1764

Abstract

Kontrasepsi adalah cara untuk mencegah terjadinya konsepsi dengan menggunakan alat atauobat-obatan. kontrasepsi dibagi menjadi 2 jenis yaitu kontrasepsi non hormonal dan kontrasepsihormonal. Kontrasepsi hormonal bisa menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi(hipertensi), pada kurang lebih 4–5% perempuan yang tekanan darahnya normalsebelum memakai kontrasepsi contohnya kontrasepsi oral dan suntikan. penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui Gambaran Tekanan Darah Pengguna Kontrasepsi Oral dan Kontrasepsi Suntikan dipuskesmas Sekip. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu-ibu yang mengunakan kontrasepsi oral dan suntikan diPuskesmas Sekip sebanyak 73 orang. Sampel diambil sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dandiambil dengan metode random sampling dari data tahun 2017. Pengguna kontrasepsi yaitu kontrasepsisuntikan 3 bulan yaitu 39 orang (53,42%), kontrasepsi oral yaitu 20 orang (27,40%) dan kontrasepsisuntikan 1 bulan yaitu 14 orang (19,18%). pasien kontraepsi melakukan beberapa kali kunjungan mulaidari 2 - 10 kali kunjungan dalam satu tahun. Pada penguna kontrasepsi oral terdapat 12 orang hipertensi, kontrasepsi suntikan 1 bulan 6 orang dan suntikan 3 bulan 12 orang. Tetapi yang mengalami kenaikantekanan darah yaitu kebanyakan yang hanya melakukan 2 kali kunjungan dalam satu tahun sedangkanyang lama ada yang mengalami ada juga yang tidak. Dari hasil yang didapat bahwa kontrasepsi oraldan suntkan belum tentu menyebabkan hipertensi
Peningkatan Kualitas Informasi Pada Pembeli Obat Maag Secara Bebas Setelah Pemberian Brosur Pada Apotek Kimia Farma Dikota Palembang Sarmalina Simamora; liwista liwista
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1765

Abstract

Obat maag merupakan obat bebas yang dapat diperoleh tanpa menggunakanresep. Namun dalam penggunaan nya obat maag harus di konsumsi dengan benaragar mendapat khasiat yang optimal. Di apotek terkadang informasi tentang obatjarang diberikan oleh pegawai sehingga dapat menyebabkan pasien kurang tepatdalam penggunaan obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitasinformasi pada pembeli obat maag bebas setelah pemberian brosur pada ApotekKimia Farma dikota Palembang. Jenis penelitian adalah quasi experimentaldengan rancangan equivalent pre-test and post-test with control group. Penelitiankuasi eksperimen (Quasi Eksperimental research). Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh Apotek Kimia Farma Palembang. sampel apotek dilakukanmetode probability sampling dengan pengambilan secara acak sederhana (metodesampel random sampling). Cara menentukannya dengan metode lotere. Dari datapenelitian menunjukan bahwa Apotek Kimia Farma cenderung memiliki kualitasinformasi yang kurang baik dapat dilihat kelompok perlakuan (37,5%) apotekyang memberikan informasi obat. Dan kelompok control (11,1%) apotek yangmemberikan informasi obat. Hasil penelitian ini nilai sig. 2-tailed lebih kecil dari0,05%.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Dan Infusa Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight. ) Dan Daun Tempuyung (Sonchus Arvensis L.) Dengan Metode DPPH Secara Spektrofotometri UV-Vis Dewi Marlina; Riandini Syafitri
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1766

Abstract

Radikal bebas merupakan suatu elektron dalam tubuh yang tidak berpasangan. Radikal bebasakan terus berusaha menyerang dan merusak sel-sel tubuh agar stabil, sehingga dapat menimbulkanpenyakit degeneratif, contohnya Asam Urat. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambatradikal bebas. Senyawa antioksidan alami adalah senyawa fenolik atau polifenol. Berdasarkan penelitiansebelumnya, Tanaman daun Salam dan daun tempuyung memiliki senyawa polifenol berupa flavonoid.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar aktivitas antioksidan yang terdapat pada ekstrak dan infusadaun salam dan daun tempuyung.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Sampel dibagimenjadi dua jenis yaitu daun salam dan daun tempuyung. Yang pertama dilakukan ekstraksi menggunakanmetode maserasi dengan pelarut etanol. Yang kedua, sampel dibuat infusa dengan pelarut aquadest lalukemudian disaring dan dibuat konsentrasi. Kemudian, dibuat larutan uji DPPH untuk mengukur kurvapuncak. Lalu, dibuat larutan vitamin C sebagai Kontrol positif. Selanjutnya dibuat sampel dengan berbagaikonsentrasi untuk mengukur persen peredaman. Setelah didapatkan persen peredaman, maka dihitungIC50untuk menyatakan besar aktivitas antioksidan yang dihasilkan.berdasarkan hasil yang didapat, yaitumenunjukan nilai IC50ekstrak etanol salam yaitu 3,33 ppm dan infusa daun salam yaitu 5,08 ppm.Sedangkan nilai IC50 dari ekstrak etanol daun tempuyung yaitu 2,45 ppm dan infusa daun tempuyung 2,92ppm. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan infusa daun salam maupun daun tempuyungmemiliki aktivitas antioksidan.

Page 7 of 13 | Total Record : 122