cover
Contact Name
Deanty Rumandang Bulan
Contact Email
deantyrbulan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
metamorfosis.pbsi@gmail.com
Editorial Address
JL. R.A.A. Wiranatakusumah No.7 Baleendah Kab. Bandung 40375
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Metamorfosis: Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya
Core Subject : Education,
METAMORFOSIS merupakan terbitan jurnal ilmiah dalam lingkup kebahasaan, Sastra, dan pengajarannya yang dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bale Bandung untuk mempublikasikan hasil karya tulis ilmiah Dosen maupun mahasiswa di lingkungan Universitas Bale Bandung maupun dari luar Universitas Bale Bandung. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan karya tulis ilmiah hasil pemikiran dalam bidang keilmuan bahasa, Sastra Indonesia, dan pengajarannya. Jurnal Metamorfosis dengan nomor P-ISSN 1978-9842 (Media Cetak) dan E-ISSN 2798-673X (Media Online) diterbitkan secara berkala dua kali dalam satu tahun yaitu pada setiap bulan April dan Oktober.
Articles 109 Documents
CAMPUR KODE DAN GAMBARAN KEHIDUPAN MASYARAKAT MINANG DALAM FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK: TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK Welsi Damayanti
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.833 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pencampuran bahasa yang digunakan oleh para tokoh dalam film tenggelamnya kapal Van Der Wijck serta gambaran kehidupan masyarakat minang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif karena akan mengklasifikasikan penggunaan campur kode pada penggunaan bahasa dan deskripsi kehidupan masyarakat minang dalam film ini. Hasil penelitian ini berupa temuan campur kode bahasa yang digunakan oleh tokoh sebagai kekayaan Indonesia yang memiliki beragam bahasa. Gambaran kehidupan masyakarat yang dimaksud dalam penelitian ini tidak hanya interaksi sosial tetapi juga aturan hidup. Masyarakat minang yang memiliki aturan untuk anak dan kemenakan merupakan keunikan tersendiri. Tatanan kehidupan masyarakat Minangkabau merupakan adat istiadat yang di bentuk oleh pemuka-pemuka adat terdahulu. Masyarakat Minangkabau menjadikan niniak mamak atau penghulu sebagai panutan dalam kehidupan sosial, alim ulama menjadi tempat bertanya, dan kemenakan menjadikan mamaknya sebagai tempat bermusyawarah dalam kehidupan. Selain fungsi mamak, gambaran kehidupan sehari-hari masyakarat minang tidak terlepas dari budaya sopan santun yang terikat dengan adat.
HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN KOSA KATA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII SMPN 1 LEMBAH GUMANTI Wiga Delvita Rahmi; Afnita
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.191 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara keterampilan penguasaan kosa kata dengan kemampuan menulis karangan narasi, dan untuk mengetahui bagaimanakah kemampuan menulis karangan narasi oleh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lembah Gumanti. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lembah Gumanti. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknis tes. Data penelitian ini berupa hasil tes objektif berbentuk pilihan ganda untuk tes pengetahuan kosakata yang terdiri dari 35 butir soal. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil tes penguasaan kosakata siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lembah Gumanti berada pada kategori kuat, hal ini dapat dilihat dari nilai mean (rata-rata) yang diperoleh, yaitu 89,73 berada pada rentangan 86-95% pada skala 10, dengan kualifikasi baik sekali (BS), dan hasil tes kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lembah Gumanti berada pada kategori kuat, hal ini dapat dilihat dari pemerolehan nilai mean (rata-rata), yaitu 81,38 berada pada rentangan nilai 66-75% dengan skala 10, dengan kualifikasi baik (B). Hal menunjukkan adanya hubungan yang erat dan signifikan atau hubungan yang positif antara penguasaan kosakata dengan menulis karangan narasi siswa. Semakin tinggi penguasaan kosakata siswa akan semakin terampil siswa dalam menulis karangan narasi. Sebaliknya, semakin rendah penguasaan kosakata siswa, semakin buruk pula kemampuan siswa dalam menulis sebuah tulisan karangan narasi.
KORELASI KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS EKSPOSISI DENGAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGAI TARAB Hanniyah; Afnita
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.437 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.301

Abstract

Artikel ini ditulis bertujuan untuk menggambarkan keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi dengan keterampilan menulis eksposisi siswa kelas X SMAN 1 Sungai Tarab. Pada penenelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional. Populasi dalam hal ini Penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Sungai Tarab terdaftar pada tahun akademik 2019/2020 berjumlah 396 siswa. Sampel diambil secara proporsional pengambilan sampel acak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa korelasi antara keterampilan membaca dengan keterampilan menulis siswa teks eksposisi kelas X SMAN 1 Sungai Tarab dengan bukti 95% dengan derajat kebebasan n-1; thitung > ttabel (8,37)> (1,67). Oleh karena itu, keterampilan membaca pemahaman teks ekspositori memiliki korelasi keterampilan menulis teks eksposisi.
PERANAN ANALISIS WACANA KRITIS DALAM MENGUNGKAP PESONA BUDAYA DAN IDENTITAS LOKAL PADA KARYA SASTRA Diana Silaswati
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.638 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.302

Abstract

Salah satu materi pembelajaran yang strategis untuk melestarikan bahasa dan budaya sebagai penanda identitas lokal adalah karya sastra, dimana materi pembelajaran dikembangkan, dieksplisitkan, dan dikaitkan dengan konteks menumbuhkan kecintaan kepada bahasa dan budaya yang dimaknai melalui karya sastra, sehingga pembelajaran nilai-nilai pelestarian bahasa dan budaya tidak hanya pada tataran kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi, dan pengamalan nyata dalam kehidupan para peserta didik sehari-hari di masyarakat. Melalui kegiatan pembelajaran analisis wacana kritis terhadap karya sastra, peserta didik secara tidak langsung akan mendapatkan nutrisi dan gizi batin yang akan mampu memberikan imbas positif terhadap perkembangan kepribadian mereka. Dengan pengkajian karya sastra, hati dan perasaan para peserta didik akan terlibat secara intens dan emosional ke dalam teks wacana yang mereka analisis, sehingga kepekaan nurani mereka menjadi lebih tersentuh dan terasah. Dengan cara demikian, tanpa melalui pola instruksional dan indoktrinasi yang monoton dan membosankan, peserta didik secara tidak langsung akan belajar mengenal, memahami, dan menghayati nilai bahasa dan budaya dalam kehidupan, untuk selanjutnya mereka aplikasikan dalam ranah kehidupan nyata sehari-hari, sebagai pelestarian budaya lokal.
MENULIS TEKS EKSPOSISI DALAM MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING Neneng Maelasari
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.198 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.303

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran mind mapping bagi peningkatan kemampuan peserta didik dalam menulis teks eksposisi. Menulis mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan menulis seseorang dapat mengembangkan daya pikir dan kreativitas. teks eksposisi adalah tulisan berisi pemikiran penulis yang memaparkan, menjelaskan, atau menerangkan suatu ide/gagasan, serta menguraikan sesuatu dan informasi disampaikan dengan sejelas-jelasnya untuk memperluas wawasan atau pengetahuan pembaca. Keterampilan menulis pada siswa dibangun melalui latihan dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Model pembelajaran mind mapping dapat melatih proses berpikir peserta didik Keterampilan menulis dapat dipacu dengan memberikan stimulus–stimulus melalui model pembelajaran mind mapping yang sangat berperan dalam mengembangkan daya inisiatif dan kreativitas, dapat menumbuhkan keberanian, pendorong kemauan dan kemampuan mengumpulkan informasi yang kemudian dapat dituangkan siswa dalam mengembangkan sebuah tulisan. Kajian ini menggunakan Pendekatan kualitatif.
PENGARUH TEKNIK REKA CERITA GAMBAR TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS CERITA FANTASI Dani Hermawan; Ranti Nurhayanti
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.009 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.304

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen kuasi atau eksperimen semu. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII SMP Tunas Pembangunan, pada bulan April hingga Mei 2019. Bentuk desain penelitian yang digunakan yaitu Nonequivalent Control Group Design, rancangan dua kelas. Instrumen yang digunakan adalah tes esai yang terdiri dari satu soal. Hasil analisis data Pretest menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebelum diterapkan teknik reka cerita gambar adalah 40,7 dan skor rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol adalah 40,3. Sedangkan, hasil analisis data posttest menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen setelah diterapkan teknik reka cerita gambar adalah 72,8 dan skor rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol adalah 40,5. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dimana hasil perhitungan diperoleh yaitu. Dari hasil analisis tersebut diperoleh temuan bahwa terdapat perbedaan signifikan santara hasil belajar siswa yang menggunakan teknik reka cerita gambar dengan yang tidak menggunakan, demikian pula hasil belajar siswa yang menggunakan dengan teknik reka cerita gambar lebih tinggi dibandingkan dari siswa yang tidak menggunakan dengan teknik reka cerita fantasi. karena hasil perhitungan membuktikan bahwa thitung (3,9) > ttabel (1,77).
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA FABEL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POP UP Rae Dadela; Hapidah Nurhasanah
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.305 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.305

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan penulis selama melaksanakan kegiatan belajar pada waktu PPL di SMP Handayani I Banajaran tentang minat dan kemampuan siswa dalam menulis cerita yang masih rendah. Penggunaan media pop up diharapkan dapat membantu memudahkan siswa dalam mendapatkan ide dan mengembangkan ide dalam pembelajaran menulis cerita fabel. Permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini bagaimana proses perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perencanaan pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up; (2) pelaksanaan pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up; (3) hasil pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up. Pop up adalah salah satu buku yang memiliki kelebihan dalam tampilan isi buku yang menarik dan dapat bergerak jika dibuka halamannya. Penelitian ini dilakukan kepada kelas VII-A SMP Handayani 1 Banjaran yang berjumlah 29 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop up dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fabel. Dari 29 orang siswa saat pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fabel dan membantu mengembangkan ide. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase total skor yang di peroleh pada setiap aspek aktivitas guru dan siswa yaitu sebagai berikut. (1) aktivitas guru pada siklus I dengan persentase total skor yang diperoleh yaitu 86,60% meningkat menjadi 92,85% pada siklus II. (2) aktivitas siswa pada siklus I dengan persentase total skor yang diperoleh yaitu 75% meningkat menjadi 85,71% pada siklus II. Data tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan proses dari segi guru dan siswa dalam pembelajaran menulis fabel menggunakan media pop up. Peningkatan hasil belajar siswa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklu II yaitu sebagai berikut. (1) total nilai seluruh siswa pada siklus I mencapai 1856,25, (2) nilai rata-rata siswa yaitu 68,75. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu (1) total nilai mencapai 2117,25, (2) nilai rata-rata siswa yaitu 78,41.
KEEFEKTIFAN STRATEGI SQRACT BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN WACANA ILMIAH Rina Andriani
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 14 No. 1 (2021): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2021 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.181 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v14i1.539

Abstract

Kehadiran era kesejagatan menuntut masyarakat untuk terampil menyerap dan mencerna informasi yang mengalir deras dengan cepat. Oleh karena itu kemampuan membaca pemahaman yang tinggi penting dimiliki oleh setiap orang. Di dalam membaca pemahaman terjadi proses memahami makna yang terdapat dalam suatu bacaan secara mendetail, utuh, dan menyeluruh, selain itu seseorang tidak hanya berpikir aktif tetapi hingga tataran yang lebih tinggi yaitu berpikir kritis dan kreatif sehingga mampu mencipta. Strategi SQRACT berbasis HOTS ini adalah strategi pembelajaran yang berbasis pada 3actori- langkah pembelajaran ilmiah yang menggali kemampuan kognitif seseorang sampai ranah tertinggi yaitu mencipta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran membaca pemahaman wacana ilmiah dengan menggunakan strategi SQRACT berbasis HOTS siswa kelas X Sekolah Menengah Atas. Desain penelitian ini adalah desain 3actorial 2x2, desain ini digunakan untuk menguji pengaruh utama penggunaan strategi SQRACT berbasis HOTS terhadap kemampuan membaca pemahaman wacana ilmiah. Hasil temuan penelitian terdapat perbedaan hasil belajar membaca pemahaman wacana ilmiah yang signifikan antara kelompok control yang tidak menggunakan strategi SQRACT berbasis HOTS dengan kelompok eksperimen yang menggunakan strategi SQRACT berbasis HOTS. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05.
PENGGUNAAN TEKNIK NOTE TAKING PAIRS UNTUK MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA Diana Silaswati; Restu Purwanti
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 14 No. 1 (2021): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2021 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.58 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v14i1.540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil dari pembelajaran menulis teks berita melalui Teknik Kolaboratif Note-Taking Pairs. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII G SMP Pemuda Banjaran dan dilatarbelakangi oleh keadaan siswa yang kurang menunjukkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran yang masih banyak di bawah KKM, dikarenakan proses pembelajaran masih menggunakan metode konvensional seperti ceramah. Penelitian ini difokuskan pada: 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran keterampilan menulis teks berita melalui Teknik Kolaboratif Note-Taking Pairs pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII G SMP Pemuda Banjaran? 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis teks berita melalui Teknik Kolaboratif Note- Taking Pairs pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII G SMP Pemuda Banjaran? 3) Bagaimana hasil pembelajaran keterampilan menulis teks berita melalui Teknik Kolaboratif Note-Taking Pairs pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII G SMP Pemuda Banjaran? Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan sistem siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penilaian yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik tes untuk mengetahui hasil belajar siswa, lembar angket untuk mengetahui minat/keinginan siswa untuk dapat menulis, khususnya menulis teks berita. Selain angket, lembar observasi juga digunakan untuk mengetahui kegiatan guru dan siswa selama proses pembelajaran menulis teks berita yang meliputi keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari penilaian hasil belajar siswa di setiap siklusnya. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Teknik Kolaboratif Note-Taking Pairs dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta keaktifan siswa pada pembelajaran menulis teks berita di kelas VIII G SMP Pemuda Banjaran. Dengan demikian, penggunaan Teknik Kolaboratif Note-Taking Pairs dapat dijadikan salah satu teknik pembelajaran untuk diterapkan pada pembelajaran menulis berbagai teks yang lainnya.
GAMBARAN KEHIDUPAN TOKOH DRAMA “PENYESALAN DI UJUNG SENJA” HENI YULIANA: PENDEKATAN MIMETIK Pitaloka
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 14 No. 1 (2021): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2021 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.437 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v14i1.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang kehidupan tokoh dalam naskah drama “Penyesalan di Ujung Senja” karya Heni Yuliana. Analisis ini difokuskan mengenai bagaimana gambaran kehidupan dari tokoh bernama Reza yang di dalamnya mencakup kehidupan Reza, yaitu : orang tua, kasih sayang, dan rasa hormat dengan menggunakan pendekatan mimetik. Tiga sisi kehidupan dalam naskah drama ini memiliki gambaran kehidupan yang sama seperti dalam kehidupan nyata. Naskah drama “Penyesalan di Ujung Senja” memiliki cerita yang baik dan dapat dibaca oleh semua kalangan, karena isi nya menceritakan tentang bagaimana kehidupan seorang anak yang memiliki ayah tiri dengan karakter yang keras namun ia tetap menghormatinya. Ia tetap peduli dan menyayangi kedua orang tuanya terlebih pada ibu nya yang telah melahirkan dan merawat ia selama ini. Hasil analisis ini yaitu : (1) rasa hormat seorang anak kepada ayah tiri dengan watak yang keras, (2) tetap rajin belajar dan menuntut ilmu bagaimana pun caranya, (3)menyayangi dan kepedulian terhadap ibu, (4)tetap rajin ibadah (solat). Naskah drama ini mudah dipahami alur ceritanya dan terdapat amanat yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari, sehingga naskah ini bisa digunakan sebagai analisis drama. Naskah drama ini memiliki alur yang baik yang bisa membuat para pembaca tidak merasa kesulitan menentukan jalan ceritanya.

Page 4 of 11 | Total Record : 109