Riset Informasi Kesehatan
Focus and Scope Riset Informasi Kesehatan publishes review article, original article, as well as short communication in the all scopes of Nursing, Public Health, and Pharmacy Science. The article published on the internal and external academic community STIKES Harapan Ibu Jambi. Riset Informasi Kesehatan publishes scholarly articles in scope covering: Nursing: Adult nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, Nursing leadership and management, Complementary and Alternative Medicine (CAM) in nursing, Education in nursing Public Health: health epidemiology, biostatistics health, health administration, public health nutrition, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, and other related articles health Pharmacy: Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Chemical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, , Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, and Alternative Medicines
Articles
275 Documents
Relationship Supervision and Motivation with Nurse Performance in Meeting Patient's Personal Hygiene Needs
Susi Widiawati;
Rian Maylina Sari;
Winda Kalpataria
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.033 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v7i2.155
Abstract Background: personal hygiene is one of the role of nurse in educating health service. It intends to keep patient’s hygiene during treatment. It is supported by supervision and motivation as stated in nurses’ job description. In fact, personal hygiene has not been run properly according standard operating procedure. The purpose of this study was to know the correlation between supervision and motivation with nurses’ performance in giving health service of personal hygiene in inpatient room. Method: This study was a quantitative using cross sectional method. The samples consisted of nurses in surgical inpatient ward. Total sampling was employed; that is, there were 38 nurses taking part in this research. Data were collected through administering questionnaire. Then, univariate and bivariate analysis were used by using statistic chi-square test. Result: univariate statistic test revealed that 22 (57,9%) of respondents had good performance, 26 (68.4%) of respondents confirmed that supervision run well, 24 (63.2%) of respondents stated that they had high motivation in instructing personal hygiene. Bivariate analysis showed that there was a significant correlation between supervision and nurses’ performance (p-value 0.002<0.05) and there was a significant correlation between motivation and nurses’ performance (p-value 0,002 < 0,05). Conclusion: there was a significant correlation between supervision and motivation with nurses’ performance in instructing personal hygiene to patients at surgical inpatient ward of Raden Matther hospital.
Uji kelembapan krim kolagen cangkang kerang darah (Anadara granosa) dan kerang hijau (Mytilus viridis) pada kulit tikus putih (Rattus novergicus) jantan
Ariyanti Ariyanti;
Eni Masruriati;
Sulistyani Mardaning Tyas;
Khilya Aulia Nur Khasanah
Riset Informasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.095 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v8i2.240
Latar Belakang : Pemanfaatan hasil laut di Kendal sudah maksimal, tetapi pemanfaatan limbah belum maksimal untuk kebutuhan penghasilan sehari-hari. Masyarakat pesisir hanya mengkonsumsi daging kerangnya dan tidak memanfaatkan limbah dari cangkang kerang. Kandungan didalam cangkang kerang berupa Ca + C 98,7%, Mg 0,0476%, Na 0,9192%, P 0,0183%, K 0,0398% dan lebih dari 71% protein kulit adalah kolagen. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan cangkang kerang darah dan cangkang kerang hijau uji fisik krim kolagen cangkang kerang darah (Anadara granosa) dengan cangkang kerang hijau (Mytilus viridis) terhadap kulit tikus putih (Ratus novergicus) jantan. Metode : Penelitian eksperimental laboratorik dengan menggunakan rancangan penelitian post test control design berupa post only design yang terbagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus putih (Rattus novergicus) jantan. Kelompok kontrol negatif dengan pemberian basis krim dan kelompok uji dengan pemberian krim kolagen cangkang kerang darah (Anadara granosa) dengan cangkang kerang hijau (Mytilus viridis) konsentrasi 1%, 5%, 10% dan 15%. Parameter yang diamati adalah tingkat kelembaban kulit. Hasil analisa statistik menggunakan uji ANOVA didapatkan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05) untuk kelompok uji konsentrasi 10% dan 15%. Hasil : Krim kolagen cangkang kerang darah (Anadara granosa) dan cangkang kerang hijau (Mytilus viridis) dapat memberikan efek sebagai pelembab pada kulit tikus. Kesimpulan : Konsentrasi yang paling optimal sebagai efek pelembab pada kulit tikus yaitu konsentrasi 15%
Intervensi masalah nutrisi pada masa kehamilan : studi literatur
Yosiriyani Suntari;
Ermiati Ermiati;
Hasniatisari Harun
Riset Informasi Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.494 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v9i1.254
Latar belakang: Asupan gizi yang tidak adekuat pada masa kehamilan akan mempengaruhi tumbuh kembang dan dapat menyebabkan stunting pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui intervensi yang dapat diberikan untuk mencegah kurang gizi pada ibu hamil sehingga dapat mencegah stunting pada anak yang dilahirkan. Metode: Metode yang digunakan scoping review dengan menelaah beberapa literatur yang terkait dengan intervensi gizi ibu hamil untuk mencegah ibu hamil kurang gizi sebagai salah satu faktor resiko stunting. Database yang digunakan untuk pencarian literatur adalah Google Scholar, Pubmed, EBSCOhost dan Proquest. Kata kunci yang digunakan yaitu intervensi, gizi, ibu hamil dan stunting. Jumlah literatur yang digunakan 18 artikel penelitian yang relevan yang dinilai dengan critical appraisal cheklis dari JBI. Hasil: Artikel tersebut terdiri dari 4 jenis intervensi yaitu pemberian makanan tambahan (PMT), suplemen zat gizi, konseling atau edukasi gizi dan kombinasi. Keempat intervensi berpengaruh terhadap ibu hamil dan anak yang dilahirkan. Kesimpulan: Intervensi ini dapat diaplikasikan pada ibu hamil untuk menurunkan resiko stunting pada anak yang dilahirkan dan diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut terkait intervensi-intervensi tersebut agar angka kejadian stunting di Indonesia dapat menurun.
Pengaruh struktur keluarga dan kesehatan mental terhadap perilaku seksual pada remaja
Eko Winarti;
Anis Nikamtul;
A’im Matun Nadhiroh;
Firdausi Rahmadhani
Riset Informasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.949 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v10i1.529
Latar Belakang : Problematik perilaku seksual pada remaja erat kaitannya dengan isu global yang sejalan adanya peningkatan jumlah kasus yang signifikan. Karakteristik perilaku seksual pada remaja dipengaruhi secara signifikan oleh struktur keluarga dan kesehatan mental. Namun, belum banyak penelitian di Indonesia yang mengeksplorasi pengaruh faktor tersebut terhadap perilaku seksual pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh struktur keluarga dan kesehatan mental terhadap perilaku seksual pada remaja. Metode : Penelitian cross-sectional dengan pendekatan convenience sampling sebanyak 108 remaja di kota Kediri, Jawa Timur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner secara online melalui google from pada media sosial. Data menggunakan uji Person korelasi, Independent t test dan linier regresi dengan Adjusted Coefficients b dan 95% Confidence Interval (CI). Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua yang utuh meningkatkan 1.61 kali perilaku seksual yang positif dibandingkan dengan orang tua tunggal. Kemudian, kesehatan mental memiliki pengaruh yang positif terhadap perilaku seksual (b = 0.77, 95% CI = [0.05, 0.09]) dengan faktor variabel pengganggu seperti jenis kelamin dan umur. Kesimpulan : Secara independen, struktur keluarga dan kesehatan mental merupakan faktor penting dalam mempengaruhi perilaku seksual. Hasil dari penelitian dapat menjadi faktor penting dalam memahami perilaku seksual di kalangan remaja.
Kepuasan pasien terhadap pelayanan terapis gigi dan mulut di Poli Gigi Puskesmas Rawat Inap Tanjung Kabupaten Muaro Jambi
Hendry Boy;
Retno Dwi Sari;
Wijaya Wijaya;
Suraja Darma Wijaya
Riset Informasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2021): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.934 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v10i2.556
Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi tingginya. Salah satu strategi utama Kementerian Kesehatan RI adalah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas yaitu melalui Puskesmas. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Poli Gigi Puskesmas mencakup pelayanan medis gigi yang dilakukan oleh dokter gigi serta pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut oleh Terapis Gigi dan Mulut (TGM). Jenis penelitian survey desriptif, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, pada seluruh pengunjung di Poli Gigi Puskesmas Rawat Inap Tanjung Kabupaten Muaro Jambi berumur diatas 12 tahun yang bersedia mengisi kuesioner setelah dilakukan perawatan. Kepuasan pasien terhadap sikap dalam pelayanan yang diberikan oleh TGM di Poli Gigi Puskesmas Rawat Inap Tanjung, paling banyak dengan kriteria puas sebesar 66,6 % dan masih ada yang berkriteria kurang puas sebesar 2,8%. Kepuasan pasien terhadap terhadap fasilitas penunjang pelayanan TGM, paling banyak dengan kriteria puas 61,1%, serta yang berkriteria cukup puas 38,9%.
Uji total kandungan flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak daun kembang bulan (Thitonia diversifolia (Hemsley) A. Gray)
Lia Anggresani;
Yuliawati Yuliawati;
Eliza Desriyanti
Riset Informasi Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.009 KB)
Latar Belakang :Flavonoid merupakan senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan dimana antioksidan merupakan senyawa yang dapat meredam radikal bebas. Tumbuhan Daun Kembang Bulan (Tithonia diversifolia (Hemsley) A. Gray) adalah suatu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa flavonoid. Tujuan untuk mengetahui kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan pada ekstrak daun kembang bulan. Metode :Penentuan kadar flavonoid total dinyatakan sebagai ekivalen dari kuersetin (µg/ml) dengan metode Spektrofotometer UV-Vis dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil :Hasil penelitian didapat bahwa kadar flavonoid total pada ekstrak daun kembang bulan adalah 0,00592667 % dan pengujian aktivitas antioksidan memberikan nilai IC50 sebesar 145,67µg/ml. Kesimpulan :Ekstrak daun kembang bulan memiliki aktivitas antioksidan yang sedang dimana nilai IC50 berada pada range 101-250.
Perbandingan ekspresi sitokin proinflamasi interferon-gamma dan antiinflamasi interleukin-10 pada whole blood culture terhadap pajanan mikroorganisme yang distimulasi dengan phytohemagglutinin pada subjek di pemukiman kumuh dan non kumuh
Talitha Vania Salsabella;
Ndaru Andri Damayanti;
Heri Wibowo
Riset Informasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.62 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v11i2.634
Abstrak Latar Belakang : Kondisi permukiman dapat mempengaruhi tingkat pajanan mikroorganisme penduduknya. Penduduk yang tinggal di daerah kumuh memiliki risiko lebih tinggi untuk terpajan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekspresi IFN-γ dan IL-10 pada whole blood culture (WBC) penduduk daerah kumuh dan nonkumuh yang distimulasi oleh phytohemagglutinin (PHA). Metode : Penelitian potong-lintang dilakukan untuk menentukan perbedaan kadar IFN-γ dan IL-10 pada WBC yang berasal dari subjek daerah kumuh dan nonkumuh yang distimulasi dengan mitogen PHA. Data sitokin merupakan data sekunder. Hasil : Kadar IFN-γ pada kondisi basal ditemukan secara signifikan lebih tinggi pada kelompok nonkumuh daripada kelompok kumuh (p=0,004). Temuan serupa terlihat pada kadar IL-10 basal (p=0,002). Pascastimulasi PHA, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada kadar IFN-γ (p=0,488), sedangkan kadar IL-10 pascastimulasi PHA secara signifikan lebih tinggi pada kelompok kumuh dibandingkan nonkumuh (p=0,001). Rasio IFN-γ terstimulasi/IFN-γ basal secara signifikan lebih tinggi pada kelompok kumuh dibandingkan nonkumuh (p=0,010) dan rasio IL-10 terstimulasi/IL-10 basal juga secara signifikan lebih tinggi pada kelompok kumuh dibandingkan nonkumuh (p=0,004). Potensi inflamasi dinilai dengan rasio keseimbangan IFN-γ terhadap IL-10, didapatkan potensi inflamasi yang secara signifikan lebih tinggi pada daerah nonkumuh dibandingkan daerah kumuh (p=0,002). Kedua sitokin menunjukkan korelasi positif yang cukup kuat dan signifikan, terutama terlihat pada kelompok kumuh (R=0,642 dan p=0,002). Kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar sitokin IFN-γ dan IL-10 pada kelompok kumuh dan nonkumuh pada kondisi basal. Pascastimulasi PHA perbedaan hanya terlihat pada kadar IL-10. Rasio keseimbangan kedua sitokin di kedua kelompok berbeda, menunjukkan potensi inflamasi kelompok nonkumuh lebih kuat dibandingkan kelompok kumuh. Terdapat korelasi positif antara sitokin IFN-γ dan IL-10 dimana peningkatan IFN-γ akan diikuti dengan peningkatan IL-10, terutama terlihat pada kelompok kumuh.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Tenaga Keperawatan Honor di Unit Rawat Inap RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2016
parman parman;
Reni Mitrasari
Riset Informasi Kesehatan Vol 6 No 2 (2017): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.573 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v6i2.105
ABSTRAK Latar Belakang: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh baik atau buruknya pelayanan kesehatan yang diberikan dokter, paramedis, penunjang medis dan rekam medis. Pelayanan keperawatan tidak lepas kaitannya dari kinerja perawat yang salah satunya dipengaruhi oleh pelaksanaan asuhan keperawatan..Nilai BOR di unit rawat inap RSUD H. Abdul Manap tahun 2015 masih rendah yaitu 47,01% bila dibandingkan standar BOR yang ideal menurut Depkes RI (2005) adalah 60%-85%, nilai ideal untuk BOR yang disarankan adalah 75%-85%. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan disain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner dan pedoman telaah dokumen.Populasi penelitian ini adalah seluruh tenaga keperawatan honor di unit rawat inap sebanyak 82 orang. Pengambilan sampel menggunakan tehnik Total Sampling. Hasil penelitian: Ada hubungan yang bermakna antara motivasi (P-Value=0,047), imbalan (P-Value=0,023) dan supervisi (P-Value=0,026) dengan kinerja tenaga keperawatan di unit rawat inap RSUD H. Abdul Manap tahun 2016. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara motivasi, imbalan dan supervise dengan kinerja tenaga keperawatan di unit rawat inap RSUD H. Abdul Manap tahun 2016.
Gambaran kemampuan mengontrol halusinasi klien skizofrenia di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi
Firman Bayu Saputra;
Nofrida Saswati;
Sutinah Sutinah
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 1 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (536.448 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v7i1.112
Gambaran Kemampuan Mengontrol Halusinasi Klien Skizofrenia di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi Firman1, Nofrida Saswati2, Sutinah3 123Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Harapan Ibu Jambi Abstrak Latar Belakang : Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa dimana pasien mengalami perubahan sensori persepsi. Dalam mengontrol halusinasi klien dilatih untuk menghardik halusinasi, minum obat dengan teratur, bercakap cakap dengan orang lain serta melakukan aktivitas terjadwal. Akibat tidak terkendalinya penanganan halusinasi dapat menyebabkan pasien menjadi perilaku kekerasan, bunuh diri, isolasi sosial dan harga diri rendah. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui gambaran kemampuan mengontrol halusinasi klien Skizofrenia di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Metodologi : Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi pada tanggal 5-12 Februari 2018. Populasi yaitu seluruh klien halusinasi di ruang rawat inap berjumlah 286 klien. Sampel yaitu klien halusinasi berjumlah 44 orang dan sampel perawat berjumlah 44 klien. Penelitian menggunakan lembar kuesioner untuk mengevaluasi kemampuan klien dalam mengontrol halusinasi dan data dianalisa secara univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 15-35 tahun sebanyak 24 (54,6%) responden. Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 26 (59,1%) responden. Hasil analisis menunjukkan responden memiliki kemampuan mengontrol halusinasi dengan kategori baik sebanyak 25 klien (56,8%). kemampuan mengontrol halusinasi dengan kategori kurang baik sebanyak 19 klien (43,2%). Kesimpulan : Bagi pihak Rumah sakit perlu meningkatkan kinerja perawat yang bertugas di ruang rawat inap rumah sakit jiwa daerah Provinsi Jambi agar dapat membantu klien dalam mengontrol halusinasi. Kata Kunci : Mengontrol Halusinasi, Klien Skizofrenia
Potensi Lidah Mertua Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella sp Dan Staphylococcus aureus
Desi Sagita;
Siti Hamidatul Aliyah;
Mery Safitri
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.037 KB)
|
DOI: 10.30644/rik.v7i2.172
Abstrak Latar Belakang : Lidah mertua (Sansevieria trifasciata Prain) sering dikenal dengan nama Snake plant (tanaman ular) merupakan kelompok tanaman yang dibudidayakan masyarakat sebagai tanaman hias. Telah banyak penelitian yang dilakukan terhadap daun dan rhizome Sansevieria trifasciata Prain ini menunjukkan adanya kandungan senyawa yang memiliki aktivitas farmakologi, yaitu saponin, tannin, flavonoid, dan glikosida. Ekstrak tanaman ini memberikan aktivitas antibakteri, antialergi, antianafilaksis. Dari studi literatur kebanyakan penelitian dari tanaman Sansevieria trifasciata Prain menggunakan ektraks daun maupun rhizome. Berdasarkan hal tersebut maka pada penelitian ini dilakukan pengujian fraksi non polar, semi polar dan polar daun Sansevieria trifasciata Prain untuk menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococus aureus. Metode : Proses penyarian tanaman Lidah mertua melalui proses maserasi selama 3 hari dengan 3 kali pengulangan dengan pelarut etanol. pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan konsentrasi 30%, 40%, 50%, 60% dan kontrol positif kloramfenikol. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksana dan fraksi n- butanol menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococus aureus sementara fraksi etil asetat tidak memberikan aktivitas antibakteri. Fraksi n-butanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococcus aureus lebih besar dibandingkan fraksi lainnya. Fraksi n-butanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri dimulai konsentrasi 30%. Hal ini dikarenakan fraksi n-butanol mengandung senyawa aktif antibakteri lebih banyak. Kesimpulan : Fraksi n-butanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococcus aureus lebih besar dibandingkan fraksi lainnya. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar zona bening yang terbentuk