cover
Contact Name
Dedeh Auliatul Latifa
Contact Email
sabapublisher6@gmail.com
Phone
+6281347856210
Journal Mail Official
sabapublisher6@gmail.com
Editorial Address
Jl. Proklamasi KP. Krajan. RT.004 RW. 004 Kel. Tanjungmekar Kec. Karawang Barat Kab.Karawang Barat 41316
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by SABA JAYA PUBLISHER
ISSN : -     EISSN : 2986125X     DOI : https://doi.org/10.59561/sabajaya.v1i2.7
Computer science Social Education science Sports Language Business and Economics Engineering and Vocational Art
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
Pemberian Motivasi Belajar PJOK Melalui Model Permainan Fundamental Tournament Dr.Resty Gustiawati S.Pd M.Pd; Adit Maulana; Amelia Putri Sapitri; Andreas Ritonga; Bido Febrian Rahmat Khairul Surijat
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i04.394

Abstract

Masalah dalam pengabdian ini adalah pemberian motivasi kepada siswa dalam pembelajaran PJOK (Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan) agar tidak terjadi kurangnya motivasi atau semangat dalam melakukan pembelajaran. Kurangnya motivasi ini biasa disebabkan oleh kecanduan bermain gadget atau game online pada peserta didik serta kekurangmampuan siswa dalam membagi waktu belajar dan bermain. Tujuan diadakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan motivasi kepada peserta didik sehingga lebih meningkatkan semangatnya dalam belajar mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan maupun pembelajaran mata pelajaran lainnya. Pemberian motivasi belajar ini dilakukan dengan metode permainan fundamental tournament sehingga peserta didik jadi lebih termotivasi dalam melakukan pembelajaran dan menumbuhkan sikap – sikap yag positif seperti kerjasama, mental yang baik, sportifitas tinggi, dan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengikuti tournament yang sebenarnya.
Pelatihan Penggunaan Media Sosial Sebagai Alat Pembelajaran Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i04.412

Abstract

Dalam era modernisasi, teknologi dan media pembelajaran telah menjadi bagian tak terpisahkan. Penggunaan teknologi dalam proses belajar-mengajar menawarkan kemudahan dan keuntungan yang signifikan. Pendekatan ini memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif, memfasilitasi komunikasi efektif, dan memberikan akses yang fleksibel terhadap materi pembelajaran. Pemanfaatan media sosial dalam konteks pembelajaran menawarkan manfaat tambahan seperti peningkatan kemampuan sosial dan teknis siswa, peluang untuk memperluas jaringan pertemanan, dan motivasi tinggi dalam pengembangan diri melalui interaksi online. Hasil pelatihan penggunaan Google Form sebagai media pembelajaran menunjukkan antusiasme tinggi dari para guru di Kabupaten Karawang. Kesimpulannya, penggunaan teknologi dan media sosial dalam pembelajaran tidak hanya menjadi sebuah opsi, melainkan sebuah keharusan dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran yang efektif dan adaptif di era digital ini.
Implementasi Hukum Perlindungan Anak Terhadap Kekerasan Pada Anak di Indonesia Astri Pujayanti, Luh Putu Vera; Basri, Basri
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i04.414

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan berbagai tantangan serius dalam pelaksanaan perlindungan bagi anak korban kekerasan di Bandung. Meskipun terdapat banyak kebijakan dan regulasi yang mendukung perlindungan anak, implementasinya di lapangan masih belum optimal. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan kurangnya koordinasi antar lembaga. Wawancara dengan korban kekerasan menunjukkan bahwa perlindungan yang diberikan sering kali tidak memadai, terutama dalam akses ke bantuan psikologis dan dukungan lainnya. Pemerintah Kota Bandung telah berupaya melindungi anak-anak korban kekerasan melalui berbagai program, namun implementasi di lapangan masih menghadapi hambatan. Peran lembaga non-pemerintah (LSM) dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam mengisi kesenjangan layanan pemerintah. LSM lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan anak korban kekerasan, sementara partisipasi masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan anggaran dan sumber daya, pelatihan dan pengembangan kapasitas petugas, penguatan koordinasi antar lembaga, serta kampanye edukasi dan kesadaran yang lebih intensif. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan perlindungan terhadap anak korban kekerasan di Bandung dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perlindungan anak korban kekerasan di Bandung dan memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan sistem perlindungan yang ada.
Pelatihan Ekonomi Kreatif Dalam Mengembangkan Produk Unggulan Lokal Gadzali, Silvy Sondari
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i04.415

Abstract

Artikel ini menyoroti peran ekonomi kreatif dalam pembangunan Desa Trangsan, menggambarkan upaya pemberdayaan ekonomi lokal dan pembangunan berkelanjutan. Dengan fokus pada pemanfaatan sumber daya lokal seperti rotan dan bambu, masyarakat desa mampu meningkatkan kesejahteraan mereka dan membuka peluang ekonomi baru. Pembentukan koperasi sebagai wadah untuk mengorganisir pengrajin rotan menjadi strategi penting dalam memperkuat ekonomi desa secara kolektif. Selain itu, melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan pelatihan keterampilan dan inovasi produk baru, para peserta didik diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kreativitas mereka, serta memahami nilai tambah produk baru yang dapat mereka tawarkan di pasar. Pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk e-commerce juga ditekankan sebagai cara untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk-produk lokal. Secara keseluruhan, artikel ini menegaskan pentingnya ekonomi kreatif dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat lokal, yang memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Pelatihan Penyusunan Rencana Strategis & Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Manokwari Mansim, Naftali; Kareth, Martha A. C.; Alisyah, Laode
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i04.416

Abstract

Sistem perencanaan pembangunan daerah diatur dalam beberapa undang-undang yang mengamanatkan penyempurnaan sistem perencanaan dan penganggaran di tingkat pusat dan daerah. Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra OPD) adalah dokumen perencanaan lima tahunan yang memuat rencana program kegiatan, kerangka pendanaan, serta prioritas dan sasaran pembangunan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Aparatus Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Manokwari dalam menyusun Renstra OPD yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dalam menyusun Renstra dan Rencana Kerja OPD, yang dibuktikan dengan antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi pelatihan. Evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta merasa pelatihan ini sangat bermanfaat. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pelatihan serupa dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kompetensi ASN di Kabupaten Manokwari. Pelatihan ini berdampak positif pada peningkatan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan program kerja di OPD, serta berkontribusi pada pembangunan daerah secara keseluruhan.
Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Pangan Lokal Untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar di Kabupaten Lamongan Hamidah , Emmy; Zuhri, Saifuddin; Santi, Idum Satia
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i05.426

Abstract

Pelatihan pengembangan produk pangan olahan lokal bertujuan untuk meningkatkan daya saing di pasar. Dalam konteks pangan lokal Lamongan, pelatihan ini fokus pada produk khas seperti bandeng presto, otak-otak bandeng, wingko babat, nasi jagung, pecel lele dengan sambal lalapan, dan nasi boranan. Pelatihan ini mencakup peningkatan kualitas produk, adopsi teknologi modern, dan inovasi sesuai permintaan pasar. Dengan teknik pengolahan canggih dan wawasan pasar yang mendalam, pelaku usaha dapat menciptakan produk berkualitas tinggi yang relevan dengan preferensi konsumen. Selain itu, pelatihan ini juga menekankan keterampilan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar melalui kampanye online, media sosial, dan platform e-commerce. Ini penting untuk meningkatkan visibilitas produk di pasar lokal dan internasional. Secara keseluruhan, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk pangan lokal Lamongan, memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, dan memperluas pangsa pasar.
Perkembangan Minat Beli Produk Umkm Desa Cicadas Melalui Media Bazar Tradisional Mintawati, Hesri; Luckieta, Meiliani; Sodiq, Md; Yayandi, Moh; Handayani, Nurita; Ardiansyah, Azril Mochammad; Arrosid, Faisal; Gibrani, Syairil; Qoidah, Nadiatul; Aina, Nahla Qurrotul; Muslim, Meutia; Az-zahra, Dilla Prilzilia; Rahmawati, Seftiya; Achyadi, Naya Nur Annisa; Jainun, Abdul Rahman; Teluma, Brigita Barek
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i05.429

Abstract

Desa Cicadas di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki potensi ekonomi yang signifikan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun masyarakat masih cenderung memilih produk impor dan kurang mengenal produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal melalui penyelenggaraan bazar tradisional yang dipadukan dengan budaya lokal dan memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan dan mengenalkan produk nya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, meliputi survei, wawancara, dan pelatihan bagi pelaku UMKM. Hasil menunjukkan bahwa bazar memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memamerkan produk dan berinteraksi langsung dengan konsumen, yang berdampak positif terhadap visibilitas dan penjualan produk. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi desa. Oleh karena itu, bazar tradisional terbukti menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat hubungan antara pelaku usaha dan konsumen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pelatihan Pengembangan Usaha Kreatif Berbasis Kuliner Lokal Di Kota Lhokseumawe Ristati; Akhyar, Chairil; Marzuki; Mursidah; Zulham
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i05.431

Abstract

Indonesia, dengan populasi besar dan kekayaan budaya kulinernya, memiliki potensi signifikan dalam sektor ekonomi kreatif, khususnya dalam subsektor kuliner. Artikel ini membahas program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di kota Lhokseumawe, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam pengelolaan wisata kuliner. Program ini mencakup pelatihan dan sosialisasi dalam tiga tahap: sektor produksi, manajemen, dan pemasaran. Tahap pertama fokus pada pengolahan roti canai, tahap kedua pada tata kelola kampung wisata kuliner dan kewirausahaan, serta tahap ketiga pada strategi pemasaran melalui media sosial. Hasil program menunjukkan bahwa inovasi produk seperti roti canai beku dan olahan baru dapat meningkatkan daya tarik pasar. Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan efektif dalam memperbaiki operasional dan pemasaran, meningkatkan produktivitas, serta memperluas jangkauan pasar. Penambahan pemahaman mengenai tata kelola, sapta pesona, perencanaan fasilitas, dan strategi pemasaran diharapkan memperkuat roti canai di Kota Lhokseumawe sebagai destinasi wisata kuliner dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Workshop Kewirausahaan Dalam Strategi Memulai Dan Mengembangkan Usaha Kecil Wijaya, Wijaya
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i04.432

Abstract

Workshop kewirausahaan merupakan platform penting bagi para pemilik usaha kecil untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam memulai dan mengembangkan usaha mereka. Tujuan utama acara ini adalah memberikan pemahaman mendalam tentang strategi pemasaran produk dan konsep dasar kewirausahaan kepada peserta. Selama workshop, peserta diberikan pelatihan intensif mengenai berbagai strategi pemasaran produk, termasuk identifikasi pasar potensial, pembuatan kampanye pemasaran yang efektif, serta penggunaan platform digital untuk mempromosikan produk. Selain itu, workshop juga membahas tentang pengembangan ide bisnis, manajemen risiko, dan strategi untuk meningkatkan daya saing dalam pasar yang kompetitif. Peserta didorong untuk mempertimbangkan semua aspek yang relevan dalam mengelola usaha kecil mereka secara efektif. Hasil dari workshop ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga peserta, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor usaha mikro dan kecil di wilayah Karawang. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman tentang strategi pemasaran dan manajemen usaha, serta kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Dengan demikian, workshop kewirausahaan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk membangun kapasitas dan meningkatkan potensi pengusaha kecil dalam menghadapi persaingan di pasar yang semakin kompleks.
Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Bagi Ibu Rumah Tangga Wijaya, Wijaya
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i05.434

Abstract

Artikel ini membahas peran penting pemberdayaan ekonomi keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul. Dengan fokus pada pelatihan kewirausahaan dan manajemen bisnis, artikel ini menyoroti upaya untuk memperkuat ekonomi keluarga, khususnya melalui partisipasi perempuan dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui penyuluhan, diskusi kelompok terfokus, dan pembimbingan, peserta diberikan pemahaman dan keterampilan praktis untuk memulai dan mengelola bisnis dengan modal terbatas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan tersebut berhasil memberikan dorongan dan strategi kepada peserta, meskipun masih ada tantangan seperti keterbatasan modal dan kurangnya keterampilan bisnis. Rekomendasi termasuk pelaksanaan kegiatan yang berkelanjutan dengan dukungan instansi terkait, serta kerjasama suami-istri dalam usaha kewirausahaan. Dengan demikian, artikel ini menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Page 11 of 18 | Total Record : 180