cover
Contact Name
Dedeh Auliatul Latifa
Contact Email
sabapublisher6@gmail.com
Phone
+6281347856210
Journal Mail Official
sabapublisher6@gmail.com
Editorial Address
Jl. Proklamasi KP. Krajan. RT.004 RW. 004 Kel. Tanjungmekar Kec. Karawang Barat Kab.Karawang Barat 41316
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by SABA JAYA PUBLISHER
ISSN : -     EISSN : 2986125X     DOI : https://doi.org/10.59561/sabajaya.v1i2.7
Computer science Social Education science Sports Language Business and Economics Engineering and Vocational Art
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Desa dalam Mendukung Digital Society Menuju Desa Cerdas Melalui Pendidikan Karakter pada Anak dan Remaja Desa Hamdiah; Abduloh; Ismaya3 , Bambang
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat literasi digital di kalangan anak dan remaja desa menjadi tantangan utama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital. Minimnya pemahaman terkait keamanan, etika, dan pemanfaatan teknologi secara produktif menyebabkan masyarakat desa lebih banyak bersifat konsumtif serta rentan terhadap penyalahgunaan media digital. Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat desa untuk mendukung terwujudnya digital society menuju desa cerdas melalui penguatan pendidikan karakter pada anak dan remaja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, implementasi program edukasi literasi digital, hingga evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, kuesioner pre-test dan post-test, wawancara, serta diskusi kelompok terarah (FGD), dan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek literasi digital, meliputi kemampuan akses informasi, keamanan digital, serta penerapan etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam program terbukti membentuk perilaku digital yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan produktif. Dengan keterlibatan aktif anak, remaja, orang tua, dan perangkat desa, tercipta komunitas literasi digital yang berkelanjutan, yang mendukung transformasi menuju desa cerdas yang adaptif dan berdaya saing di era digital.
Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna untuk Mendukung Produktivitas Usaha Mikro Masyarakat Dwi Puspita Anggraeni; Bambang Ismaya
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat sinergi faktor internal dan eksternal dalam mendorong keberhasilan digital marketing untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Faktor internal mencakup kualitas sumber daya manusia, inovasi produk, dan kemampuan adaptasi teknologi, sedangkan faktor eksternal meliputi dukungan pemerintah, perkembangan teknologi digital, dan dinamika pasar global. Sinergi kedua faktor tersebut berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat ketahanan usaha di tengah persaingan global yang semakin ketat. Kajian ini juga mengidentifikasi bahwa keberhasilan digital marketing tidak hanya bergantung pada kemampuan pengelolaan internal, tetapi juga pada kemampuan memanfaatkan peluang eksternal secara strategis. Melalui analisis literatur dari sumber-sumber ilmiah yang relevan, penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku UMKM, pemerintah, dan pihak swasta untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menekankan bahwa strategi digital marketing yang efektif harus mengintegrasikan kekuatan internal dengan peluang eksternal untuk mencapai pertumbuhan yang optimal.
Digitalisasi Manajemen Keuangan dan Implikasinya terhadap Keberlanjutan Usaha Koperasi Tani Utomo, Haryadi; Abduloh
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai sektor, termasuk koperasi, untuk bertransformasi secara digital guna meningkatkan efisiensi dan transparansi. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan digitalisasi manajemen keuangan pada koperasi tani sebagai upaya strategis dalam memperkuat keberlanjutan usaha koperasi di era ekonomi digital. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan, yakni identifikasi kebutuhan, pelatihan dan implementasi sistem digital, pendampingan penggunaan aplikasi keuangan, serta evaluasi hasil. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner pre- dan post-test, serta dokumentasi aktivitas. Hasil menunjukkan bahwa penerapan sistem digital seperti aplikasi pencatatan keuangan mampu menurunkan kesalahan pencatatan transaksi hingga 70%, mempercepat penyusunan laporan dari tiga minggu menjadi tiga hari, dan meningkatkan pemahaman pengurus koperasi terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas keuangan. Diskusi juga mengungkap bahwa partisipasi anggota meningkat seiring dengan keterbukaan laporan dan kemudahan akses informasi. Kesimpulannya, digitalisasi manajemen keuangan terbukti memberikan dampak positif terhadap kinerja, efisiensi, dan keberlanjutan koperasi tani. Model pelaksanaan ini dapat direplikasi pada koperasi lain sebagai bentuk modernisasi kelembagaan ekonomi rakyat menuju kemandirian yang berkelanjutan.
Inovasi Pembelajaran Digital Berbasis AI Mentor untuk Meningkatkan Service Excellence Petugas Front Office Rumah Sakit Tutik Rahayu; Lesmana, Yanto; Purnamasari, Pupung
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada kepuasan pasien. Petugas Front Office sebagai frontliner memiliki peran strategis dalam memberikan pengalaman pertama kepada pasien sehingga membutuhkan kompetensi pelayanan prima yang terus diperbarui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas frontliner melalui penerapan konsep service excellence berbasis AI Mentor sebagai media pembelajaran mandiri yang fleksibel dan mudah diakses. Metode kegiatan meliputi sosialisasi layanan prima, pelatihan komunikasi efektif, simulasi pelayanan berbasis kasus, serta pendampingan penggunaan AI Mentor sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap standar pelayanan, kemampuan komunikasi, serta kesiapan dalam memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional. Pemanfaatan AI Mentor juga memberikan kemudahan bagi peserta untuk belajar secara mandiri kapan pun dan di mana pun. Kegiatan ini diharapkan menjadi model inovasi pengembangan kompetensi frontliner rumah sakit dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan serta kepuasan pasien.
Sosialisasi Pencegahan Bullying dan Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah Desa Negeri 2 Telagasari dan MI Nurul Huda Purwakarta Dermawan, Dikdik Fauzi; Rahman, Elma Amalia; Kamila, Alya Syifa; Nurmala, Siti; Zahra, Laudya Griselda; Sabila, Suci Ahda; Safira, Liviana Agitha; Suci, Sekar Wulan
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Sosialisasi Pencegahan Bullying dan Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap bentuk, dampak, serta upaya pencegahannya. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak serta meningkatnya kasus perundungan dan kekerasan seksual pada usia sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan dan pelaksanaan, meliputi koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah desa, penyusunan materi edukatif, serta penyampaian sosialisasi secara langsung dengan pendekatan interaktif dan ramah anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying dan kekerasan seksual serta meningkatnya keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat dan melaporkan tindakan yang tidak pantas. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran siswa serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung perlindungan anak
Pendampingan Public Speaking Interaktif Berbasis Video Feedback Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa Universitas Nusa Putra Mintawati, Hesri; Winarni, Wiwin
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan Kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki mahasiswa untuk menunjang keberhasilan akademik maupun kesiapan memasuki dunia kerja. Namun dalam praktiknya, masih banyak mahasiswa yang merasa kurang percaya diri ketika harus menyampaikan ide atau presentasi di hadapan orang lain. Kondisi ini mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan public speaking interaktif berbasis video feedback bagi mahasiswa Universitas Nusa Putra. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi lisan secara lebih efektif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan reflektif yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pengukuran kemampuan awal peserta melalui pre-test, penyampaian materi dasar public speaking, praktik berbicara di depan peserta lain, perekaman penampilan menggunakan media video, serta pemberian umpan balik berbasis rekaman (video feedback). Melalui metode ini, peserta dapat meninjau kembali performa mereka secara objektif sehingga mampu melakukan refleksi dan perbaikan terhadap aspek verbal maupun nonverbal dalam penyampaian pesan. Program pendampingan ini diikuti oleh 40 mahasiswa Universitas Nusa Putra yang berasal dari berbagai program studi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan public speaking dan kepercayaan diri mahasiswa setelah mengikuti kegiatan pendampingan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 46,5, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 72,0, sehingga terjadi peningkatan sebesar 25,5 poin. Selain peningkatan skor penilaian, peserta juga menunjukkan perubahan positif dalam hal keberanian berbicara, penguasaan materi, pengaturan intonasi suara, serta penggunaan bahasa tubuh yang lebih percaya diri. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendampingan public speaking interaktif berbasis video feedback memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya membantu mahasiswa mengembangkan soft skills yang dibutuhkan di lingkungan akademik, tetapi juga berpotensi menjadi model pengabdian masyarakat yang inovatif dan aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.
Peningkatan Kesadaran Remaja Makassar Tentang Dampak Perundungan Melalui Pendekatan Psikoedukatif Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi di kalangan remaja dan dapat memberikan dampak serius terhadap perkembangan psikologis dan sosial mereka. Masa remaja, yang ditandai dengan pencarian jati diri dan krisis identitas, membuat individu pada tahap ini lebih rentan terhadap tekanan sosial dan perlakuan negatif dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang dampak perundungan melalui pendekatan psikoedukatif yang bersifat interaktif dan berbasis kelompok. Psikoedukasi dipilih karena kemampuannya dalam mengubah cara pandang peserta terhadap suatu isu, serta mendorong mereka untuk memahami, merasakan, dan bertindak secara lebih empatik. Kegiatan ini melibatkan berbagai metode seperti pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi peran (role-playing), dan pelatihan keterampilan sosial yang dirancang untuk menumbuhkan empati, meningkatkan pengetahuan, serta membangun keberanian untuk bersikap terhadap perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan psikoedukatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang jenis-jenis perundungan, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya peran aktif mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, inklusif, dan suportif.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pilar Pembentukan Karakter Masyarakat Modern Zulham
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pelaksanaan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila di era globalisasi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah praktik pembelajaran PKn yang masih didominasi hafalan dan kurang kontekstual, sehingga nilai seperti nasionalisme, toleransi, dan tanggung jawab sosial belum terinternalisasi secara nyata. Tantangan tersebut diperparah oleh pengaruh budaya asing dan lemahnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Untuk menjawab masalah ini, pelaksanaan kegiatan dirancang menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan kontekstual dengan empat tahap utama: persiapan modul berbasis nilai, pembelajaran inovatif melalui metode active learning, kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat melalui proyek sosial, serta evaluasi dan refleksi. Metode ini diharapkan mampu mentransformasi PKn dari sekadar mata pelajaran hafalan menjadi instrumen strategis pembentukan karakter generasi yang berintegritas, kritis, dan adaptif terhadap tantangan global.
Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Siswa Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi siswa melalui penerapan metode mind mapping sebagai strategi pembelajaran inovatif. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya tingkat pemahaman siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang bersifat pasif dan kurang variatif. Metode pelaksanaan dirancang secara bertahap dan sistematis, meliputi tahap persiapan, sosialisasi dan pengenalan mind mapping, pelaksanaan dan praktik, pendampingan dan penguatan, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan ini melibatkan 50 peserta dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa metode mind mapping efektif dalam membantu siswa mengorganisasi informasi secara visual dan sistematis, sehingga memudahkan pemahaman, meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Selain berdampak positif pada aspek kognitif dan afektif siswa, kegiatan ini juga meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan selaras dengan prinsip Merdeka Belajar serta tuntutan pembelajaran abad ke-21. Dengan demikian, metode mind mapping layak direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan mutu proses dan hasil belajar di sekolah.
Penguatan Kompetensi Public Speaking Universitas Nusa Putra melalui Model Microteaching dan Peer Feedback Terstruktur Berbasis Video Mintawati, Hesri; Luckieta, Meiliani; Mandala Putra, Bonse Aris
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi public speaking mahasiswa Universitas Nusa Putra melalui penerapan model microteaching dan peer feedback terstruktur berbasis video. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan komunikasi lisan mahasiswa, terutama dalam aspek kejelasan penyampaian, penguasaan materi, intonasi, serta bahasa tubuh. Penguatan kompetensi ini menjadi urgensi strategis mengingat kemampuan public speaking merupakan soft skills esensial dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesiapan memasuki dunia kerja. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan pre-test, penyampaian materi teknik public speaking, praktik microteaching individu, perekaman performa peserta, serta pemberian peer feedback terstruktur berbasis video yang diakhiri dengan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa dari berbagai program studi. Berdasarkan hasil pengolahan data pada Batch 80-, nilai rata-rata pre-test peserta sebesar 40,26 dan meningkat menjadi 80,51 pada post- test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 40,25 poin. Mayoritas peserta mencapai kategori kompeten dengan nilai akhir ?80, menunjukkan efektivitas model yang diterapkan. Selain peningkatan skor kuantitatif, mahasiswa menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek struktur penyampaian materi, artikulasi dan intonasi suara, pengelolaan bahasa tubuh, serta kemampuan memberikan dan menerima umpan balik secara profesional. Model microteaching memberikan ruang latihan terfokus, sementara peer feedback berbasis video mendorong refleksi diri yang objektif dan kolaboratif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model microteaching dan peer feedback terstruktur berbasis video efektif dalam memperkuat kompetensi public speaking mahasiswa. Program ini dapat direkomendasikan sebagai model pengabdian masyarakat yang inovatif, terukur, dan aplikatif dalam pengembangan soft skills di lingkungan perguruan tinggi.