cover
Contact Name
Ardi
Contact Email
ardi.fai@umi.ac.id
Phone
+6281242956256
Journal Mail Official
guruttaeducationjournal@umi.ac.id
Editorial Address
Jln. Urip Sumoharjo KM.5, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Gurutta Education
ISSN : -     EISSN : 28296737     DOI : https://doi.org/10.33096/jge.v2i2
Gurutta of Education: Journal of Islamic Religious Education Studies and Islamic Education Issues (e-ISSN: 2829-6737) It is published twice a year in June and December. The Journal of Islamic Religious Education is published by the Masters Study Program of Islamic Religious Education Postgraduate Program at the Muslim University of Indonesia and contains scientific writings on the study of Islamic Religious Education and related studies. It contains various thoughts in various forms, such as research results, conceptual ideas, and empirical experiences. In its development, Gurutta Journal pioneered online publishing and expanded the range of contributors from all over the archipelago. In the future, JGE will expand the scope of contributors from several Islamic countries and other countries that have an interest in the study of Islamic education in the archipelago and internationally.
Articles 45 Documents
Pengaruh Manajemen Standar Proses Pendidikan Terhadap Prestasi Siswa pada Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Selatan Tahir, Abd Wahid
Journal of Gurutta Education Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Gurutta Education (JGE)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jge.v3i1.1851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen standar proses pendidikan terhadap prestasi siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Sulawesi Selatan. Masalah yang diangkat meliputi bagaimana implementasi manajemen standar proses pendidikan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data yang diperoleh dari survei terhadap siswa dan guru di beberapa MAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara manajemen standar proses pendidikan dan prestasi belajar siswa. Data menunjukkan bahwa MAN yang menerapkan manajemen standar proses dengan baik, seperti pengelolaan kurikulum dan kinerja guru, memiliki prestasi siswa yang lebih tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan manajemen pendidikan di madrasah dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan prestasi akademik siswa. Oleh karena itu, penting bagi pihak madrasah untuk terus meningkatkan manajemen pendidikan agar dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
Urgensi Supervisor Dalam Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Pare Pare Wahid, Abd; Yunus, Muhammad
Journal of Gurutta Education Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Gurutta Education (JGE)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jge.v3i2.1940

Abstract

Fenomena rendahnya kompetensi guru baik pada tingkat sekolah dasar maupun sampai pada tingkat perguruan tinggi. Konsentrasi penelitian ini yaitu Madrasah Tsanawiyah Parepare yang terletak di pinggiran kota Parepare. Titik sentral pembahasan merujuk kepada tingkat kompetensi guru dan urgensi supervisor dalam peningkatannya. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan berawal pada observasi lapangan, kemudian menyebarkan kuesioner pada 20 informan sebagai bahan atau referensi dalam pengujian kompetensi dan urgensi supervisor. Proses ini kemudian dilanjutkan dengan wawancara yang juga dalam rangka melacak dua poin di atas. Pengolahan data yang diperoleh dari kuesioner kemudian di presentasikan secara kumuatif, baik yang diperoleh dari tingkat kompetensi guru maupun urgensi supervisor. Kemudian dalam mendapatkan korelasi antar keduanyamakadipergunakananalisis “korelasi product moment”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru MTsN Parepare, menunjukkan persentasi yang sedang dan masih kurang maksimal. Sedangkan urgensi supervisor masih jauh dari yang diharapkan, hasil presentase menunjuk kanrendahnya urgensi supervisor. Guru dalam meningkatkan kompetensi, masih didapat dari usaha sendiri, dan Analisis mengenai pningkatan kompetensi guru mempunyai hubungan yang signifikan.dan juga menjadi bagian dari proses pendidikan dan juga akhirnya supervisor sangat diperlukan
Keluarga sebagai Pilar Spiritual: Studi tentang Pembentukan Kecerdasan Spiritual Anak di Era Globalisasi Yush Nawwir; Laelah, Ariestinah
Journal of Gurutta Education Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Gurutta Education (JGE)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jge.v4i1.2001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam membina kecerdasan spiritual (SQ) anak dalam keluarga, dengan fokus studi kasus di Kelurahan Katangka, Kabupaten Gowa. Di tengah arus modernisasi dan tantangan globalisasi, pembentukan SQ pada anak menjadi krusial untuk menyeimbangkan perkembangan kognitif dan emosional mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam praktik dan strategi yang diterapkan oleh orang tua dalam menanamkan nilai-nilai spiritual pada anak-anak mereka. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar (6-12 tahun), observasi partisipan untuk mengamati interaksi keluarga terkait kegiatan spiritual, dan analisis dokumen seperti catatan harian dan foto-foto kegiatan keluarga. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten, mengidentifikasi tema-tema kunci seperti praktik spiritual dalam keluarga, komunikasi nilai-nilai spiritual, keteladanan orang tua, serta tantangan dan strategi dalam membina SQ anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesadaran orang tua di Kelurahan Katangka tentang pentingnya SQ cukup tinggi. Mereka memahami SQ sebagai kemampuan anak untuk mengaplikasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekadar pemahaman agama formal. Praktik spiritual dalam keluarga bervariasi, mulai dari shalat berjamaah dan membaca Al-Qur'an bersama hingga menanamkan nilai-nilai moral melalui contoh perilaku. Orang tua berperan sebagai "gembala spiritual" yang berusaha membimbing anak-anak mereka agar tumbuh menjadi individu yang memiliki pemahaman spiritual mendalam, kemampuan menghadapi tantangan hidup dengan bijaksana, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam merancang program-program yang efektif untuk meningkatkan SQ anak. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta menggali perspektif anak-anak itu sendiri tentang pengalaman spiritual mereka
Strategi Pendidik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Menanamkan Karakter Religius Peserta Didik Johariyah, St; Samsuddin, Samsuddin; Wahid, Abd
Journal of Gurutta Education Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Gurutta Education (JGE)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jge.v4i1.2005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh pendidik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti untuk menanamkan karakter religius peserta didik di SMK 3 Negeri Kabupaten Gowa. Masalah yang diangkat adalah bagaimana strategi pengajaran yang digunakan dapat berkontribusi dalam pembentukan karakter religius di kalangan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik menerapkan berbagai strategi, termasuk pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan penggunaan teknologi dalam pengajaran. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai religius oleh peserta didik. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi pengajaran yang beragam dan kontekstual sangat penting dalam menanamkan karakter religius, serta memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk terus mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan karakter religius di Indonesia.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Kelas X di SMK Negeri 3 Gowa Nurhasibah, St; Mustamin, Mustamin; Wahab, Abdul; Burhanuddin, Muh Azhar; A. Natsir, Andi Fadhillah
Journal of Gurutta Education Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Gurutta Education (JGE)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jge.v4i2.2089

Abstract

This research is motivated by the importance of character education in shaping students' personalities based on Islamic values. The aim of this study is to identify the strategies employed by Islamic Religious Education (PAI) teachers in shaping the character of Grade X students at SMK Negeri 3 Gowa, as well as to determine the supporting and inhibiting factors in its implementation. This study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation to gain in-depth information regarding the character-building strategies applied by PAI teachers. The findings reveal that the strategies used include delivering advice, modelling good behaviour, habituation, mentoring, and providing educational sanctions. These strategies are aimed at fostering a positive environment that encourages students to develop strong moral values and a sense of responsibility. However, the study also identifies several challenges, such as limited resources and varying levels of student engagement, which can hinder the effective implementation of these character-building initiatives. The inhibiting factors include limited instructional time and the lack of awareness among some students. Meanwhile, the supporting factors consist of cooperation between teachers and parents, as well as a school environment that supports character development. The study concludes that character formation is not solely based on delivering religious material but also emphasises exemplary behaviour, effective communication, and the continuous internalisation of moral values. The success of the teacher’s strategy greatly depends on the synergy between Islamic values-based learning approaches and a supportive environment.