cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
ijm.bidanunw@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Midwifery (IJM)
ISSN : 26561506     EISSN : 26155095     DOI : 10.35473/ijm
Core Subject : Health,
This journal received midwifery research articles and literature reviews on the results of previous midwifery research.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1: March 2020" : 10 Documents clear
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Laserasi Jalan Lahir Pada Persalinan Normal Risma Aliviani Putri; Puji Lestari
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.074 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.310

Abstract

Laserasi atau robekan jalan lahir adalah robekan yang terjadi di garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin lahir terlalu cepat saat persalinan, sudut arkus pubis lebih kecil daripada biasa, kepala janin melewati panggul dengan ukuran yang lebih besar. Banyaknya kasus laserasi jalan lahir pada ibu dengan persalinan normal menimbulkan upaya untuk menekan bahkan mencegah terjadinya kasus tersebut agar tidan meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI).Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya laserasi jalan lahir pada ibu bersalin normal di PMB Sri Harti, Banyu Biru Kab. Semarang.Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin tahun 2018 di PMB Sri Harti Banyu Biru. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data ibu bersalin yang mengalami laserasi di tahun 2018. Analisis Data menggunakan uji statistik Non parametrik yaitu  Chi square.Hasil uji chi square pada paritas ibu dan faktor jarak kelahiran didapatkan hasil nilai p value <0.05 sehingga ada hubungan yang signifikan terhadap kejadian laserasijalan lahir. Faktor berat badan bayi terhadap kejadian laserasi jalan lahir didapatkan hasil nilai p value 0.533>0.05 sehingga  tidak ada hubungan yang signifikan terhadap kejadian laserasi jalan lahir
Analisis Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang Bahaya Bahan Kosmetik pada Kesuburan di Klinik Kecantikan Kanaya cahya ningrum; Masruroh
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.447 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.315

Abstract

Kosmetik telah menjadi bagian terpenting dari kehidupan wanita.  Banyak wanita usia subur menggunakan beragam kosmetik untuk menunjang penampilannya, agar lebih menarik. Bahan kimia atau zat tertentu dalam kosmetik dan produk kecantikan dapat membahayakan kesuburan perempuan. Beberapa zat kimia dalam kosmetik seperti cat kuku, krim anti penuaan dini mengandung zat kimia dalam jumlah besar, dapat menyebabkan efek negatif pada kesuburan perempuan. Paparan zat kimia yang terlalu sering dan kuat akan menyebabkan gangguan ovarium dalam menghasilkan sel telur yang sehat, meningkatkan risiko keguguran dan bahkan menyebabkan ketidaksuburan. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis pengetahuan wanita usia subur tentang bahan kosmetik berbahaya pada kesuburan. Penelitian ini dilakukan di klinik kecantikan Kanaya Ungaran. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi yaitu seluruh Wanita Usia Subur pengguna kosmetik di klinik kanaya Ungaran selama periode kunjungan bulan april – mei 2019 sejumlah 22 responden. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif yaitu peneltian yang dilakukan satu kali pengukuran dalam satu kali waktu. Penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu hasil pengukuran pengetahuan tentang bahaya kosmetik terhadap kesuburan pada Wanita Usia Subur di klinik kanaya Ungaran.Sebagian besar responden berusia 20-35 tahun sebesar 86,4%, dengan pendidikan sebagian besar SMA sejumlah 19 responden (86,4%) dan status pekerjaan responden sebagian besar adalah bekerja sebesar 86,4%. Sedangkan untuk pengetahuan responden sebagian besar adalah cukup yaitu 86,4%.Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden mendapatkan hasil dengan kategori pengetahuan cukup yaitu sebanyak 19 responden atau 86,4% dan responden dengan kategori pengetahuan baik sebesar 13.6%.
Efektifitas Konsumsi Madu Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK Dewi Susanti; harmiyati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.669 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.328

Abstract

LATAR BELAKANG: Status gizi ibu hamil sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin dikandungnya. Ibu hamil dengan status gizi kurang beresiko mengalami komplikasi seperti anemia, perdarahan, berat badan tidak bertambah secara normal selama kehamilan dan penyakit infeksi (Devgun p, 2014). Khasiat madu sebagai suplemen untuk meningkatkan berat badan memberikan hasil yang positif, dimana ditemukan peningkatan berat badan yang signifikan pada anak-anak yang diberikan suplementasi madu yang dikombinasikan dengan temulawak (Yasin 2009).TUJUAN: mengetahui efektifitas konsumsi madu terhadap peningkatan status gizi ibu hamil KEKMETODE: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan quasi-experimental design. Sampel penelitian berjumlah 32 orang ya g terdiri dari dua kelompok (control dan perlakuan)HASIL PENELITIAN: uji t test  menunjukkan nilai p value untuk berat badan adalah 0,016 < 0,05 yang artinya ada pengaruh konsumsi madu terhadap berat badan ibu hamil KEK. SIMPULAN: ibu hamil yang mengkonsumsi madu memiliki pertambahan berat badan yang lebih baik disanding ibu hamil KEKyang tidak mengkonsumsi madu. Kata kunci: madu, berat  badan, ibu hamil, KEK
Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi dengan Status Gizi Balita Sundari Sundari; Yulia Nur Khayati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.924 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.343

Abstract

 Abstrak Menurut Badan Penelitiandan Pengembangan Kesehatan dalam Riset Kesehatan Dasar 2013 tercatat jumlah balita di Indonesia sebanyak 26,7 juta. Dari jumlah tersebut 17,9% atau 4,7 juta balita menderita gizi kurang dan 5,4% atau 1,3 juta balita menderita gizi buruk. Gizi kurang berdampak langsung terhadap kesakitan, kematian dan juga berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan intelektual dan produktivitas.. Dampak lain dari gizi kurang adalah menurunkan produktivitas yang diperkirakan antara 20-30%. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan faktor pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi balita.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan crossectional. Penelitian dilaksanakan bulan Juni-Agustus 2019 di wilayah Desa Gogik, Kec. Ungaran Barat Kab. Semarang. Sampel dipilih dengan teknik Prposif sampling sebesar 80 ibu dan 80 balita berumur 13-60 bulan. Variabel bebas: pengetahuan. Variabel terikat: status gizi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Chi square.Hasil penelitian menunjukkan karakteristik  subjek penelitian sebagian besar dalam kategori usia reproduksi sehat yaitu 68 (85%), sebanyak 53 (66%) adalah bekerja, sebanyak 39(48,8%) memiliki tingkat pendidikan dasar dan  sebanyak 44 (55%) memiliki pendapatan kurang dari UMR. Sebanyak 39 (48,8%) subjek penelitian  memiliki tingkat pengetahuan tentang gizi balita dalam kategori baik, sebanyak 58 (72.5%) subjek penelitian memiliki status gizi dalam kategori normal. Secara statistik terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita dengan nilai p = 0.000 < dari 0.05.Sebagian besar subjek penelitian memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik, dan sebagian besar subjek penelitian memiliki status gizi dalam kategori normal. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita.Kata Kunci : Pengetahuan, Gizi seimbang, Status Gizi, Balita
Hubungan Persepsi Ibu tentang Stimulasi Perkembangan dengan Stimulasi Perkembangan Anak Vistra Veftisia; Heni Hirawati Pranoto
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.141 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.344

Abstract

Stimulasi perkembangan anak tidak berjalan dengan baik, kurangnya stimulasi perkembangan yang dilakukan ibu dikarenakan faktor pendidikan ibu, tidak tersedia sarana untuk menstimulasi, masih percaya mitos yang menyatakan bahwa setiap anak akan berkembang dengan sendirinya, persepsi ibu tentang stimulasi perkembangan anak yang kurang benar, kurangnya informasi tentang stimulasi perkembangan anak yang di dapat dari tenaga kesehatan, karena tenaga kesehatan lebih fokus dalam pemantaun pertumbuhan anak. Mengetahui Hubungan Persepsi Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Dengan Stimulasi Perkembangan Batita Pada Ibu Yang Memiliki Batita Di Desa Gogik Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan desain analitik correlationl dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 52 responden dengan pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi Square. Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi ibu tentang stimulasi perkembangan anak dengan stimulasi perkembangan batita pada ibu yang memiliki mabatita (p=0.002). Tenaga Kesehatan Hendaknnya dalam memberikan asuhan kepada anak tidak hanya berfokus pada pertumbuhan anak saja tetapi juga memberikan asuhan untuk perkembangan anak terutama terkait stimulasi perkembangan anak.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Akseptor KB Suntik Ari Widyaningsih; Isfaizah
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.416 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.345

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular yang banyak ditemukan pada masyarakat saat ini salah satunya adalah hipertensi yang diawali pre-hipertensi. World Health Organization (WHO) mencatat pada tahun 2012 sedikitnya 839 juta kasus hipertensi, diperkirakan menjadi 1,15 milyar pada tahun 2025 atau sekitar 29% dari total penduduk dunia, dimana penderitanya lebih banyak pada wanita (30%) dibanding pria (29%). Beberapa faktor risiko lain juga berkontribusi terhadap kenaikan tekanan darah pada wanita, diantaranya riwayat hipertensi, karakteristik seseorang (usia, jenis kelamin, ras), gaya hidup yang di dalamnya termasuk pola konsumsi lemak dan garam tinggi, makan secara berlebihan hingga mengakibatkan obesitas, kebiasaan merokok dan minum alkohol, kurang konsumsi sayuran dan buah, aktivitas fisik, pekerjaan, kualitas tidur, konsumsi kopi, stress, penggunaan alat kontrasepsi hormonal, status gizi dan obesitas sentral.  Perubahan tekanan darah tinggi dapat terjadi pada 5% pemakaian kontrasepsi hormonal. Tekanan darah akan meningkat secara bertahap dan tidak akan menetap. Wanita yang memakai kontrasepsi selama 5 tahun atau lebih, frekuensi perubahan tekanan darah tinggi meningkat 2 sampai 3 kali dari pada tidak memakai alat kontrasepsi hormonal. Resiko terjadinya tekanan darah tinggi akan meningkat dengan bertambahnya umur, lama pemakaian kontrasepsi dan bertambahnya berat badan. Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik melakukkan penelitian tentang. Faktor - faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Akseptor KB Suntik. Penelitian ini merupakan analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional study dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dan uji chi square pada analisa datanya.
Uji Media Edukasi Tentang Pola Konsumsi Tablet Fe Untuk Mencegah Kejadian Resiko Tinggi Anemia Ibu Hamil Restu Octasila; Reni Nofita; Siti Dariyani
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.931 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.379

Abstract

Background Pregnancy is a special condition for a woman as a prospective mother, because during pregnancy there will be many changes both physical, social and mental changes. During pregnancy there can also be things that cause a high-risk pregnancy especially those associated with anemia. This ignorance is one of the reasons for the lack of supporting media information related to the practice of how to consume FE tablets correctly. This study generally aims to analyze the level of understanding of mothers about how to consume FE tablets and compile an effective video information media for pregnant women about the practice of FE Tablet consumption patterns, so that it can effectively improve mothers' understanding of FE tablet consumption patterns practices that can meet FE's needs to you during pregnancy. In line with the objectives to be achieved in this study, this research uses the action research method. This method was chosen because in the first phase, research will be carried out on the condition and level of understanding of pregnant women regarding the practice of correct consumption patterns of FE tablets. Furthermore, in the second phase, an implementation / action will be carried out to implement and test the application and effectiveness of the use of information media in the form of video provided in Puskesmas Cisoka Kabupaten Tangerang. Research TKT at level 3. Results Increased knowledge of pregnant women before being given health education 42 to 65. Increased knowledge of pregnant women before being given video-based educational media 43 to 76. The targeted output in this study is to produce a video-based educational media that will increasing the percentage of regular consumption of Fe tablets in pregnant women can be accessed through in  https://www.youtube.com/watch?v=MIFi0y4KjCc  The conclusion in this study is the analys of media needed to increase the knowledge of pregnant women about the consumption patterns of Fe tablets that are adequate to reduce the risk of anemia in pregnant women. Significant increase in knowledge of pregnant women (P. value 0.001). The advice given to the providers of care (Midwives) is to use video-based educational media as an alternative media for health education.
Pengetahuan dan sikap Ibu Primigravida Terhadap Tanda-tanda Bahaya Bayi Baru Lahir Nurul Hikmah Annisa; Susilia Idyawati; Yadul Ulya
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.581 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.417

Abstract

Tanda-tanda bahaya bayi baru lahir merupakan suatu gejala yang dapat mengancam kesehatan bayi, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Pola penyakit penyebab kematian neonatal adalah infeksi (32%), asfiksia (29%), komplikasi prematuritas (24%), kelainan bawaan (10%), dan lain-lain (5%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu primigravida terhadap tanda-tanda bahaya bayi baru lahir di Puskesmas Gerung Tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan metode pengambilan sampel accidental sampling, dengan besar sampel sebanyak 84 orang. Dari hasil penelitian diperoleh mayoritas ibu berumur antara 21-29 tahun yaitu sebanyak 67 orang (79,8%), pendidikan ibu terbanyak SMA yaitu sebanyak 34 orang (40,5%), pekerjaan ibu terbanyak sebagai ibu rumah tangga yaitu sebanyak 51 orang (60,7%). Berdasarkan pengetahuan ibu primigravida mayoritas berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 37 orang (44,0%). Berdasarkan sikap, sebagian besar ibu primigravida bersikap positif terhadap tanda-tanda bahaya bayi baru lahir yaitu sebanyak 81 orang (96,4%). Dengan demikian, diharapkan kerjasama yang baik antar tim petugas kesehatan untuk mengadakan kegiatan-kegiatan penyuluhan kesehatan tentang tanda-tanda bahaya bayi baru lahir untuk memberikan pengetahuan dan sikap yang baik terhadap tanda-tanda bahaya bayi baru lahir.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III Di Klinik Etam Tahun 2019 Hamdiah; Tupur Tanuadike; Evi Sulfianti
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.782 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.418

Abstract

Kematian maternal merupakan salah satu indicator keberhasilan program kesehatan ibu. World Health Organization (WHO) memperkirakan ada 800 perempuan setiap harinya yang meninggal akibat komplikasi kehamilan dan proses melahirkan.Senam hamil merupakan terapi latihan berupa aktivitas atau gerak bagi ibu hamil agar ibu mampu mempersiapkan diri berupa fisik maupun psikologis dalam kehamilan dan proses kelahiran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Klinik Etam Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan Desain non equivalent control group dengan jumlah sampel 20 Responden pada kelompok intervensi dan control masing-masing 10 orang. Hasil analisis data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok intervensi ibu hamil sebelum dilakukan senam hamil didapatkan nyeri punggung dengan rata-rata 3.7 dan kelompok control 3.2. Sedangkan pada kelompok intervensi ibu hamil sesudah dilakukan senam hamil didapatkan nyeri punggung dengan rata-rata 0 dan kelompok control 3. Dengan pengujian hipotesis dengan uji non parametric menunjukan nilai p= 0.009 < α 0,05, dengan demikian hipotesa yang menyatakan bahwa Ha diterima dan menolak Ho. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh nyeri punggug pada ibu hamil  setelah melakukan senam hamil.
Hypnobreastfeeding dan Motivasi Ibu Menyusui Fitria Primi Astuti; Hapsari Windayanti; Ida Sofiyanti
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 3 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.913 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v3i1.492

Abstract

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, inisiasi menyusu dini (IMD) meningkat dari 51,8 persen di tahun 2016 menjadi 57,8 persen di tahun 2017. Walaupun terjadi peningkatan itu masih jauh dari target IMD sebesar 90 persen. Angka pemberian ASI eksklusif juga mengalami peningkatan dari 29,5 persen pada tahun 2016 menjadi 35,7 persen pada tahun 2017. Jumlah cakupan itu masih snagat kecil jika mengingat pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi kehidupan anak di masa periode keemasannya. Kecilnya angka tersebut dapat diatasi dengan adanya motivasi ibu menyusui dalam pemberian ASI. Motivasi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi ibu menyusui dalam pemberian ASI secara ekslusif. Pemberian pendidikan kesehatan merupakan upaya untuk meningkatan motivasi ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang hypnobreassfeeding. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 ibu menyusui, metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode eksperimen semu (Quasi Experimental) dengan rancangan One Group Pre-test dan Post-test. Uji beda yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan motivasi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan  tentang hypnobreasfeeding.

Page 1 of 1 | Total Record : 10