cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285728009536
Journal Mail Official
janacitta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education
ISSN : -     EISSN : 26156598     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Janacitta this is a scientific publication that contains about the works in the world of education by teachers, lecturers, and society. Scientific work in this published journal is an article of research or innovative and progressive ideas in the field of formal education. Articles of research are scientific publications containing reports of research conducted on the field of education that has been implemented teachers, lecturers and the community in educational units according tupoksinya. Innovative and progressive ideas are progressive ideas in the effort to address the various problems of formal education and learning that exist in the unit of education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta" : 25 Documents clear
Implementasi Fungsi Manajemen Keuangan Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Ferry Andika Eminarni; Windah Lestari; Eni Prasetyaningrum; Nurkolis
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3626

Abstract

Abstract This study aims to examine the implementation of financial management functions in schools and their impact on improving the quality of education. Financial management in schools includes planning, organizing, implementing, and monitoring financial activities that are key to overcoming the challenges of limited resources. This study uses a qualitative approach with in-depth interview methods and document analysis in several educational institutions. The findings show that effective financial management contributes significantly to improving the quality of education. Transparent and accountable implementation in fund management not only improves educational facilities but also supports the professional development of educators. This study provides recommendations for school administrators to implement better financial management strategies to achieve higher education goals. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi fungsi manajemen keuangan di sekolah dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Manajemen keuangan di sekolah mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan aktivitas keuangan yang menjadi kunci untuk mengatasi tantangan sumber daya yang terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan analisis dokumen di beberapa institusi pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa manajemen keuangan yang efektif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Implementasi yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan dana tidak hanya meningkatkan fasilitas pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan profesional pendidik. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengelola sekolah untuk menerapkan strategi manajemen keuangan yang lebih baik guna mencapai tujuan pendidikan yang lebih tinggi.   
Perencanaan Berbasis Data Sebagai Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan pada Satuan Pendidikan Ferry Andika Eminarni; Inayah Inayah; Hikmah Maulidah; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3646

Abstract

Abstract Data-driven planning is a systematic approach to educational management that utilizes accurate and relevant data to support decision-making. This study aims to analyze the role of data-driven planning in improving the quality of education. This research employs a literature review method by analyzing various sources related to educational planning, data management, and the implementation of education policies. The results indicate that data-driven planning can help identify educational problems, allocate resources effectively, and enhance transparency and accountability in educational management. Therefore, data-driven planning is an effective strategy for sustainably improving the quality of education. Abstrak Perencanaan berbasis data merupakan pendekatan yang sistematis dalam pengelolaan pendidikan dengan memanfaatkan data yang akurat dan relevan untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis peran perencanaan berbasis data dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur terkait perencanaan pendidikan, pengelolaan data, dan implementasi kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan berbasis data dapat membantu mengidentifikasi permasalahan pendidikan, mengalokasikan sumber daya secara efektif, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan. Dengan demikian, perencanaan berbasis data merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Perencanaan Berbasis Data melalui Rapor Pendidikan dalam Penyusunan RKAS di Sekolah Dasar Tri Eni Widiyawati; Nurus Sa’adah; Nurkolis
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3661

Abstract

Abstract This study explores the implementation of Data-Based Planning (PBD) in drafting the School Activity and Budget Plan (RKAS) at SDN Klepu 02 as an effort to improve the quality of education. PBD is an evidence-based approach that leverages data from the Education Report platform to identify problems, analyze root causes, and formulate solutions through the Identify, Reflect, and Improve (IRB) stages. This research employed a qualitative descriptive method with data collected through interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that the implementation of PBD has significantly impacted the quality of education at SDN Klepu 02. Key priority programs include intensive training to enhance teachers' competence in literacy-based learning, procurement of supporting facilities such as books and interactive learning media, and routine student literacy programs. These initiatives successfully improved student literacy by 20% within a year, enhanced teacher competencies, and made budget management more targeted and efficient. However, the implementation process faced challenges, including low data literacy among educators and limited internet access, which hindered optimal use of the Education Report platform. These challenges were addressed through collaboration among school principals, teachers, school committees, and training support from the Education Office. This study concludes that PBD is an effective strategy for improving education quality through a systematic, transparent, and accountable approach. The successful implementation of PBD at SDN Klepu 02 can serve as a model for other educational institutions in designing and implementing data-driven programs to achieve better educational outcomes. Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Perencanaan Berbasis Data (PBD) dalam penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) di SDN Klepu 02 sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. PBD adalah pendekatan berbasis bukti yang memanfaatkan data dari platform Rapor Pendidikan untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis akar permasalahan, dan merumuskan solusi melalui tahapan Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBD memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di SDN Klepu 02. Beberapa program prioritas yang dihasilkan meliputi pelatihan intensif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis literasi, pengadaan fasilitas pendukung seperti buku dan media pembelajaran interaktif, serta program literasi siswa yang rutin dilakukan. Penerapan program-program tersebut berhasil meningkatkan literasi siswa sebesar 20% dalam satu tahun, meningkatkan kompetensi guru, dan membuat pengelolaan anggaran lebih terarah dan efisien. Namun, proses implementasi menghadapi beberapa kendala, termasuk rendahnya literasi data di kalangan pendidik dan keterbatasan akses internet yang menghambat optimalisasi pemanfaatan Rapor Pendidikan. Kendala ini diatasi melalui kolaborasi antara kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan dukungan pelatihan dari Dinas Pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBD merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang sistematis, transparan, dan akuntabel. Keberhasilan implementasi PBD di SDN Klepu 02 dapat menjadi model bagi satuan pendidikan lainnya dalam merancang dan melaksanakan program berbasis data untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
Sumber Informasi Orang Tua Siswa Sekolah Dasar tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Rachma Noer Fadhilah; Tetti Solehati; Sukmawati Sukmawati
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3724

Abstract

Abstract Child sexual abuse (CSA) in Indonesia remains a serious issue, with the number of cases continuing to rise. One of the causes of CSA is the lack of exposure to information among parents, compounded by the perception that the topic is taboo. Parents need to obtain adequate information to educate their children about preventing CSA. Information can be accessed from various sources, such as individuals, conventional media, and social media. This study aims to identify the sources of information about CSA prevention that parents utilize. The research was conducted in October 2024 using a descriptive quantitative research design with a sample of 100 parents of students in grades 1–6 at elementary schools in the Dayeuhkolot subdistrict, Bandung Regency. The sampling technique employed was stratified random sampling. The instrument used was a questionnaire developed by Solehati, (2022) titled "Prevention of Sexual Violence in Elementary School-Aged Children Involving the Role of Parents and Teachers in West Java," which includes demographic data and information sources. Data collection was conducted through Google Forms. Data analysis consisted of frequency distribution and percentages of the information sources used by parents, presented in graphical form.  The results showed that almost all respondents (88%) used social media as a source of information about CSA prevention. To develop CSA prevention programs, healthcare workers and teachers are advised to incorporate the use of social media to enhance CSA prevention efforts among parents. Abstrak Kekerasan seksual pada anak (KSA) di Indonesia saat ini masih menjadi masalah serius dengan jumlah kasus yang terus meningkat. Salah satu penyebab terjadinya KSA karena orang tua kurang terpapar informasi disertai adanya anggapan tabu. Orang tua harus mendapatkan informasi yang memadai agar dapat memberikan edukasi tentang pencegahan KSA. Informasi dapat diakses dari berbagai sumber seperti manusia, media konvensional, dan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber informasi pencegahan KSA yang didapatkan orang tua. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel orang tua siswa kelas 1-6 berjumlah 92 orang di Sekolah Dasar wilayah Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner yang dibuat oleh Solehati, (2022) tentang “Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah Dasar dengan Melibatkan Peran Orang tua dan Guru Sekolah di Jawa Barat” yang berisi data demografi serta sumber informasi. Teknik pengumpulan data melalui Google Form. Analisis data berupa distribusi frekuensi dan persentase sumber informasi orang tua yang disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden (88%) menggunakan media sosial sebagai sumber informasi tentang pencegahan KSA. Untuk mengembangkan program pencegahan KSA petugas kesehatan dan guru disarankan melibatkan penggunaan media sosial dalam meningkatkan upaya pencegahan KSA pada orang tua.
Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri berbantuan Media ISPEMA dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V SDN 3 Bacin Siti Nuryanah; Siti Masfuah; Fina Fakhriyah
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3779

Abstract

Abstract This research aims to investigate the average differences and enhance students’ understanding of concepts through the inquiry learning model assisted by Ispema media in learning sciences Chapter 5 Topic B. The study is a quantitative analysis conducted with a fifth grade at SDN 3 Bacin, comprising 18 students selected rhrough purposive sampling techniques. The methodology employed is a pre-experimental design know as the One Group Pretest-Posttest Design. Data collection involved various techniques, including observation, interviews, documentation, and test. For data analysis, the Paired Sample T-Test and N-Gain test were utilized. The research findings indicate that students’ conceptual understanding improved when using inquiry-based learning models supported by Ispema media, achieving KKTP; (1) The results of the Paired Sample T-Test indicate a significant difference between pretest and posttest scores, with a p-value of 0,000; (2) There has been a notable enhancement in the conceptual understanding of fifth-grade students through the implementation of inquiry-based learning models supported by Ispema media, with a significant improvement score 0,7643, which falss into the high category. Therefore, it can be concluded that the inquiry-based learning model, aided by Ispema media, effectively promotes students’ conceptual understanding of IPAS. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan rata-rata serta peningkatan pemahaman konsep siswa melalui model pembelajaran inkuiri berbantuan media Ispema dalam pembelajaran IPAS pada Bab 5, Topik B. Penelitian ini kuantitatif dan dilaksanakan di kelas 5 SDN 3 Bacin. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 yang berjumlah 18 siswa, dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Untuk analisis data, digunakan uji Paired Sample T-Test dan Uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media Ispema mencapai KKTP; (1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, yang dapat dilihat dari hasil uji Paired Sample T-Test dengan nilai signifikan sebesar 0,000; (2) Terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep siswa kelas 5 yang menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media Ispema, dengan nilai peningkatan mencapai 0,7643 yang masuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri dengan bantuan media Ispema terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS siswa.
Hubungan Jenis Kelamin dengan Pengetahuan Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuh Kolot Mariana Dwi Utami; Tetti Solehati; Yanti Hermayanti
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3780

Abstract

 Abstract Cases of child sexual abuse (CSA) had reached an "Gawat Sexual Abuse" status. One of the causes of CSA was children's lack of knowledge about CSA prevention. Differences in gender roles and the strong influence of patriarchal ideology in society affected children's knowledge of CSA prevention. The risk of CSA increased when children entered early adolescence, as this period involved a phase of tansition. The aim of this study was to determine the relationship between gender and students' knowledge of CSA prevention in early adolescents. This research was a quantitative study with a correlational analytic approach. The study was conducted at SDN Dayeuh Kolot, Bandung Regency, from August to November 2024, involving 45 students from grades 4-6 of SDN Dayeuh Kolot. The sampling technique used was total sampling. The instrument used was a questionnaire developed by Solehati et al. (2022), which had been tested for validity and reliability. Data collection was carried out using a questionnaire distributed directly to students, consisting of demographic data and seven questions regarding knowledge of CSA prevention. Data analysis used univariate analysis in the form of frequency distribution and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents were female (55.6%), and most respondents had good knowledge (57.8%). The bivariate analysis results showed a p-value of 0.095. From these findings, it was concluded that there was no relationship between gender and students' knowledge of CSA prevention in early adolescents at SDN Dayeuh Kolot. Abstrak Kasus kekerasan seksual pada anak (KSA) sudah berstatus “Gawat Sexual Abuse”. Salah satu penyebab terjadinya KSA adalah kurangnya pengetahuan anak tentang pencegahan KSA. Adanya perbedaan dalam peran gender dan ideologi patriarki yang masih kental di masyarakat mempengaruhi pengetahuan anak tentang pencegahan KSA. Risiko KSA meningkat ketika anak memasuki masa remaja awal karena pada usia tersebut terjadi fase transisi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan pengetahuan siswa tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak remaja awal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan pendekatan analitik korelasional. Penelitian dilakukan di SDN Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung pada bulan Agustus-November 2024 dengan melibatkan 45 siswa kelas 4-6 SDN Dayeuh Kolot. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner terstandarisasi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diberikan secara langsung kepada siswa yang berisi data demografi dan 7 pertanyaan mengenai pengetahuan pencegahan KSA. Analisis data menggunakan univariat yaitu distribusi frekuensi dan bivariat yaitu Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (55.6%), sebagian besar responden berpengetahuan baik (57.8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan p-value sebesar 0.095. Dari temuan ini diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan siswa tentang pencegahan KSA pada remaja awal di SDN Dayeuh Kolot.     
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Menggunakan Problem Based Learning Berbantuan Media Caper di SD Cynthia Carla Ika Santoso; Fina Fakhriyah; Khamdun Khamdun
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3781

Abstract

Abstract The low critical thinking ability of fifth grade students of SD 2 Gondangmanis is caused by learning that still uses conventional methods that are less creative and innovative, making students less active in learning. The purpose of this study was to determine the average difference and increase in students' critical thinking abilities with the Problem Based Learning model Assisted by Caper Media. This model can encourage students to think critically and encourage student participation, while caper media can increase students' enthusiasm and interest in learning. This research method uses pre-experimental with data collection techniques in the form of pretest and posttest tests, observations, interviews and documentation with data analysis using Paired Sample T-Test and N-Gain. The population in this study were all students of SD 2 Gondangmanis and the sample used in this study were all fifth grade students of SDN 2 Gondangmanis totaling 14 students. The results of the study showed a significant difference with an average pretest score of 33.14 and a posttest of 72.14 and by using the Paired Sample T-Test, a significance value of 0.00 was obtained where (0.00 <0.05) means that Ho is rejected and H1 is accepted. The results of the N-Gain test showed a value of 0.5821 which means that the criteria for improving students' critical thinking skills were classified as moderate. The results of the study showed that there was a significant difference in the application of the Problem Based Learning model Assisted by Caper Media on students' critical thinking skills and there was an increase in students' critical thinking skills in the moderate category. Abstrak Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD 2 Gondangmanis disebabkan oleh pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional yang kurang kreatif dan inovatif sehingga membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rata-rata dan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan model Problem Based Learning Berbantuan Media Caper.  Model ini dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mendorong partisipasi siswa, sedangkan media Caper dapat meningkatkan semangat dan minat siswa dalam belajar. Metode penelitian ini dengan menggunakan pre-eksperimental dengan teknik pengumpulan data berupa tes pretest dan possttest, observasi, wawancara serta dokumentasi dengan analisis data menggunakan Paired Sample T-Test dan N-Gain. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh siswa SD 2 Gondangmanis dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Gondangmanis yang berjumlah 14 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan rata-rata skor pretest sebesar 33,14 dan posttest sebesar 72,14 dan dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,00 dimana (0,00 < 0,05) berarti Ho ditolak dan H1 diterima. Hasil uji N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,5821 yang berarti kriteria peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa tergolong sedang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam penerapan model Problem Based Learning Berbantuan Media Caper terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam kategori sedang.
Perspektif Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Kata pada Anak Disleksia Usia Sekolah Dasar Putri Oktavia; Sulistyani Puteri Ramadhani
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3782

Abstract

Abstract This research addresses reading difficulties in children, especially those with dyslexia, and the impact this has on their language skills. The main objective of this study was to understand the challenges dyslexic students face and teachers' analysis of the factors that cause these difficulties, and formulate strategies to help them. The approach used was descriptive qualitative, focusing on one dyslexic student. Difficulties included recognizing letters, reading words, and understanding sentences. Teacher and parent support is essential, and collaboration between them is needed to provide effective learning strategies.  Abstrak Penelitian ini membahas kesulitan membaca pada anak, terutama yang mengalami disleksia, serta dampaknya terhadap kemampuan bahasa mereka. Tujuan utama penelitian ini adalah memahami tantangan yang dihadapi siswa disleksia dan analisis guru terhadap faktor penyebab kesulitan ini, serta merumuskan strategi untuk membantu mereka. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, fokus pada satu siswa disleksia. Kesulitan termasuk mengenali huruf, membaca kata, dan memahami kalimat. Dukungan guru dan orang tua sangat penting, dan kolaborasi antara mereka diperlukan untuk memberikan strategi pembelajaran yang efektif.
Dampak Psikologis Bullying terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa di SDN 1 Mindahan Septiya Zahrotul Ummah; Erna Zumrotun; Muh Muhaimin
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3788

Abstract

Abstract This study aims to identify the causes and impacts of bullying on students' motivation and learning achievement at SDN 1 Mindahan. Based on initial observation data and interviews with teachers, it was found that bullying cases still occur and have an impact on the learning environment. This research used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation analysis. The results showed that verbal bullying was the most dominant form, followed by physical and social bullying. The impact on victims includes decreased self-confidence, anxiety, and reduced motivation to learn, which has a direct impact on decreased academic performance. In addition, the bully also has difficulty focusing on learning and tends to repeat aggressive behavior. To overcome this problem, SDN 1 Mindahan has implemented various prevention strategies, such as the 3S (Salam, Senyum, Sapa) program, the use of visual media as an anti-bullying campaign, and the involvement of parents in the intervention process. This study confirms that bullying has a significant impact on students' academic and social development. Therefore, more effective prevention and intervention strategies are needed with active involvement from schools, teachers and parents to create a safe and supportive learning environment. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dan dampak bullying terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa di SDN 1 Mindahan. Berdasarkan data observasi awal dan wawancara dengan guru, ditemukan bahwa kasus bullying masih terjadi dan berdampak pada lingkungan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal merupakan bentuk yang paling dominan, diikuti oleh bullying fisik dan sosial. Dampaknya terhadap korban meliputi penurunan kepercayaan diri, kecemasan, serta motivasi belajar yang berkurang, yang berdampak langsung pada penurunan prestasi akademik. Selain itu, pelaku bullying juga mengalami kesulitan dalam berfokus pada pembelajaran dan cenderung mengulang perilaku agresif. Untuk mengatasi permasalahan ini, SDN 1 Mindahan telah menerapkan berbagai strategi pencegahan, seperti program 3S (Salam, Senyum, Sapa), pemanfaatan media visual sebagai kampanye anti-bullying, serta keterlibatan orang tua dalam proses intervensi. Penelitian ini menegaskan bahwa bullying memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dengan keterlibatan aktif dari sekolah, guru, dan orang tua guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Orang Tua tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak di Sekolah Dasar Wilayah Dayeuhkolot Shifa Leviyanti Azzahra; Tetti Solehati; Iwan Shalahuddin
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3791

Abstract

Abstract Child sexual abuse (CSA) is a global problem. One of the causes is the lack of parental knowledge. Lack of knowledge in conveying and teaching children about sexual education as an effort to prevent CSA is one of the factors that cause it is the level of education. The purpose of this study was to find the relationship between education level and parental knowledge about the prevention of CSA. Correlational research was conducted in the Dayeuhkolot area, Bandung Regency, involving 100 parents of students in grades 1-6 from both schools, determined using stratified random sampling. The instrument used contained demographic data and questions about parents' knowledge of CSA prevention. Data was collected in August-November 2024 and analyzed using the chi-square test. It was found that there was no significant relationship between education level and parental knowledge about CSA prevention (p = 0.504).  Abstrak Kekerasan seksual pada anak (KSA) merupakan masalah global. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan orang tua. Kurangnya pengetahuan dalam menyampaikan dan mengajarkan anak tentang pendidikan seksual sebagai upaya pencegahan KSA salah satu faktor penyebabnya adalah tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan orang tua tentang pencegahan KSA. Penelitian korelasional dilakukan di Sekolah Dasar wilayah Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dengan melibatkan 100 orang tua siswa kelas 1-6 yang ditentukan dengan stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berisi data demografi dan pertanyaan tentang pengetahuan orang tua mengenai pencegahan KSA. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus-November 2024 dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan orang tua tentang pencegahan KSA (p = 0,504).

Page 1 of 3 | Total Record : 25