cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2024)" : 25 Documents clear
Pengaruh Terapi Bermain dengan Kertas Kokoru terhadap Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Prasekolah: The Effect of Playing Therapy with Kokoru Paper on The Level of Anxiety Due to Hospitalization in Preschool Age Children Faizah Nurhidayatul Khasanah; Oktarina, Natalia Devi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.2674

Abstract

Hospitalization is a condition that causes a child to have to stay in hospital and undergo various treatments. Preschool children may show anxiety due to hospitalization. One of the efforts to overcome anxiety can be done by diverting anxiety through games. The aim of this research is to determine the effect of play therapy with kokoru paper on the level of anxiety due to hospitalization in preschool children at RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. Quasi-experimental research design with a pre test post test approach with control group design. The sample for this study was 32 children. The research method uses non-probability sampling with purposive sampling type. Anxiety was measured before and after play therapy using the Face Anxiety Scale (FAS). Data analysis used the Wilcoxon and Mann Whitney tests. The statistical test results show that play therapy with Kokoru paper has an influence in reducing the anxiety level of preschool-aged children due to hospitalization, because the p-value (0.000) is smaller than α (0.05). The conclusion in this study shows that play therapy with kokoru paper can reduce anxiety in preschool-aged children who are hospitalized. Nurses can apply play therapy with Kokoru paper to preschool children who experience anxiety when being treated in hospital, so that nurses can integrate play therapy with Kokoru paper as a holistic treatment approach in a hospital or child care center environment. ABSTRAK  Hospitalisasi adalah suatu keadaan yang menyebabkan seorang anak harus tinggal di rumah sakit dan menjalani berbagai perawatan. Anak prasekolah dapat menunjukkan kecemasan akibat hospitalisasi. Salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan antara lain dapat dilakukan dengan mengalihkan kecemasannya melalui permainan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain dengan kertas kokoru terhadap tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. Desain penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan pre test post test with control group desain. Sampel penelitian ini sebanyak 32 anak. Metode Penelitian menggunakan non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Kecemasan diukur sebelum dan sesudah dilakukan terapi bermain menggunakan Face Anxiety Scale (FAS). Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil uji statistik menunjukkan terapi bermain dengan kertas Kokoru memiliki pengaruh dalam menurunkan tingkat kecemasan anak usia prasekolah akibat hospitalisasi, karena nilai p- value (0.000) lebih kecil dari α (0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan terapi bermain dengan kertas kokoru dapat menurunkan kecemasan anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Perawat dapat menerapkan terapi bermain dengan kertas kokoru pada anak usia prasekolah yang mengalami kecemasan saat dirawat di rumah sakit, sehingga perawat dapat mengintegrasikan terapi bermain dengan kertas Kokoru sebagai pendekatan perawatan yang holistik dalam lingkungan rumah sakit atau pusat perawatan anak.
Pengelolaan Sentra Persiapan di Kelas B Taman Kanak-Kanak Mujahidin 2 Pontianak : Management of Preparation Centers in Class B Mujahideen Kindergarten 2 Pontianak Amara Delvia; Iin Maulina; Yuniarti
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.2722

Abstract

The aim of the research is to describe the planning, implementation, evaluation, and supporting and inhibiting factors of the preparation center learning model for class B children at the Mujahidin 2 Pontianak Kindergarten. Descriptive method with a qualitative approach. The research subjects were preparatory center teachers. Data collection uses observation, interview and documentation techniques. The technique for checking data validity is triangulation. Based on the research results, a summary of the planning for the preparatory center learning model can be carried out by first preparing the teacher's Daily Learning Implementation Plan (RPPH), Weekly Learning Implementation Plan (RPPM) and Learning Implementation Plan (RPPS) and preparing learning tools and media, implementing the preparatory center learning model carried out with active learning and taking steps such as playing environment steps, initial steps (before playing), steps during play and steps after playing. After the lesson ends, the children sit in a circle and close the lesson. Evaluation uses daily evaluation checklists, portfolios and periodic reports each semester. The supporting factor is that the teacher actively provides motivation during the learning process. The inhibiting factors are the lack of main tools and children who cannot stay still during the learning process. Thus, this research shows that the planning, implementation and evaluation of the preparation of the management center in class B of Mujahidin 2 Kindergarten (TK) was declared good. ABSTRAK Tujuan Penelitian untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran sentra persiapan pada anak kelas B di Taman Kanak-Kanak Mujahidin 2 Pontianak. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru sentra persiapan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data adalah triangulaasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perencanaan model pembelajaran sentra persiapan dilakukan dengan terlebih dahulu guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  (RPPS) dan menyiapkan alat dan media pembelajaran, pelaksanaan model pembelajaran sentra persiapan dilakukan dengan pembelajaran aktif dan melaksanakan pijakan-pijakan seperti pijakan lingkungan main,pijakan awal (sebelum main), pijakan saat main dan pijakan setelah main. Setelah pembelajaran berakhir, anak duduk melingkar dan menutup pembelajaran. Evaluasi menggunakan ceklis evaluasi harian, portofolio dan laporan periodik tiap semester. Faktor pendukung yaitu guru aktif memberi motivasi saat proses pembelajaran. Faktor penghambat yaitu kurangnya jumlah alat main dan anak yang tidak bisa diam saat proses pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pada pengelolaan sentra persiapan di kelas B Taman Kanak-Kanak (TK) Mujahidin 2 dinyatakan baik.
Tingkat Peminatan dan Keseriusan Mahasiswa dalam Mengikuti Perkuliahan Melalui Belajar Daring di Universitas Xz Semarang: Level of Interest and Seriousness of Students in Following Lectures Through Online Learning at Xz University Semarang Sahrul; Dyah Kusbiantari; Ardiana Vita Ratna Sari; Muhammad Fatahul Uyun; Sri Marfu’ah; Winanti Nike Apriliawan; Hairul Anam; Afif Mulatif
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3121

Abstract

Learning is a person's effort to realize the process of transferring knowledge, mastering skills, and forming attitudes. The learning process does not occur immediately, but through a process of certain stages. The subjects in this research were 107 students from the PAUD Teacher Education Study Program which was conducted at XZ University in Semarang. The research aims to determine the level of interest and seriousness of students in attending lectures through online learning. This research is quantitative research using observation methods, interviews, giving questionnaires or questionnaires which are carried out by analyzing data looking for validity, reliability and average results. The results of data analysis show that the level of interest and seriousness of students in taking lectures via online learning viaZoom/Google Meet, if the results of the questionnaire analysis consisting of 24 statement items are more than (>) 0.3, it is said to be valid. The results of the reliability test via the SPSS Version 26 program on the interest level indicator instrument obtained a reliability coefficient of 0.713. Meanwhile, in the indicator instrument for the level of seriousness in taking online lectures, a reliability coefficient of 0.662 was obtained. The results of statistical analysis show that the level of student interest in taking lectures conducted in online learning is 7.42%, this is in the high category, the level of seriousness is 44.6%, so It can be said that students are still in the medium category and are serious about taking lectures via online learning.   ABSTRAK Pembelajaran merupakan suatu usaha seorang dalam mewujudkan terjadinya proses transfer pengetahuan, penguasaan keterampilan, dan pembentukan sikap, proses pembelajaran tidak terjadi seketika, namun melalui proses tahapan tertentu. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru PAUD (RPL) yang berjumlah 107 orang yang dilakukan pada Universitas XZ di Semarang, penelitian bertujuan mengetahui tingkat peminatan dan keseriusan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan melalui pembelajaran daring, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, pemberian angket atau kuesioner dengan analisis data mencari hasil validitas, reliabilitas dan rata-rata. Hasil analisis data bahwa tingkat peminatan dan keseriusan mahasiswa mengikuti perkuliahan melalui pembelajaran daring via Zoom/Google Meet, bahwa hasil analisis kuesioner yang terdiri dari 24 item pernyataan sudah lebih dari (>) 0,1882 maka dikatakan valid, hasil uji reliabilitas melalui program SPSS Versi 26 pada instrumen indikator tingkat peminatan diperoleh koefisien reliabilitas terdapat 0,713. Sedangkan pada instrumen indikator tingkat keseriusan dalam mengikuti perkuliahan daring diperoleh koefisien reliabilitas 0,662 hasil analisis statistik bahwa pada tingkat peminatan mahasiswa mengikuti perkuliahan yang dilakukan dalam pembelajaran daring terdapat 70,42%, ini berada pada kategori tinggi, pada tingkat keseriusannya terdapat 44,6% sehingga dapat dikatakan bahwa mahasiswa masih berada pada kategori sedang dalam keseriusan mengikuti perkuliahan melalui pembelajaran daring pada matakuliah konsep dasar matematika.
Pengembangan Motorik Halus Melalui Finger Painting pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Athfal Amanah Desa Jebengsari Rohmah, Faza Sayly; Tasuah, Neneng
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3163

Abstract

This research aims to explore how the implementation of finger painting activities contributes to improving fine motor skills in children, as well as its impact on overall development aspects in 4-5-year-old children at TK Athfal Amanah Desa Jebengsari. This research was inspired by the difficulties in fine motor development experienced by most students at the kindergarten. Using a qualitative approach, the study involved 6 children aged 4-5 years from the kindergarten as research subjects. Data were collected through participatory observation, interviews with teachers, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that finger painting activities not only help children develop hand-eye coordination, fine motor control, and other developmental aspects, but also provide enjoyable experiences for them, enhancing their creativity. Children expressed pride and satisfaction when seeing their artwork. The implications of this research underscore the importance of considering children's experiences and perspectives in designing fine motor development programs in early childhood education institutions. Additionally, this research provides insights for educators on effective ways to integrate finger painting activities into learning. Future research could delve deeper into exploring children's experiences from various backgrounds and contexts to broaden understanding of the effectiveness of finger painting in fine motor development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi kegiatan finger painting berkontribusi pada peningkatan keterampilan motorik halus anak, serta dampaknya terhadap seluruh aspek perkembangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Athfal Amanah Desa Jebengsari. Penelitian ini diilhami oleh kesulitan dalam perkembangan motorik halus yang dialami oleh sebagian besar peserta didik di TK tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian melibatkan 6 anak usia 4-5 tahun dari TK tersebut sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan finger painting tidak hanya membantu anak-anak dalam mengembangkan koordinasi tangan-mata, kontrol gerakan halus, dan aspek perkembangan lainnya, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi mereka, serta meningkatkan kreativitas. Anak-anak menyatakan rasa bangga dan kepuasan saat melihat hasil karya mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mempertimbangkan pengalaman dan perspektif anak dalam merancang program pengembangan motorik halus di lembaga pendidikan anak usia dini. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan bagi pendidik tentang cara yang efektif dalam mengintegrasikan kegiatan finger painting dalam pembelajaran. Penelitian mendatang dapat lebih mendalam dalam mengeksplorasi pengalaman anak-anak dari berbagai latar belakang dan konteks untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas finger painting dalam pengembangan motorik halus.
Disaster-related Language Acquisition As Disaster Mitigation Preparedness : A Comparative Study in Indonesia and Malaysia: Akuisisi Bahasa Terkait Bencana sebagai Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana: Studi Perbandingan di Indonesia dan Malaysia Rahayu, Setya Putri; Nazirul Mubin Mohd Noor
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3211

Abstract

Encouraging the awareness of disaster preparedness since an early age is important to instill the right techniques (Suroso , et al., 2022). Early disaster mitigation can be achieved by introducing the disasters and the mitigation of disasters for children in early ages. The introduction of disasters and the mitigations cannot be separated from language acquisition that children may acquire during the process of disaster mitigation. This study aimed to compare and contrast Indonesian and Malaysian parents’ opinion on the importance of introducing disaster mitigation for children (1), to analyze the steps of language acquisition on disaster-related vocabularies in children (2), and to determine environmental supports in introducing early disaster mitigation for children both in Indonesia and Malaysia (3). The study employed a qualitative method within phenomenology approach as data analysis technique. Phenomenology approach was applied because it can help to analyze the subject of the research better since it focuses on the study of an individual’s experiences within the world. The results of the study show that parents did not deliberately provide knowledge prior to disaster mitigation for their children. Videos, games, and story books can be used to introduce disaster mitigation as the part of early childhood education. Besides, environmental support also contributes significantly in building awarness of providing knowledge on disaster mitigation in children.   ABSTRAK Penanaman kesadaran kesiapsiagaan bencana sejak dini penting dilakukan untuk menanamkan teknik yang tepat (Suroso, et al., 2022). Mitigasi bencana sejak dini dapat dilakukan dengan mengenalkan bencana dan mitigasi bencana kepada anak sejak dini. Pengenalan bencana dan mitigasi bencana tidak dapat dipisahkan dari penguasaan bahasa yang diperoleh anak selama proses mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengontraskan pendapat orang tua di Indonesia dan Malaysia tentang pentingnya mengenalkan mitigasi bencana kepada anak (1), menganalisis langkah-langkah penguasaan bahasa pada kosakata terkait bencana pada anak (2), dan mengetahui dukungan lingkungan dalam mengenalkan mitigasi bencana sejak dini kepada anak baik di Indonesia maupun Malaysia (3). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sebagai teknik analisis data. Pendekatan fenomenologi digunakan karena dapat membantu menganalisis subjek penelitian dengan lebih baik karena berfokus pada kajian pengalaman individu dalam dunianya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua tidak secara sengaja memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana kepada anak-anaknya sebelum melakukan tindakan. Video, permainan, dan buku cerita dapat digunakan untuk memperkenalkan mitigasi bencana sebagai bagian dari pendidikan anak usia dini. Selain itu, dukungan lingkungan juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun kesadaran untuk memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana pada anak.
Pengaruh Kegiatan Belajar Menyaring Air Kotor Menjadi Air Jernih terhadap Kognitif Anak pada TK Karya Bahari Pasar Banggi Kabupaten Rembang : The Influence of Learning Activities to Filter Dirty Water into Clear Water on Children's Cognitive Skills at Karya Bahari Kindergarten, Pasar Banggi, Rembang Regency Sahrul; Dyah Kusbiantari; Sri Marfu'ah; Jannatun Naimah; Ida Fitriyah; Nurul Latifah; Lathifatul Azizah; Eka Winarsih
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3227

Abstract

Clean water is not only clear, odorless and tasteless, but it must also meet health requirements. These health requirements include, among other things, not containing toxic chemicals or bacteria that can harm health, learning gives children the opportunity and freedom to express their thoughts, students express their own thoughts and identify them in activities such as filtering dirty water into clear water. This research is quantitative research using observations, interviews, questionnaires and tests and documentation. The samples in this research were 30 students from Karya Bahari Pasar Banggi Kindergarten, Rembang Regency, formed into 6 groups, each group consisting of 5 students, with the aim of finding out the level of students' ability to filter dirty water into clear water, the results of the analysis statistical data that the validity test is more than  0.5760 r table and the Scale Reliability Statistics reliability test shows that the Cronbach's α Scale value is 0.960 so that the instrument filters dirty water into clear water suitable for use in the field. The results of the Paired Samples Statistics test show a difference in the average value before and after treatment with a difference of 1,564. Test the Paired Samples Test if there is a sig (2-tailed) value of 0.000 less than 0.05, so there is a significant influence. The results of student abilities assessed through tests show that the average student ability in learning children's cognitive abilities is 42.7 so it can be concluded that student learning outcomes in filtering dirty water into clear water are in the very high category. ABSTRAK Air bersih tidak hanya jernih, tidak berbau, serta tidak berasa saja, tetapi juga harus memenuhi persyaratan kesehatan. Syarat kesehatan ini antara lain, tidak mengandung bahan kimia beracun atau kuman bakteri yang dapat mengganggu kesehatan, pembelajaran memberikan kesempatan dan kebebasan pada anak untuk mengemukakan pemikirannya, siswa mengemukakan pemikirannya sendiri dan dan mengidentifikasi dalam kegiatan seperti halnya dalam menyaring air kotor menjadi air jernih. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pengamatan (observasi), wawancara, kuesioner (angket) dan tes dan dokumentasi. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa TK Karya Bahari Pasar Banggi Kabupaten Rembang yang berjumlah 30 orang yang dibentuk dalam 6 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 siswa, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyaring air kotor menjadi air jernih, hasil analisis data statistik bahwa uji validitas lebih dari  0.5760 r tabel  dan uji reliabilitas Scale Reliability Statistics menunjukkan bahwa nilai  Scale Cronbach's α 0,960 sehingga instrumen menyaring air kotor menjadi air jernih layak digunakan di lapangan. Hasil uji Paired Samples Statistics terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan dengan selisih sebesar 1.564. Uuji Paired Samples Test bahwa terdapat nilai sig (2-tailed) 0,000 kurang dari dari pada 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan. Hasil kemampuan siwa dengan penilaian melalui tes bahwa kemampuan siswa rata-rata dalam pembelajaran kemampuan kognitif anak 42,7 sehinga dapat disimpulkan bahwa hasil pembelajaran siswa dalam penyaringan air kotor menjadi air jernih berada pada kategori sangat tinggi.
Permainan Pos Pintar sebagai Media Stimulasi Aspek Kognitif Anak Usia Dini: Smart Post Game as a Media for Stimulating Cognitive Aspects of Early Childhood Ni Kadek Diah Usmadewi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3319

Abstract

Early childhood in their golden age has the potential to develop very well and develop very quickly. Providing good stimulation to children is something that must be done. At this age, children really like to play, so children's learning must also be done by playing. The development that is highly anticipated and hoped for is cognitive development. Cognitive development is generally stimulated by activities in the classroom which often make children bored. However, in Kartini Kindergarten, children are invited to play smart post to stimulate their cognitive abilities. Smart post is a game consisting of 4 posts where at each post the child will be challenged to do a task. This research discusses the learning process, obstacles in improving AUD's cognitive abilities through the smart pos game at Kartini Kindergarten, the impact of improving the cognitive abilities of early childhood through the smart pos game at Kartini Kindergarten.  This research uses qualitative research. Data collection methods are non-participant observation, structured interviews, document study and literature study. The collected data was analyzed using a qualitative descriptive analysis method with stages of reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research are that the AUD learning process through the smart post game at Kartini Kindergarten is carried out in three stages, namely the planning or preparation stage, the implementation stage or core stage and the closing stage. Learning to improve the cognitive abilities of young children through the smart post game at Kartini Kindergarten has positive and negative impacts. ABSTRAK Anak usia dini pada masa keemasannya mempunyai potensi untuk berkembang dengan sangat baik dan berkembang dengan sangat cepat. Memberikan stimulasi yang baik pada anak merupakan hal yang wajib dilakukan. Pada usia ini anak sangat suka bermain, sehingga pembelajaran anak juga harus dilakukan dengan bermain. Perkembangan yang sangat dinantikan dan diharapkan yaitu perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif umumnya distimulasi dengan kegiatan didalam kelas yang sering membuat anak bosan. Namun jauh berbeda di TK Kartini anak diajak untuk bermain pos pintar untuk menstimulasi kemampuan kognitifnya. Pos pintar adalah suatu permainan yang terdiri dari 4 pos yang mana disetiap pos anak akan ditantang untuk mengerjakan suatu tugas. Penelitian ini membahas tentang proses pembelajaran, hambatan dalam meningkatkan kemampuan kognitif AUD melalui permainan pos pintar di TK Kartini dampak meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini.  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi non partisipan, wawancara terstruktur, studi dokumen dan studi literatur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu proses pembelajaran AUD melalui permainan pos pintar di TK Kartini dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan atau persiapan, tahap pelaksanaan atau tahap inti dan tahap penutup. Pembelajaran meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini memiliki dampak positif dan negatif. Hambatan-hambatan dalam proses meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini yaitu lapangan yang becek ketika musim hujan dan kurangnya jumlah guru yang memandu.
Strategi Pembelajaran Model Pelatihan Melukis di Atas Kain terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Saung Nyawiji: Learning Strategy of Painting on Cloth Training Model on Fine Motor Skills of Early Childhood Saung Nyawiji Ramadhani, Noor Laila; Budiyanto, Ari Eko
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3330

Abstract

The research with the title Learning Strategy for Painting on Cloth Training Models for the Fine Motor Abilities of Early Childhood Saung Nyawiji uses a Pre-Experimental Design research design with the One-Group Pretest-Posttest Design type. This research was carried out by comparing the results of assessing children's abilities before and after being treated with painting on cloth. The research subjects were 20 children, then the data collection method used non-participant observation with research tools in the form of observation sheets, then data analysis in this study used non-parametric statistics with the Wilcoxon matched pair test. The results of the Wilcoxon match pair test data analysis which was carried out produced Tcount = 0 which is smaller than the T table with a significance level of 5%, namely 0.71 so (0 <0.71). It was concluded that the results of the analysis meant that the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. So the research hypothesis was that the learning strategy of the painting training model on cloth had an effect on the fine motor skills of early childhood children in Saung Nyawiji Gunungpati Semarang and was acceptable. Therefore, it can be concluded that cloth painting training can be used to improve fine motor skills in early childhood. ABSTRAK Penelitian dengan judul strategi Pembelajaran Model Pelatihan Melukis di Atas Kain Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Saung Nyawiji ini menggunakan desain penelitian Pre-Experimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil penilaian kemampuan anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan melukis di Atas Kain. Subyek penelitian berjumlah 20 anak kemudian metode pengumpulan data menggunakan observasi non partisipant dengan alat penelitian berupa lembar observasi, kemudian analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik non-parametris dengan uji jenjang bertanda wilcoxon match pair test. Hasil analisis data uji wilcoxon match pair test yang dilakukan menghasilkan Thitung = 0 lebih kecil dari T tabel dengan taraf signifikan 5% yaitu 0,71 sehingga (0 < 0,71). Disimpulkan bahwa hasil analisis tersebut berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, Sehingga hipotesis penelitian tersebut adalah strategi pembelajaran model pelatihan melukis di atas kain berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak Usia Dini Saung Nyawiji Gunungpati Semarang dapat diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pelatihan melukis kain dapat digunakan dalam meningkatkan motoric Halus Anak Usia Dini.
Kebijakan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kecerdasan Visual Spasial Anak Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di RA al Huda Selanegara: Principal's Policy in Developing Children's Visual Spatial Intelligence Through Extracurricular Activities at RA al Huda Selanegara Septimia Puspa Hastria Sayu Wiwit; Wiyani, Novan
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.2525

Abstract

There are several efforts that schools can make to improve the competence of their students. One way is to carry out extracurricular programs. Extracurricular programs can be carried out when there is a policy from the underlying principal. This study aims to describe the principal's policies in developing students' visual-spatial intelligence. This study uses a qualitative approach with a naturalist phenomenological research type. This makes the authors do not do engineering on the research area. This research was conducted in semester 2 of the 2022-2023 school year at an early childhood education institution called RA Al Huda Selanegara. Based on the research results, it was found that the policies implemented by school principals to improve children's visual-spatial intelligence had gone well. The policies taken include: Adding extracurricular or study hours, Frequently participating in competitions or competitions in the arts, Involving parents in various activities, Adding facilities for extracurricular activities, Improving the quality of human resources   ABSTRAK Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kompetensi peserta didiknya. Salah satunya adalah dengan melaksanakan program ekstrakurikuler. Program ekstrakurikuler bisa dilaksanakan ketika ada kebijakan dari kepala sekolah yang mendasarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi yang bersifat naturalis. Hal ini menjadikan penulis tidak melakukan rekayasa terhadap wilayah penelitian. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 2 Tahun Pelajaran 2022-2023 pada lembaga PAUD yang bernama RA Al Huda Selanegara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kebijakan yang diterapkan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kecerdasan visual spasial anak telah berjalan dengan baik. Kebijakan-kebijakan yang diambil antara lain: ditambahkannya jam pelajaran atau ekstrakurikuler, sering mengikuti kegiatan perlombaan atau kompetisi dibidang seni, pelibatan orangtua dalam berbagai kegiatan, ditambahkannya fasilitas terhadap kegiatan ekstrakurikuler dan peningkatan kualitas SDM.
Analisis Perkembangan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 4-6 Tahun di Tkn Nazaret Were : Analysis of the Development of Social and Emotional Skills of Children Aged 4-6 Years at Nazaret Were Kindergarten Meo, Vinsensia; Marsianus Meka; Efrida Ita
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.2576

Abstract

This study aims to analyze the social emotional development activities of children aged 4-6 years at TKN Nazaret Were. This research was conducted at TKN Nazaret Were, Golewa District, Ngada Regency which was carried out within one month. The subjects in this study were 3 class teachers, 10 children and 10 parents of students. The results showed that the development of the child's social-emotional aspects did not develop according to the child's age level. This is caused by parenting patterns that are not in accordance with the needs of children, the level of health and nutrition of children who have not been fulfilled and learning methods that tend to be passive. Therefore a good understanding is needed in applying parenting patterns and applying learning methods. Various learning methods that can stimulate children's social emotional growth are exemplary, conversing, and telling stories. In applying the method, learning media should be used that support the method so that the goals of child development can be achieved optimally.   ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas perkembangan sosial emosional anak usia 4-6 tahun di TKN Nazaret Were. Penelitian ini dilakukan di TKN Nazaret Were Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada yang dilaksanakan dalam waktu satu bulan. Adapun subyek dalam penelitian ini yaitu guru kelas sebanyak 3 orang, 10 orang anak serta 10 orangtua peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan aspek sosial emosional anak tidak berkembang sesuai dengan tingkat usia anak. Hal ini disebapkan oleh pola pengasuhan yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak, tingkat Kesehatan serta gizi anak yang belum tercukupi serta metode pembelajaran yang cendrung pasif. Oleh sebab itu diperlukan pemahaman yang baik dalam menerapkan pola pengasuhan serta penerapan metode pembelajaran. Berbagai metode pembelajaran yang dapat merangsang pertumbuhan social emosional anak yaitu keteladanan, bercakap-cakap, dan bercerita. Pada penerapan metode sebaiknya digunakan media pembelajaran yang menunjang metode tersebut sehingga tujuan perkembangan anak dapat dicapai secra optimal.

Page 1 of 3 | Total Record : 25