cover
Contact Name
Rismaladewi Maskar
Contact Email
risma.maskar@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wiratani.agribisnis.fp@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Wiratani : Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN : 26145928     EISSN : 26145928     DOI : -
WIRATANI adalah terbitan berkala ilmiah bidang Agribisnis yang merupakan media publikasi dan penyebarluasan informasi hasil-hasil penelitian dari peneliti, dosen, praktisi, dan mahasiswa. WIRATANI diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia.
Articles 166 Documents
PENGARUH PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI SAWAH DENGAN PENDEKATAN MODERASI RELIGIUSITAS Nuraeni Nuraeni
WIRATANI Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v9i1.582

Abstract

Di Indonesia, kebutuhan pangan memiliki peranan yang sangat penting, terutama makanan pokok, karena berhubungan dengan menyediakan kebutuhan dasar manusia. Salah satu komoditas penting dalam sektor ini adalah padi, yang menjadi bahan pangan pokok bagi sebagian besar masyarakat. Petani sebagai pelaku sektor pertanian semakin dituntut memiliki pengetahuan dan keterampilan agar dapat meningkatkan produktivitas dalam usahataninya. Salah satu faktor  yang memotivasi petani dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam berusahatani adalah sikap religiusitas yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis produktivitas padi sawah, menganalisis pengetahuan, keterampilan dan religiusitas petani padi sawah, dan menganalisis pengaruh pengetahuan dan  keterampilan petani terhadap produktivitas padi sawah dengan religiusitas sebagai variabel moderat. Lokasi penelitian di Desa Pattiro Riolo Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone yang merupakan salah satu kawasan sentra produksi padi. Populasi adalah seluruh petani padi sawah, penentuan sampel menggunakan metode Slovin sehingga jumlah responden sebanyak 78 orang yang diambil secara acak sederhana (simple random sampling).   Metode analisis yang digunakan adalah analisis Statistik Deskriptif dan analisis Partial Least Square (SEM-PLS). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, keterampilan,  religiusitas secara positif berpengaruh signifikan terhadap produktivitas, akan tetapi  pengetahuan dan keterampilan tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas yang dimoderasi religiusitas. Hal ini menunjukkan bahwa  walaupun petani seorang religius, keputusan mereka untuk mengelola usahataninya didasarkan aturan dan manfaat yang dirasakan tanpa perlu melibatkan pemahaman nilai religius didalam usahataninya
DETERMINANTS OF FINANCIAL LITERACY OF MADURA ISLAND FARMERS HOUSEHOLDS: ORDERED PROBIT REGRESSION ANALYSIS Dian Eswin Wijayanti; Moh. Wahyudi Priyanto; Aminah Happy Moninthofa Ariyani; Setiani Setiani
WIRATANI Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v9i1.629

Abstract

The constraints of low financial literacy result in limited access to financial products and services, suboptimal financial management, and increased vulnerability to financial risks. This low level of financial literacy can hinder the economic progress and well-being of farmer households. This study aims to identify the determinants of financial literacy among farmer households on Madura Island. The research location was selected because it is known to have a low level of financial knowledge. A simple random sampling method was employed, yielding a sample of 123 households. Financial literacy was divided into three variables: knowledge, skills, and behavior. The results of the ordered probit regression analysis indicate that the variables positively influencing knowledge, skills, and behavior are age, education, income, access to credit, government assistance, and membership in farmer groups. Age negatively affects financial skills and behavior, while education positively influences financial knowledge. Household income has a significant positive effect on all dimensions of financial literacy, indicating the importance of improving the economic capacity of farmers. Conversely, membership in farmer groups has a negative effect on financial literacy, suggesting that the activities of these groups have not been optimal in enhancing their members' financial capacity. Additionally, government assistance without accompanying financial education has a negative impact on financial skills. These findings emphasize the need for educational interventions based on financial literacy that are more contextual and integrated with farmer empowerment programs. This study makes an important contribution to the literature on financial literacy in the agricultural sector and provides strategic recommendations for designing programs to improve the financial capacity of farmers in underdeveloped regions.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA JAHE INSTAN “JANTANMA” PADA KELOMPOK WANITA TANI HUTAN DI DESA BARUGAE KECAMATAN MALLAWA KABUPATEN MAROS Marhawati Najib
WIRATANI Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v9i1.596

Abstract

Di Indonesia, jahe (Zingiber officinale Roscoe) adalah rempah-rempah yang sangat berharga dan digunakan dalam berbagai masakan dan minuman, serta terkenal akan manfaat kesehatannya. Pasar produk olahan jahe masih terus berkembang, terutama untuk produk yang bernilai tinggi dan bermanfaat seperti jahe instan. Kemudahan persiapan, masa simpan yang lebih lama, dan potensi pasar yang luas di industri minuman fungsional dan herbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan jahe instan Mallawa atau disebut dengan JANTANMA, yang diproduksi di Desa Barugae, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, oleh Kelompok Wanita Tani Hutan Semangat Baruga (KWTH). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan bersifat deskriptif. Lima belas anggota Kelompok Wanita Tani Hutan yang aktif terlibat dalam pembuatan jahe instan JANTANMA dipilih secara sengaja sebagai responden. Observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk memperoleh data. Analisis SWOT digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh Usaha jahe instan Jantanma berada pada kuadran satu yaitu SO (Strenght-Opportunity) menggunakan strategi agresif. Usaha  jahe instan Jantanma akan berfokus pada strategi menggunakan seluruh kekuatan dan memanfaatkan peluang untuk menciptakan kondisi sinergis dan potensi besar untuk mencapai pertumbuhan dan kesuksesan.
Analisis Kinerja Penyuluh dan Efektivitas Penyuluhan Pada Usahatani Padi di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep Andi Nurul Arifathul Jannah
WIRATANI Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v9i1.593

Abstract

 Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis kinerja penyuluh pertanian terhadap kegiatan usahatani padi di Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep; 2) Menganalisis efektivitas penyuluhan pertanian terhadap kegiatan usahatani padi di Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep.; dan 3) Menganalisis tingkat produksi dan pendapatan usahatani padi di Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada bulan Juli 2025 sampai dengan bulan Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani padi yang aktif dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep. Sampel sebanyak 100 orang petani. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan 2 orang penyuluh pertanian lapangan (PPL) sebagai informan kunci untuk memberikan informasi mendalam terkait efektivitas penyuluhan pertanian di Kecamatan Segeri. Analisis data yaitu analisis Indikator Kinerja Penyuluh Pertanian, analisis efektivitas, analisis biaya dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Segeri tergolong baik, ditunjukkan oleh nilai kinerja sebesar 84,05% pada aspek persiapan, 81,97% pada aspek pelaksanaan, dan 91,50% pada aspek evaluasi serta pelaporan. Efektivitas penyuluhan pertanian juga berada pada kategori sangat efektif, terlihat dari indikator kualitas dan kompetensi penyuluh (83,17%), relevansi materi dan metode penyuluhan (84,17%), tingkat partisipasi petani (84,00%), dampak terhadap produktivitas (84,00%), kelembagaan dan dukungan kebijakan (84,00%), serta inovasi dan digitalisasi penyuluhan (100%). Kondisi tersebut berdampak positif terhadap kinerja usahatani padi, dengan produksi rata-rata sebesar 3.835 kg per petani atau 5.346 kg per hektar, penerimaan mencapai Rp 23.007.000 per petani atau Rp 32.074.446 per hektar, total biaya sebesar Rp 2.241.267 per petani dan Rp 3.124.588 per hektar, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh petani mencapai Rp 20.765.733 per petani atau Rp 28.949.858 per hektar.
ANALISIS KELAYAKAN BUDIDAYA UDANG VANAME BERDASARKAN KESESUAIAN PERAIRAN DI JAWA TENGAH widhi netraning pertiwi
WIRATANI Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v9i1.614

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung analisis kelayakan ekonomi budidaya udang vaname berdasarkan kesesuaian air. Kualitas air diukur dengan mengukur indikator suhu, pH, salinitas, dan DO/Oksigen Terlarut. Pengukuran kualitas air ini digunakan sebagai parameter keberhasilan budidaya udang vaname, karena kualitas air dapat memengaruhi pertumbuhan udang vaname. Penelitian ini dilakukan di Jawa Tengah, yaitu di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Pemalang. Hasil Penelitian Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa Kabupaten Pemalang memiliki nilai keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Kabupaten Purworejo, yaitu keuntungan Kabupaten Pemalang sebesar Rp 42.564.049, sedangkan keuntungan yang diperoleh di Kabupaten Purworejo sebesar Rp 38.345.793, meskipun budidaya udang vaname di kedua kabupaten ini layak dilakukan. Hal ini ditinjau dari kualitas air yang dihasilkan dari kedua kabupaten tersebut yang berbeda. Kabupaten Pemalang dianggap memiliki kualitas air yang ideal jika diukur dari suhu, salinitas, pH, dan DO untuk budidaya udang vaname, sehingga produksi udang vaname di Kabupaten Pemalang lebih tinggi daripada Kabupaten Purworejo, yang mengakibatkan keuntungan/manfaat yang lebih tinggi diperoleh dari budidaya udang vaname di Kabupaten Pemalang.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI ARABIKA DI DESA BONE-BONE, KECAMATAN BARAKA, KABUPATEN ENREKANG Ariella Ramadhani
WIRATANI Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v9i1.634

Abstract

Kopi arabika merupakan komoditas perkebunan strategis yang berperan penting dalam perekonomian daerah, namun pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya produktivitas, keterbatasan teknologi, dan kurang optimalnya dukungan kelembagaan. Desa Bone-Bone, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang merupakan salah satu sentra produksi kopi arabika yang memiliki potensi besar, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usahatani kopi arabika di Desa Bone-Bone. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden penelitian berjumlah 61 petani kopi arabika yang merupakan anggota kelompok tani aktif dan ditentukan dengan metode sampling jenuh, serta didukung oleh informan kunci yang terdiri dari ketua kelompok tani dan petani berpengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kopi arabika berada pada Kuadran I dengan nilai koordinat internal sebesar 0,72 dan eksternal sebesar 0,54, yang mengindikasikan bahwa kekuatan utama terletak pada ketersediaan lahan, modal, dan tenaga kerja, serta peluang utama berasal dari stabilitas harga dan akses pasar. Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah strategi SO (Strength–Opportunity), yaitu optimalisasi pemanfaatan lahan, bibit, dan tenaga kerja untuk meningkatkan produksi, kualitas, dan nilai tambah, disertai penguatan pemasaran dan peningkatan kapasitas petani. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.