cover
Contact Name
Latif Anshori Kurniawan
Contact Email
latif@upgris.ac.id
Phone
+628386063355
Journal Mail Official
sasindo@upgris.ac.id
Editorial Address
Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Program Studi PBSI, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Jl. Gajah Raya No.40 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Lontar Media Press
ISSN : 23374098     EISSN : 26146959     DOI : https://doi.org/10.26877/sasindo
Core Subject : Education,
Sasindo: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mencakup artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, dan komentar ilmiah dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan perincian sebagai berikut. Pengajaran Bahasa Indonesia Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Pengajaran Sastra Indonesia Ilmu Bahasa (Linguistik) Semantik Sintaksis Analisis Wacana Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Pragmatik Sosiolinguistik Psikolinguistik Linguistik Kognitif Gaya Bahasa (Stilistika) Kajian Sastra Indonesia Folklore Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024" : 20 Documents clear
Praktik Baik dalam Pengajaran Tata Bahasa BIPA Suharsono, Suharsono
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18418

Abstract

Salah satu kompetensi yang perlu dikuasai oleh pemelajar BIPA dalam belajar bahasa Indonesia adalah kompetensi linguistik. Kompetensi linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kode linguistis secara akurat. Salah satu kemampuan yang perlu dikuasai dalam kompetensi linguistis adalah kompetensi yang berhubungan dengan gramatikal atau tata bahasa. Kemampuan gramatikal atau tata bahasa ini sering dipandang oleh kebanyakan pemelajar BIPA sebagai kemampuan yang lebih sulit dikuasai dibandingkan dengan kemampuan yang lain, seperti membaca, berbicara, menulis, dan menyimak, padahal kemampuan dalam tata bahasa menjadi dasar bagi kemampuan empat keterampilan berbahasa tadi. Begitu juga bagi pengajar BIPA, tata bahasa sering dianggap sebagai bidang yang lebih sulit diajarkan daripada empat keterampilan berbahasa. Tidak jarang pengajar BIPA menghindari penjelasan yang berkaitan dengan aspek ketatabahasaan apalagi jika yang dihadapi adalah pemelajar BIPA yang berada pada tingkat (level) lanjut. Makalah ini hendak menyajikan praktik baik dalam pengajaran tata bahasa BIPA. Diharapkan bahasan ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi pengajar BIPA yang mengajarkan tata bahasa atau yang karena tugasnya harus menjelaskan aspek-aspek ketatabahasaan BIPA. Yang dimaksud dengan praktik baik di sini adalah bagaimana cara memahamkan konsep tata bahasa bahasa Indonesia kepada pemelajar BIPA dengan mudah. Pembahasannya akan ditinjau dari segi sifat linearitas bahasa, sifat bahasa yang berpola, konteks, dan teknik penyajian
Kohesi dan Koherensi dalam Video Food Vlogger Farida Nurhan Rimbawati, Kiki; setyawati, Nanik; Indrariani, Eva Ardiana
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18377

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud kohesi gramatikal dan leksikal yang terdapat dalam video food vlogger Farida Nurhan, mendeskrisikan wujud koherensi yang terdapat dalam video food vlogger Farida Nurhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan yang terkandung dalam video food vlogger Farida Nurhan yang diperoleh sejak Januari sampai Desember 2019. Teknik penyediaan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik penyajian hasil analisis data dilakukan dengan cara informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 55 data kohesi gramatikal berupa 19 data persona, 7 data demostratif, 2 data, elipsis 5 data komperatif, i 4 data substitus, 18 data konjungsi dilanjutkan 34 data kohesi leksikal yang berupa 8 data repetisi, 21 data hiponimi, 5 data kolokasi,  dan diakhiri 18 data koherensi berupa spesifik-generik, generik-spesifik, hubungan sebab akibat, hubungan sarat simpulan, dan hubungan makna alasan (argumentatif). 
Pemanfaatan Media Video “Pelaksanaan Full Day School” dalam Pembelajaran Debat pada Peserta Didik Kelas X SMK Muhammadiyah 1 Weleri Tahun 2018/2019 Putri, Wulan Yulia; Suyoto, Suyoto; Handayani, Pipit Mugi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan media video “pelaksanaan full day school” dalam pembelajaran kemampuan menganalisis isi debat pada peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah 1 Weleri tahun pelajaran 2018/2019. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan berupa kata-kata diskriptif tentang hasil penelitian yang telah dilakukan. Populasi dalam penelitian yang akan dilakukan sekarang adalah seluruh peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah 1 Weleri, dengan sampel peserta didik kelas X Tata Boga yang berjumlah 21 peserta didik. Pengumpulan teknik data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes berupa pretest dan posttest, sedangkan untuk non tes berupa hasil angket, hasil observasi, hasil identifikasi masalah, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Weleri, bahwa media video “pelaksanaan full day school” dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis isi debat. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai peserta didik dengan rata-rata 88 dari KKM sekolah 75. Hal tersebut didukung dari hasil observasi sebelum dan sesudah terjadi perubahan peningkatan keaktifan peserta didik. Setelah adanya penerapan media video dari hasil observasi peserta didik, sehingga media tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis isi teks debat. Berdasarkan hasil angket media video juga     membantu peserta didik dalam menganalisis isi teks debat yang ditayangkan, sehingga peserta didik lebih antusias dan lebih bersemangat saat pembelajaran berlangsung di kelas pada materi menganalisis isi teks debat  ABSTRACT         The purpose of this study is to describe how the application of video media "full day school implementation" in learning the ability to analyze debate content in class X SMK Muhammadiyah 1 Weleri 2018/2019 academic year.The method in this study uses a test method assisted by video learning media. The population in the research that will be conducted now is all students of class X SMK Muhammadiyah 1 Weleri, with a sample of students of class X Catering, totaling 21 students. Data collection techniques in this study used test techniques in the form of pretest and posttest, while for non-test in the form of questionnaire results, observation results, problem identification results, and documentation.The results of research that has been carried out at SMK Muhammadiyah 1 Weleri, that the video media "full day school implementation" can be applied in learning to analyze the content of the debate. This can be proven by the acquisition of student scores with an average of 88 from the school KKM of 75. This is supported by the results of observations before and after changes in student activity increase. After the application of video media from the results of student observations, so that the media can be applied in learning to analyze the content of the debate text. Based on the results of the questionnaire, the video media also helped students analyze the content of the debate text that was broadcast, so that students were more enthusiastic and more enthusiastic when learning took place in class on the material to analyze the content of the debate text
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Augmented Reality (Ar) sebagai Media Ajar Bahasa Indonesia Wardani, Oktarina Puspita; Turahmat, Turahmat
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18383

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah dapat ditemukan persepsi mahasiswa terhadap augmented reality sebagai media ajar Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik nontes. Data yang digunakan ialah hasil angket dan mahasiswa sebagai sumber data. Intrumen penelitian menggunakan angket yang akan diberikan kepada mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unissula. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan cara mendeskripsikan hasil angket. Hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemuakan bahwa sebagaian besar mahasiswa tertarik terhadap augmented reality sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Mahasiswa menyatakan bahwa penggunaan media sangat mempengaruhi hasil belajar. Sehingga, media berbasis augmented reality sangat cocok untuk beberapa materi pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Analisis Wujud Konjungsi dalam Cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka Larasati, Dwi; Indrariani, Eva Ardiana; Utami, H.R.
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18373

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud konjungsi dalam cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan penggunaan konjungsi dalam cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka yang terdiri dari 53 data konjungsi koordinatif, 5 data konjungsi korelatif, 82 data konjungsi subordinatif, dan 14 data konjungsi antarkalimat. Konjungsi koordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan penambahan, pendampingan, pemilihan atau pilihan, dan perlawanan. Konjungsi subordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan waktu, syarat, tujuan, konsesif, pembandingan, sebab, hasil, alat, cara, komplementasi, dan atributif. Konjungsi antarkalimat meliputi penggunaan konjungsi yang meyatakan pertentangan dengan keadaan sebelumnya dan akibat. Saran diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian cerita pada objek kajian berbeda. AbstractThe purpose of this study is to describe the form of conjunctions in the story of “Sang Tandak” in Suara Merdeka Newspaper. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study used listening techniques and note-taking techniques. Based on the results of the analysis, it was found that the use of conjunctions in “Sang Tandak” in the Suara Merdeka Newspaper consisted of 53 coordinating conjunction data, 5 correlative conjunction data, 82 subordinating conjunction data, and 14 inter-sentence conjunction data. Coordinative conjunctions include the use of conjunctions that express addition, assistance, selection or choice, and resistance. Subordinating conjunctions include the use of conjunctions that express time, condition, purpose, concession, comparison, cause, result, means, method, complementation, and attributive. Conjunctions between sentences include the use of conjunctions that express opposition to the previous state and result. Suggestions are expected that further researchers can conduct story research on different study objects.
Kolokasi pada Kata Cinta Berbasis Linguistik Korpus Budiawan, Raden Yusuf Sidiq; Fatin, Alya Nabila; Mualafina, Rawinda Fitrotul
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18419

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai bentuk dan makna kolokasi pada kata cinta berbasis linguistik korpus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu simak, catat, dan dokumentasi. Dengan demikian, teknik analisis data pada penelitian ini adalah dengan metode agih. Sanding kata yang diambil memiliki jumlah likelihood lebih dari 900. Hasil dari penelitian menunjukkan kolokasi pada kata cinta di korpus Leipzig Copora Collection. Kolokasi pada kata cinta di korpus Leipzig Copora Collection memiliki bentuk kanan dan kiri serta makna dalam kajian semantik. Bentuk kiri merupakan bentuk kata yang berada di sebelah kiri kata cinta. Bentuk kanan merupakan bentuk kata yang berada di sebelah kanan kata cinta. Selain itu, kata cinta memiliki sanding kata yang berhubungan dengan kata kerja, kata benda, dan kata sifat. Kolokasi pada kata cinta menggunakan korpus Leipzig Corpora Collection menjadi kebaruan pada penelitian ini karena akan menelusuri terkait bentuk kanan dan kiri serta makna yang terkandung pada penelitian kolokasi kata cinta. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pembelajaran dalam kajian linguistik korpus khususnya pada bidang kolokasi.
Gaya Bahasa dalam Novel Sagala Karya Anastia B Simarmata sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di SMA Wulandari, Hesti Dyah; Asriningsari, Ambarini; Muhajir, Muhajir
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dalam novel Sagala karya Anastia B Simarmata dan mendeskripsikan gaya bahasa dalam novel Sagala karya Anastia B Simarmata sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan menggunakan kata-kata untuk mendeskripsikan data yang telah diperoleh. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat gaya bahasa berdasarkan gaya bunyi ditemukan adanya gaya bahasa onomatope, asonasi, aliterasi, efoni, dan kakofoni. Gaya bahasa berdasarkan gaya kata ditemukan adanya gaya bahasa metafora, personifikasi, dan ambiguitas. Gaya bahasa berdasarkan gaya kalimat ditemukan adanya gaya bahasa hiperbola. Gaya bahasa yang mendominasi novel tersebut adalah gaya bahasa metafora. Hasil penelitian ini akan digunakan sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA pada kelas XII semester genap, yang terdapat dalam kurikulum 2013 pada KD 3.9 yaitu “Menganalisis isi dan kebahasaan novel”.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan yang Terkandung dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi Adianto, Ratno; Indrariani, Eva Ardiana; Nayla, Azzah
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.16171

Abstract

The purpose of this study is to describe the educational values contained in the novel Negeri 5 Menara. Approach The method used in this research is descriptive qualitative with literature study technique. Data collection techniques used using reading and note-taking techniques. The results of the research that have been carried out have found that there are four educational values contained in the novel Negeri 5 Menara, namely the value of moral education, the value of social education, the value of cultural education and the value of aesthetic education.ABSTRAKTujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara. Pendekatan Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitan yang telah dilakukan ditemukan adanya empat nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara yaitu nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan budaya dan nilai pendidikan estetika. 
Penyimpangan Berbahasa Bidang Fonologi pada Iklan Spanduk di Pekalongan—Batang (Kajian Fonologi Bahasa Iklan Spanduk di Ranah Publik ) Kustriyono, Erwan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penghilangan fonem pada iklan spanduk  di Pekalongan-Batang, mengetahui penambahan fonem pada iklan spanduk di Pekalongan – Batang, dan mengetahui perubahan fonem pada iklan spanduk di Pekalongan-Batang. Hasil dari penelitian ini adalah yakni a) penghilangan fonem pada kata ‘ketua’ dan ‘oke’ menjadi ‘ket’. serta ‘ok’, maka ada penghilangan fonem /e/, /u/, /a/ , b) penambahan fonem pada kata ‘enak’ dan ‘sedap’ menjadi kata ‘uenaaak’ dan ‘sedaap’ ada penambahan fonem /u/, /a/, /a/ dan /a/ , c) perubahan fonem terdapat pada kata ‘alun-alun’ dan ‘mantap’ menjadi kata ‘aloen-aloen’ dan ‘mantep’ yang perubahan feonemnya /u/ menjadi /o/ /e/ serta /a/ menjadi /e/.
Gaya Bahasa Perbandingan dalam Kumpulan Cerpen Di Tengah Kegelapan Inuvik Karya Sori Siregar: Kajian Stilistika Rakhman, Danna Aulia; Muhajir, Muhajir; Handayani, Pipit Mugi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan cerpen Di Tengah Kegelapan Inuvik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriprif kualitatif dengan data berupa frasa, klausa dan kalimat yang mengandung unsur gaya bahasa. Hasil penelitian ini adalah gaya bahasa sori siregar terbilang sederhana dalam memanfaatkan metafora sebagai pembanding, gaya bahasa penulis dalam melekatkan sifat-sifat insani pada benda yang tidak bernyawa, penulis sering menggunakan kalimat yang memberikan bayangan menjadi gambaran yang khas. Gaya bahasa yang ditemukan dalam buku kumpulan cerpen, diantaranya adalah gaya bahasa perumpamaan (12), metafora (15), personifikasi (6), Depersonifikasi (6), pleonasme (7), perifrasis (6), antitesis (3). Dari data tersebut, gaya bahasa yang mendominasi pada buku kumpulan cerpen ialah gaya bahasa perumpamaan dengan 12 poin dan metafora dengan 15 poin.

Page 1 of 2 | Total Record : 20