cover
Contact Name
Latif Anshori Kurniawan
Contact Email
latif@upgris.ac.id
Phone
+628386063355
Journal Mail Official
sasindo@upgris.ac.id
Editorial Address
Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Program Studi PBSI, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Jl. Gajah Raya No.40 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Lontar Media Press
ISSN : 23374098     EISSN : 26146959     DOI : https://doi.org/10.26877/sasindo
Core Subject : Education,
Sasindo: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mencakup artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, dan komentar ilmiah dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan perincian sebagai berikut. Pengajaran Bahasa Indonesia Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Pengajaran Sastra Indonesia Ilmu Bahasa (Linguistik) Semantik Sintaksis Analisis Wacana Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Pragmatik Sosiolinguistik Psikolinguistik Linguistik Kognitif Gaya Bahasa (Stilistika) Kajian Sastra Indonesia Folklore Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA RANAH SOSIAL BUDAYA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) Arisul Ulumuddin; Agus Wismanto
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 Januari (2014): sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v2i1 Januari.917

Abstract

Interest in foreign learners learn Indonesian poorly supported by the availabilityof teaching materials on the market. Therefore, the need for teaching materials BIPA asbalancing the amount of interest a foreign nation to learn Indonesian. In addition,teaching materials are very beneficial for the BIPA BIPA program for the teachingmaterials BIPA socio-cultural sphere we can put the wealth of identity, character, andour culture as a nation of Indonesia. Until now interactive learning books BIPA notdevelop optimally in Indonesia. One of the obstacles the development of interactivelearning media is less interactive media development technology mastered by theteachers and managers of BIPA in Indonesia. From the development of teachingmaterials BIPA social sphere obtained integrative teaching materials prepared andtailored to the learner's ability BIPA primary and secondary level, the aim of learningIndonesian to improve kemunikatif. Therefore, all material in this teaching materialaims to train the Indonesian language communicative ability for learners to be inIndonesia. Not to forget, an integrative model of teaching materials BIPA intermediatelevel presents records as a social and cultural responsibility of teachers in maintainingthe character and identity of Indonesia. in addition, and learning new vocabulary wordsthat exist in this teaching material can be fully used in everyday life.Keywords: teaching materials, BIPA, social sphere
MODEL PEMBELAJARAN ANTROPOLOGI SASTRA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK PENANAMAN KARAKTER BERPIKIR POSITIF Suwardi Endraswara
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2015): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v3i1.2074

Abstract

Model pembelajaran antropologi sastra, tergolong hal baru dalam konteks pembelajaran sastra. Dikatakan sebuah model, sebab pembelajaran antropologi sastra merupakan jurus baru untuk memberikan pemahaman sastra secara komprehensif. Maksudnya, sastra perlu dipahami dari aspek budaya. Artikel ini menawarkan hal ihwal bagaimana memahami sastra yang berbasis budaya local.Dari berbagai model yang saya tawarkan, saya meyakini bahwa suatu saat apabila diterapkan di sekolah subjek didik akan lebih percaya bahwa pembelajaran antropologi sastra itu dapat dimodifikasi. Pembelajaran antropologi sastra dapat memanfaatkan bidang lain, seperti halnya seni dan budaya. Inti dari pembelajaran sastra yang “itu-itu terus” akan menjemukan. Model pembelajaran yang berbasis kearifan lokal merupakan “jembatan emas” untuk mengajak subjek didik bergembira dalam belajar antropologi sastra.Dari model outbound-learning dan joyfull--learning sesungguhnya dapat dipadukan dalam implementasi pembelajaran antropologi sastra. Berbagai ideologi yang muncul sebagai kearifan lokal Jawa dan Bali, sesungguhnya dapat menjadi basis penyemaian nilai budaya. Biarpun sering ada ideologi modern yang menjalankan mitos atas dasar ideologi “jual-beli” atau “untung rugi”, dengan gaya iming-iming (reward) surga, melalui outbound dan joyfull, subjek didik akan semakin memahami orang lain. Antropologi sastra tidak hanya masalah pribadi, melainkan juga berkaitan dengan konteks social budaya. Model tersebut dapat sekaligus sebagai upaya penanaman ideology berpikir positif. Berpikir positif melalui cipta sastra akan menyegarkan hidup.Kata kunci: model, antropologi sastra, kearifan local, berpikir positif 
GAYA BAHASA LIRIK LAGU EBIET G. ADE DALAM ALBUM “MASIH ADA WAKTU” SEBUAH ALTERNATIF MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMA Risang Alba Finsa; H.R. Utami; Mukhlis Mukhlis
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i1.10642

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud gaya bahasa lirik lagu Ebiet G. Ade dalam album Masih Ada Waktu sebagai sebuah alternatif materi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis lirik lagu Ebiet G. Ade dalam album Masih Ada Waktu, dan sumber-sumber lain yang ditemukan di internet. Dari hasil pengumpulan data yang diujikan, diperoleh empat bentuk teknik analisis data, yaitu: (1) identifikasi, (2) klasifikasi data, (3) deskripsi data, dan (4) kesimpulan, serta menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Teknik deskriptif kualitatif digunakan penulis untuk menganalisis lirik lagu Ebiet G. Ade menggunakan gaya bahasa yang sudah ditemukan karena analisis dari satu orang dan orang lain pasti berbeda-beda dan tidak ada yang salah, dan juga bisa menjadi salah satu alternatif materi pembelajaran bagi siswa SMA kelas X.
Eksistensi Perempuan dalam Novel Midah Simanis Bergigi Emas Karya Pramoedya Ananta Toer: Kajian Sastra Feminis Annisa Nurwulan Maulida; Sri Suciati; Zainal Arifin
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11250

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan penelitian yaitu a) Mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender pada tokoh perempuan, dan b) Mendeskripsikan eksistensi pada tokoh utama perempuan. Analisis tersebut menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu data yang berupa kata serta kalimat bukan berupa angka-angka sebagai hasil datanya. Dari analisis yang dilakukan pada novel Midah Simanis Bergigi Emas menghasilkan kesimpulan yaitu tokoh utama perempuan yaitu Midah berhasil memperoleh transendensi serta transformasi masyarakat. Hal tersebut berdasarkan dengan strategi-strategi dari Simone de Beavoir.
PERAN PERSEPSI PEMAKAI BAHASA TERHADAP PEMBINAAN BAHASA INDONESIA Ngatmini .; Suyitno .
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2/septembe (2013): sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v1i2/septembe.674

Abstract

Indonesian either as national language, as well as instruction language expected to be an efective tools of cummunication for every user or citizen. Every language user has a multiple knowledge, comprehension, acceptance, toward the language. There are a positive user toward language that communicationg by do their best in using the Indonesian language, pay attention to the applicable rules of the language. However, there are user that regard the language as simple thing so they underestimate the rules. So that they lack of attention to the rules of the language to cummunicate. Language attitude can be changed by some ways through principle together between goverment and developer team and Indonesian language bilder. This attitude will be base of someone perception. The positive?é?á?é?á user perception toward language will contribute Indonesian coaching,?é?á on the other way the negative user perception will effecte some disfluencies or impede on the couching languege process. Keywords: role, language user, language bilder
Pandangan Pengarang dalam Novel Pertemuan Dua Hati Karya Nh. Dini sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di SMA Ariana Herawati; Sri Suciati; Murywantobroto Murywantobroto
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14536

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pandangan pengarang dalam novel Pertemuan Dua Hati karya Nh.Dini, serta mendeskripsi pandangan pengarang dalam novel Pertemuan Dua Hati karya Nh.Dini sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik baca dan teknik catat dengan menggunakan sumber- sumber tertulis untuk memperoleh data awal dari novel tersebut. Hasil penelitian dalam novel Pertemuan Dua Hati karya Nh.Dini, peneliti menemukan nilai moral, sosial, dan agama yang terkandung dalam novel serta disimpulkan untuk memenuhi kriteria bahan ajar sastra di SMA. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pengetahuan baru dan sumber referensi bagi pembaca, dapat dijadikan referensi untuk mengimplementasikan secara langsung pandangan pengarang dalam novel Pertemuan Dua Hati karya Nh.Dini sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA, memberikan saran supaya kedepannya perkembangan bahan ajar sastra menjadi lebih menarik, kreatif, dan inovatif.
NILAI MORAL DALAM DONGENG BERGAMBAR “SI KANCIL YANG CERDIK” KARYA GIBRAN AR-RASYID SEBAGAI MUATAN PEMBELAJARAN FABEL UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VII SMP Estri Novari Ristra Sukma Puteri
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i2.6815

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan nilai moral dalam buku Dongeng Bergambar Si Kancil Yang Cerdik karya Gibran Ar-Rasyid dan bagaimana pemanfaatan nilai moral dalam buku Dongeng Bergambar Si Kancil Yang Cerdik Karya Gibran Ar-Rasyid sebagai muatan pembelajaran fabel untuk peserta didik kelas VII SMP. Penelitian ini termasuk penelitian studi kepustakaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi pustaka. Studi dokumentasi pustaka dilakukan terhadap dokumen yang berupa arsip-arsip yang berkaitan dengan nilai moral dan teks fabel.Hasil penelitian ini ditemukan sejumlah 75 data. Berdasarkan hasil data tersebut, maka buku Dongeng Bergambar Si Kancil Yang Cerdik karya Gibran Ar-Rasyid dapat dimanfaatkan sebagai muatan pembelajaran fabel untuk peserta didik kelas VII SMP. Khususnya untuk menerapkan penilaian aspek sikap dan perilaku.
ANALISIS KEBUTUHAN AWAL PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS E-BOOK PADA PESERTA DIDIK KELAS VII TUNAGRAHITA SLB WIDYA BHAKTI SEMARANG Rohayatun Nur Fadilah
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11014

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kebutuhan awal dalam pengembangan bahan ajar berbasis e-book pada peseta didik kelas VII tunagrahita, mendeskripsikan jenis e-book yang telah digunakan sebelumnya dalam proses pembelajaran peseta didik kelas VII tunagrahia, dan mendeskripsikan sejauh mana penggunaan kebutuhan bahan ajar e-book pada peserta didik kelas VII tunagrahia. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui studi literatur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain Research and Development. Teknik tersebut didapatkan melalui wawancara, studi pustaka, angket nontes, buku, dan jurnal. Komponen analisis data meliputi media, materi, dan praktisi. Teknik penyajian hasil analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlu adanya variasi bahan ajar untuk memenuhi kebutuhan belajar khususnya bagi peserta didik dengan kategori tunagrahita. Rata-rata penggunaan bahan ajar dikemas dalam bentuk buku. Bentuk yang dimaksud yaitu e-book, Pop-Up Book, Buku Ilustrasi, dan lain-lain.
PROSES PEMBENTUKAN SLANG MALANG Icuk Prayogi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 Januari (2013): SASINDO
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v1i1 Januari.425

Abstract

Seseorang akan menggunakan berbagai bahasa seperti yang digunakanoleh orang lain dalam komunitas atau kelompok sebagai pengakuan bahwa ia adalah bagian dari kelompok. Slang Malang adalah salah satu dari keragamanbahasa sebagai kebanggaan Malangnese. Sejak zaman agresi militer Belandapasca-kemerdekaan Indonesia sampai sekarang, keragaman ini masih adameskipun telah banyak berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkansederhana aturan dasar dalam proses pembentukan sinkron untukmendokumentasikan (berbagai) bahasa sebelum perubahan terjadi selanjutnya.kata kunci: bahasa, variasi
Alih Kode dan Campur Kode dalam Dialog Film “Yowis Ben 2” Karya Fajar Nugros dan Bayu Eko Muktito (Bayu Skak) Nurlaily Mufadilah; Nanik Setyawati; Siti Ulfiyani
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode dalam dialog film “Yowis Ben 2” karya Fajar Nugros dan Bayu Eko Muktito (Bayu Skak) dan mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam dialog film “Yowis Ben 2” karya Fajar Nugros dan Bayu Eko Muktito (Bayu Skak). Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini bahwa dalam dialog film “Yowis Ben 2” terdapat bentuk alih kode ke dalam berupa alih kode bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Sunda. Alih kode ke luar berupa bahasa Inggris dan bahasa Arab. Faktor penyebab terjadinya alih kode meliputi penutur dan pribadi penutur, kehadiran orang ketiga, dan peralihan pokok pembicaraan. Bentuk campur kode yang ditemukan dalam dialog film “Yowis Ben 2”, yaitu campur kode berbentuk kata, frasa, baster, kata ulang, dan idiom. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi penggunaan istilah lebih populer, fungsi dan tujuan, keterbatasan penggunaan kode, pembicara dan pribadi pembicara, dan membangkitkan rasa humor.

Page 8 of 24 | Total Record : 231