Journal of Social Knowledge Education (JSKE)
This Journal of social knowledge education (JSKE) publishes research articles, results, and conceptual studies in Social Studies. The Journal of social knowledge education publishes research studies employing various qualitative and/or quantitative methods and approaches in Social Studies. The journal covered all topics in Social studies; Integrated social; Social Education; Geography Education; Economic Education; Sociology Education; Historical Education; Accounting; And others (within the scope of Social Studies). Journal of Social Knowledge Education (JSKE) is published in Print and Electronic format
Articles
149 Documents
Penerapan Pendidikan Demokrasi Sebagai Wujud Implementasi Nilai-Nilai Pancasila
Sri Mulyani;
Dhurrotun Nafisyah
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 1 (2021): February
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.765 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i1.371
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi sekolah dalam menerapkan pendidikan demokrasi sebagai wujud nilainilai pancasila di SMA Negeri 12 Merangin. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informasi ini terdiri dari kepala sekolah, guru, dan Pembina Osis/Ekstrakulikuler, dan siswa sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengguankan beberapa langkah yaitu mengolah data, merediksi data, menyajikan data, dan menulis hasil kesimpulan. Temuan Utama: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan untuk penerapan pendiidkan demikrasi sebagai wujud implementasi nilai-nilai pancasila melalui kotak saran dan diskusi di kelas. Hambatan yang didapati kurangnya rasa tanggung jawab pada siswa, kurangnya rasa percaya diri, dan minimnya pemahaman siswa mengenai diskusi yang baik. Kebaruan/Originalitas penelitian ini: Pendidikan sebagai upaya perubah perilaku siswa untuk menjadi lebih baik dan dapat mengembangkan sikap demokrasi sebagai wujud implementasi nilai-nilai pancasila. Penerapan sikap demokrasi melibatkan banyak pihak seperti kepala sekolah, guru, dan seluruh warga sekolah.
Pengaruh Model Numbered Head Together (NHT) Terhadap Konsentrasi Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah
Tyas Fahrucky Anggara
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 1 (2021): February
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (197.817 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i1.374
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan modelNumbered Head Together (NHT) terhadap konsentrasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 11 Muaro Jambi. Metodologi:Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian yakni eksperimen. Variabel bebas (Independen variabel) yaitu model Numbered Head Together (X), variabel terikat (Dependen variabel) Konsentrasi (Y1) dan hasil belajar (Y2). Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMA Negeri 11 Muaro Jambi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni kelas X IPS 1 berjumlah 21 orang dan kelas X IPS 2 berjumlah 21 orang. Temuan utama: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Numbered Head Together (NHT) pada mata pelajaran sejarah di kelas X IPS 2 adalah 85 lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai skor pengamatan akhir kelas XI IPS SMAN 11 Muaro Jambi. Hal ini ditunjukkan dengan diperoleh hasil koefisien berdasarkan Thitung = 3,307. Dengan demikian nilai Thitung ≥ Ttabel (3,307 > 1.694). Diketahui model Numbered Head Together (NHT) berpengaruh positif yang signifikan terhadap konsentrasi dan hasil belajar siswa yang mana model Numbered Head Together dapat meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar siswa kelas X IPS di SMA Negeri 11 Muaro Jambi Keterbaruan/Keaslian penelitian: Memberikan pengetahuan mengenai proses pembelajaran, mengetahui berfikir kritis peserta didik pada pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Muaro Jambi dengan model Problem based learning.
Peningkatan Prestasi Belajar IPS Materi Lingkungan Alam dan Buatan Melalui Media Tiga Dimensi pada Siswa Sekolah Dasar
Riza Amirudin
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 1 No. 4 (2020): November
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.938 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v1i4.375
Tujuan Penelitian: Penelitian ini merupakan upaya dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD Negeri Gedangan 02 pada mata pelajaran IPS materi Lingkungan Alam dan Buatan melalui media tiga dimensi. Masalah utama yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah Apakah penggunaan media tiga dimensi dapat meningkatkan prestasi belajar IPS materi lingkungan alam dan buatan pada siswa kelas III SD Negeri Gedangan 02 tahun pelajaran 2014/2015? Guna menjawab pertanyaan tersebut peneliti melakukan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan empat tahapan, yaitu tiga kali siklus dengan menggunakan metode diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan pemberian tugas. Metode:Setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari 1)Planning, untuk mengidentifikasi masalah dan merencanakan kegiatanpembelajaran, dan membuat instrumen penelitian lainnya. 2) Acting,melaksanakan pembelajaran pada mata pelajaran IPS pokok bahasan LingkunganAlam dan Buatan. 3) Observing, pengambilan data tentang hasil melalui tes danlembar pengamatan. 4) Reflecting, menganalisis data hasil pengamatan. Subyekdalam penelitian ini adalah semua siswa kelas III SD Negeri Gedangan 02 yangberjumlah 14 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan.Penelitian ini menerapkan media tiga dimensi pada saat pembelajaran IPS. Temuan Utama: Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui media tigadimensi dapat meningkatkan prestasi belajar IPS kelas III SD Negeri Gedangan02. Dapat dilihat dari hasil pembahasan yaitu pada pra siklus ke siklus I, angkapeningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat sebanyak 3 siswa atau21%.Dari siklus I ke siklus II angka peningkatan jumlah siswa yang mencapaiKKM meningkat sebanyak 4 siswa atau 29%. Dari siklus II ke siklus III angkapeningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat sebanyak 4 siswa atau29%. Data tersebut mnunjukkan bahwa terjadi peningkatan prestasi belajar darisiklus I, siklus II, dan siklus III yaitu menigkat 8 siswa atau 57%. Mengacu padahasil penelitian peneliti menyarankan kepada tenaga pendidik supaya saling bahumembahu dalam menciptakan pembelajaran yang bervariasi dan efektif. Kebaruan/Keaslian dari Penelitian: Penelitian ini meneliti tentang penggunaan media tiga dimensi dalam meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas III SD Negeri Gedangan 02 Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi lingkungan alam dan buatan
Studi Pustaka Penggunaan Model Pembelajaran IPS Terpadu di Sekolah dasar
Ulfah Novianti;
Ngatari Ngatari
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 1 (2021): February
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.714 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i1.376
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih mendalam mengenai manfaat penggunaan model pembelajaran IPS terpadu di Sekolah Dasar. Metode: metodologi yag digunakan dalam penelitian ini adalah library research, yaitu memanfaatkan sumber-sumber terpercaya sebagai sumber utama dalam menganalisis model-model pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran IPS terpadu. Metode kajian kepustakaan ini menggunakan sumber berupa artikel dan jurnal ilmiah yang terkait dengan model pembelajaran IPS terpadu di sekolah dasar. Alur penelitian adalah mulai dari pengumpulan sumber, pengelompok kan sumber yang dapat digunakan, menganalisis, megkaji ulang sumber-sumber tersebut dan menuliskannya dalam karya tulis ilmiah yang baru kemudian menarik suatu kesimpulan. Temuan Utama: Setelah melakukan penelitian mendalam dengan menganalisi beberapa referensi, maka yang didapat adalah banyak sekali model pembelajaran yang dapat digunakan dapat proses pembelajaran IPS Terpadu. Beberpa modelnya adalah : model discovery, model quantum teaching, inkuiry, Contekstual Teaching Learning, cooperative tipe think pair shark. Model-model pembelajaran tersebut dapat digunakan pada pembelajaran IPS terpadu dengan cara yang tepat sehingga hasil belajar peserta didik akan eningkat. Kebaruan/Originalitas penelitian ini: Kebaruan dari penelitian ini yaitu mengetahui model-model apa saja yang digunakan dalam pembelajaran IPS.
Penanaman Nilai Pendidikan Kewirausahaan Kepada Peserta Didik
Umi Nistiyana;
Dhurrotun Nafisyah
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 1 (2021): February
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.854 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i1.377
Tujuan penelitian: Program pendidikan kewirausahaan dilaksanakan disetiap jenjang pendidikan. Implementasi nilai kewirausahaan pada pembelajaran di sekolah dasar merupakan bagian dari upaya memasyarakatkan kewirausahaan, penlitian ini betujuan untuk mengkaji sejauh mana penanaman nilai pendidikan kewirausahaan pada siswa sekolah melalui pendekatan kualitatif. Metode: Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 12 Merangin.fokus penelitian ini ditujukan kepada penanggung jawab program guru dan siswa disekolah. Subjek dalam penelitian ini yaitu suatu orang penanggung jawab program pendidikan kewirausahaan, salah satu orang guru mata pelajaran. Temuan Utama: Dari hasil penelitian, nilai-nilai kewirausahaan telah dimuat di dalam kegiatan-kegiatan sekolah berupa ekstrakulikuler, kegiatan terprogram dan kegiatan pembiasaan. Untuk pencapaian pembelajaran nilai kewirausahaan di mulai dari pembuatan silabus dan RPP yang bermuatan nilai-nilai kewirausahaan. Dari hasil pengamatan peneliti selama dilapangan menemukan bahwa pada saat pembelajaran berlangsung, siswa telah memperlihatkan sikap/karakter wirausaha yaitu sikap jujur, disipln, percaya diri, kepemimpinan, kreatif, mandiri, kerja keras dll. Kebaruan/Originalitas penelitian ini: Penelitian ini diharapkan dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat luas mengenai peneneman nilai-nilai kewirausahaan khususnya terkait dengan penanaman nilai sebagai bahan referensi atau masukan untuk penelitian sejenis dan bahan pengembangan tentang penanaman sikap kewirausahaan.
Pengaruh Model Kepemimpinan terhadap Kesejahteraan dan Produktivitas Kerja Karyawan dalam Perspektif Ekonomi Islam
Mira Novalia
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 1 No. 4 (2020): November
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.661 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v1i4.378
Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh model kepemimpinan terhadap kesejahteraan karyawan pada BPRS Bandar Lampung dan BPRS MAU Bandar Lampung dalam perspektif ekonomi islam dan untuk mengetahui pengaruh model kepemimpinan terhadap produktivitas kerja karyawan pada BPRS Bandar Lampung dan BPRS MAU Bandar Lampung dalam perspektif ekonomi islam. Metode:Jenisnya penelitian ini yaitu jenis Penelitian Lapangan (Field Research) menggunakan motode pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Temuan Utama: Dalam penelitian ini karakterisitik responden tertinggi dilihat dari jenis kelamin Laki-Laki (65%) pada BPRS Bandar Lampung, umur 21-30th (64.3%) pada BPRS MAU Bandar Lampung, pendidikan terakhir S1 (65%) pada BPRS Bandar Lampung, pekerjaan Sales Officer (35.7%) pada BPRS MAU Bandar Lampung, masa kerja 5-10th (70%) pada BPRS Bandar Lampung. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini model kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan dalam perspektif ekonomi islam pada BPRS Bandar Lampung sebesar 90.8%, sedangkan pada BPRS MAU Bandar Lampung sebesar 48.0% dan model kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan dalam perspektif ekonomi islam pada BPRS Bandar Lampung sebesar 77.3%, sedangkan pada BPRS MAU Bandar Lampung sebesar 80.5%. Kebaruan/Keaslian dari Penelitian: Hasil penelitian bermanfaat unuk menambah pengetahuan dan wawasan penulis mengenai masalahModel Kepemimpinan, Kesejahteraan karyawan dan Produktivitas Kerja Karyawan. Sebagai bahan masukan untuk BPRS Bandar Lampung dan BPRS MAU Bandar lampung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas kerja karyawan. Sebagai salah satu syarat menyelesaikan akademisi dan mendapat gelar Strata 1 di Program Sarjana Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Peningkatan Prestasi Belajar IPS Materi Keragaman Sosial dan Budaya Berdasarkan Kenampakan Alam Melalui Strategi Questions Students Have
Mundaviah Mundaviah;
Syarifah Sri Mulyati
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 3 (2021): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.856 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i3.379
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah strategi Questions Studiens Have dapat meningkatkan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV MI Islamiyah Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Metode:Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah observasi dan tes.Instrumen pengumpulan data yangdigunakan yaitu lembar observasi dan soaltes. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan memberikan nilai untuk setiap jawaban per item soal dari soal yang telah diberikan kepada respoden, dan dari skor observasi yang diniai oleh obsever, kemudian dianalisis per siklus untuk melihat perbandingan nilai yang dicapai. Temuan Utama: hasil dari penelitian ini adalah pada siklus I kriteria ketuntasan klasikal sebesar 52% (11 siswa yang tuntas) dengan nilai rata-rata 65,47 sedangkan pada siklus II kriteria ketuntasan klasikal sebesar 90% (19 siswa yang tuntas) dengan nilai rata-rata 74,52. Dengan demikian, peningkatan prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 28% dan pada siklus II sebesar 66% jika dibandingkan dengan pra siklus yang hanya sebesar 24%, sedangkan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan prestasi belajar siswa sebesar 38%. Kebaruan/Keaslian dari Penelitian:Dapat menjadi sebagai bahan pengembangan dan kajian terhadap teori-teori belajar serta sebagai masukan dan dasar pemikiran guru dan calon guru.
Pengaruh Penggunan Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa
Rosita Rosita
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 3 (2021): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.751 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i3.380
Tujuan penelitian: penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual pada mata pelajaran ekonomi terhadap hasil belajar siswa kelas X SMANegeri 1 Muaro Jambi Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Instrumen yang digunakan adalah hasil belajar berupa tes. Sehubungan dengan penelitian yang akan dilakukan sebanyak dua kelas eksperimen dan kontrol. Tes yang digunakan dalam penelitian ini dalah tes awal dan tes akhir Temuan Utama: rata-rata belajar ekonomi siswa kelas X IPS yang diajarkan dengan menggunakan media pembelajaran Audio visual adalah 79,08 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa kelas X IPS pada mata pelajaran ekonomi yang diajarkan secara konvensional adalah 54,51. Kebaruan/Originalitas penelitian ini: menambah kajian pustaka mengenai penggunaanmedia audio visual dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Penggunaan Model Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS
Ahmad Hasan Asari
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 2 (2021): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.977 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i2.381
Tujuan Penelitian: Dalam penelitian ini dirumuskan pertanyaan sebagai berikut; Apakah penggunaan model cooperative learning tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang mengenal nilai uang bagi siswa kelas III semester II SD N Sidorejo Lor 03 Salatiga tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuam untuk mengetahui apakah penggunaan model cooperative learning tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar IPS Tentang mengenal nilai uang bagi siswa kelas III Semester II SD N Sidorejo Lor 03 Salatiga tahun pelajaran 2014/2015. Metode: Metode penelitian adalah metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan PTK. Teknik pengumpulan data adalah: sumber primer dalam bentuk buku dan pengamatan. Subyek penelitian adalah Model Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Mengenal Uang Bagi Siswa Kelas III Semester II SDN Sidorejo Lor 03 Salatiga Tahun Ajaran 2014/2015. Temuan Utama: Melalui pengamatan selama pelaksanaan perbaikan pembelajaran, siswa terlihat antusias, semangat, dan aktif mengikuti setiap kegiatan dalam pembelajaran. Belajar IPS tidak lagi menjadi sesuatu yang membosankan tetapimenjadi lebih menyenangkan. Model pembelajaran yang tepat dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan belajar yang diinginkan dengan cara yang menyenangkan. Dengan demikian penggunaan model Cooperative Learning tipe Two Stay Two Stray dengan peraga uang untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi mengenal uang bagi siswa kelas III semester II SD Negeri Sidorejo Lor 03 Salatiga tahun pelajaran 2014/2015. Kebaruan/Keaslian dari Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian jenis PTK yang meneliti tentang penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS sesuai dengan KKM pada Materi Mengenal Uang Bagi Siswa Kelas III Semester II SDN Sidorejo Lor 03 Salatiga Tahun Pelajaran 2014/2015.
Tinjauan Sosiologis Hukum Tentang Penerapan Mediasi Kaitannya Dengan Asas Peradilan Sederhana
Sri Ria Rizki
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 2 No. 3 (2021): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.194 KB)
|
DOI: 10.37251/jske.v2i3.382
Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penyelesaian sengketa melalui asas sederhana, cepat dan biaya ringan ditinjau dari sosiologis hukum di pengadilan agama takalar. Metodologi:Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Berdasarkan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai maka pendekatan penelitian yang akan dilakukan adalah pendekatan yuridis, pendekan syar’i. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer. Metode pengumpulan data yaitu wawancara dan studi dokumen. Adapun alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara adalah alat yang digunakan dalam wawancara yang dijadikan dasar untuk memperoleh informasi dari informan yang berupa pertanyaan. Metode pengolahan dan analisis data dengan cara deskriptif kualitatif. Temuan Utama: Proses penyelesaian sengketa melalui asas peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan ditinjau dari sosiologis hukum di Pengadilan Agama Takalar sudah berjalan sesuai dengan apa yang terdapat dalam undang-undang. Dimana proses tersebut yaitu : diawali dengan upaya mendamaikan para pihak yang dilakukan oleh Hakim (pasal 130 HIR). Dalam waktu 7 hari kerja setelah pemilihan atau penunjukan mediator, para pihak wajib menyerahkan fotokopi dokumen yang diperlukan dan hal-hal yang terkait dengan surat-surat yang diperlukan dan hal-hal yang terkait dengan sengketa kepada mediator dan para pihak (Pasal 8 PERMA No. 2 Tahun 2003), selanjutnya mediator menentukan jadwal pertemuan, dimana para pihak dapat didampingi kuasa hukumnya. Proses mediasi pada dasarnya bersifat rahasia dan berlangsung paling lama 22 hari kerja sejak pemilihan atau penetapan penunjukan mediator. Keterbaruan/Keaslian penelitian: Kebaruan dari penelitian ini yaitu mengurangi jumlah perkara. Banyaknya penyelesaian melalui mediasi dengan sendirinya akan mengurangi perkara di Pengadilan Pengadilan akan terhindar dari penunggakkan perkara yang berlebih-lebihan, atau sama sekali tidak ada tunggakan.Majelis hakim mempunyai cukup waktu untuk mempelajari dan menelaah setiap perkara yang akan meningkatkan mutu putusan. Dengan jumlah perkara yang lebih sedikit, penyelesaian akan lebih cepat (efisien), sehingga tidak perlu ada upaya-upaya para pihak-pihak untuk meminta kepada hakim atau aparat pengadilan agar perkaranya didahulukan atau diperhatikan, yang akan menimbulkan akses seperti suap-menyuap dan lain sebagainya