cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 206 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023)" : 206 Documents clear
Nilai Konseling Indigenous Dalam Syiir Ngudi Susilo Ulin Nihayah
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konseling indgeneous merupakan bentuk konseling yang berasal dari praktek individu berasal dan praktek yang ada dimasyarakat dimana individu pribumi itu berasal. Bentuk konseling indigeneous yang berasal dari sistem perilaku yang di internalisasikan dari praktek pengetahuan, salah satunya dilakukan melalui tetembangan yang ditulis dalam syiir. Pada masyarkat Jawa, syiir merupakan bentuk karya sastra yang didalamnya terdapat ajaran moral, keTuhanan, etika dan sebagainya. Salah satu karya sastra syiir ini adalah syiir ngudi susilo karya mustofa bisri, dimana serat ini mengajarkan ahlak dan moral anak sejak dini. Objek ahlak dan moral kepada anak sebagai nilai, tidak terlepas dari pendidikan bimbingan konseling, dimana nilai dalam syiir ini bisa dijadikan bekal dalam pelaksanaan konseling pada klien terutama pada anak. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Syiir ngudi susilo digunakan dalam objek penelitian dilakukan penelusuran terkait nilai apa saja yang terkandung didalamnya dan diimplementasikan dalam konseling indigeneos
Literature Review: Pentingnya Pengembangan Instrumen Penilaian Karakter Peserta Didik di Era Globalisasi Ulin Nuha Sun’an; Supriyadi Supriyadi; Saiful Ridlo; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasar pada fenomena perilaku peserta didik era globalisasi informasi dan berbagai kendala guru dalam penilaian karakter maka sangat penting melakukan pengembangan instrumen penilaian karakter peserta didik di era globalisasi. Literatur review bertujuan: memberi gambaran yang jelas akan pentingnya melakukan penilaian karakter terhadap peserta didik; sebagai informasi awal bagi guru, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam rangka pengembangan pendidikan karakter; juga sebagai referensi bagi siapapun yang akan melakukan penelitian karakter siswa selanjutnya; lebih dari itu, sebagai informasi yang bisa memacu guru, lembaga pendidikan, dan pemerintah untuk sejauh mana tingkat kepentingan dalam mengembangkan instrumen penilaian karakter, juga sebagai bahan untuk memahami pentingnya melakukan penilaian terhadap karakter peserta didik. adanya instrumen penilaian karakter tersebut dapat membantu kesulitan yang dihadapi guru. Penelitian ini menggunakan literature review yaitu menganalisis artikel-artikel yang sesuai tema dengan kesimpulan bahwa pengembangan instrumen penilaian karakter peserta didik di era globalisasi menjadi sangat penting.
Analisis Ethno-ISETS Pada Pembuatan Gula Merah Ulya Fawaida; Sudarmin Sudarmin; Sigit Saptono; Saiful Ridlo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih jarangnya pengetahuan lokal pembuatan gula merah sebagai sumber belajar berbasis ethno ISETS menjadi pembahasan yang sangat menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis ethno ISETS dalam pembuatan gula merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dianalisis menggunakan pendekatan ethno ISETS. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dalam pembuatan gula merah. Data yang diperoleh dianalisis dan dikatagorikan dalam bidang ISETS dan kompetensi dasar yang sesuai. Penelitian ini menunjukan bahwa pada proses pembuatan gula jawa ada integrasi beberapa bidang ilmu, bidang islamic (pengolahan yang halal, dan jual beli yang halal), bidang Science (ada konsep IPA klasifikasi mahluk hidup, pesawat sederhana, suhu dan perubahannya, pencemaran lingkungan, zat adifif dan zat adiktif, sistem pernapasan manusia, tekanan dan penerapannya). Bidang Environment (ampas tebu sebagai bahan bakar, dan abu nya sebagai pupuk tebu), bidang Technology (mengunakan mesin giling untuk mempercepat produksi, penggunaan sepuluh kawah untuk memasak air tebu, dan penggunaan kosting (cerobong asap) untuk mengurangi pencemaran), aspek Society (terserapnya tenaga kerja sehigga memberikan kesejahteraan sosial). Pengetahuan dan keterampilan dalam proses pembuatan gula merah sesuai dengan potensi lokal yang dapat jadikan sumber belajar yang sesuai KD pada jenjang SMP dan untuk melestarikan potensi lokal warisan nenek moyang.
Implementasi Problem Based Learning Berbantuan E-modul Untuk Optimalisasi Berpikir Geometris Venissa Dian Mawarsari; YL Sukestiyarno; Scolastica Mariani; Iwan Junaedi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geometri merupakan materi matematika terkait dengan kehidupan sehari-hari. Geometri adalah cabang matematika yang dapat menghubungkan matematika dengan bentuk nyata. Ketika belajar geometri maka kemampuan berpikir geometri akan muncul. Namun terjadi permasalahan dalam upaya peningkatan berpikir geometris siswa, sehingga perlu adanya desain pembelajaran sebagai solusinya. Dessain pembelajaran yang tepat adalah model Problem Based Learning (PBL) berbantuan e-modul, sehingga tujuannya adalah mengoptimalkan berpikir geometris siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MT Muhammadiyah 03 Ngargosari, sedangkan sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VIII A dan VIII B yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan metode kuantitatif . Penelitian ini menggunakan desain penelitian pretest-posttest control group design. Intrumen yang digunakan adalah tes berpikir goemetris. Hasil penelitian ini adalah 1). Adanya implementasi model PBL berbantuan media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan geometris dengan indeks N-Gain 0,68 dengan kategori kenaikan sedang, 2). Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan geometris kelas yang diajar dengan menggunakan model PBL berbantuan media pembelajaran dibandingkan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian untuk kedepan dapat mengembangkan suatu model pembelajaran yang khusus untuk meningkatkan kemampuan geometris.
Literatur reviu : Kompetensi Konselor dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Konseling Berbasis Neurocounseling di Sekolah Veny Mulyani; Anila Umriana; Sri Rejeki
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neurocounseling sangat perlu dihadirkan dalam suasana sekolah, dalam praktik bimbingan dan konseling sekolah, guna mencetak generasi penerus bangsa yang sehat mental dan memulihkan hubungan yang terjadi antara konselor sekolah dan siswa yang selama ini masih diwarnai ketakutan dan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kompetensi konselor dalam menerapkan layanan bimbingan dan konseling berbasis neurocounseling. Metode penelitian menggunakan metode literature review. Hasil penelitian jurnal dalam rentan waktu 6 tahun terakhir yaitu 2017-2022 dan didapatkan 2 artikel kompetensi konselor dalam menerapkan layanan bimbingan dan konseling berbasis neurocounseling di USA.
Faktor Risiko Kekurangan Energi Kronik pada Remaja Putri di Kota Semarang Vilda Ana Veria Setyawati; Ari Yuniastuti; Oktia Woro Kasmini Handayani; Eko Farida; Evi Widowati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Golongan rawan masalah gizi meliputi bayi, balita, ibu hamil dan menyusui, wanita usia subur (15-49 tahun), dan lansia. Remaja putri merupakan salah satunya dan rentan menderita penyakit gizi. Masalah gizi pada remaja putri yang terekam saat ini kekurangan energi kronik (KEK). KEK perlu penanganan sedini mungkin karena merupakan indikasi adanya defisiensi multi mikronutrien. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kasus KEK dan faktor risikonya pada remaja putri di Kota Semarang. Metode : Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 42 remaja putri madya di SMA Laboratorium UPGRIS Kota Semarang. Status KEK ditentukan dengan menggunakan pita LiLA. Instrument kuesioner digunakan untuk mengetahui faktor risiko KEK meliputi pengetahuan gizi, gaya hidup, dan peran guru serta sekolah pada masalah gizi siswanya. Analisis deskriptif dan bivariate menggunakan SPSS. Uji chi-square digunakan untuk menguji hubungan antara faktor risiko dan status KEK. Hasil : Remaja putri yang mengalami KEK lebih besar dibandingkan yang normal yaitu 52,4%. Sebagian besar pengetahuan remaja putri tinggi (66,7%), gaya hidup sebagian besar baik (50%). Selanjutnya, menurut persepsi remaja putri, sekolah berperan melalui UKS untuk pendidikan kesehatan (54,8%). Pengetahuan memiiki hubungan secara statistik dengan status KEK remaja putri. Gaya Hidup dan peran sekolah tidak memiliki hubungan dengan status KEK remaja putri. 45,2% remaja putri tidak pernah mengkonsumsi tablet penambah darah. Implikasi : Remaja putri memperoleh manfaat dengan peningkatan kepedulian pada kondisi kesehatannya pada kasus kekurangan energi kronik. Melalui UKS, guru BK, Organisasi siswa Ekskul, dan juga kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler lain, sekolah dapat mengambil peran dalam penanganan dan pencegahan KEK bagi remaja.
Pembelajaran Penjas masa Pandemi Covid-19 Wahyu Eko Widiyanto; Soegiyanto KS; M. Furqon Hidayatullah; Donny Wira Yudha Kusuma
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 memaksa semua kegiatan harus dilakukan dari rumah saja guna memutus penyebaran Covid-19. Aktivitas yang terdampak dari adanya Covid-19 salah satunya adalah sektor pendidikan. Mengalami perubahan sistem pembelajaran yang awalanya dilakukan secara tatap muka langsung harus dilakukan dari rumah secara online. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak Covid-19 terhadap pendidikan jasmani. Hal ini dibutuhkan untuk mengetahui implementasi dan dampak pembelajaran pendidikan jasmani di masa pandemi Covid-19, dengan harapan dapat memberikan informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur review. literatur review adalah desain penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan sumber data yang berkaitan dengan suatu topik. Pengumpulan data untuk literatur review dilakukan dengan alat pencarian database yang sebagai tahapan pencarian sumber literatur. Pengumpulan data menggunakan metode PRISMA. Mesin pencari yang digunakan menentukan artikel adalah Google Scholar, Eric, dan Science Direct. Untuk waktu menggunakan batas waktu 3 tahun, mulai tahun 2019 sampai 2021. Berdasarkan hasil analisis dari artikel diperoleh kesimpulan bahwa terdapat dampak negatif dan positif, dampak negatif terkendalanya proses evaluasi atau umpan balik, sarana prasarana penunjang pembelajaran berupa jaringan internet belum mendukung, sedangkan dampak positif yang ditimbulkan tidak ada batasan ruang dan waktu dalam pelaksanaan pembelajaran.
Rekonstruksi Pembelajaran Bahasa Prancis di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Wahyu Indrayatti; Ida Zulaeha; Tommi Yuniawan; Diah Vivi Widayanti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Prancis tujuan khusus merupakan salah satu bahasa asing yang dipelajari mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP). Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara pada pengajar Bahasa Prancis Pariwisata dan Perhotelan di tiga Sekolah Tinggi Pariwisata yaitu Akademi Politeknik Indonesia, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA, dan Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta. Dari hasil observasi dan wawancara diketahui bahwa hasil belajar mahasiswa bahasa Prancis Pariwisata dan Perhotelan belum sesuai dengan harapan.Hal tersebut disebabkan beberapa hal diantaranya ialah, mahasiswa merupakan pembelajar pemula yang belum pernah belajar bahasa Prancis, kompetensi sasaran tinggi, alokasi waktu yang disediakan minim, keterbatasan bahan ajar yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa, perkuliahan bahasa Prancis masih didominasi materi bahasa Prancis Umum. Pengajaran bahasa Prancis dengan tujuan khusus harus mempertimbangkan kebutuhan pembelajar, durasi pembelajaran, evaluasi pembelajaran spesifik dan motivasi profesional pembelajar. Untuk itu, dengan mempertimbangkan situasi tersebut, perlu adanya rekonstuksi pembelajaran bahasa Prancis dengan memfokuskan perkuliahan bahasa Prancis pada pembelajaran kemampuan berbicara sesuai dengan situasi komunikasi profesional jurusan, penggunaan aplikasi belajar bahasa Prancis melatih mahasiswa belajar secara mandiri, penyusunan bahan ajar bahasa Prancis untuk kemampuan berberbicara bahasa Prancis Pariwisata dan Perhotelan, penerapan model pembelajaran praktek berbicara, dan pemanfaatan media digital untuk memfasilitas mahasiswa belajar berbicara bahasa Prancis. Manfaat penelitian dapat digunakan sebagai masukan dalam menata kembali perkuliahan bahasa Prancis Pariwisata dan Perhotelan di STP
Tutorial Webinar Melalui Microsoft Teams Pada Pembelajaran Andragogi i Masa Pandemi Covid 19 Werdiningsih Werdiningsih; Suwito Eko Pramono; Titi Prihatin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa Universitas Terbuka ketika masa pandemic covid 19 melakukan pembelajaran melalui tutorial webinar (Tuweb) menggunakan microsoft teams sebagai pengganti tutorial tatap muka (TTM). Tujuan penelitian yaitu analisis konsep pembelajaran andragogi melalui Tuweb. Penelitian ini menggunakan metode campuran sekuensi ekplanatori. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa konsep pembelajaran andragogi dapat diterapkan karena ditinjau dari aspek konsep diri dengan kepemilikan pribadi yang stabil. Dari aspek kognitif, mahasiswa dikategorikan sebagai orang dewasa, karena usia dan perkembangannya telah matang. Berdasarkan aspek pengalaman, mahasiswa telah mengajar di sekolah minimal satu tahun dengan memperoleh surat keputusan, kesiapan belajar mahasiswa, perspektif waktu dan orientasi belajar. Adapun kemampuan dari pembelajar andragogi mahasiswa PGSD dan PGPAUD dalam kategori tinggi dengan skor 84.8. Manfaat dari hasil penelitian adalah 1) memberikan bimbingan belajar ketika masa pandemic covid 19, 2) adanya kesempatan kepada mahasiswa saling berinteraksi antara mahasiswa dengan tutor, 3) Mahasiswa dapat memecahkan masalah, menguasai materi pada modul dan termotivasi untuk lebih aktif dalam kegiatan tutorial. Implikasi dari penelitian ini adalah kegiatan tutorial dengan tuweb melalui microsoft teams tetap dapat dilakukan dimasa pasca covid 19 hingga sekarang sebagai pengganti tutorial tatap muka.
Tantangan Radikal Berdampak pada Kegagalan Integrasi Teknologi dalam Inovasi Pendidikan Widodo Widodo; Agus Wahyudin; Masrukhi Masrukhi; Widiyanto Widiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital beriringan dengan inovasi teknologi, implikasinya sangat berarti terhadap dunia pendidikan (tujuan pendidikan, proses pembelajaran, evaluasi, dan kurikulum). Konsekuensinya muncul sebagai peluang sekaligus tantangan sebagai contoh proses pembelajaran berbasis internet dengan bahan ajar digital menyebabkan terjadinya pergeseran proses pembelajaran. Tak semuanya berhasil, sebab pengembangan teknologi berikut aplikasinya yang dibutuhkan hanya teknologi tepat guna, mudah, dan aplikatif. Meskipun guru menyadari pentingnya integrasi teknologi ke dalam pembelajaran, mereka cenderung menghadapi sejumlah hambatan dalam integrasi teknologi secara efektif ke dalam kurikulum. Tantangan implementasi ICT dalam proses instruksional dari tiga aspek, yaitu kurangnya dukungan, kurangnya kepercayaan, dan kurangnya perlengkapan. Guru harus mau dan mampu mengadopsi teknologi dalam kepentingan inovasi pendidikan. Solusinya ialah mengembangkan visi bersama tentang peran ICT dalam pendidikan dengan pemangku kepentingan dan menciptakan komunitas praktik bersama. Tanpa peningkatan holistik pada pelatihan guru, ada risiko menciptakan generasi siswa yang kurang siap menghadapi masa depan digital. Penelitian tentang kegagalan masa lalu dapat membantu satuan pendidikan menyiapkan praktik terbaik baru dalam integrasi teknologi yang mungkin akan menghemat waktu, uang, dan sumber daya. Dinamisasi teknologi di setiap ruang belajar tidak selalu berjalan di setiap satuan pendidikan pada semua daerah, maka pemecahan masalah harus dilihat kasus per kasus.