cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Permainan Atletik Konservasi untuk Pembelajaran Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Ricka Ulfatul Faza
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atletik menjadi wahana dalam pendidikan jasmani dalam mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai humaniora. Aspek gerakan yang ada dalam atletik seperti berjalan, berlari, melompat dan melempar. Atletik menjadi salah satu unsur pendidikan jasmani sekaligus komponen dari pendidikan secara keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani. Namun kenyataannya masih terdapat peserta didik yang belum meminati pelajaran atletik. Oleh karena itu, seorang guru pendidikan jasmani harus memiliki kreativitas dan inovasi dalam mengolah dan mengembangkan pembelajaran agar siswa tertarik dan antusias, salah satunya yaitu dengan memasukkan unsur bermain dan kesenangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model pengembangan permainan atletik konservasi; menganalisis ketertarikan siswa terhadap alat pengembangan permainan atletik konservasi; dan menganalisis keefektifan model pengembangan permainan atletik konservasi bagi siswa SD pada pembelajaran Atletik. Penelitan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan research and development. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang meliputi meliputi analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Pengembangan permainan atletik konservasi meliputi: 1) Lompat galah; 2) Roket; 3) Sunda manda; 4) Gapar; 5) Gayap; 6) Lompat tali; 7) Lari; 8) Zona rotasi; 9) Balap karung; 10) Lempar sasaran; 11) Gelindingan ban; 12) Estafet. Uji coba skala kecil diberikan kepada 17 siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Honggosoco. Uji coba skala besar dilakukan pada 170 siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Kudus. Instrumen yang digunakan oleh peneliti yaitu dengan melakukan validasi oleh validator terhadap produk yang telah dibuat. Instrumen penelitian yang digunakan dalam bentuk angket, panduan wawancara, panduan observasi, dan tes. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa hasil dari ahli materi secara keseluruhan menunjukkan kategori “Sangat Baik” dengan rerata skor “4,63”. Hasil dari ahli alat secara keseluruhan menunjukkan kategori “Sangat Baik” dengan rerata skor “4,93”. Hasil dari guru Pendidikan Jasmani secara keseluruhan menunjukkan kategori “Sangat Baik” dengan presentase “100%”. Hasil uji coba skala kecil menunjukkan kategori “Sangat Baik” dengan presentase “100% ”. Hasil uji coba skala besar menunjukkan kategori “Sangat Baik” dengan presentase “97,51%”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Atletik Konservasi merupakan media/alat pembelajaran pendidikan jasmani pada materi atletik di Sekolah Dasar. Atletik konservasi terdiri dari 12 macam permainan yaitu lompat galah, roket, sunda manda, gapar, lari gawang, lompat tali, lari, lempar rotasi, balap karung, lempar sasaran, gelindingan ban dan estafet. Siswa sangat tertarik dengan permainan Atletik Konservasi. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan kategori sangat baik. Atletik Konservasi sangat efektif bagi pembelajaran atletik bagi siswa SD. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan kategori sangat baik. .
Literatur Review: Penilaian Penguasaan Materi Prasyarat Matematika Siswa Sekolah Dasar Rina Fardiana; Supriyadi Supriyadi; Saiful Ridlo; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika memiliki susunan materi yang sistematis sehingga penguasaan materi prasyarat mendukung siswa memahami materi selanjutnya. Penilaian penguasaan materi prasyarat membutuhkan instrumen penilaian. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana instrumen yang digunakan untuk menilai penguasaan materi prasyarat dan bagaimana tindak lanjut dari hasil penilaian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengkaji artikel jurnal tahun 2021 hingga 2023. Terdapat empat artikel jurnal yang dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Keempat artikel dipilih dengan kritera terdapat pembahasan penilaian penguasaan materi prasyarat matematika di tingkat Sekolah Dasar. Hasil kajian menunjukkan: 1) instrumen penilaian penguasaan materi prasyarat matematika disusun dalam bentuk tes uraian dengan jumlah butir soal yang tidak banyak berdasarkan materi prasyarat yang telah diidentifikasi; 2) alat tes dibuktikan validitas isinya oleh pakar dan digunakan sebelum memulai pembelajaran; 3) penguasaan materi prasyarat dinilai dari kesalahan jawaban siswa; 4) tindak lanjut dari penilaian penguasaan materi prasyarat adalah merancang kegiatan belajar yang dimulai dengan pembahasan dan penguatan materi prasyarat. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi literatur pendukung dalam pengembangan alat tes penguasaan materi prasyarat matematika.
Strategi Peningkatan Mutu Sekolah Menggunakan Analisis SWOT Riyanti Susiloningtyas; Haryono Haryono; Erni Suharini
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Strategi Peningkatan Mutu Sekolah Menggunakan Analisis Swot di Sekolah SMK Maarif NU 1 Wangon. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang tepat untuk diterapkan dalam rangka peningkatan mutu sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode FGD (Focus Group Discussion) dengan pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah ini berada pada posisi memiliki kekuatan dan peluang untuk dapat meningkatkan kualitas sekolahnya dan berani bersaing dengan sekolah lain di Wangon-Banyumas. Dengan strategi peningkatan mutu antara lain yang layak diterapkan di sekolah adalah sebagai berikut: (1) memanfaatkan kuatnya organisasi masyarakat, input siswa yang baik, banyaknya siswa yang berprestasi di bidang non akademik dan jumlah lulusan yang sudah 100% meningkatkan opini masyarakat bahwa sekolah ini unggul dan berkualitas. (2) memanfaatkan banyaknya guru yang bergelar sarjana dan magister untuk memenuhi tuntutan guru profesional. (3) memanfaatkan ketersediaan perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswa dan memperbanyak koleksi buku melalui kerjasama dengan pihak lain. (4) menggunakan fasilitas internet untuk mencari dan menambah bahan ajar agar pembelajaran guru lebih menarik.
Peranan Kurikulum Bahasa Indonesia pada Pendidikan Tinggi dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Rizky Widia Kardika; Fathur Rokhman; Rustono Rustono; Rahayu Pristiwati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi lIndustri l4.0 ltelah lmenyebabkan lperubahan lyang lsignifikan ldi lberbagai lbidang lkehidupan, ltermasuk ldi ldunia lpendidikan. lPerguruan ltinggi lsebagai llembaga lpendidikan lberperan lpenting ldalam lmempersiapkan llulusan lmenghadapi ltantangan lera lRevolusi lIndustri l4.0. lKurikulum lbahasa lIndonesia lharus lmemenuhi lkebutuhan lpeserta ldidik ldi lera lRevolusi lIndustri l4.0, lseperti lketerampilan lteknologi. lTujuan ldari lpenelitian lini ladalah luntuk lmengetahui ldan lmendeskripsikan lperan lkurikulum lbahasa lIndonesia ldi lperguruan ltinggi ldalam lmenghadapati lera lRevolusi lIndustri l4.0. lMetode lpenelitian ladalah ldeskriptif lkualitatif, lpengumpulan linformasi lmelalui lwawancara, lobservasi ldan lstudi ldokumen. lResponden ladalah lguru ldan lmahasiswa. lHasil lpenelitian lini lmenunjukkan lbahwa lkurikulum lbahasa lIndonesia ldi lperguruan ltinggi lharus ldisesuaikan ldengan lkebutuhan lmahasiswa ldi lera lRevolusi lIndustri l4.0. lKurikulum lharus llebih lfokus lpada lpengembangan lketerampilan lbahasa lIndonesia ldan lIT. lSelain litu, lkurikulum lbahasa lIndonesia ljuga lharus lmampu lmendorong lpengembangan lsoft lskill lseperti lberpikir lkritis, lkreativitas ldan lkemampuan lberkomunikasi. lStudi lini lmenemukan lbahwa lkurikulum lbahasa lIndonesia ldi lperguruan ltinggi lharus ldiperbarui ldan ldisesuaikan ldengan lkebutuhan mahasiswa di era Revolusi Industri 4.0. Dengan demikian, lulusan perguruan tinggi dapat lebih mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks dan dinamis.
Tantangan Perguruan Tinggi Dalam Menghadapi Era Society 5.0 Robi Agape Barus; Supriyadi Supriyadi; Saiful Ridlo; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi di Indonesia dalam menghadapi era society 5.0. Sehingga melalui penelitian ini seluruh stakeholders di perguruan tinggi mendapatkan sudut pandang yang baru dan segera bergegas beradaptasi dengan perkembangan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) dalam 6 tahun terakhir ini yaitu 2018-2023 dan didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi perguruan tinggi dalam menghadapi era society 5.0 yakni pertama, bagaimana supaya kurikulum yang digunakan bisa menjawab kebutuhan di era society 5.0. Kedua, tantangannya yakni bagaimana caranya agar perguruan tinggi memiliki infrastruktur yang memadai terutama dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk mengakomodir pesatnya kebutuhan dunia digital di era society 5.0 apalagi dalam proses pembelajaran. Ketiga, tantangan dalam menyiapkan tenaga pendidik atau dosen agar memiliki kecakapan di bidang dunia digital dan kreatif. Keempat, tantangan menyesuaikan kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh dunia kerja maupun dalam rangka mencetak entrepreneur muda. Hasil penelitian ini membantu memberikan dukungan kepada para stakeholders di perguruan tinggi terkhusus para pembuat kebijakan dalam merumuskan kebijakan yang baru serta beradaptasi terhadap perubahan baru yang disebabkan oleh era society 5.0, sehingga perguruan tinggi bisa mempersiapkan diri supaya bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada di era society 5.0.
Daya Tarik Snorkeling terhadap Ekowisata Whale Shark Botubarani sebagai Ikon Sport Tourism Kabupaten Bone Bolango Rosbin Pakaya; Oktia Woro Kasmini Handayani; Soegiyanto KS; Sulaiman Sulaiman
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekowisata atau ekoturisme atau wisata ekologi adalah kegiatan wisata ke tempat-tempat yang masih alami. Whale Shark dan snorkeling merupakan ekowisata yang ada di Desa Botubarani Kabila Bone Kab. Bone Bolango. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi ekowisata Whale Shark dan snorkeling sebagai wisata olahraga minat khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik observasi dan wawancara dengan pihak terkait. Temuan dalam hasil penelitian ini adalah whale shark dan snorkeling memenuhi 9 komponen daya tarik bagi pasar wisata olahraga minat khusus. Komponen yang tidak terpenuhi adalah 1) terselenggaranya even, dan 2) jaminan keselamatan, diakibatkan pandemi Covid-19. Dengan demikian disimpulkan potensi ekowisata whale shark dan snorkeling dapat dikembangkan sebagai wisata olahraga minat khusus.
Kecemasan Ibu Hamil Di Era Pandemi Covid-19 Dalam Pendampingan Edukasi Hybrid Oleh Bidan Rozikhan Rozikhan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan pada saat kehamilan merupakan masalah yang serius karena angka kematian ibu hamil sebesar 80% akibat kecemasan yang tinggi. Timbulnya kecemasan disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi, antara lain faktor internal kehamilan itu sendiri dan faktor eksternal karena lingkungan keluarga dan lingkungan luar keluarga. Tingkat kecemasan yang terjadi pada ibu hamil primigravida lebih besar dibandingkan dengan ibu hamil multigravida, namun di era pandemi Covid-19 dapat meningkat kecemasan pada ibu hamil terutama yang menjelang proses persalinan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat peran edukasi hybrid kesehatan terhadap kecemasan serta risiko kecemasan pada kehamilan di era pandemi Covid-19. Metode Penelitian ini menggunakan studi cross sectional, Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, diperoleh total 80 responden, terdiri dari 24 responden primigravida dan 56 multigravida. Hasil Penelitian bahwa pendampingan hybrid edukasi, Ibu hamil primigravida dimasa pandemi lebih banyak mengalami kecemasan (72,7%) dibandingkan dengan ibu hamil multigravida sebanyak (27,3%), terdapat perbedaan nilai kecemasan yang signifikan antara ibu hamil primigravida dan multigravida pada trimester III pasca pemberian edukasi di era pandemi Covid-19, (p value 0,002 < 0,05). Ibu hamil primigravida mempunyai risiko mengalami cemas ringan sebesar 2 kali dibandingkan dengan ibu hamil multigravida pada masa pandemi covid-19 dan Ibu hamil primigravida mempunyai risiko mengalami cemas sedang sebesar 11,3 kali dibandingkan dengan ibu hamil multigravida dimasa pandemi covid-19 Kesimpulan: Di era pandemi Covid-19 dengan pendampingan hybrid edukasi oleh bidan, ibu hamil tidak ada yang mengalami cemas berat. Metode pendampingan hybrid edukasi sangat membantu mengendalikan kecemasan ibu hamil.
Pendidikan Seni Tari:Proses Kreatif Tari Kreasi Yang Berpijak Pada Tradisi Berdasarkan Unsur-Unsur Pendukung Rully Rochayati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tari sebagai bagian dari pendidikan seni didalamnya memuat materi yaitu tari tradisi, tari kreasi, proses kreatif. Tari tradisi dengan kebakuan dan kepakemannya hingga masa kini dianggap sebagai tarian yang susah untuk dipelajari karena terikat dengan aturan-aturan. Dengan aturan dan kesulitan dalam mempelajari maka sebagian masyarakat lebih memilih tari kreasi sebagai alternatifnya. Proses kreatif tari kreasi yang berpijak pada tari tradisi berdasarkan unsur-unsur pendukung digunakan untuk mempermudah dalam memilah, memilih, menentukan, mengembangkan baik dari segi konsep garapan maupun prosesnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses kreatif tari kreasi dengan pijakan tari tradisi. Menganalisis unsur-unsur pendukung tari yang dapat digunakan dalam membantu ketercapaian proses kreatif. Metode penelitian menggunakan diskritif kualitatif dengan memanfaatkan observasi, wawancara, dokumentasi, dan perekaman dalam pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, klasifikasi data, display data, yang diperkuat dengan metode interpretasi dengan pembagian interpretasi sebagai metode pengungkapan, sebagi metode menerangkan, dan sebagai menerjemahkan. Hasil penelitian adalah penggunaan proses kreatif yang terdiri dari eksplorasi, improvisasi, pemberian bentuk dan evaluasi, ditambahkan dengan pola pengembangan dan variasi, serta struktur keruangan tari lebih memudahkan untuk mewujudkannya. Pola pengembangan dapat dilakukan secara sederhana hingga rumit bergantung dari kemampuan dari pelakunya. Penetapan unsur-unsur pendukung tari yang lengkap turut menentukan arah bentukan tari kreasi tersebut.
Efektifitas Penggunaan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Bolabasket Rury Rizhardi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan dunia teknologi mulai menjamah pada berbagai sektor kehidupan diantaranya bidang pendidikan. Salah satu penggunaan teknologi pada dunia pendidikan adalah media audiovisual pada pembelajaran yang strategis karena dijadikan media informasi pengetahuan yang disampaikan dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini merupakan literature review merupakan menganalisis hasil penelitian terdahulu yang terkait penggunaan media audiovisual pembelajaran pendidikan jasmani khususnya Bolabasket. Akses dalam penelitian ini menggunakan pencarian di Google Scholar, Scopus dan https://openknowledgemaps.org/. Penelitian ini memiliki kriteria Inklusi dimana memilih artikel-artikel yang memiliki keterkaitan antara media pembelajaran audio visual bolabasket dalam pendidikan jasmani, artikel yang di terbitkan dijurnal pendidikan jasmani, olahraga yang terakreditasi sinta, artikel dari tahun 2018-2022. Sedangkan kriteria inklusi adalah artikel terindeks Scopus dan Jurnal terakreditasi Sinta 4-5 dengan metode penelitian kuantitatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berdasarkan 6 artikel tentang penggunaan media audio visual dalam pembelajaran pendidikan jasmani khususnya Bolabasket. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa pembelajaran dengan menggunakan media audio visual sangat memberikan kontribusi dalam pembelajaran pendidikan Jasmani khususnya Permainan Bolabasket. Media audiovisual juga dapat dikombinasikan dengan metode belajar dan metode latihan lain agar pembelajaran juga menjadi efektif dan efisien.
Peran Kepala Sekolah dan Komunitas Belajar dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Pendidik Sandra Titihalawa; Titi Prihatin; Suwito Eko Pramono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam mengelola komunitas belajar sehingga dapat meningkatkan komptensi pedagogik pendidik dilingkungan SMA Gabungan. Data diperoleh melalui angket, observasi dan wawancara. Analisis data meliputi analisis hasil angket yang diisi oleh 19 pendidik dilingkungan SMA Gabungan, uji normatif untuk setiap variabel, dan uji korelasi untuk variabel peran komunitas dan kompetensi pedagogik menggunakan tools SPSS 25. Peran kepala sekolah dianalisis melalui dokumen laporan pelaksanaan komunitas belajar. Hasil penelitian yang diperoleh melalui Uji Korelasi menghasilkan nilai r = 0,707 mendekati 100%, hasil analisis ini dapat diartikan bahwa hubungan antara komunitas belajar dan peningkatan kompetensi pedagogik cukup kuat. Komunitas belajar dan kompetensi pedagogik memiliki hubungan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa Kepala sekolah mampu mengelola komunitas belajar sehingga menjadi wadah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik.