cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Revitalisasi Landscape dan Taman Lokasi Destinasi Desawisata Camp Bell 2 di Tawangsari Teras Boyolali Pasca Pandemi Covid 19 untuk Pematik Ekonomi Masyarakat Sudarmin Sudarmin; Nanik Wijayati; M. Aryono Adhi; Nuni Widiarti; Yayuk Tutiek Supriyanti; Yosepphiene Debbie Damayani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tawangsari Teras Boyolali merupakan desa desawisata yang memiliki tempat wisata yang dikenal dengan Edupark Camp Bell 2. Permasalahan kegiatan pengabdian kepada masyarakt ini adalah hasil observasi pada lokasi eduwisata di Edupark Camp Bell 2 tersebut diketahui bahwa lokasi wisata ini saat ini terkesan kurang terawat akibat wabah pandemi Covid 19. Pada sisi lain banyak masyarakat di desa ini yang memanfaatkan lokasi ini pada hari sabtu dan minggu untuk kegiatan ekonomi dengan berjualan makanan dan minuman, serta bahan produk loal bagi masyarakat yang berwisata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengatasi masalah dengan melakukan Revitalisasi Landscape dan Taman lokasi destinasi, sehingga lebih ASRI dengan melalui kegiatan pengabdian kerjasama antara UNNES dan pihak kelurahan dan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui aktivitas penyuluhan secara teoritis, praktek penyuluhan, dan implementasi melalui kerja bakti dengan melibatkan mahasiswa UNNES, perangkat, masyarakat, dan pemuda. Kegiatan diawalai dengan koordinasi dan konsolidasi dengan pihak kelurahan, tokoh masyarakat, dan semua tim yang terlibat. Keberhasilan kegiatan ini diukur dari dihasilkan taman dan lokasi desawisata di Edupark Camp Bell 2 menjadi ASRI (Aman dan asik, Serasi dan menarik, Ramah anak dan wisatawan, serta Indah). Indikator lain dari keberhasilan kegiatan pengabdian ini adalah terjadinya kemitraan yang baik antara UNNES, kelurahan dan masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (a) Keberhasilan taman dan lokasi desawisata di Edupark Camp Bell 2 menjadi lebih ASRI daripada sebelumnya, (b) Lokasi lebih nyaman untuk kegiatan ekonomi masyarakat, serta (c) terjadinya kemitraan yang baik antara UNNES, kelurahan dan masyarakat.
Tantangan dan Kesulitan dalam Mengintegrasikan Pendekatan Sosiologi Pendidikan Musik di Indonesia Sularso Sularso; Wadiyo Wadiyo; Agus Cahyono; Suharto Suharto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan musik memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan kreativitas siswa. Di Indonesia pendekatan sosiologi pendidikan musik jarang digunakan untuk menjelaskan fenomena empiris praktik pembelajaran musik. Hal ini menjadi tantangan sekaligus kesulitan tersendiri karena di Indonesia belum banyak dijumpai penelitian-penelitian yang secara spesifik mengungkap persoalan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa tantangan dan kesulitan dalam menginegrasikan pendekatan sosiologi pendidikan musik. Jenis penelitian ini konseptual paper, sehingga data-data yang digunakan adalah data-data kepustakaan. Penelusuran kepustakaan dilakukan dengan menggunakan kata kunci, pendidikan musik, dan sosiologi musik. Hasil penelusuran tersebut kemudian disaring dengan menentukan konsep kunci sosiologi pendidikan musik. Hasilnya kemudian dianalisis mendasarkan pada konsep-konsep penting tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan sosiologi pendidikan musik di Indonesia sangat dinamis dan terus berkembang seiring dengan perkembangan masyarakat dan teknologi. Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan musik dan kontribusi sosiologi pendidikan musik dalam mengatasi masalah pendidikan musik di Indonesia diharapkan dapat terus meningkatkan pengembangan bidang ini di masa depan.
Pembelajaran Berbasis Proyek “Sendratasik Berkarya” pada Mata Kuliah Manajemen Pagelaran Seni di Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan ULM Sulisno Sulisno
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Manajemen Pagelaran Seni di Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin menghasilkan luaran yaitu penyelenggaraan pagelaran seni Sendratasik Berkarya. Sendratasik Berkarya dengan format berseri berpijak pada 3 landasan: pengolaborasian unsur drama, tari dan musik, menampilkan pertunjukan kolosal untuk memaksimalkan berbagai potensi mahasiswa dan berpijak pada konteks sosial dan budaya Kalimantan Selatan. Artikel ini bertujuan untuk mengelaborasikan pembelajaran berbasis proyek Sendratasik berkarya melalui (1) konten tampilan unsur seni musik, tari dan drama, (2) proses perjalanan Sendratasik Berkarya dalam menemukan format idealnya dan (3) kinerja mahasiswa dalam melakukan manajemen event organizer profesional berdasarkan konteks sosial dan budaya di Kalimantan Selatan. Pendekatan penelitian untuk penulisan artikel ini yaitu kualitatif deskriptif. Data dihimpun melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu Sendratasik Berkarya yaitu (1) ide dan konsep yang sepenuhnya dilakukan oleh mahasiswa, (2) proses transformasi kegiatan yang digali dari berbagai konteks sosial masyarakat Kalimantan Selatan dan (3) orientasi bisnis yang menuntut mahasiswa membentuk event organizer yang semakin profesional. Hasil penelitian mengenai pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Manajemen Pagelaran Seni dapat dijadikan sebagai sebagai pilot project atau best practice (1) pagelaran seni yang berlandaskan pada konten seni secara utuh dari sisi penerapan teori yang tidak lepas dari konteks masyarakat, (2) media bagi mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan, kreativitas, keterampilan, kemampuan kolaborasi dan manajemen pertunjukan dan (3) sarana unjuk kerja mahasiswa dalam mengorganisasi pertunjukan profesional yang tepat sasaran dalam membidik pasar seni sesuai konteks sosial dan budaya masyarakat.
Kolaborasi Pentahelix Pemangku Kepentingan dalam Tata Kelola Program Studi Sarjana Pendidikan Seni di Universitas Lambung Mangkurat Sumasno Hadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolaborasi pentahelix merupakan kegiatan kerjasama antarbidang meliputi academic, business, community, government, dan mass media yang dapat mempercepat pengembangan potensi pengelolaan suatu lembaga pendidikan tinggi. Tulisan ini mencoba untuk mengajukan dan menguraikan satu konsep tata kelola organisasi pendidikan tinggi bagi pada Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan di Universitas Lambung Mangkurat. Berdasarkan kajian atau tinjauan pustaka (literature review), diketahui bahwa model kolaboratif pentahelix yang relevan bagi tata kelola Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan di Universitas Lambung Mangkurat terletak pada peran pengelola khususnya pihak koordinator program studi. Melalui kepemimpinan dan koordinasi intensif kepada pihak internal sekaligus eksternalnya, tata kelola yang divisikan pun dapat terbayangkan terjadi secara efektif dan fungsional.
Metode Latihan dan Kecepatan Reaksi Terhadap Kemampuan Smash Supriyanto Supriyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode latihan bertujuan agar kegiatan praktek yang dilakukan oleh peserta didik atau atet menjadi lebih bermakna yang berkenaan dengan materi atau program latihan yang di lakukan atau diterapkan kepada atlit supaya atlit mengalami peningkatan dalam kemampuan smash. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran penting metode latihan dan kecepatan reaksi dapat meningkatkan kemampuan smash bola voli seorang atlit. Penulisan artikel menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan penelitian kuantitatif. Studi literatur menggunakan enam jurnal sebagai bahan kajian. Tahapan dalam penulisan studi literatur mencakup seleksi topik, pencarian literatur, pengembangan pendapat, survei literatur, kritik literatur, dan penulisan review. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penerapan metode latihan plyometric, latihan beban sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai pemain, tidak hanya pemain bola voli saja tetapi atlit yang lain juga merasakan manffatnya dengan latihan menerapkan metode tersebut. Oleh karena itu,metode latihan bermanfaat untuk kelincahan dan kekuatan otot kaki dan berguna untuk kesehatan tubuh secara keeluruhan terutama kardiovaskuler seorang atlit.
Karakterisasi Instrumen Tes Keterampilan Proses Sains pada Bahan Kajian Fluida Dinamis Berdasarkan Teori Tes Klasik Syaifuddin Syaifuddin; Sarwi Sarwi; Hartono Hartono; Murbangun Nuswowati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan proses sains (KPS) merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki siswa karena mendukung keterampilan abad 21. Keterampilan proses yaitu keterampilan menemukan dan mengembangkan sendiri terkait fakta dan konsep serta menumbuh kembangkan sikap dan nilai yang dianut. Dibutuhkan alat ukur yang valid dan reliabel untuk mengetahui capaian aspek keterampilan proses sains tersebut. Penelitian ini menggunakan desain konstruksi dan validasi tes. Proses konstruksi menghasilkan tes keterampilan proses sains (KPS) dalam bentuk uraian pada bahan kajian Fluida Dinamis dengan mengukur lima aspek keterampilan proses sains (KPS) yang terdiri dari mengobservasi, memprediksi, berhipotesis, menghitung dan menyimpulkan. Pada proses validasi ahli didasarkan pada penilaian uji validasi dari enam orang ahli dan uji coba tes terhadap 164 siswa kelas XI SMA di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes KPS dapat dikatakan valid ditinjau dari dua analisis, yaitu analisis menggunakan validitas isi V aiken’s dan analisis dengan teori tes klasik (CTT). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tes KPS menunjukkan 3 soal dengan daya sukar yang mudah dan 1 soal dengan kategori sedang. Hasil analisis fungsi informasi, tes KPS pada materi fluida dinamis yang telah dikonstruksi valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk partisipan dengan kemampuan rendah sampai tinggi.
Perbandingan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Putra Asli Papua dan Non Papua di SMA Negeri 3 Merauke Papua Selatan Syamsudin Syamsudin; I Made Dwi Sastra Wargama; Riyadi Widhiyanto; Titis Pambudi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari seluruh wilayah di Indonesia, Papua menjadi daerah yang sering disebut memiliki potensi luar biasa dalam hal kemampuan fisik, namun bukti prestasi maksimal dilevel nasional belum nampak. Apakah benar Papua memiliki potensi yang besar dalam kebugaran jasmani atau dugaan tersebut salah. Untuk membuktikan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk membandingkan potensi Papua dalam bidang kebugaran jasmani. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan intrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia yang berisi lima item tes pada kelompok usia 16-19 tahun kategori putra. Hasil penelitian menunjukkan nilai keseluruhan kelompok putra asli Papua adalah 616 atau rerata 15,4 dengan kategori sedang. Sementara nilai keseluruhan untuk kelompok putra non asli Papua adalah 520 dengan rerata 13 dengan kategori kurang. Hal ini menjawab pertanyaan pada pendahuluan terkait dugaan tentang Papua sebagai daerah di Indonesia yang paling berpotensi dalam bidang tingkat kebugaran jasmani. Dari hasil penelitian menunjukkan perbedaan kebugaran jasmani yang signifikan. Fakta ini menunjukkan bahwa potensi Papua sebagai daerah yang memiliki tingkat kebugaran jasmani baik lebih baik terbukti. Penelitian lanjutan dari penelitian ini sangat diperlukan untuk lebih dalam menggali faktor apa saja yang membuat perbedaan itu terjadi serta faktor apa saja yang membuat potensi Papua yang begitu besar namun belum memberikan prestasi maksimal. Penelitian lanjutan ini diharapkan memberikan kontribusi dalam upaya membawa Papua menjadi daerah prioritas dalam pembinaan olahraga prestasi yang berujung pada prestasi baik tingkat nasional maupun internasional.
Pendidikan Seni Berbasis Masyarakat: Sebuah Pewarisan, Apresiasi, Arena Ekspresi Kreatif Treny Hera
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pendidikan seni berbasis masyarakat: sebuah pewarisan, apresiasi, arena ekspresi kreatif. Masalah difokuskan pada merdeka belajar: inovasi pembelajaran seni tari dalam membangun karakter kreatif melalui pendidikan seni berbasis masyarakat pada sanggar seni. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan konsep dari Sugiarto menegaskan bahwa paradigma pendidikan seni berbasis masyarakat dilatarbelakangi oleh keyakinan mendasar bahwa pendidikan sebagai dasar demokrasi, ini merupakan respon atau penolakan terhadap sistem pendidikan yang kaku di lembaga pendidikan. Metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kajian ini menyimpulkan bahwa desain inovasi pembelajaran seni tari yang apresiasi, kreatif dan mengikuti perkembangan zaman dalam konsepsi merdeka belajar diwujudkan dengan memberikan ruang belajar yang leluasa sehingga peserta didik merdeka dalam berpikir, berimajinasi, berkreasi serta bebas berkreativitas sesuai bakat dan minat peserta didik.
Gamifikasi Media Pembelajaran Alternatif Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Tingkat Pemula di Universitas Jenderal Soedirman Uki Hares Yulianti; Ida Zulaeha; Rustono Rustono; Yusro Edy Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi dan wawancara yang telah dilakukan pada pembelajaran BIPA di tingkat pemula, kesulitan bagi pengajar BIPA dikarenakan media pembelajaran yang tersedia hanya buku pelajaran yang sudah ada. Solusi yang dapat diberikan adalah memberikan media pembelajaran alternatif berupa game edukasi interaktif yang dapat digunakan oleh pemelajar BIPA dalam mengenal kosakata bahasa Indonesia. Gamifikasi merupakan game edukasi sebagai media pembelajaran alternatif dalam mengenalkan materi dasar dalam belajar kosakata bahasa Indonesia pada pemelajar BIPA tingkat pemula. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan kosakata yang dipelajari pemelajar BIPA dan implikasinya sebagai media pembelajaran BIPA tingkat pemula di Universitas Jenderal Soedirman. Topik yang akan menjadi materi pembelajaran dalam gamifikasi untuk meningkatkan kosakata bahasa Indonesia, yaitu (1) angka, (2) warna, (3) kata benda, (4) kata kerja, (5) anggota tubuh, dan (6) transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan penggunaan game edukasi lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Indonesia pemelajar BIPA tingkat pemula. Selain itu, mahasiswa juga memberikan respon positif terhadap penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini dapat memberikan sumbangan bagi pengembangan media pembelajaran alternatif yang lebih inovatif dan efektif bagi mahasiswa BIPA tingkat pemula di universitas.
Nilai Konseling Indigenous Dalam Syiir Ngudi Susilo Ulin Nihayah
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konseling indgeneous merupakan bentuk konseling yang berasal dari praktek individu berasal dan praktek yang ada dimasyarakat dimana individu pribumi itu berasal. Bentuk konseling indigeneous yang berasal dari sistem perilaku yang di internalisasikan dari praktek pengetahuan, salah satunya dilakukan melalui tetembangan yang ditulis dalam syiir. Pada masyarkat Jawa, syiir merupakan bentuk karya sastra yang didalamnya terdapat ajaran moral, keTuhanan, etika dan sebagainya. Salah satu karya sastra syiir ini adalah syiir ngudi susilo karya mustofa bisri, dimana serat ini mengajarkan ahlak dan moral anak sejak dini. Objek ahlak dan moral kepada anak sebagai nilai, tidak terlepas dari pendidikan bimbingan konseling, dimana nilai dalam syiir ini bisa dijadikan bekal dalam pelaksanaan konseling pada klien terutama pada anak. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Syiir ngudi susilo digunakan dalam objek penelitian dilakukan penelusuran terkait nilai apa saja yang terkandung didalamnya dan diimplementasikan dalam konseling indigeneos