cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Pengaruh Latihan Resistance Band terhadap Kemampuan Pukulan Gyaku Tsuki pada Karateka Forki Kota Palembang Puput Sekar Sari; Sugiharto Sugiharto; Sulaiman Sulaiman; Harry Pramono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pre test Post test, menggunakan tes pukulan gyaku tsuki sebagai teknik pengumpulan data. Populasi berjumlah 15 karateka dan sampel pada penelitian ini adalah 15 karateka Forki kota palembang. Hasil analisis eksperimen diperoleh untuk nilai rata-rata tes awal (pre-test) yaitu 11 dengan standar deviasi 3,2 sedangkan untuk nilai rata-rata tes akhir (post-test) yaitu 17 dengan standar deviasi 3,9 Sehingga dapat dinyatakan ada pengaruh yang kuat antara latihan resistance band terhadap hasil pukulan gyaku tsuki pada karateka Forki kota palembang, besarnya pengaruh antara latihan resistance band terhadap hasil pukulan gyaku tsuki adalah dapat dilihat dengan hipotesis menggunakan uji t di peroleh thitung sebesar 2,080 dan harga ttabel sebesar 1,753. Jadi thitung > ttabel, artinya terdapat pengaruh yang signifikan latihan resistance band terhadap kemampuan pukulan gyaku tsuki pada karateka Forki kota palembang.
Konstruksi Budaya Jawa dalam Kesenian Reog Obyog di Kota Banjarbaru Putri Dyah Indriyani; Agus Cahyono; Tutung Nurdiyana; Eko Sugiarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reog Obyog merupakan salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Kesenian ini memiliki tampilan yang unik dengan mengenakan topeng singa serta mempertunjukkan kekuatan dan keahlian para penarinya. Konstruksi budaya Jawa dapat ditemukan dalam kesenian Reog Obyog. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan konstruksi budaya Jawa yang terkandung dalam kesenian Reog Obyog. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen sebagai pengumpulan data. Pengolahan data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi budaya Jawa dapat ditemukan dalam beberapa elemen dalam kesenian Reog Obyog, seperti penampilan penari, musik, dan gerakan tari. Penampilan penari menggunakan pakaian adat Jawa dengan motif batik dan kain kebaya. Musik yang digunakan adalah gamelan yang merupakan alat musik tradisional Jawa. Gerakan tari yang dihadirkan dalam kesenian Reog Obyog juga mengandung makna filosofis yang berasal dari budaya Jawa, seperti keberanian, kekuatan, dan kebijaksanaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konstruksi budaya Jawa sangat terkandung dalam kesenian Reog Obyog. Hal ini dapat dilihat dari beberapa elemen dalam kesenian tersebut seperti penampilan penari, musik, dan gerakan tari. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai konstruksi budaya Jawa dalam kesenian Reog Obyog dan menjadi referensi bagi pengembangan kesenian tradisional di Indonesia.
Pemanfaatan Aplikasi Android dalam Promosi Kain Sasirangan oleh Pengrajin di Bantaran Sungai Lulut sebagai Digital Startup di Masa Pandemi Covid-19 Putri Yunita Permata Kumala Sari; Eva Qomariah; Muhammad Jazuli; Juju Masunah; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak serta merta hanya memberikan dampak buruk bagi global, namun ternyata ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari pandemi yang telah lalu. Salah satunya memberikan peluang bisnis yang lebih baik bagi para pengrajin kain tradisional Kalimatan Selatan, yaitu kain Sasirangan. Yang mana awalnya hanya menggunakan aspek kewirausahaan dalam bidang promosi yang belum mengenal teknologi digital untuk kegiatan promosi, khususnya pada para pengrajin yang berada di pinggir bantaran Sungai Martapura. Salah satunya pengarajin kain Sasirangn yang ada di Mads Sasirangan Kabupaten Banjar, Kalimantan selatan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas promosi produk Mads Sasirangan melalui penggunan aplikasi android dan untuk mengukur efektivitas aplikasi yang digunakan. Kualitatif dipilih untuk memotret fenomena digital startup yang diupayakan para pengrajin kain Sasirangan. Berdasarkan pengamatan didapatkan informasi mengenai: (1) cara penggunaan aplikasi VN dan Capcut dalam pembuatan video promosi berbagai produk Mads Sasirangan. (2) tahapan-tahapan pembuatan video promosi produk Mads Sasirangan yang terdiri dari empat tahapan: (a) persiapan aplikasi VN dan Capcut, (b) merencanakan produk yang akan dipromosikan, adapun produk-produk Mads Sasirangan yaitu, kain Sasirangan, baju kaos Sasirangan, sejadah Sasirangan, dll (c) mendokumentasikan produk Mads Sasirangan berupa foto dan video, (d) proses editing menggunakan aplikasi VN dan Capcut, (3) menjelaskan efektivitas video promosi dan aplikasi yang digunakan pengrajin. Penggunaan aplikasi android dalam video promosi produk Mads Sasirangan menjadi awal membuka peluang bisnis digital sebagai upaya mempertahankan perekonomian bagi masyarakat pengrajin di bantaran Sungai Martapura dari masa pandemi covid-19 hingga sekarang. Walau memang efektifitasnya belum begitu signifikan, dikarenakan belum dapat meningkatkan omset penjualan.
Pengembangan E-LKPD Kesetimbangan Kuantitatif Asam Basa Terintegrasi PjBL Etno-STEAM Batik untuk Meningkatkan Literasi Numerasi dan Karakter Konservasi SiswaPengembangan E-LKPD Kesetimbangan Kuantitatif Asam Basa Terintegrasi PjBL Etno-STEAM Batik untuk M Qorry Adilla Fikrina; Sudarmin Sudarmin; Sigit Priatmoko
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menganalisis karakteristik, kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan dari e-LKPD kesetimbangan kuantitatif asam basa terintegrasi PjBL etno-STEAM batik untuk meningkatkan literasi numerasi dan karakter konservasi siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan model penelitian 4D, yang terdiri atas tahap define, design, develop, and disseminate. Instrumen dalam penelitian ini yaitu meliputi lembar wawancara, instrument tes evaluasi, lembar validasi ahli, lembar angket kepraktisan, lembar angket respon siswa, lembar observasi karakter konservasi siswa, dan lembar aktivitas siswa. Uji coba dilakukan melalui uji kelayakan 1 untuk mengetahui keterbacaan dan kepraktisan e-LKPD dan uji kelayakan 2 untuk mengetahui keefektifan e-LKPD. Hasil penelitian diperoleh karakteristik e-LKPD yang memuat pembelajaran kimia berbasis budaya, terintegrasi etno-STEAM, indicator literasi numerasi, dan indicator karakter konservasi. E-LKPD kesetimbangan kuantitatif asam basa terintegrasi PjBL etno-STEAM batik memiliki skor total kevalidan materi dan media sebesar 70,67 dan 77,67 sehingga memiliki kategori yang sangat valid dan layak untuk digunakan. Respon dari siswa diperoleh dengan kategori sangat tinggi. Hasil evaluasi diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 100%. Hasil lembar aktivitas siswa dan lembar observasi karakter konservasi berada pada kategori sangat tinggi.
Tantangan Kinerja Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran Abad 21 Qowi Handiko; Haryono Haryono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan abad 21 menjadi isu bersama dalam konteks pengelolaan pembelajaran untuk menghasilkan kualitas peserta didik yang unggul. Setiap proses pembelajaran, guru harus memfasilitasi terciptanya daya dan minat belajar bagi peserta didik, merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan peserta didik agar termotivasi untuk belajar lebih baik. Meskipun sudah beberapa tahun berjalan, implementasi pembelajaran abad 21 yang dilaksanakan melalui beberapa perubahan kurikulum masih belum berjalan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja guru dan mengetahui faktor penghambat kinerja guru dalam pengelolaan pembelajaran abad 21. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Objek penelitian adalah RPP yang telah disusun oleh guru peserta pelatihan manajemen pembelajaran madrasah di Kabupaten Jepara Tahun 2022. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam pengelolaan pembelajaran abad 21 peserta Pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah di Kabupaten Jepara Tahun 2022 berkinerja baik. Terkait faktor penghambat kinerja guru dalam pengelolaan pembelajaran abad 21 terdiri dari: lingkungan kerja, kepemimpinan kepala madrasah, motivasi, dan kompetensi. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran dan menjadi hasil temuan ilmiah di bidang administrasi pendidikan sehingga guru sebagai pengelola pembelajaran dan kepala madrasah sebagai pengelola lembaga pendidikan mempunyai gambaran bagaimana mewujudkan pembelajaran abad 21 sehingga mampu menghasilkan peserta didik yang kompetitif dalam menghadapi tantangan global.
Kontekstualisasi Unsur Culture dalam CLIL pada Cerita Anak Sebagai Sarana Penguatan Budaya Literasi Anak Usia Dini Qurrota Ayu Neina; Agus Nuryatin; RM. Teguh Supriyanto; Hari Bakti Mardikantoro
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan dan pengembangan budaya literasi harus dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang cerdas dan bermoral. Salah satu sarana yang dapat digunakan adalah melalui cerita anak. Penerapan cerita anak sebagai salah satu cara pengembangan dan penguatan budaya literasi dilakukan melalui kontekstualisasi unsur culture dalam Content and Languange Integrated Learning (CLIL). Konsep culture ini diwujudkan dengan mengilhami bentuk keteladanan nilai-nilai tertentu dalam sebuah teks cerita anak untuk kemudian diamalkan sebagai wujud pemahaman. Pemahaman terhadap nilai inilah yang dapat dijadikan sebagai sarana penguatan budaya literasi sehingga terbentuk insan berkarakter yang harapannya mampu berkontribusi dalam segala bidang.
Globalisasi Pendidik Paud Melalui Budaya Literasi Ratna Wahyu Pusari; Suwito Eko Pramono; Fakhruddin Fakhruddin; Arief Yuliyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidik menjadi tokoh dalam pendidikan terutama pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) karena PAUD merupakan peletak dasar pendidikan guna mempersiapkan anak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Literasi menjadi salah satu kunci bagi pendidik untuk dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan bermutu. Mengenalkan literasi sejak usia dini dapat dilakukan oleh orang tua ketika diruman dan pendidik ketika di sekolah. Literasi pada AUD dapat diberikan dalam kegiatan pembelajaran yang diwujudkan melalui kegiatan bermain atau bahkan dalam kegiaatn bermian atau bahkan dalam kegiatan pembiasaan harian. Pendidik di abad 21 harus lebih inovatif dan kreatif dalam menyusun bahan ajar agar lebih bermakna. Untuk kemampuan literasi guru perlu ditingkatkan, baik literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, keuangan, budaya.
Literature Review : Peran Guru dalam Membangun Ketrampilan 4C Siswa dengan Pembelajaran Berdiferensiasi Renny Nur Afida
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, ketrampilan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creativity) menjadi sangat penting untuk dimiliki oleh setiap siswa guna menghadapi persaingan di dunia kerja. Untuk itu, guru memiliki peran penting dalam membangun ketrampilan 4C siswa, salah satu upayanya dengan pembelajaran berdiferensiasi. Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mereviu bagaimana peran guru dalam membangun ketrampilan 4C siswa dengan pembelajaran berdiferensiasi terutama dengan kurikulum terbaru, yaitu kurikulum merdeka atau merdeka belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan systematic literatur review dengan 10 artikel dari topik yang relevan. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat membangun ketrampilan 4C siswa. Selain itu, peran guru dalam pembelajaran berdiferensiasi juga sangat penting. Guru harus mampu memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan memberikan dukungan kepada siswa yang membutuhkan. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun ketrampilan 4C siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat peran guru dalam proses pembelajaran serta memperkaya literatur dalam bidang kajian yang relevan.
Penguatan Tata Kelola Unit Aktivitas Mahasiswa Berbasis Edupreneurship Sebagai Upaya Mewujudkan Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing Global Retno Tri Wulandari; Muhammad Jazuli; Agus Cahyono; Robby Hidajat
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata kelola merupakan aktivitas pencapaian tujuan dengan memanfaatkan sumber daya manusia maupun sumberdaya lain. Banyak konsep terkait tata kelola pendidikan yang dapat diadopsi untuk memaksimalkan fungsi suatu organisasi kemahasiswaan. Penelitian bertujuan mendeskripsikan tata kelola pendidikan seni pada unit aktivitas mahasiswa berbasis edupreneurship sebagai upaya mewujudkan mahasiswa unggul dan memiliki daya saing global. Metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya mempertahankan eksistensi dari unit aktivitas mahasiswa yang unggul dan berbasis edupreneurship, maka diperlukan sistem tata kelola yang baik yang dapat mengintegrasikan bidang pendidikan seni, budaya dan bisnis. Tata kelola dalam pengembangan unit aktivitas mahasiswa tersebut menggunakan konsep collaborative governance, good governance, pentahelix collaborative, TQM.
Team-Based Project Learning dan Critical Thinking Mahasiswa: Sebuah Tantangan Pembelajaran Masa Kini Riana Eka Budiastuti; Rudi Hartono; Puji Astuti; Sri Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking merupakan sebuah keterampilan mutlak yang harus dimiliki oleh mahasiswa di masa sekarang ini. Hal ini pun seiring dengan mandat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang tertuang dalam IKU (Indikator Kinerja Utama), salah satunya adalah mengadakan proses pembelajaran dengan mengimplementasikan team-based project learning. Metode ini memungkinkan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, berkomunikasi, dan meningkatkan kreativitasnya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana dosen di lingkungan Fakultas Bahasa dan Budaya Asing di Universitas Muhammadiyah Semarang mengimplementasikan team-based project di dalam kelas. Selain itu, penelitian ini mencoba untuk mendeskripsikan tantangan yang dihadapi oleh dosen di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unimus dalam mengimplementasikan team-based project learning. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 8 (delapan orang) dosen dan 150 mahasiswa di Prodi PBI Unimus. Data dikumpulkan menggunakan angket melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi team-based project learning belum dilaksanakan secara optimal. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya kurangnya pemahaman model pembelajaran TBPjL dan langkah-langkah dalam pembelajaran TBPjL, mahasiswa pasif dalam proses pembelajaran sehingga keterampilan berpikir kritis mahasiswa masih cenderung rendah.