cover
Contact Name
Roushandy Asri Fardani
Contact Email
lppmpmfh@gmail.com
Phone
+6281907456950
Journal Mail Official
danylastchild07@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.poltekmfh.ac.id/index.php/JPKIK/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
ISSN : 24078603     EISSN : 25411128     DOI : https://doi.org/10.33651/jpkik.v8i2.422
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram (JPKIK) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram sejak tahun 2015 dengan pISSN 2407-8603 dan tahun 2016 memiliki eISSN 2541-1128. JPKIK menerima karya tulis ilmiah berupa laporan penelitian (original research paper) dengan fokus pada perkembangan permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk perkembangan dan permasalahan pokok di bidang epidemiologi; Promosi kesehatan; Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia. Meski fokus di wilayah Indonesia, JPKIK tidak menutup kemungkinan naskah di luar wilayah yang memiliki isu korelatif dan/atau sebanding dalam lingkup geografis tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 155 Documents
GAMBARAN SISTEM PENYIMPANAN REKAM MEDIS DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KOTA MATARAM Ria Rahmatul Istiqomah; Hasril Ainun; Heru Purnama
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 2 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.765 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i2.281

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi kesehatan yang dituntut untuk dapat memberikan layanan yang bermutu, bukan hanya dari pelayanan medis tetapi juga dari informasi kesehatan, yang dapat berguna sebagai alat informasi dasar dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Unit rekam medis merupakan salah satu unit yang vital dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tanggung jawab dari unit rekam medis dan staf medis yang bersangkutan meliputi pengelolaan isi rekam medis termaksud di dalamnya kelengkapan isi, kebijakan isi, kebijakan penyimpanan, pemusnahan dan kerahasiaan, kepemilikan, pemanfaatan, dan pengorgnisasian Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sistem penyimpanan berkas rekam medis dalam meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Mataram. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif Subyek penelitian dari penelitian ini adalah petugas perekam medis dan informasi kesehatan sebanyak 5 orang yang merupakan individu dengan tingkat pendidikan,jenis kelamin,usia,pengalaman kerja yang berbeda-beda dan di sesuaikan dengan tupoksi kerja tenaga perekam medis di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa system penyimpanan rekam medis di rumah sakit bhayangkara menggunakan system sentralisasi dengan system penjajaran menggunakan angka akhir. Sedangkan system penomoran menggunakan system unit yang sudah secara otomatis melalui system informasi rumah sakit (SIRS). System pendistribusiannya berkas masih dilalukan dengan cara manual dan masih ditemukan berkaas rekam medis yang masih tidak tersimpan di rak berkas rekam medis.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP KELUARGA PENGRAJIN GERABAH DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANYUMULEK Eva Marvia Eva
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.833 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i1.308

Abstract

ABSTRAK Infeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan, dan faktor pejamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga pengrajin gerabah dalam pencegahan penyakit ISPA di wilayah kerja Puskesmas Banyumulek. Desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sedangkan sampel diambil dengan menggunakan simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 154 Kepala keluarga. Sedangkan sampel sebanyak 59 kepala keluarga yang terdiri dari 112 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikapmenggunakan uji Spearman Rank dengan taraf kesalahan 5%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil distribusi umur berada di dewasa akhir sebanyak 36 responden (32,1%), jenis kelamin perempuan sebanyak 63 responden (56,2%), pekerjaan sebanyak sebagai pelajar sebanyak 30 responden (26,8%), pendidikan terakhir SMA sebanyak 35 responden (31,3%). Sedangkan distribusi yang memiliki pengetahuan baik 45 responden (40,2%), distribusi sikap positif sebanyak 101 responden (90,2%). Berdasarkan hasil uji statistik spearman Rank didapatkan nilai p=0,000. Ditetapkan apabila nilai p yang didapat <0,05, maka dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga pengrajin gerabah dalam pencegahan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Wilayah kerja Puskesmas Banyumulek. Diharapkan dari pelayanan Kesehatan memberikan pendidikan menyeluruh ke keluarga tentang pencegahan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
HUBUNGAN FAKTOR KESEHATAN FISIK DAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING DI PSLU MECI ANGI KOTA BIMA Ageng Abdi Putra Ageng
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.911 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i1.310

Abstract

Di Indonesia jumlah Lansia saat ini mencapai 21 juta jiwa dan diperkirakan di tahun 2030 bertambah menjadi dua kali lipat Sedangkan jumlah penduduk lansia di NTB dengan usia 60-69 tahun sebanyak 201.531 jiwa. Usia 70-79 tahun sebanyak 90.138 jiwa dan usia 80+ sebanyak 33.700 jiwa. Dengan total keseluruhan penduduk lansia di NTB sekitar 325.369 jiwa. Di PSLU Meci Angi Kota Bima jumlah Lansia sebanyak 50 orang dengan jumlah lansia wanita sebanyak 25 orang dan jumlah lansia pria sebanyak 25 orang. Dari 50 lansia tersebut terdapat 5 lansia berada di ruangan intensif yang mendapatkan perawatan khusus dari perawat. Populasi dalam penelitian adalah Lansia di PSLU Meci Angi Kota Bima sebanyak 50 orang, dengan jumlah sample 44 responden didapatkan dengan tehnik purposive sampling. Instrument menggunakan kuesioner kesehatan fisik, tipe kepribadian dan kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan faktor kesehatan fisik dan tipe kepribadian dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan Activitas Daily Living di PSLU Meci Angi Kota Bima tahun 2021. dibuktikan dari hasil uji Chi-Square Tests hubungan kesehatan fisik dengan kemandirian didapatkan nilai p-value < ? (0,000<0,05), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Sedangkan hubungan tipe kepribadian dengan kemandirian didapatkan nilai p-value < ? (0,016<0,05), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan : ada hubungan faktor kesehatan fisik dan tipe kepribadian dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan Activitas Daily Living di PSLU Meci Angi Kota Bima tahun 2021.
Faktor-Faktor Penyebab Infeksi Masa Nifas Susilia idyawati
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.72 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i1.330

Abstract

Infeksi nifas merupakan salah satu faktor penyebab kematian ibu, diperkirakan kematian ibu diakibatkan kehamilan setelah persalinan dan pada masa nifas dalam 24 jam pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab infeksi pada masa nifas. Metode Penelitian studi literature review didapatkan 10 artikel yang selanjutnya akan direview. Berdasarkah hasil dari 10 artikel yang dipilih untuk review di Negara-negara yang ada di Benua Afrika seperti Kenya, Ethiopia, Kamerun dan Nepal didapatkan faktor penyebab terjadinya infeksi masa nifas berdasarkan hasil penelitian disebabkan karena faktor langsung dan faktor yang tidak langsung. Faktor langsung penyebab infeksi nifas yaitu karena pemeriksaan dalam (VT) yang terlalu sering partus lama, proses persalinan kala 2 dengan sectio sesaria, setelah masa nifas yang disebabkan karena personal higine yang rendah penyebab tidak langsung dari infeksi berdasarkan hasil review yaitu tempat tinggal, tingkat pendidikan, pengetahuan, ketersediaan makanan, tempat bersalin IMT,  riwayat kunjungan antenatal care, riwayat diabetes mellitus dan anemia. Dapat disimpulkan Faktor Penyebab Infeksi Masa nifas terdiri dari Penyebab Langsung dan Tidak langsung.
PERSEPSI WANITA KARIR TERHADAP OBESITAS DI KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT: PERSEPSI WANITA KARIR TERHADAP OBESITAS DI KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT Zahratul Hayati
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.626 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i1.349

Abstract

Obesity is an epidemic that poses the biggest global public health challenge and ranks among the top three causes of chronic health disorders. WHO has set a target in 2025 to maintain the prevalence of obesity back to 2010 figures. Overweight and obesity are the causes of population death in various countries in the world. However, obesity can be prevented. Several factors cause obesity besides genetics, overeating and lack of activity patterns. It is suspected that there is a misperception, especially women who are obese, so that it has an impact on the regulation of diet and activity patterns. The purpose of this study was to explore the perceptions of career women regarding obesity. This study used a qualitative method with in-depth interviews with mothers, homeroom teachers, UKS teachers and health service officers. Observation of work and home environment, career woman. By using a health belief model theory approach that can help explain the perceptions held by career women. These perceptions include perceptions of the severity of a disease (perceived severity), perceptions of susceptibility (perceived susceptibility), perceptions of benefits (perceived benefits), perceptions of barriers (perceived barriers), prerequisites for taking action (cues to action), and self-efficacy. By knowing these perceptions, it will be known the factors that can influence people's behavior in an effort to prevent obesity in career women. This research is a qualitative research. conducted in the City of Bima, NTB. It is hoped that this research will be able to explore and understand the meaning obtained from the informants from the experiences conveyed by the informants at the research location. Data collection techniques were carried out by in-depth interviews and observations. The data analysis used in this research is content analysis. The data validity strategy that will be applied in this study is to triangulate data sources by member checking to clarify the results of the interviews. In addition, peer review/peer debriefing was conducted. The data validity strategy that will be applied in this study is to triangulate data sources by member checking to clarify the results of the interviews. In addition, peer review/peer debriefing was conducted. The data validity strategy that will be applied in this study is to triangulate data sources by member checking to clarify the results of the interviews. In addition, peer review/peer debriefing was conducted. Some misperceptions in career women that result in errors in regulating diet and activities that trigger obesity include informants who think it is natural that women with income will become fat because they are able to consume their favorite foods at any time, if there are many office activities causing thinness with itself. The informants thought that local foods such as offal, soto, satay, curry, meatballs, and chicken noodles because they were processed by local residents were not fast food. Informants think that skipping lunch is a diet to lose weight. Informants think that office activities can be a substitute for sports because they think they are tired with a busy schedule at work.
PROFIL PENGOBATAN OBAT ISPA NON PNEUMONIA PADA ANAK DI PUSKESMAS MANTANG LOMBOK TENGAH Dwi Monika Ningrum
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.109 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i2.356

Abstract

Acute Respiratory Infection (ARI) is an acute infection that attacks the organs of the upper respiratory tract and lower respiratory tract. Acute respiratory infection is a disease that mostly affects children and adults in developing and developed countries. Non-pneumonic acute respiratory tract infections include a group of patients with under-fives with a cough that does not show symptoms of an increase in respiratory rate and does not show any pull from the lower chest wall. This study aims to see the description of ARI non-pneumonia treatment at the Mantang Health Center, Central Lombok. Sampling in this study used all patients who met the inclusion criteria, and data obtained were 21 patients with a diagnosis of ARI Non Pneumonia in children from 665 patient populations. The results obtained in this study were obtained the most patients, namely patients aged 4-6 years with a percentage of 42.85%, ages 1-3 years 7 with a percentage of 33.33%, age < 6 months of 14.28% and 6-12 months with a percentage of 14.28%. The classes of drugs prescribed for the May 2021 period are antibiotics, antihistamines, analgesics, mucolytics, anti-inflammatory, and multivitamins . The conclusion obtained in this study is that pediatric patients with ARI Non-Pneumonia at the Mantang Health Center who received the most treatment at the age of 4-6 years had the highest percentage and received the most therapy with a diagnosis of ARI Non-Pneumonia, which was given antihistamins
Gambaran Kebutuhan Seksual dan Coping Seksual di Lembaga Pemasyarakan Kerobokan Denpasar Dewa Ayu Lingga Adi Sawitri
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.453 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i1.360

Abstract

Lembaga pemasyarakatan merupakan tempat para kaum pria dan wanita terpisah. kehidupan di lembaga pemasyarakatan dengan kebebasan yang serba terbatas, terutama dalam hal penyaluran kebutuhan seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi warga binaan tentang kebutuhan seksual dan coping di Lapas Kerobokan Denpasar. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif, data yang diperoleh melalui wawancara dengan empat (4) informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden selama berada di lapas Kerobokan Denpasar menerima keadaan, berlapang dada, berkomunikasi. Untuk mengalihkan kebutuhan seksual saat di lapas, responden melakukan metode problem focused coping dan problem focused coping emotion, dan tidak ada yang menerapkan maladaptive coping
FORMULASI SPRAY HAND SANITIZER ORGANIK DARI KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) DAN DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera) TERHADAP Staphylococcus aureus Wulan Ratia Ratulangi Wulan Ratia Ratulangi
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.134 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i2.414

Abstract

Penyakit virus corona 2019 (corona virus disease/COVID-19) sebuah nama baru yang diberikan oleh Wolrd Health Organization (WHO) bagi pasien dengan infeksi virus novel corona 2019 yang pertama kali dilaporkan dari kota Wuhan, Cina pada akhir 2019. Pada masa pandemi Covid-19, menjaga kerbersihan dan kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan. Hand sanitizer merupakan alternatif dari sabun cuci tangan yang dapat berfungsi sebagai cairan antiseptik, hand sanitizer menjadi salah satu item wajib yang harus dimiliki untuk menjaga kebersihan, baik setelah atau sebelum memegang sesuatu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fomulasi spray hand sanitizer organik dan konsentrasi paling efektif dari formulasi spray hand sanitizer organik dari kombonasi ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun lidah buaya (Aloe vera) terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini adalah penelitian true eksperimental untuk mengetahui kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun lidah buaya dalam bentuk formulasi spray hand sanitizer terhadap bakteri Staphylococcus aureus, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di Laboratorium Obat Tradisonal dan Laboratorium Biologi kampus Politeknik Medica Farma Husada Mataram pada bulan Desember 2021. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun lidah buaya (Aloe vera). Data dalam penelitian ini merupakan data primer yaitu observasi atau pengamatan langsung daya hambat hasil uji aktivitas antibakteri kombinasi daun sirih hijau dan daun lidah buaya terhadap pertumbuhan staphylococcus aerus. Berdasarkan hasil penelitian tentang Formulasi spray organik kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun lidah buaya sebagai Hand sanitizer memiliki efektivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Konsentrasi paling efektif dari formulasi spray kombinasi adalah konsentrasi 30% dengan nilai hambatan 7,62 mm yang merupakan daya hambat sedang. Pada penelitian yang selanjutnya perlu dikembangkan penelitian tentang Formulasi spray organik kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun lidah buaya dalam bentuk sediaan farmasi yang lainnya, dan dilakukan perbaikan untuk formulasi sediaannya.
ETHNOPHARMACY SUKU ANAK DALAM OF BUNGKU VILLAGE, BAJUBANG DISTRICT, BATANGHARI REGENCY, JAMBI PROVINCE IN 2021 Puspa Dwi pratiwi
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.817 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i2.418

Abstract

Suku Anak Dalam (SAD), the one of ethnics in Indonesia precisely on Jambi Province still use various types of plants and animals part as medical substance. Traditional medicine among local ethnics has differences of each other. In addition, the depletion of forests as a source of life and modern culture make traditional medicine been forgotten. The aim of this study was determine the souce of natural products used by SAD for medical purposes. It was a descriptive study using purposive sampling and snow ball sampling to get as much data as possible about medicinal plants or animals used by Suku Anak Dalam, Bungku Village. The results showed that there were 17 plats and 4 animals used by SAD for medicine. The disease are often experienced by Suku Anak dalam are stomachache, dyspepsia, kidney desease, dengue, hyperlipidemia, vulnus, toothache, and ascariasis. The part of natural product frequently used include root, stem, leaves, and sap, which were commonly processed by boiling, mashing, eating, searing, sticking, and burning. Based on the results that has been done that were 17 plants and 4 animals from different genus and family used as traditional medicine with different part and processed.
DAMPAK PENGAWET PARABEN TERHADAP KESEHATAN MANUSIA: LITERATURE REVIEW Nur Amalia Fathimah Effendy
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.766 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v8i2.422

Abstract

Parabens are one of the most common preservatives used in products circulating in the community. Parabens are used not only alone but can be combined with other parabens. Parabens can enter the human body through the skin and parenterally. Average total daily paraben exposure is estimated at 76 mg, with cosmetics and personal care products reaching 50 mg, 25 mg from pharmaceutical products, and 1 mg from food. Based on BPOM regulation Number 18 of 2015 concerning technical requirements for preservatives, the limit for single parabens used is 0.14% and mixed parabens is 0.8%. If it exceeds these provisions, it will cause skin irritation and allergies. The method in this research is a literature study sourced from Google Scholar and Pubmed with the year of publication of the literature for the last 10 years in the range of 2012 to 2022. The results of this study discuss how the impact of parabens on human health is found that parabens have a role in obesity, increased asthma reports, affect the menstrual cycle, genotoxic effects, cytotoxic effects, and breast.