cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jiif@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Department of Physics Universitas Padjadjaran Jl Raya Bandung-Sumedang Km 21 Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika
ISSN : 25490516     EISSN : 25497014     DOI : http://dx.doi.org/10.24198/jiif
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) is a scientific journal that contains research results covering theoretical, simulation and modeling studies, experiments, engineering and exploration in the field of Physics and its Applications.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019)" : 10 Documents clear
Pengaruh Volume Larutan Metilamonium Timbal Iodida (CH3NH3PbI3) terhadap Kinerja Sel-Surya Perovskite Struktur Mesopori Tanpa Lapisan Transpor Hole (HTL-Free) Berbasis Karbon Ayi Bahtiar; Yuli Sartika
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.206 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.22598

Abstract

Pembuatan modul sel-surya perovskite dengan sturuktur tanpa lapisan transpor hole (PSC HTL-free) berbasis karbon memerlukan informasi nilai rasio optimum antara volume larutan metilamonium timbal iodida (MAPbI3) sebagai lapisan aktif perovskite terhadap luas area aktif sel-surya. Dalam penelitian ini, telah dilakukan studi variasi volume larutan MAPbI3 yang diinfiltrasikan ke dalam lapisan mesopori sel-surya perovskite HTL-free dengan struktur gelas/FTO/TiO2/ZrO2/perovskite/Karbon. Variasi volume larutan MAPbI3 yang digunakan adalah 5 mL, 10 mL, 15 mL dan 20 mL, dengan tujuan untuk memperoleh nilai rasio optimum dari volume larutan MAPbI3 dengan luas area aktif PSC HTL-free berbasis karbon. Pembuatan dan pengukuran kinerja sel-surya dilakukan pada temperatur ruang dengan kelembaban udara yang tinggi  di atas 80%. Luas area aktif sel surya adalah 1,5 cm2. Sumber cahaya yang digunakan dalam pengukuran karakteristik arus-tegangan sel-surya adalah LED putih dengan intensitas 100 mW/cm2. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai rapat-arus hubung-singkat (JSC) dan efisiensi konversi daya (PCE) sangat dipengaruhi oleh volume larutan MAPbI3, sedangkan nilai tegangan hubung-terbuka (VOC) dan faktor pengisi (FF) hampir sama untuk semua variasi volume larutan MAPbI3. Nilai PCE maksimum 2,63 % diperoleh untuk volume larutan 15 mL, sehingga rasio optimum untuk pengembangan modul PSC HTL-free dengan luas area aktif yang besar adalah 10 mL/cm2.
Uji Keakuratan Data GFS menggunakan Model WRF-ARW pada Siklon Tropis Flamboyan Rahmatia Dewi Ariyanti; Fatimah Mega Sugihartati; Winda Retharanita; Paulus Agus Winarso
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1391.634 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.23149

Abstract

Siklon Tropis dapat menyebabkan cuaca buruk berupa angin kencang, gelombang tinggimaupun hujan lebat. Keberadaan siklon tropis dapat diprakirakan menggunakan data GlobalForecast System (GFS) yang diolah dengan model Weather Research Forcasting-Advance Research WRF (WRF -ARW). Uji keakuratan data GFSperlu dilakukan salah satunya terhadapsiklon tropis Flamboyan agar dapat digunakan sebagai acuan dalam memprediksi keberadaan siklon tropis kedepannya. Hasil analisis tanggal 28 April 2018 pukul 12.00 UTC menunjukkan nilai suhu permukaan laut (SPL) di sekitar wilayah pembentukan siklon tropis bernilai 29 – 30oC dan terjadi penurunan tekanan permukaan mencapai 1000 mb pada tanggal 29 April 2018 00.00 UTC. Kelembaban udara bernilai 80 – 100% pada lapisan 850 mb, lapisan 700 mb bernilai 70 - 100% dan lapisan 500 mb bernilai 60 – 90%. Streamline lapisan 925 mb menunjukkan adanya pusaran angin searah jarum jam yang mengindikasikan adanya siklon tropis. Vortisitas dan divergensi lapisan 850 mb bernilai negatif 20 – 60 x10-5s-1 dan negatif 15 – 30 x10-5s-1 serta lapisan 500 mb bernilai negatif 20 – 50 x10-5s-1 dan negatif 15 – 25 x 10-5s-1. Suhu puncak awan di wilayah siklon tropis kurang dari -40oC mengindikasikan adanya awan Cumulonimbus. Hal tersebut sesuai dengan syarat pertumbuhan siklon tropis sehingga data GFS dinyatakan akurat dalam memprediksi kehadiran siklon tropis Flamboyan.
Studi proses sintesis serbuk nano ZnO beserta karakterisasi Choiry Ghina Afrilia; Annisa Aprilia; Lusi Safriani; Ayi Bahtiar; Davi Putri Hanavi
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.593 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.23063

Abstract

Studi pembuatan beserta karakterisasi serbuk ZnO berukuran sub-nano telah berhasil dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat lapisan tipis ZnO yang berasal dari serbuk ZnO yang disintesis menggunakan metode sol-gel pada bersuhu rendah (150°C). Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pencucian ketika sintesis, yang berkaitan dengan keberhasilan dalam pembentukan kristal ZnO pada temperatur rendah. Untuk mengetahui sifat optik, morfologi serta struktur dari serbuk ZnO, dilakukan beberapa karakterisasi menggunakan spektroskopi UV-Vis, spektroskopi FTIR, spektroskopi fotoluminesensi (PL), scanning electron microscopy (SEM), tunnelling electron microscopy (TEM) dan difraksi sinar-X (XRD). Berdasarkan spektrum absorbansi dan fotoluminesensi, energi gap nanopartikel ZnO sekitar 3,25 eV. Puncak emisi yang teramati pada panjang gelombang daerah ultra-violet (381 nm) berkaitan dengan nilai energi gap. Sedangkan puncak emisi pada daerah hijau-kuning menunjukkan defect berupa oxygen vacancy dan surface trap. Hasil karakterisasi FTIR, ikatan Zn-O telah terbentuk dan mendominasi, meskipun masih adanya keberadaan gugus karbonil yakni ikatan C=O dan ikatan C-O. Hal tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan proses pemanasan yang hanya mencapai 150°C. Sedangkan, kemurnian tinggi dimiliki film tipis yang ditandai dengan ketidakberadaannya gugus karbonil pada spektrum FTIR dan hanya menyisakan gugus Zn-O saja. Berdasarkan karakterisasi SEM dalam bentuk film tipis, ukuran partikel yang dapat teramati berkisar 50 nm. Sedangkan berdasarkan hasil pengukuran menggunakan TEM pada serbuk ZnO, ukuran partikel terkecil berkisar 15 nm. Berdasarkan hasil karakterisasi XRD, serbuk nano dan lapisan tipis ZnO memiliki struktur kristal hexagonal wurtzite. Berdasarkan dari hasil penelitian ini diketahui bahwa proses sintesis dengan pemanasan suhu rendah dapat menghasilkan serbuk ZnO berukuran nano, yang selanjutnya dapat dibuat dalam bentuk lapisan tipis ataupun sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
Karakteristik Lapisan Batas Atmosfer Saat Kejadian Hujan Lebat Di Bandara Sukarno-Hatta Rendi Lucky Hartanto; Prasetyo Umar Firdianto; Ahmad Fadlan
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.336 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.23151

Abstract

Pada tanggal 5 Februari 2018 jam 17.00 WIB terjadi hujan lebat di Sekitar Bandara Soekarno-Hatta dengan jumlah curah hujan mencapai 70 milimeter/hari. Adanya kejadian tersebut menyebabkan kondisi udara tidak stabil dan turbulen di sekitar runway yang berkaitan langsung dengan lapisan batas atmosfer. Sehingga dapat mengganggu aktivitas penerbangan pada waktu itu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik lapisan batas atmosfer saat kejadian tersebut. Data yang digunakan adalah data pengamatan udara atas (Radiosonde) dan udara permukaan (Sinoptik) Stasiun Meteorologi Cengkareng (96749),  model HYSPLIT dengan resolusi spasial 0.5ox 0.5o dan resolusi temporal tiap 3 jam dari  National Oceanic and Atmospheric Administration, Streamline, dan Satelit Himawari-8 kanal Infrared. Metode yang digunakan adalah dengan menentukan nilai ketinggian lapisan batas atmosfer, Richardson Number(Ri), Turbulence Kinetic Energy (TKE) dan intensitas Turbulen saat kejadian dibandingkan dengan normalnya. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa ketinggian lapisan batas atmosfer mencapai 2,15 kilometer, Nilai Ri mencapai -0.37, dan TKE mencapai 4,12 m2/s2 dengan intensitas Turbulen kuat. Selain itu, analisis indek Radiosonde menunjukkan kondisi udara yang cukup labil. Terdeteksi awan konvektif tebal di sekitar wilayah kejadian dengan suhu puncak awan mencapai -72oC.
Karakteristik Anoda Baterai Lithium-Ion yang dibuat dengan Metoda Spraying Berbasis Binder CMC Ida Farida Antika; Sahrul Hidayat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.931 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.23073

Abstract

Baterai Lithium-ion merupakan salah satu jenis baterai sekunder yang umum digunakan pada perangkat portable karena keunggulan yang dimilikinya, yaitu siklus hidup yang panjang dan densitas energi yang tinggi. Performa baterai Li-ion ditentukan oleh kualitas elektrodanya. Kualitas elektroda dapat ditingkatkan dengan penambahan binder yang berfungsi untuk mempertahankan struktur fisik elektroda. Salah satu jenis binder yang dapat digunakan adalah Carboxymethyl Cellulose (CMC). CMC memiliki karakteristik yang baik sebagai perekat namun memiliki sifat listrik yang buruk karena isolator. Untuk mengatasi hal tersebut, elektroda dibuat dalam bentuk komposit dengan menambahkan bahan konduktif. Pada penelitian ini telah dibuat anoda baterai Li-ion berbasis binder CMC dengan variasi bahan konduktif berupa Acetylene black (AB) dan Karbon (C), dan variasi ketebalan film yang didapatkan dari banyaknya larutan anoda yang terdeposisi pada substrat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, nilai konduktivitas terbesar yaitu 6,781×103 S/m dimiliki oleh film anoda komposit Grafit/AB/CMC dengan ketebalan film 0,200 mm. Sedangkan kapasitas terbesar dimiliki oleh film anoda komposit Grafit/AB/CMC ketebalan 0,422 mm. Namun yang memiliki stabilitas terbaik adalah film anoda komposit Grafit/C/CMC ketebalan 0,369 mm yang dapat mencapai hingga 1525 siklus pengujian cyclic voltammetry
Pengaruh Laju Aliran Udara Terhadap Konsentrasi Gas Mampu Bakar dan Daya Gasifikasi Otong Nurhilal; Ferry Faizal; Harry Poetra
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.806 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.22600

Abstract

Pada penelitian ini telah dianalisa CH4, CO dan H2 sebagai unsur dominan pada gas hasil gasifikasi dari sekam padi dan bonggol jagung. Tipe gasifikator yang digunakan adalah tipe updraft dengan udara sebagai medium gasifikasi dengan variasi laju udara 1-5 m/s. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan sensor MQ2, MQ4 dan MQ8. Banyaknya bahan biomassa yang digunakan untuk 1 kali proses gasifikasi adalah 1 kg. Berdasarkan data hasil pengukuran temperatur gasifikasi tertinggi mencapai 866 ˚C dengan laju aliran udara 4,8 m/s. Untuk nilai konsentrasi rata-rata CH4, CO dan H2  tertinggi untuk bonggol masing masing adalah 3791,4 ppm, 8959,4 ppm, dan 8267,1 ppm dengan laju aliran udara 5m/s. Untuk sekam padi diperoleh nilai rata-rata konsentrasi masing-masing adalah 6728 ppm 7497 ppm, dan 7617 ppm pada 3 m/s. Nilai daya terbesar untuk bonggol jagung adalah 11,6 kW pada laju aliran 5 m/s dan  sekam padi adalah 2,51 kW pada laju aliran 3 m/s.
Estimasi Pengukuran Laju Aliran Sirkulasi Alam Pada Simulasi Sistem Pendingin Pasif Reaktor Nuklir Pre-FASSIP 02 Try Hutomo Putra; Intan Parwati; Rosaldi Pratama; Cukup Mulyana; Mulya Juarsa
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.948 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.22458

Abstract

Padamnya pendingin aktif di reaktor nukir Fukushima Daiichi menyebabkan sisa panas reaksi fisi berantai tak kunjung didinginkan. Tsunami setinggi 13 m merendam generator listrik cadangan saat terjadi Station Black Out. Akibatnya terjadi kerusakan pada teras reaktor hingga menimbulkan ledakan gas hidrogen yang dapat menyebabkan radiasi radioaktif tercemar kelingkungan. Pengembangan sistem pendingin pasif untuk menggantikan sistem aktif sangat diperlukan. Dengan prinsip kerja natural circulation, air yang panas akan menuju ke daerah yang dingin karena adanya bouyancy (Gaya Apung). Maka dibuat fasilitas simulasi Untai Pre-FASSIP 02 untuk mensimulasikan kejadian pemanasan reaktor dan pendinginan berskala medium. Laju aliran merupakan hal yang sangat penting untuk mendinginkan. Hasil eksperimen menunjukan kecepatan laju aliran pada Pre-FASSIP 02 paling tinggi adalah 0.062 m/s dan yang paling rendah adalah 0.026 m/s.
Simulasi Charge Discharge Model Baterai Lead Acid Rahma Dini Barkah; Sahrul Hidayat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.873 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.23257

Abstract

Telah dilakukan simulasi charge-discharge model baterai lead acid dengan bantuan software Comsol. Pada penelitian ini dilakukan beberapa variasi arus pada proses charge dan discharge. Pada proses charge arus yang divariasikan sebesar 1/30C, 1/25C, 1/20C 1/10C, 1/5C, 1/2C dan 1C sedangkan pada proses discharge variasi arus pembebanannya sebesar 1/20C, 1/10C, 1/5C, 1/2C, 1C, 2C, 5C, 10C dan 20C. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kapasitas maksimum pada proses charge sebesar 897 Amper.secon pada arus pengisian 1/2C. Sedangkan kapasitas maksimum pada proses discharge sebesar 770 Ampere.secon pada arus pembebanan 1/5C. Disipasi daya baterai semakin besar seiring dengan semakin besarnya arus pengisian ataupun arus pembebanan. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh efisiensi maksimum model baterai lead acid adalah sebesar 85,84%.
Rancang Bangun Alat Pengkonversi Sampah Plastik Menggunakan Metode Pirolisis menjadi Bahan Bakar Minyak dalam Upaya Penanganan Masalah Lingkungan Dewi Amalia Ardianti; Aldy Amiruddin Najib; Faisal Nur Hakim; Uhti Setiorini; Sri Suryaningsi
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.786 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.23152

Abstract

Limbah plastik masih menjadi salah satu permasalahan utama pada lingkungan di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu alternatif penanganan limbah plastik adalah dengan mengkonversi limbah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan metode pirolisis. Pirolisis adalah proses dekomposisi suatu bahan pada temperatur tinggi tanpa adanya oksigen. Pada penelitian ini, dilakukan proses pirolisis pada limbah plastik HDPE dengan reaktor berbahan stainless steel yang telah dirancang untuk menghasilkan bahan bakar minyak, sebesar 460 ml dan 1846,5 ml minyak dan dengan variasi temperatur kondensasi 26°C dan 17°C. Proses pirolisis limbah plastik dilakukan pada temperatur rata-rata pemanasan 606,9°C dan 640,6°C. Sehingga, menghasilkan efisiensi dari reaktor 27,93% untuk temperatur kondensasi 26°C dan 66,34% untuk temperatur kondensasi 17°C. Berdasarkan perbandingan karakteristik bahan bakar minyak hasil pirolisis dengan standar bahan bakar solar (SNI 06-4131-1996) dijelaskan bahwa bahan bakar minyak yang dihasilkan mendekati dengan spesifikasi SNI. Karakteristik bahan bakar meliputi, indeks setana, yaitu 53,9, kandungan sulfur, sebesar 0,05 %wt, dan nilai kalor yang tinggi, yaitu 11,179 kkal/kg yang menunjukkan kualitas yang baik dari pemanasan bahan bakar. Namun, viskositas sebesar 1,188 mm²/s, berat jenis sebesar 777,2 kg/m³, dan flash point di bawah -5°C menunjukkan pelumasan dan regulasi keamanan yang kurang baik jika digunakan pada mesin
Prototipe Alat Bantu Baca untuk Digitalisasi Meter kWh Mekanik Vera Firmansyah; Vebi Nadhira; Desy Normasari; Umi Afifah
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.62 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i2.21733

Abstract

Meter kWh merupakan alat yang digunakan untuk mengukur besarnya energi listrik. Menurut jenisnya, meter kWh dibagi menjadi dua yaitu meter kWh mekanik dan meter kWh digital. Meter kWh termasuk alat ukur yang wajib tera dan tera ulang berdasarkan Undang-undang Metrologi Legal. Pada saat pengujian meter kWh dengan standar, proses pembacaan meter kWh mekanik masih menggunakan manual (secara visual). Skala meter kWh mekanik memiliki resolusi sebesar 0,01 kWh. Untuk meningkatan ketepatan dalam pembacaan skala yang dapat meningkatkan akurasi hasil pengujian, maka dibuatlah prototipe alat bantu baca skala meter kWh mekanik. Prototipe ini memanfaatkan tanda hitam piringan meter kWh yang dideteksi oleh sensor optik TCRT5000 pada mikrokontroler arduino. Jumlah putaran pada meter kWh sebanding dengan nilai kWh yang ditampilkan. Hasil uji karakteristik sensor menghasilkan jarak optimal sensor terhadap piringan ±2 mm. Sedangkan hasil pengujian prototipe untuk akurasi sebesar 100%, presisi sebesar 100%, bias sebesar 0% dan eror sebesar 0%. Hasil pengujian prototipe di atas dilakukan pada 0 – 12 putaran piringan meter kWh.

Page 1 of 1 | Total Record : 10