cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jiif@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Department of Physics Universitas Padjadjaran Jl Raya Bandung-Sumedang Km 21 Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika
ISSN : 25490516     EISSN : 25497014     DOI : http://dx.doi.org/10.24198/jiif
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) is a scientific journal that contains research results covering theoretical, simulation and modeling studies, experiments, engineering and exploration in the field of Physics and its Applications.
Articles 181 Documents
Investigasi Gerakan Tanah dan Akuifer Menggunakan Metode Electrical Resistivity Tomography di Sekitar Lereng BGG Jatinangor Budy Santoso; Setianto, Risdiana; Imran Hilman Mohammad
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.129 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v2i1.15392

Abstract

Penelitian gerakan tanah dan akuifer telah dilakukan disekitar lereng Bandung Giri Gahana (BGG), Jatinangor, pada bulan Juni – November 2017. Faktor pemicu terjadinya gerakan tanah yaitu adanya batuan yang dapat berfungsi sebagai bidang gelincir serta lapisan pembawa air (akuifer). Bidang gelincir adalah bidang yang berada pada lapisan yang stabil dan bersifat kedap air (impermeable). Akuifer adalah lapisan batuan yang permeable baik yang terkonsolidasi atau yang tidak terkonsolidasi dengan kondisi jenuh air. Metode Geofisika yang dapat mengidentifikasi bidang gelincir dan akuifer yaitu Metode Geolistrik Electrical Resistivity Tomography (ERT). Berdasarkan hasil pengukuran ERT, bidang gelincir terdapat pada lempung pasiran dengan nilai resistivitas : (50 – 78) Ohm.m, sedangkan bidang geser yang menyebabkan pergerakan tanah terdapat pada bahan rombakan dengan nilai resistivitas : (79 – 660) Ohm.m. Berdasarkan hasil pengukuran ERT, gerakan tanah yang terdapat dilokasi penelitian pergerakannya lambat sehingga dikategorikan ke dalam tipe rayapan. Lapisan pasir (akuifer) yang terdapat dibawah bidang geser memiliki resistivitas rendah dengan nilai : (9 – 25) Ohm.m.
Characteristics of PVA/GO Composite Membranes Prepared Using Solution Casting Technique for Reducing Methylene Blue Concentration Fauziah Siti Ajizah; Fitrilawati, Ayi Bahtiar; Norman Syakir
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.989 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v7i1.40650

Abstract

In this study, the composite films of polyvinyl alcohol (PVA) and graphene oxide (GO) that referred as PVA/GO composites were prepared with a solution casting technique to be used as a filtration membrane. PVA/GO solution was prepared by mixing PVA powder, GO dispersion and aqueous solvent, then subjected to a hydrothermal process. The PVA/GO composite solution was cast on the glass substrate, then dried overnight so the solvent evaporated and then the composites films were removed from the substrate. The PVA/GO composite that characterized by SEM indicates that the GO is evenly dispersed within the PVA matrix. The FTIR spectrum of the composite has a sharp peak at 1655 cm-1 that associated with C=O and C=C bonds relating to GO characteristics. The TGA measurement results show that the PVA/GO composite film has better thermal stability than the PVA film. The PVA/GO composite films have been used as filtration membranes to reduce the concentration of methylene blue (MB) solutions contained in water. The filtration experiment that performed at various pressures showed that the permeability of the PVA/GO composite membranes was relatively constant at each pressure. Membrane permeability at pressures of 20 psi, 30 psi and 45 psi for PVA membranes are 1.95×10-3,  2.08×10-3 and 2.00×10-3 Darcy, while for PVA/GO composite membranes are 2.49×10-4, 1.22×10-3 and 2.23×10-3 Darcy
Pengaruh Cross-Equatorial Northerly Surge terhadap Kejadian Banjir di Jakarta (Studi Kasus 31 Desember 2019 - 1 Januari 2020) Bella Puspita Dewi; Sayful Amri
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.776 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i1.37914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS) yang diduga menjadi pemicu terjadinya hujan lebat yang menyebabkan banjir Jakarta 1 Januari 2020.  Analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis deskriptif terhadap data pengamatan, reanalisis, dan  citra satelit dengan menggunakan aplikasi SATAID. Fenomena CENS merupakan Northerly Cold Surge yang mampu melintasi ekuator dan biasanya ditandai dengan adanya peningkatan MSLP di Siberia (Siberian High), kecepatan angin meridional yang lebih dari 5 m/s di wilayah 105˚BT hingga 115˚BT. Hasil dari penelitian ini adalah CENS memicu penguatan angin monsun Asia, sehingga wilayah Jakarta mendapatkan suplai uap air yang besar dari Laut Cina Selatan (LCS) dan memicu terbentuknya sistem awan konvektif yang menyebabkan hujan lebat yang menjadi pemicu terjadinya banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada tanggal 1 Januari 2020
Pengaruh Nilai Wettability terhadap Bubble Departure Diameter dan Bubble Departure Frequency Bambang Joko Suroto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.47 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.15358

Abstract

Studi tentang efek dari nilai wettability dari permukaan pada bubble departure diameter dan bubble departure frequency telah dilakukan dengan menggunakan air murni sebagai fluida kerja dan defaat subcooling 0K. Heat transfer block yang digunakan adalah dipoles tembaga/hidrofilik, dan superhydrophilic /TiO2. Hasil penelitian menunjukkan bubble departure diameter lienar dengan nilai besaran contact angle dan nilai bubble departure frequency semakin meningkat dengan menurunnya nilai contact angle hal ini sensuai dengan Model Frist dan bertentangan dengan Zubers model.
Perbandingan Karakteristik Sel Superkapasitor Berbahan Komposit GO/TiO2 yang Dibuat Melalui Proses Termal Dengan dan Tanpa Autoclave Saajidah Fathinal Haq; Nur Khanifah; Fitrilawati -; Norman Syakir; I Made Joni
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.947 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i2.39946

Abstract

Pada penelitian ini dibuat komposit rGO/TiO2 menggunakan metode termal dengan menggunakan autoclave dan tanpa autoclave. Komposit rGO/TiO2 tanpa autoclave dibuat dari dispersi GO dan dispersi TiO2 dengan rasio massa 3:2 melalui pemanasan pada 50°C selama 5 jam, sedangkan komposit rGO/TiO2 dengan autoclave dibuat dari dispersi GO dan dispersi TiO2 dengan rasio massa 3:2 melalui pemanasan pada 120oC selama 24 jam. Untuk elektroda superkapasitor dibuat lapisan komposit rGO/TiO2 dibuat pada pelat nickel (Ni) dengan menggunakan teknik UV Oven spraying. Model superkapasitor dibuat dalam bentuk sel simetris yang terdiri dari sepasang lapisan komposit rGO/TiO2 pada pelat Ni sebagai elektroda dan larutan 1M KOH sebagai elektrolit. Superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 memiliki performa yang lebih tinggi dibandingkan dengan superkapasitor yang menggunakan elektroda GO dan TiO2 murni. Superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 yang dibuat menggunakan autoclaves memiliki performa lebih tinggi daripada superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 yang dibuat tanpa autoclaves, dengan nilai kapasitansi spesifik, energi spesifik, dan daya spesifik masing-masing adalah 8,21 F/g, 1,14 Wh/kg, dan 164,1 Watt/kg.
Design of Learning Media for Audacity-Assisted Doppler Effect Practicum Tools Desy Widaningrum
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.728 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v5i1.32035

Abstract

The Doppler effect is one of the important materials in studying the sound of a still or moving object. The purpose of this study is to develop learning media in the form of Doppler effect practicum tools assisted with audacity. The research method used is Research and Development (R & D). The product produced in this study is a Doppler Effect practicum tool in the form of a source car and a listener car equipped with a speed controller as a speed controller and a speaker as a sound source, a trajectory as long as 3 meter, as well as assisting with audacity on a personal computer or laptop. The audacity-assisted hearing frequency measurement tool was tested by varying the speed of the source car and the direction of the source car, the approaching and farther away from the listener's car. The results of the measuremen of this tools are in accordance with theoretical calculations, having a difference of 0.81 Hz at a speed of 0.33 m/s, a difference of 3.05 at a speed of 0.38 m/s, and a difference of 3.88 at a speed of 0.44 m/s. The relative accuracy of the measurement results to the comparative theoretical value by calculation is 99.9%. Based on the results of this study, it can be concluded that the learning media in the form of Doppler effect practicum tools assisted by audacity that were designed can be applied in physics learning.Keywords: audacity, Doppler effect, practicum tools.
Perhitungan Konduktansi Molekuler Sistem Biphenyl dengan Metode Non-Equilibrium Green’s Function (NEGF) Liu Kin Men, Setianto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.572 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20584

Abstract

Konduktansi molekul bahan organik saat ini sedang dipelajari secara luas dan dikembangkan untuk teknologi elektronik molekuler dan difokuskan pada perangkat molekul tunggal. Disini kami menelaah efek dari berbagai rantai ikatan karbon-karbon (C-C) di antara sistem bifenil terhadap nilai konduktansi molekulernya. Fungsi Green non-equilibrium (NEGF) diimplementasikan dalam metode Tight-Binding (gDFTB) dan digunakan untuk menyelidiki transfer elektroniknya. Akibatnya, ikatan C-C dengan hibridisasi sp2 memiliki konduktansi tertinggi daripada orbital hibrid sp3 dan sp1 karena celah energi HOMO-LUMO paling sempit.
Studi Komputasi Efek Sonofisika dari Gelembung Mikro terhadap Deformasi Lapisan Logam David - -; Ferry Faizal; Sahrul Hidayat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.19 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v6i1.37102

Abstract

Siklus kavitasi terjadi ketika gelembung mikro diberikan paparan gelombang ultrasonik, yang merupakan fase pengembangan, osilasi, dan pecahnya gelembung di zat cair. Saat pecah, gelembung mikro akan menghasilkan efek sonofisika berupa tekanan dan suhu yang tinggi, yang dapat digunakan untuk mendefromasi permukaan bahan. Telah dilakukan simulasi berdasarkan model dinamika gelembung Rayleigh–Plesset untuk menginvestigasi pengaruh jari-jari awal gelembung terhadap efek sonofisika yang dihasilkan, dan dampaknya terhadap deformasi lapisan logam. Hasil simulasi menyatakan bahwa gelembung dengan jari-jari awal yang kecil memiliki siklus osilasi yang lebih intens dan menghasilkan efek sonofisika yang lebih besar, sehingga memiliki efektivitas yang lebih tinggi untuk mendeformasi lapisan logam.
Identifikasi Bidang Gelincir Berdasarkan Parameter Fisika Batuan (Studi Kasus: Daerah Rawan Longsor Di Jalan Kereta Api Km 110, Purwakarta) Budy Santoso; Bambang Wijatmoko; Eddy Supriyana
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.349 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v4i2.27579

Abstract

AbstrakJalan Kereta Api Km 110, Purwakarta, Jawa Barat adalah salah satu lokasi yang rawan pergerakan tanah. Salah satu faktor yang menyebabkan gerakan tanah di lokasi ini adalah adanya bidang gelincir yang berada di bawah permukaan tanah. Gerakan tanah di lokasi ini merupakan gerakan tanah lama yang aktif kembali karena dipicu oleh infiltrasi air hujan. Secara geologi daerah penelitian termasuk dalam Formasi Subang, terdiri dari: batulempung, breksi dan batupasir. Batulempung merupakan lapisan kedap air, apabila terdapat infiltrasi air hujan, maka air tidak dapat diserap oleh lapisan batuan tersebut, tetapi akan mengalir ke arah bawah lereng. Batulempung yang terkena air akan mengubah sifat kekerasan batulempung menjadi licin, sehingga permukaan batulempung tersebut dapat berfungsi sebagai bidang gelincir. Berdasarkan hasil pengukuran resistivitas, data pengeboran dan analisis laboratorium mekanika tanah, Batulempung memiliki nilai resistivitas: 1 - 5 Ohm.m, permeabilitas: 5,39x10-7 cm/detik dan porositas: 54,99 %.Kata kunci:  bidang gelincir,  permeabilitas,  porositas,  resistivitas.
Dental Hypnosis Monitoring Device Nada Qisthina Malik; Naufal Hilmi Fauzan; Adiyana Putri; Andri Abdurrochman
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.217 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v3i1.20620

Abstract

Dental hypnosis monitoring device merupakan suatu alat yang berfungsi untuk memantau kondisi kesadaran seorang pasien kesehatan gigi pada saat terhipnosis. Pada dunia kedokteran gigi khususnya bagi seorang dokter yang menggunakan metode dental hypnosis berguna untuk menenangkan pasien bahkandapat menjadi pengganti anastesi. Alat ini dapat membantu dokter gigi dalam praktek dengan metode dental hypnosis karena dapat memantau kesadaran pasienyang sedang di hypnosis.  Alat ini mengetahui kondisi kesadaran pasien berdasarkan frekuensi gelombang otak pasien yang dideteksi menggunakan elektroda. Frekuensi gelombang otak yang didefinisikan sebagai tanda bahwa seorang pasien berada pada kondisi terhipnosis berada pada rentang 3-10 Hz atau berada pada jangkah gelombang thetadan alpha. Indikasi kondisi terhypnosis dinyatakan dengan warna hijau, diluar itu dinyatakan dengan led berwarna merah.