cover
Contact Name
Noviawan Rasyid Ohorella
Contact Email
noviawanrasyid@gmail.com
Phone
+6281311209500
Journal Mail Official
jurnalbroadcomm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cakung Cilincing Tim, Pulo Gebang, Cakung, RT.9/RW.8, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13950
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
BroadComm
ISSN : -     EISSN : 27762556     DOI : https://doi.org/10.53856
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Broadcasting Communication (Bcomm) menerima karya ilmiah dari Akademisi dan Praktisi untuk dipublikasikan pada terbitan April maupun oktober tiap tahunnya. Cakupan Tema yang dimaksud berkaitan dengan Media dan Teknologi, serta Sosial dan Humaniora. LINK : https://ejournal.akmrtv.ac.id/index.php/broadcomm/about/editorialPolicies#focusAndScope
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2026)" : 8 Documents clear
DINAMIKA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENIKAH PADA PASANGAN DENGAN KEHAMILAN PRANIKAH Nanda, Sendi Eka; Azizah, Septiana Nur
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/07ad7k05

Abstract

Kehamilan pranikah pada pasangan muda sering menimbulkan tekanan sosial dan emosional yang memengaruhi dinamika hubungan serta proses pengambilan keputusan untuk menikah. Situasi ini menempatkan pasangan dalam kondisi krisis relasional yang menuntut adanya komunikasi interpersonal untuk menentukan langkah yang akan diambil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi interpersonal dalam proses pengambilan keputusan menikah pada pasangan yang mengalami kehamilan pranikah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap empat pasangan (delapan informan) yang menikah setelah mengalami kehamilan pranikah. Informan dipilih secara purposive berdasarkan kesesuaian pengalaman dengan fokus penelitian, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal diawali dengan keterbukaan dalam menyampaikan kondisi kehamilan, namun keterbukaan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh keterbukaan emosional. Pasangan cenderung menyimpan perasaan takut, cemas, dan tekanan sosial yang memengaruhi kualitas dialog interpersonal. Empati dan dukungan emosional berperan dalam menjaga keberlanjutan komunikasi, meskipun kesetaraan komunikasi belum sepenuhnya terwujud karena adanya dominasi peran dan intervensi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan menikah tidak hanya dipengaruhi oleh komunikasi interpersonal pasangan, tetapi juga oleh tekanan sosial yang membatasi ruang negosiasi emosional dalam hubungan.
REBRANDING KULINER TRADISIONAL SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN IDENTITAS UMKM DESA DI KAWASAN INDUSTRI Utami, Faiqotul Isma Dwi; Sakhiyyuddin, Muhammad Multazam; Khoirunnissa; Nadhiroh, Imroatun; Syaniyah, Robiathus
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/7bhk9x32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses rebranding kuliner tradisional sebagai strategi penguatan identitas UMKM desa di kawasan industri, dengan studi kasus pada Warung Tegalan Sawah di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam perubahan konsep usaha serta strategi komunikasi yang dilakukan oleh pengelola. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola usaha, perangkat desa, dan pengunjung, serta dokumentasi terkait aktivitas usaha dan promosi digital. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding dilakukan melalui penguatan konsep kuliner tradisional yang dipadukan dengan pemanfaatan lanskap persawahan sebagai daya tarik utama usaha. Perubahan konsep tersebut mampu menciptakan diferensiasi dibandingkan dengan tempat makan lain di sekitar kawasan industri. Selain itu, pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi turut memperluas jangkauan informasi mengenai usaha tersebut kepada masyarakat yang lebih luas. Respon pengunjung terhadap konsep kuliner tradisional dengan suasana pedesaan juga menunjukkan kecenderungan positif karena memberikan pengalaman makan yang berbeda dan lebih santai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara identitas kuliner lokal, pengalaman ruang pedesaan, dan pemanfaatan media digital dapat menjadi strategi komunikasi yang efektif dalam memperkuat identitas UMKM desa di tengah dinamika kawasan industri.
IMPLEMENTASI MODEL SOSTAC DALAM STRATEGI SOCIAL MEDIA MARKETING PADA INSTAGRAM FRIDAY NORAEBANG Pinasthika, Indira Maitri Kitrani; Farida, Nuke; Amalia, Bella
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/r7n38d54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model SOSTAC dalam strategi social media marketing pada Instagram Friday Noraebang dalam membangun brand engagement. Instagram dimanfaatkan sebagai media komunikasi pemasaran untuk menjangkau serta melibatkan audiens, khususnya komunitas K-Pop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis dilakukan berdasarkan enam tahapan model SOSTAC, yaitu situation analysis, objectives, strategy, tactics, action, dan control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Friday Noraebang telah menerapkan setiap tahapan secara sistematis, mulai dari analisis internal dan eksternal melalui SWOT, penetapan tujuan yang mencakup peningkatan penjualan, gaya interaksi, dan efisiensi anggaran, dan perumusan strategi berbasis segmentasi target audiens. Implementasi taktik dilakukan melalui penggunaan alat pemasaran yang terintegrasi dengan bauran pemasaran 4P dan fitur-fitur Instagram. Pada tahap aksi, perusahaan mengoptimalkan dimensi pemasaran media sosial untuk meningkatkan interaksi audiens, sementara tahap pengendalian dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi menggunakan Instagram Insights. Penerapan model tersebut menunjukkan tercapainya tahapan brand engagement mulai dari lurking, casual, active, committed, hingga loyalist, dimana konsumen terlibat secara langsung dalam event Friday Noraebang.
THE ART OF PERSUASION: STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL PT FALCON DALAM MENDISTRIBUSIKAN FILM INDONESIA MELALUI PLATFORM NETFLIX Prasetyaningsih, Eny; Prihantoro, Edy
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/n6169953

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital yang digunakan oleh PT Falcon Pictures dalam mendistribusikan film-film Indonesia melalui platform streaming global, Netflix. Distribusi film melalui platform digital merupakan bentuk inovasi baru dalam industri perfilman Indonesia yang sebelumnya lebih bergantung pada bioskop dan televisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori Difusi Inovasi dari Everett M. Rogers untuk menganalisis bagaimana inovasi tersebut disebarluaskan ke masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah Difusi Inovasi (Rogers). Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer dan sekunder melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Falcon menggunakan berbagai saluran komunikasi digital seperti media sosial, video teaser, konten visual, dan dukungan dari selebritas untuk menarik perhatian dan minat penonton. Strategi ini mempercepat proses adopsi film Indonesia oleh khalayak lokal dan global.  Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Falcon Pictures adalah strategi komunikasi pemasaran berbasis digital melalui kerjasama dengan Netflix. Kerja sama yang dilakukan adalah output deal menggunakan model licensing. Falcon menggunakan pendekatan digital melalui media sosial, kampanye testimoni emosional, kolaborasi dengan influencer dan pemanfaatan kisah di balik layar. Karakteristik inovasi seperti keuntungan relatif, kesesuaian dengan gaya hidup digital, dan kemudahan akses melalui Netflix berperan penting dalam proses difusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang persuasif dapat menjadi factor Indonesia di pasar internasional.
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL KELUARGA DI ERA DIGITAL (STUDI KASUS DESA WAAI) Mambrasar, Orpa; Muskita, Marleen; Latuheru, Rido
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/5pcvq006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi antarpribadi dalam keluarga di era digital di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Perkembangan teknologi komunikasi telah mengubah cara anggota keluarga berinteraksi, yang semula didominasi komunikasi tatap muka kini bergeser menjadi komunikasi yang dilakukan melalui media digital seperti pesan instan dan panggilan video. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 10 informan yang terdiri dari 5 orang tua dan 5 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi keluarga di Desa Waai bersifat hibrid, menggabungkan komunikasi tatap muka dan komunikasi melalui media digital. Perubahan ini dipengaruhi oleh tujuh faktor utama: teknologi, generasi, sosial-ekonomi, budaya lokal, lingkungan sosial, kondisi geografis, dan kebijakan keluarga. Media digital memberikan dampak positif seperti kemudahan komunikasi jarak jauh, tetapi juga menciptakan dampak negatif termasuk berkurangnya intensitas komunikasi langsung dan munculnya fenomena 'alone together' dalam keluarga. Nilai-nilai budaya lokal Maluku seperti pela gandong, masohi, dan tradisi penghormatan keluarga berfungsi sebagai faktor penyeimbang terhadap dampak negatif digitalisasi.
ANALISIS SELF-DISCLOSURE PENGGUNA CHATGPT: STUDI KASUS MAHASISWA AKMRTV JAKARTA Rachmawati, Ussy; Dina, Nisa Aulia
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/gcmfwq42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk self-disclosure mahasiswa AKMRTV Jakarta dalam menggunakan ChatGPT, mengidentifikasi motivasi mahasiswa dalam melakukan self-disclosure melalui ChatGPT, serta memahami makna self-disclosure yang dirasakan dalam interaksi tersebut. Perkembangan kecerdasan buatan dan meningkatnya penggunaan chatbot AI di Indonesia menunjukkan adanya transformasi pola komunikasi interpersonal di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis dan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta triangulasi dengan informan ahli di bidang Psikologi Komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk self-disclosure mahasiswa kepada ChatGPT terdiri atas self-disclosure deskriptif dan evaluatif yang mencakup pengungkapan kondisi faktual, pengalaman personal, serta perasaan dan penilaian subjektif. Motivasi self-disclosure dipengaruhi oleh kondisi emosional yang tidak stabil, kebutuhan akan ruang aman yang bebas dari penilaian sosial, keinginan memperoleh respons rasional dan cepat, serta harapan mendapatkan validasi dan ketenangan. Self-disclosure dimaknai sebagai sarana refleksi diri, pengelolaan emosi, latihan membuka diri, serta pendamping dalam proses pengambilan keputusan. Temuan ini memperkuat asumsi Computer-Mediated Communication bahwa komunikasi berbasis teks dengan karakteristik anonimitas dan kontrol pesan dapat memfasilitasi keterbukaan diri dalam interaksi manusia–AI.
Eksplorasi Komunikasi Antarorganisasi dalam Resource Sharing Satgas PPKPT pada Penanganan Kasus Kekerasan Astuti, Indah Kusuma; Ariefin, Choyrull; Bramantyo, Bagus Dwi
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/wdhk5y18

Abstract

Fenomena meningkatnya kasus kekerasan di lingkungan kampus menjadi isu mendesak di Indonesia, khususnya di perguruan tinggi yang dituntut untuk memiliki mekanisme pencegahan dan penanganan yang lebih kuat. Ketidakcukupan kapasitas kelembagaan mendorong perlunya kolaborasi antar universitas melalui praktik resource sharing. Penelitian untuk mengkaji bagaimana komunikasi antar organisasi mendukung keberhasilan resource sharing dalam Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT), dengan studi ini bertujuan kasus di AKMRTV Jakarta dan Universitas Kristen Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen kelembagaan. Analisis dilakukan dengan menyoroti praktik berbagi tenaga ahli, pertukaran informasi, penyelarasan standar operasional prosedur (SOP), dan pemanfaatan fasilitas pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik resource sharing mempercepat penanganan kasus dan meningkatkan kualitas pendampingan korban. Komunikasi internal berperan menjaga koordinasi dan konsistensi, sementara komunikasi eksternal memperkuat jejaring kerja sama antar perguruan tinggi. Kepercayaan dan prinsip timbal balik menjadi fondasi keberlanjutan kerja sama, meskipun tantangan berupa keterbatasan sumber daya dan hambatan komunikasi masih dihadapi. Dukungan kelembagaan serta ikatan sosial yang kuat terbukti menjadi faktor penentu keberhasilan kolaborasi.
KOMUNIKASI PARIWISATA: STRATEGI MUSEUM CATUR INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN Nurdharifah, Naila; Ohorella, Noviawan Rasyid; Ramadhani, Rizky Wulan
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/501v6m22

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi pariwisata Museum Catur Indonesia dalam menarik minat kunjungan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Museum Catur Indonesia adalah museum pertama di Indonesia yang mengangkat tema catur dengan inovasi teknologi seperti VR dan robot catur. Teori yang digunakan adalah konstruksi sosial Berger & Luckmann. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi museum meliputi pembangunan brand "museum yang fun" berbasis teknologi, pemanfaatan media sosial Instagram dan TikTok, kolaborasi dengan sekolah dan partisipasi acara pemerintah, serta pendekatan interpersonal "menjadi teman". Faktor pendukungnya adalah keunikan teknologi, efektivitas media sosial, dan word of mouth. Faktor penghambatnya keterbatasan sumber daya, stigma museum kuno, dan persaingan destinasi lain. Kesimpulannya, strategi komunikasi yang terencana berhasil membangun realitas baru museum sebagai destinasi wisata edukatif yang menarik dan meningkatkan minat kunjungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8