cover
Contact Name
Noviawan Rasyid Ohorella
Contact Email
noviawanrasyid@gmail.com
Phone
+6281311209500
Journal Mail Official
jurnalbroadcomm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cakung Cilincing Tim, Pulo Gebang, Cakung, RT.9/RW.8, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13950
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
BroadComm
ISSN : -     EISSN : 27762556     DOI : https://doi.org/10.53856
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Broadcasting Communication (Bcomm) menerima karya ilmiah dari Akademisi dan Praktisi untuk dipublikasikan pada terbitan April maupun oktober tiap tahunnya. Cakupan Tema yang dimaksud berkaitan dengan Media dan Teknologi, serta Sosial dan Humaniora. LINK : https://ejournal.akmrtv.ac.id/index.php/broadcomm/about/editorialPolicies#focusAndScope
Articles 104 Documents
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM “FASE BULAN MADU” PASANGAN USIA MUDA Nesya Anandita; Rizky Wulan Ramadhani; John R.S.P.K.M. Isa
BroadComm Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.459 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v5i1.252

Abstract

Pasangan usia muda harus memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik untuk meminimalisir dampak negatif pernikahan usia muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal dalam “fase bulan madu” pasangan usia muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomologi menggunakan Teori Penetrasi Sosial dan Model Pengembangan Hubungan. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan wawancara kepada tiga pasangan usia muda berdasrkan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan usia muda melewati tiga tahap dalam Teori Penetrasi Sosial yaitu tahap kedua (mengetahui hobi dan kesenangan masing-masing), ketiga (membagi informasi dan pengalaman pribadi) dan keempat (membagi nilai, konsep diri, atau perasaan emosi terdalam). Tahap pertama, lapisan kulit terluar, dilewati pasangan usia muda ketika masih berpacaran. Pasangan usia muda melewati dua tahap Model Hubungan Pengembangan sebelum fase bulan madu yaitu: 1. Contact, tahap perkenalan dan 2. Involvement, tahap pembuktian atau tahap membuka diri. Sedangkan pada fase bulan madu, pasangan usia muda melewati tiga tahap Model Hubungan Pengembangan yaitu: 1. Intimacy, tahap seseorang lebih jujur dan terbuka; 4. Deteriation, tahap mendiskusikan kekurangan yang dirasakan; dan 5. Repair, tahap memperbaiki hubungan. Pasangan usia muda diharapkan mengasah kemampuan komunikasi interpersonal sebelum menikah agar dapat melewati fase bulan madu dan fase-fase lainnya selama pernikahan.
EKSISTENSI ANAK MUDA PADA FENOMENA TREND THRIFTING DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL Nada Nur Sella; Emilianshah Banowo
BroadComm Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.315 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v5i1.253

Abstract

Dewasa ini perkembangan trend fashion semakin berkembang, dengan begitu banyak masyarakat yang mencari model fashion mereka sendiri, salah satunya adalah lewat thrifting yang merupakan kegiatan berbelanja barang bekas seperti jual beli pakaian bekas, sepatu, perkakas, peralatan dapur, dan produk lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Eksistensi Anak Muda Pada Fenomena Trend Thrifting Dalam Pembentukan Identitas Sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konstruktivis, dan berlandaskan pada teor Identitas Sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi dengan anak muda yang gemar berburu pakaian bekas di Pasar Pakaian Bekas Panorama Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan jika thrifting merupakan trend kegiatan berbelanja pakaian bekas yang sedang diminati oleh anak muda zaman sekarang. Selain harganya murah, karena dengan mengikuti trend thrifting tersebut anak muda dapat menemukan model fashion mereka sendiri seperti gaya yang terlihat vintage dan rare. Thrifting saat ini telah menjadi budaya populer yang diminati banyak kalangan, dan bagi mereka pakaian bukan hanya dipandang sebagai sandang saja, melainkan representasi dari diri seseorang, karena dengan berbusanalah seseorang dapat mengekspresikan dirinya.
KOMUNIKASI PERSUASIF RELAWAN KOMUNITAS LENSA ANAK TERMINAL DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS FOTOGRAFI PADA ANAK MARJINAL Annisa Masri; Sendi Eka Nanda; Lenie Okviana
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.346

Abstract

Masyarakat marginal identik dengan kaum buruh rendahan, orang yang tinggal di pemukiman kumuh, warga desa, dan warga kota yang tertinggal karena kekurangan sumber daya. Komunitas Lensa Anak Terminal merupakan komunitas yang melakukan kegiatan pemberdayaan anak marjinal melalui media fotografi bercerita bagi anak-anak di lingkungan terminal Kota Depok yang bersifat sukarela dan diinisiasi oleh para penggiat di bidang pemberdayaan dan fotografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan oleh para relawan Komunitas Lensa Anak Terminal dalam meningkatkan kreativitas di bidang fotografi anak marjinal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualtitatif dengan menggabungkan metode wawancara secara mendalam dan terstruktur serta observasi dan dokumentasi. Konsep strategi komunikasi dan Teori Penetrasi Sosial digunakan untuk menganalisis hasil penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah tiga orang relawan di Komunitas Lensa Anak Terminal dan tiga orang anak marjinal yang tergabung di komunitas tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam peningkatan kreativitas menggunakan strategi milik Melvin L.deFleur yaitu strategi psikodinamika. sosiokultural dan the meaning of construction sebagai acuan strategi yang digunakan oleh para relawan dalam berkomunikasi dengan anak marjinal dalam membangun kreativitas fotografi di Sekolah Master. Keberhasilan dalam membangun kreativitas karena tahapan awal dalam pendekatan para relawan ke anak marjinal bisa mereka lakukan dengan baik.
PEMBENTUKAN PERSONAL BRANDING MELALUI STORY TELLING (STUDI PADA AKUN INSTAGRAM IVY WIJAYA) Anastasya Mary Priskila; Ocvita Ardhiani; Paujiatul Arifah
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pembentukan storytelling sebagai strategi personal branding di media sosial. Fokus penelitian ini adalah pada akun Instagram Ivy Wijaya, seorang content creator dan Co-Founder dari Ali Kopi. Menggunakan pendekatan Teori Transmedia penelitian ini menganalisis storytelling yang dijadikan sebuah strategi baru dalam membangun citra personal di platform Instagram. Metode kualitatif dan paradigma konstruktivisme digunakan dalam penelitian dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama adalah pemilik akun Ivy Wijaya, manager serta followers dari akun Instagram Ivy Wijaya. Penelitian ini akan memberikan kontribusi penting dalam mendapatkan pemahaman yang mendalam dalam komunikasi di media sosial terutama mengenai personal branding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan storytelling dan personal branding di Instagram oleh Ivy Wijaya telah menjadi strategi yang efektif dalam membangun citra personal yang positif. Strategi ini tidak hanya menciptakan narasi yang mendalam dan menarik, tetapi juga membangun keterlibatan yang kuat dengan pengikutnya. Implikasi penelitian ini mencakup panduan praktis untuk individu atau merek yang ingin memanfaatkan storytelling sebagai strategi personal branding di media sosial.
TERPAAN MEDIA LIVE SHOPPING SHOPEE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MAHASISWA DI JABODETABEK Choirul Umam; Sofiana Eka Ayu Pramesti
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.348

Abstract

Di era digital ini, perkembangan teknologi telah membawa perubahan di berbagai aspek kehidupan, termasuk perdagangan dan komunikasi. E-commerce atau perdagangan elektronik kini menjadi fenomena yang semakin populer di kalangan masyarakat, termasuk pelajar. Salah satu bentuk e-commerce yang banyak diminati saat ini adalah Shopee yang merupakan aplikasi e-commerce pertama di Asia Tenggara yang memiliki jumlah pengguna aktif bulanan tertinggi. Salah satu fitur yang ada di Shopee adalah Shopee live yang fiturnya memungkinkan penjual untuk berjualan dan berinteraksi secara real time dengan pembeli menggunakan platform streaming video Shopee live. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh terpaan media Shopee live terhadap keputusan pembelian pelajar di Jabodetabek. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori SOR (Stimulus-Organism-Response), dimana teori ini menitikberatkan pada pengaruh atau dampak pada penerimanya sebagai akibat dari reaksi tertentu terhadap stimulus yang diberikan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan ditentukan dengan menggunakan rumus lameshow untuk menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh terpaan media Shopee live terhadap keputusan pembelian siswa sebesar 43,8% dan sebagian dipengaruhi oleh variabel indikator atau faktor lain sebesar 56,2%.
BRANDING DESTINASI PARIWISATA BALI PADA AKUN INSTAGRAM @WISATABALI_OFFICIAL Soma Kresna Aditya Made; Noviawan Rasyid Ohorella; Ahmad Nasher
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.349

Abstract

Komunikasi Pariwisata memerlukan elemen branding dalam mengintegrasikan suatu objek wisata dan juga pengenalan kepada wisatawan melalui platform media. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui branding yang dilakukan oleh akun sosial media Instagram @wisatabali_official dalam mem-branding destinasi pariwisata di Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian menggunakan metode wawancara dan studi pustaka. Paradigma dalam penelitian ini adalah konstruktivisme dimana realitas merupakan hasil dari tindakan yang dilakukan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Branding yang fokus dalam bagaimana brand positioning dan brand value digunakan sebagai kekuatan dalam membranding suatu destinasi pariwisata. Hasil penelitian dan pembahasan yaitu kekuatan branding pariwisata di bali juga terletak pada banyaknya akun dengan konten wisata salah satunya @wisatabali_official. Sosial media menjadi penting dalam membranding berbagai objek pariwisata di bali dengan konten-konten yang dibuat antara lain foto video dan menu repost sehingga berbagai destinasi dapat diperkenalkan dengan mudah melalui akun sosial media.
ANALISIS JARINGAN GERAKAN OPINI DIGITAL MENGENAI KEBIJAKAN ELON MUSK DI MEDIA SOSIAL X PADA TAGAR #TWITTERLAYOFFS Ahmad Yazid Lubis; Dylan Esfandiary; Prasetyo Bonifasius S
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.350

Abstract

Kontroversi PHK massal menjadi fenomena yang banyak diperbincangkan oleh masyarakat di media sosial X yang akhirnya membentuk gerakan opini digital. Masyarakat maya beramai-ramai membicarakan PHK massal tersebut dengan mentautkan tagar #TwitterLayoffs di media sosial X. Fenomena penggunaan tagar #TwitterLayoffs di media sosial X dapat menggambarkan opini publik di masyarakat baik berupa dukungan maupun kritikan. Selain itu, tagar #TwitterLayoffs juga berperan dalam menggerakan opini digital mengenai kebijakan PHK massal di media sosial X. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan komunikasi yang terbentuk, aktor penting, dan level sistem pada tagar #TwitterLayoffs di media sosial X dengan menggunakan metode social network analysis dengan menggunakan Netlytic dan perangkat lunak Gephi. Penelitian ini juga menggunakan konsep digital movements of opinion untuk menjelaskan gerakan opini digital yang terbentuk dari tagar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @thisiskyler merupakan aktor penting dalam penyebaran informasi jaringan sosial tagar #TwitterLayoffs. Selain menjadi aktor terpopuler karena pusat informasi, akun @thisiskyler juga menjadi aktor terpenting karena besarnya relasi-relasi yang diterima oleh aktor tersebut. Hal ini menunjukkan peran akun @thisiskyler sebagai aktor dalam penggerak opini digital di media sosial X yang cukup penting dalam melakukan counter opini tagar #TwitterLayoffs yang mulanya ditujukan untuk mengkritik kebijakan PHK yang dilakukan Elon Musk di media sosial X.
PROSES PENETRASI SOSIAL PERAN ORANG TUA DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH KEMAR KARYA PEMBANGUNAN II Muhamad Abyan Denawa Putra; Bagus Dwi Bramantyo
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.351

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran  orang tua dalam membangun proses penetrasi sosial dalam membangun komunikasi dengan anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan autisme, di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kembar Karya Pembangunan II. Penelitian ini menggunakan Teori Penetrasi Sosial yang dikembangkan oleh Irwin Altman dan Dalmas Taylor yang menjelaskan jika hubungan manusia pada dasarnya bergerak dari suatu hubungan yang dasar menuju hubungan yang lebih intim. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana interaksi orang tua dapat memperdalam pengembangan keterampilan komunikasi anak. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Teori Penetrasi Sosial oleh orang tua memiliki dampak positif dalam memperkuat hubungan dan meningkatkan komunikasi anak berkebutuhan khusus, terutama dalam konteks autisme. Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas peran orang tua juga diidentifikasi, termasuk tingkat pemahaman terhadap teori, tingkat keterlibatan, dan dukungan lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pemahaman tentang peran orang tua dalam mendukung anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungan pendidikan inklusif, khususnya bagi mereka yang menghadapi autisme. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi orang tua, pendidik, dan pihak terkait dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif berdasarkan Teori Penetrasi Sosial untuk meningkatkan komunikasi anak-anak berkebutuhan khusus.
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA DALAM LIRIK LAGU SEPERTI KISAH – RIZKY FEBIAN Ardy Alessandro; Suci Putri Ramadhani
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.352

Abstract

Musik merupakan suatu alat komunikasi yang digunakan menyampaikan pesan atau ekspresi dengan menggunakan beberapa nada yang disusun membentuk suatu kesatuan yang berkesinambungan. Dengan ini penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis semiotika makna cinta dalam lirik lagu Seperti Kisah - Rizky Febian. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui makna cinta yang terkandung dalam lirik lagu itu dan mengkaji bagaimana penanda dan petanda didalamnya. Teori semiotika yang dipakai untuk mengkaji lirik lagu Seperti Kisah dan sesuai adalah dengan teori dari Ferdinand De Saussure. Metode penelitian memakai metode kualitatif. Hasil dari penelitian berisi tentang makna cinta dari seseorang untuk seseorang yang bisa ditujukan untuk keluarga, teman, dan pasangan. Selain itu penelitian ini mampu memberikan pesan yang digambarkan melalui teori semiotika oleh Ferdinand De Saussure
INTERAKSI PARASOSIAL IDOL GROUP K-POP ENHYPEN DENGAN PENGGEMAR MELALUI APLIKASI WEVERSE Nereida Verellia Zagita BL; Dwi Agitashera
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi parasosial idol group K-pop Enhypen dengan penggemar melalui aplikasi Weverse. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis fenomenologi dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatan teori interaksi parasosial serta teori computer mediated communication (CMC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi parasosial para penggemar pada aplikasi Weverse dapat terjadi dikarenakan adanya ketertarikan penggemar terhadap sang idola. Ketertarikan tersebut berupa penggemar yang telah mengikuti Enhypen sejak mereka masih berada pada acara survival, ada pula penggemar yang merasa seperti memiliki teman ketika berinteraksi dengan Enhypen dan ada pula penggemar yang mengaku merasakan dampak positif selama berinteraksi dengan Enhypen. Serta tingkat keaktifan idol pada aplikasi Weverse juga menjadi faktor utama terjadinya interaksi parasosial.

Page 8 of 11 | Total Record : 104