cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1" : 28 Documents clear
Tantangan Dan Peluang Budidaya Lele Dengan Sistem Bioflok Di Kabupaten Bondowoso Nurul Fathiyah Fauzi; Kiki Herlambang; Fefi Nurdiana Wijayanti
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.671 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.51

Abstract

Budidaya lele dengan sistem bioflok merupakan sistem budidaya yang baru bagi petani pembudidaya di Kabupaten Bondowoso. Berbagai kendala, tantangan, dan peluang masih banyak dirasakan petani. Tingkat produktivitas dan keuntungan usaha yang dihasilkan belum terukur dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat produktivitas, 2) tingkat keuntungan, dan 3) mengetahui kendala, tantangan dan peluang budidaya lele dengan sistem bioflok. Metode penelitian deskriptif analitik dilakukan di Desa Bataan Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso dengan total sampling (3 orang). Hasil penelitian menunjukkan budidaya ikan lele dengan sistem bioflok di Kabupaten Bondowoso memiliki tingkat produktivitas mencapai 194,5 kg/kolam bioflok dengan nilai rata-rata keuntungan per kolam sebesar Rp. 4.042.367. Tingginya nilai rata-rata keuntungan per kolam ini menjadi salah satu peluang usaha bagi petani selain peluang tingginya tingkat permintaan ikan lele, masa panen yang lebih cepat (70-75 hari), dan biaya pakan yang lebih hemat dibandingkan dengan sistem konvensional. Petani pembudidaya juga mengalami beberapa kendala dan tantangan diantaranya kebutuhan modal awal yang besar, listrik padam, petani masih sulit membedakan antara flok dan amonia, air kolam yang cepat berbau sebagai akibat kegagalan proses pembentukan flok, perlu ketelitian dalam mengecek kepekatan air, over feeding, dan sistem bioflok yang masih belum dikenal luas oleh petani pembudidaya ikan lele.
Aplikasi Unsur Mineral Efektif sebagai Natural Immune Booster Tanaman Kopi Arabika Lowland Fase TBM Distiana Wulanjari; Ketut Anom Wijaya; Muhammad Ghufron Rosyady
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.338 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.53

Abstract

Upaya peningkatan produksi kopi arabika terus dilakukan mengingat peluang pasar masih terbuka lebar, diantaranya melalui ekstensifi-kasi area penanaman kopi arabika ke dataran rendah. Tingginya serangan penyakit karat daun menyebabkan produksi kopi arabika di dataran rendah sangat kecil, oleh karena itu dibutuhkan perlakuan khusus untuk meningkatkan ketahanan alaminya agar dapat ber-produksi optimal. Unsur mineral Ca, K, dan I mampu menstimulasi ketahanan alami kopi arabika yang ditanam di dataran rendah. Penelitian ini menguji coba dosis dari campuran ketiga larutan mineral pada kopi arabika fase TBM. Masing-masing larutan stok dicam-pur sesaat sebelum aplikasi sesuai dosis yang ditentukan. Aplikasi dilakukan secara foliar dengan interval pemberian 7 hari sekali. Pasca aplikasi terakhir dilakukan inkubasi selama 30 hari. Variabel pertumbuhan yang diukur adalah kandungan klorofil, jumlah daun, jumlah pucuk, dan, indeks luas daun, sedangkan variabel ketahanan seperti polifenol, lignin, selulosa dan hemiselulosa. Hasil analisis me-nyebutkan bahwa perlakuan D2 (dosis 57 ml/tanaman) berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan hemiselulosa dan memiliki kan-dungan polifenol tertinggi. Kandungan hemiselulosa dan polifenol yang tinggi pada daun diharapkan dapat mencegah infeksi karat daun pada tanaman kopi arabika yang ditanam di dataran rendah. Pertumbuhan vegetatif tanaman tidak terpengaruh akibat perlakuan yang diaplikasikan, sehingga penambahan unsur mineral ini dapat diaplikasikan sebagai suplemen peningkat ketahanan tanaman.
Tinjauan Peningkatan Penjualan Tanaman Hias di Masa Pandemi dengan Life Cycle Assesment (LCA) Dedy Setyawan
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.136 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.54

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia berdampak pada tren tanaman hias di kalangan masyarakat. Jual-beli tanaman hias selama pandemi menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Hal ini tentunya berdampak positif secara ekonomi maupun lingkungan. Akan tetapi, penggunaan material untuk pot, bahan kimia untuk pemeliharaan tanaman, serta limbah yang dihasilkan perlu didekati secara Life Cycle Assesment (LCA). Oleh karena itu, penelitian ini mengombinasikan metode kuantitatif dengan menggunakan data penjualan tanaman hias dan studi literatur tentang topik terkait untuk menganalisa dampak dari tren ini dari segi ekonomi maupun lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang lingkup LCA yang cocok untuk topik ini adalah cradle to grave karena dapat menggambarkan dampak dari sekumpulan kegiatan dalam budidaya dan jual beli tanaman hias terhadap lingkungan dan kondisi kesehatan makhluk hidup. Berdasarkan hasil tinjauan LCA, tren tanaman hias ini berdampak positif untuk pelestarian biodiversitas tanaman dan produksi oksigen. Akan tetapi, agar tren ini dapat bertahan lama dan mampu menunjang kegiatan ekonomi, bisnis jual beli tanaman hias harus dilakukan dengan berorientasi terhadap lingkungan untuk meminimalisir dampak negatif yang terjadi.
Aplikasi Trichoderma sp. Terhadap Serangan Phytophthora palmivora Pada Media Tanam Campuran Kulit Buah Kakao Kering Untuk Pembibitan Kakao Anisa Aulia Rahma; Fakhrusy Zakariyya; Gracia Melsiana Aldini
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.92 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.55

Abstract

Kulit kakao kering dapat dimanfaatkan untuk pembibitan kakao dengan cara dikeringkan kemudian dikomposkan. Namun pemanfaatan kulit kakao kering sebagai sumber bahan organik masih terkendala karena adanya inokulum dari patogen Phytohpthora palmivora penyebab busuk buah, hawar daun, dan kanker batang pada kakao. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengendalian P. palmivora menggunakan Trichoderma sp. dapat menurunkan inokulum P. palmivora yang ada pada kulit kakao sebagai media pembibitan tanaman kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Trichoderma sp. dapat menekan serangan laju P. palmivora secara in vivo. Pada pembibitan, semakin tinggi dosis Tricoderma sp. yang diaplikasikan semakin rendah serangan P. palmivora. Pemanfaatan kulit kakao kering sebagai media tanam dapat digunakan bersamaan dengan penambahan Trichoderma sp. untuk menghindari resiko serangan P. palmivora.
Preferensi Petani Terhadap Karakteristik Varietas Unggul Baru Kedelai di Lahan Kering Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten Kunto Wibisono; Yuti Giamerti; Dewi Widiyastuti; Ani Pullaila; Sri Lestari
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.341 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.56

Abstract

Peluang pengembangan kedelai di Provinsi Banten masih sangat terbuka luas, salah satunya dengan memanfaatkan lahan kering. Preferensi petani sangat diperlukan guna mengetahui pengembangan Varietas Unggul Baru (VUB) yang dapat beradaptasi pada lahan kering di wilayah spesifik lokasi. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui preferensi petani terhadap karakteristik varietas kedelai hingga fase pembungaan pada lahan kering Provinsi Banten. Pengkajian dilakukan pada Bulan Agustus - Oktober 2019 di Desa Mekar Sari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Indonesia. Data dan informasi dikumpulkan melalui kuesioner dengan melibatkan 22 responden. Analisis data menggunakan teknik Percieved Quality (PQ). Karakteristik varietas unggul kedelai hingga fase pembungaan yang dipentingkan petani dalam pemilihan varietas adalah ketahanan terhadap hama penyakit, tampilan tanaman secara umum, dan lebar daun. Sedangkan varietas unggul kedelai yang disukai oleh petani adalah varietas Tanggamus, Dena 1 dan Grobogan.
Potensi Plant Growth Promoting Bacteria (PGPB) UNTUK Meningkatkan Ketahanan Bawang Merah Terhadap Xanthomonas axonopodis pv. alii Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Nurbailis Nurbailis; Megha Putri Tanjung
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.892 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.57

Abstract

Bakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman (PGPB) merupakan bakteri menguntungkan yang dapat meningkatkan tingkat atau kualitas pertumbuhan tanaman melalui berbagai mekanisme. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan isolat PGPB terbaik untuk pengendalian Xanthomonas axonopodis pv. alii dan meningkatkan pertumbuhan serta hasil pada beberapa variestas tanaman bawang merah. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 10 perlakuan galur PGPB dan 3 kontrol yang terdiri dari 3 ulangan. Isolat PGPB tersebut yaitu MRSNRZ3.1, MRSNUMBE2.2, MRBPBT2.1, MRBTLL3.2, MRTDUMMBE3.2.1, MRDKBTE1.3, MRPLUMBE1.3, MRBPUMBE1.3, MRTLDRZ2.2, MRSPRZ1.1. dan varietas yang digunakan adalah Sinkia Medan, Sinkia Gajah, Brebes, Keling, SS Sakato, dan Maja Cipanas. Peubah yang diamati yaitu perkembangan penyakit, pertumbuhan tanaman dan hasil bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 dari 10 isolat PGPB mampu menekan serangan Xanthomonas axonopodis pv. alii dan meningkatkan pertumbuhan serta hasil pada beberapa varietas tanaman bawang merah. Isolat tersebut diantaranya MRSNRZ3.1, MRTLDRZ2.2, MRSPRZ1.1, MRSNUMBE2.2, MRBPBT2.1, MRBTLL3.2, dan MRDKBTE1.3.
Desa Ramah Perempuan: Pengembangan Kapasitas Perempuan Desa Sumberpakem dalam Implementasi SDG’s Diah Puspaningrum; Aryo Fajar Sunartomo
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.389 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.58

Abstract

Prioritas Penggunaan Dana Desa berdasarkan Permendesa PDTT 13 tahun 2020 Tahun 2021 menyebutkan bahwa SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kontribusi mendasar yang diharapkan dengan adanya Program Pengabdian Kemitraan (PPK) adalah Bagi Pemerintah Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember untuk dapat mengupayakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa dengan adanya Program Desa Ramah Perempuan akan meningkatkan kesetaraan dan keadilan Gender dalam keluarga. Hasil Pelaksanaan Program Pengabdian Kemitraan ini adalah:1) Belum semua Indikator SDG’s dilaksanakan dalam Program Pembangunan di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember; 2) Sosialisasi SDG’s Desa terutama untuk indicator ke lima yaitu keterlibatan perempuan Desa dalam pembangunan Desa serta Desa Layak Anak; 3)Sosialisasi SDG’s Desa terutama terkait desa Ramah Perempuan dan Desa Layak Anak menambah pengetahuan perangkat desa juga perempuan desa dalam memahami Gender, pemberdayaan perempuan dan pentingnya kepedulian terhadap anak. Rekomendasi dalam Pelaksanaan PPK ini diharapkan agar Program Pengabdian Kemitraan yang dilaksanakan di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menambah pengetahuan tetapi dapat meningkatkan ketrampilan serta merubah perilaku dalam melakukan perencanaan pembangunan desa secara berkelanjutan khususnya mewujudkan kesetaraan gender.
Dilema Penanggulangan Kemiskinan Perdesaan Melalui Sektor Pertanian Nur Imam Saifuloh; Nursini Nursini
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.364 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.59

Abstract

Tingkat kemiskinan perdesaan selalu menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan tingkat kemiskinan perkotaan. Sektor pertanian yang merupakan kegiatan utama masyarakat di perdesaan dianggap sebagai kunci dalam menanggulangi kemiskinan. Namun, kebijakan pemerintah dinilai lebih condong kepada sektor industri dan jasa di perkotaan. Penelitian ini akan mengungkap gambaran perkonomian perdesaan di Provinsi Sulawesi Selatan dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa lahan pertanian semakin menyempit dan tenaga kerja di sektor pertanian semakin berkurang. Keduanya bertransformasi untuk menopang kegiatan di sektor industri dan jasa. Sementara itu, jumlah penduduk menunjukkan peningkatan dan diikuti pula oleh peningkatan rasio ketergantungan. Stimulus dari pemerintah dalam bentuk dana desa dinilai cukup efektif membantu menanggulangi kemiskinan di perdesaan. Di sisi lain, pemerintah diharapkan untuk ikut andil dalam meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka penanggulangan kemiskinan perdesaan yang lebih baik.
Waktu Fermentasi In-Vitro Pada Kopi Robusta Lokal Jember Desy Dwi Wulansari; Kukuh Munandar; Novy Eurika
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.979 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.60

Abstract

Produksi kopi di Kabupaten Jember terdapat tiga jenis yaitu Kopi Arabika, Kopi Robusta dan Kopi Liberika. Banyak peneliti yang melakukan penelitian menggunakan metode fermentasi kopi secara in-vitro (perlakuan diluar tubuh luwak) dengan menggunakan mikroba jenis Bakteri Asam Laktat (BAL) berdasarkan faktor waktu lama fermentasi. Penelitan bertujuan untuk mengetahui waktu yang ideal dalam fermentasi kopi robusta lokal Jember secara in-vitro yang dapat menghasilkan kualitas kopi dengan citarasa yang mirip dengan kopi luwak. Penelitian ini menerapkan penelitian eksperimen. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini kontrol negatif, perlakuan kontrol positif, perlakuan isolat bakteri asam laktat (BAL), perlakuan isolat yeast dan perlakuan isolat total, yang difermentasi selama 2 hari, 4 hari dan 6 hari, kemudian menggunakan lembar organoleptik untuk membandingkan cita rasa kopi pada setiap perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 sampai dengan bulan Juli 2021 di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Jember dan Cafe “Hore” Jember. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat waktu yang ideal dalam fermentasi kopi secara in-vitro atau diluar tubuh hewan luwak, kopi robusta yang telah difermentasi dinyatakan mirip dan melebihi skor yang mendekati dengan skor kopi luwak asli yaitu pada fermentasi empat hari perlakuan isolate yeast dengan hasil skor rata-rata 6,71 yang termasuk kedalam kategori “Good” dengan interval 6,00-6,75.
Uji Kinerja Pengoperasian Sistem Pendinginan Pengabutan pada Greenhouse di Kebun Hidroponik, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran Hafidzul Furqon; Handarto Handarto; Muhamad Saukat
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.607 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.61

Abstract

Greenhouse merupakan suatu bangunan pertanian untuk budidaya tanaman dan mempermudah dalam mengendalikan iklim mikro agar pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal. Salah satu upaya dalam mengendalikan iklim mikro yaitu sistem pendinginan pengabutan yang digunakan untuk menurunkan suhu udara sekaligus meningkatkan kelembaban relatif (RH). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis uji kinerja sistem pendinginan pengabutan untuk mendapatkan profil data debit setiap nozzle, tekanan kerja pompa air dan massa air buangan dari solenoid valve semua sektor menggunakan metode analisis deskriptif. Debit yang dihasilkan setiap nozzle memiliki rentang yaitu 0,14 g/s sampai 0,28 g/s. Nilai tekanan kerja pompa air yang terkecil yaitu pada sektor 1 sebesar 143,3 psi dan terbesar yaitu pada sektor 6 sebesar 170,3 psi. Nilai massa air buangan dari solenoid valve yang terkecil yaitu pada sektor 3 sebesar 193,2 g dan terbesar yaitu pada sektor 4 sebesar 249,5 g.

Page 1 of 3 | Total Record : 28