cover
Contact Name
Humiras Betty Marlina Sihombing
Contact Email
lembagappmuda@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20153
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN
  • jurnalpenelitianfisikawan
  • Website
ISSN : 26218461     EISSN : 2655738X     DOI : 10.46930
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Fisikawan is a scientific publication to disseminate the results of research and society service and the results of various fields of thought knowledge to the klecturers, students and related institutions, especially in Indonesiawhich leads to an increasing the "human development index Indonesia". Jurnal Penelitian Fisikawan is a journal that contains studies specifically education in the field of physics. Jurnal Penelitian Fisikawan is managed by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) in collaboration with the Physical Education study program of Faculty of Teachers Training and Education Jurnal Penelitian Fisikawan contains primary and secondary articles and is reviewed by the pointed experts from within and outside of the Physics Education study program of Teacher Training and Education Faculty in Darma Agung University. Jurnal Penelitian Fisikawan is published 2 (two) times a year in February and September. Each edition contain 8-12 articles.
Articles 77 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING BERBANTUAN MEDIA PHET TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA MATERI VEKTOR DIKELAS X SEMESTER I SMA SWASTA ETISLANDIA MEDAN TAHUN AJARAN 2021/2022 Rizky Yolanda Hutasoit; Cica Maria Exlesia Sitompul; Alim Perangin-Angin; Irwan Susanto
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 5 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.779 KB)

Abstract

Penelitian ini berencana untuk memutuskan apakah ada dampak besar dari model pembelajaran cooperative learning PhET-membantu memahami keterampilan kemampuan pemecahan masalah IPA pada materi vektor untuk kelas X semester I Sekolah Menengah Swasta Etislandia Medan pada Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis eksplorasi yang digunakan oleh para ilmuwan adalah Eksplorasi Semi Percobaan (Quasi Examination). Jumlah penghuni dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Etislandia Medan yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah siswa 60 siswa. Pengujian dilakukan dengan kelas tidak teratur (pengujian sewenang-wenang kelompok), dan contoh dalam tinjauan ini adalah siswa kelas X1 sebagai kelas uji coba (eksperimen), yang ditunjukkan dengan model pembelajaran yang menyenangkan dibantu oleh media phet dan siswa kelas X2 sebagai kelas kontrol, yang ditunjukkan oleh model pembelajaran langsung. Instrumen eksplorasi ini melibatkan tes sebagai keputusan yang berbeda atas 14 hal pertanyaan yang baru-baru ini dicoba untuk menentukan validitas, reabilitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda dari pertanyaan tersebut. Sebelum menguji spekulasi, terlebih dahulu diuji keteraturan dan homogenitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretes untuk kelas uji coba adalah 44,76 dengan standar deviasi 1,2 dan untuk kelas kontrol adalah 43,81 dengan standar deviasi 1,04. Dari hasil uji komparabilitas diperoleh thitung = 42,86 dan ttabel = 0,22. Karena thitung > ttabel, kemampuan untuk mendasari kedua kelas adalah sesuatu yang sangat mirip. Setelah pembelajaran selesai dilakukan posttest untuk kedua kelas dan nilai tipikal kelas uji coba adalah 86,19 dengan standar deviasi 1,26, sedangkan untuk kelas kontrol nilai posttest untuk kelas kontrol adalah 77,62 dengan standar deviasi dari 1,28. Hasil uji faktual diperoleh thitung = 25,97 dan ttabel = 1,67 pada taraf nyata = 0,05, dengan dk sebanyak 58 diperoleh thitung > ttabel yaitu (25,97) > (1,67) maka hal ini menunjukkan bahwa terdapat dampak yang luar biasa model pembelajaran cooperative learning berbantuan media phet pada kemampuan pemecahan masalah mengerjai materi vektor IPA dkelas X Semester I Sekolah Menengah Swasta Etislandia Medan Tahun Ajaran 2021/2022.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA SMA SWASTA GAJAH MADA MEDAN T.P 2018/2019 RAMEYANTI TAMPUBOLON
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 3 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.761 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Video Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Pada Materi Pokok Momentum Dan Impuls di kelas X semester II SMA Swasta Gajah Mada Medan T.P. 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Swasta Gajah Mada, yang terdiri dari dua kelas dan Sampel penelitian dilakukan secara total sampel, yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif berbantuan media video, dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Instrumen penelitian Adalah Essay Tes 8 soal yang divalidkan oleh dosen validator dan telah diuji cobakan dikelas XI untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kemampuan awal diperoleh thitung <ttabel (1,590<2,002, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah sama. Kemudian diberi perlakuan yang berbeda diakhir pembelajaran dilakukan postes, dan diperoleh hasil uji statistik (uji t satu pihak), thitung > ttabel yaitu (6,751> 2,002), disimpulkan ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Video Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Pada Materi Pokok Momentum Dan Impuls.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION BERBASIS BLENDED LEARNING SISWA KELAS XI SEMESTER GANJIL SMA METHODIST-2 TA 2021/2022 Ivin Igrivina Telembanua; Hari Napolna Siboro; Rameyanti Tampubolon
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 5 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.937 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengupayakan peningkatanhasil belajar fisika menggunakan model pembelajaran DI berbasis blended learning siswa kelas XI Semester Ganjil SMA Methodist 2 TA 2021/2022. Populasi seluruh siswa kelas XI SMA Methodist-2 Medan berjumlah 400 siswa yang terdiri dari 10 kelas. Sampel 1 kelas berjumlah 25 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas memalui 2 tahapan yaitu siklus I dan siklus II masing- masing siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen penelitian menggunakan tes (untuk menguji hasil belajar) dan angket observasi (untuk menguji tingkat keaktipan belajar sisiwa). Sebelum dilakukan penelitian, tes telah dahulu diuji coba validitas, reliabilitas dan tingkat kesukaran tes untuk melihat kelayakan tes. Teknik analisis data digunakan dengan menghitung ketuntasan belajar siswa dan menghitung Keaktifan Siswa, serta Uji hipotesis dengan rumus N-Gain. Hasil penelitian diperoleh: (1) terdapat peningkatan keaktivan belajar siswa menggunakan model Direct Instruction berbasis Blended Learning dengan materi pokok fisika Dinamika dan Keseimbangan Benda Tegar. (2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model Direct Instruction berbasis Blended Learning dengan materi pokok fisika Dinamika dan Keseimbangan Benda Tegar. (3) Penerapan Model DI berbasis Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Fisika materi pokok Dinamika dan Keseimbangan Benda Tegar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SEMESTER I SMA SWASTA GAJAH MADA PADANG BULAN MEDAN IRWAN SUSANTO
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 3 No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.202 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Materi Pokok Besaran Dan Pengukuran Siswa Kelas X Semester I SMA Swasta Gajah Mada Padang Bulan Medan Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester I SMA Swasta Gajah Mada Padang Bulan Medan yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa 120 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling, dengan mengambil 2 kelas dari 4 kelas yaitu kelas X-3 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelas X-4 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran langsung yang masing-masing berjumlah 30 orang siswa. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes pilihan berganda sebanyak 21 soal yang terdiri dari 5 pilihan ( a, b, c, d, e) yang terlebih dahulu diujicobakan terhadap siswa diluar sampel untuk mengetahui validitas, reliabilitas, daya beda dan tingkat kesukaran soal. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 38,888 dengan standar deviasi 9,933 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 34,127 dengan standar deviasi 10,543. Hasil perhitungan diperoleh thitung = 1,859 dan ttabel = 2,002 karena thitung ttabel hal ini menunjukan, bahwa kemampuan awal kedua kelas sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda lalu diadakan postes, nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 79,364dengan standar deviasi 6,656 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 71,270 dengan standar deviasi 5,796. Hasil perhitungan uji t satu pihak untuk α = 0,05 dan dk 60 diperoleh thitung = 5,186 dan ttabel = 1,671. Karena thitung ttabel, Hal ini menunjukan ada pengaruh yang signifikan penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Materi Pokok Besaran Dan Pengukuran Siswa Kelas X Semester I SMA Swasta Gajah Mada Padang Bulan Medan Tahun Pelajaran 2019/2020.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS SISWA KELAS X SEMESTER II SMA KEBANGSAAN MEDAN T.P. 2019/2020 Dede Parsaoran Damanik; Ika Trisni Simangunsong
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 4 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.116 KB)

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar fisika pada materi Listrik Dinamis siswa Kelas X Semester II SMA Kebangsaan Medan T.P 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester II SMA Kebangsaan Medan yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa 103 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 3 kelas secara acak yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 orang dan kelas X-3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 25 soal yang sebelumnya telah diuji cobakan untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Sebelum melakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan homogenitas data. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen dan berdistribusi normal. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 3,18 dengan standar deviasi 8,06, dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 38,12 dengan standar deviasi 87,21. Hasil uji t dua pihak dengan dk = 64 dan  = 0,05, diperoleh thitung = 0,005 dan ttabel = 1,996 sehingga thitung< ttabel maka Ho diterima, dengan demikian diperoleh bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran Inquiry Training dan kelas kontrol dengan model pembelajaran Langsung. Setelah pembelajaran selesai, dilakukan postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 76,60 dengan standar deviasi 10,58 dan kelas kontrol 65,81 dengan standar deviasi 9,90. Hasil uji t satu pihak dengan dk = 64 dan  = 0,05, diperoleh thitung = 4,39 dan ttabel = 1,66 sehingga thitung> ttabel maka Ha diterima, dengan demikian diperoleh kesimpulan ada pengaruh model pembelajaran Inqury Training terhadap hasil belajar siswa pada materi Listrik Dinamis kelas X semester II SMA Kebangsaan Medan T.P. 2019/2020
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI POKOK PENGUKURAN DI KELAS X SMK SWASTA BUDI SETIA SUNGGAL T.P 2017/2018 RICHIE ERINA
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 2 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.396 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Advance Organizer berbantuan LKS terhadap hasil belajar fisika pada materi pokok Pengukuran di kelas X SMK Swasta Budi Setia Sunggal T.P 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi eksperimen. Analisis data menggunakan uji t dua pihak dan uji t satu pihak dengan menggunakan bantuan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 45.61 dan standar deviasi adalah 11.79 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 47.27 dan standar deviasi adalah 10.85 dengan sign (2-tailed) = 0.571 dan α = 0.05. Karena sign > α (0.571 > 0.05) hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda dan diakhir pelajaran diberikan postes, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 79.09 dan standar deviasi 11.61 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 70.30 dan standar deviasi 11.98 dengan sign (2-tailed) = 0.005 dan α = 0.05. Karena sign < α (0.005 < 0.05) hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran advance organizer terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Pengukuran di kelas X semester I SMK Swasta Budi Setia Sunggal T.P 2017/2018.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI POKOK PENGUKURAN KELAS X SEMESTER I SMA NEGERI 2 LAHUSA T.P 2020/2021 Alim Peranginangin
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 4 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.82 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Audio-Visual terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pokok pengukuran kelas X Semester I SMA Negeri 2 Lahusa T.P 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester I SMA Negeri 2 Lahusa yang terdiri dari 2 kelas. Kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen berjumlah 25 orang yang diajar dengan model pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Audio-Visual dan kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol berjumlah 25 orang yang diajar dengan model pembelajaran Langsung. Instrumen dalam penelitian ini berjumlah 9 butir soal berbentuk essay yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Hasil penelitian diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 38,22 dengan standard deviasi 3,90 dan pretes kelas kontrol adalah 38,49 dengan standard deviasi 4,04. Untuk uji t dua pihak nilai pretes kedua kelas diperoleh = 0,24 dan = 2,01. Karena < maka hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas sama. Kemudian diberikan skperlakuan yang berbeda yaitu pada kelas eksperimen diberikan model pembelajaran kooperatif berbantuan media audio-visual dan pada kelas kontrol diberikan model pembelajaran langsung, diakhir pembelajaran dilakukan postes. Hasil postes, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 85,96 dengan standard deviasi 6,54 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 77,19 dengan standard deviasi 7,05. Berdasarkan hasil uji statistik (uji t satu pihak), diperoleh nilai untuk = 4,606 dan = 1,676. Karena >, maka hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif berbantuan media audio-visual terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pokok pengukuran kelas X semester I SMA Negeri 2 Lahusa T.P 2020/2021.
PENERAPAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PENGUKURAN DI KELAS X MIPA SMA NEGERI 1 SIPISPIS T.P 2022/2023 Putra Venndy Hulu; Yudita Puspita Halawa; Jelita Panjaitan; Irwan Susanto
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 6 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.824 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil aktivitas terhadap prestasi belajar siswa dengan menggunakan model Numbered Head Together (NHT) pada materi pengukuran di kelas X MIPA SMA Negeri 1 Sipispis. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan keaktifan terhadap prestasi belajar pada subjek yaitu siswa. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Sipispis. Sampel yang diajar dengan menggunakan model Numbered Head Together Pembelajaran fisika adalah siswa kelas X MIPA yang terdiri dari 30 siswa. Jenis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus untuk mendapatkan peningkatan hasil belajar yang baik. Instrumen dalam soal ini berjumlah 15 butir soal berbentuk pilihan ganda dengan option (a, b, c, d, dan e) yang telah diuji validitas, reabilitas, dan tingkat kesukaran tes. Hasil penelitian diperoleh dengan hasil Uji Hipotesis menggunakan nilai Gain, peningkatan hasil belajar dari ????̅ prasiklus = 40,78 ke ????̅ siklus I = 59,00 adalah, G = 0,31 dan dikategorikan sedang. Selanjutnya peningkatan prestasi belajar fisika ????̅ siklus I = 59,00 ke ????̅ siklus II = 87,78 adalah G = 0,70. Sedangkan peningkatan keaktifan belajar ????̅ siklus I pertemuan 1 = 34,11 ke ????̅ siklus I pertemuan 2 = 49,27 dengan N-G pertama = 0,23 dikategorikan Rendah, kemudian peningkatan keaktifan belajar ????̅ siklus I pertemuan 1 = 34,11 ke ????̅ siklus II pertemuan 1 = 75,31 dengan N-Gain kedua = 0,63 dikategorikan Sedang, dan peningkatan keaktifan belajar ????̅ siklus I pertemuan 1 = 34,11 ke ????̅ siklus II pertemuan 2 = 88,85 dengan N-Gain ketiga = 0,83 diaktegorikan Tinggi. Hasil dari penelitian Ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas terhadap prestasi belajar siswa pada materi pengukuran melalui model Numbered Head Together pada pembelajaran fisika Kelas X Semester Ganjil SMA Negeri 1 Sipispis T.P 2022/2023.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA KELAS XI SMK SWASTA GAJAH MADA MANDIRI MEDAN Fajarman Buulolo; Agustinus Giawa; Jelita Panjaitan
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 5 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.903 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa pada materi pokok elastisitas dan hukum hooke dikelas XI semester I SMK Swasta Gajah Mada Mandiri. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dan desain penelitian two group pretes-postes, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Swasta Gajah Mada Mandiri Medan T.A 2022/2023. Yang terdiri dari 60 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yang ditentukan dengan cara total sampling , yaitu XI TKJ sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dan kelas XI TKRO sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rat pretes kelas eksperimen = 33,87 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol diperoleh 32,59. Dari hasil uji statistic (uji t dua pihak) diperoleh = 0,548 dan = 2,002 dengan demikian < maka dapat dinyatakan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda. Diakhir pembelajaran dilakukan postes dan diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen = 32,06 dan kelas kontrol dengan nilai rata-rata postes = 32, dari hasil uji statistik (uji t 1 pihak) diperoleh = 1,838 dan = 1,671 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan dk 60 . karena > , maka hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dengan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa kelas XI semester I SMK Swasta Gajah Mada Mandiri Medan
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DI AJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ELABORASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL Alim Perangin-angin
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 3 No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.304 KB)

Abstract

laborasi terhadap hasil belajar siswa pada materi optika geometris di SMA Budi Murni 2 Medan T.A. 2018/2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 8 kelas. Sampel di pilih menjadi dua kelas dengan cara cluster random sampling yakni kelas XD sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran elaborasi dan kelas XG sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, yang masing-masing terdiri dari 40 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan tes pilihan berganda dengan jumlah soal 20 item yang sebelumnya telah diuji cobakan untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Sebelum pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan homogenitas data. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen dan berdistribusi normal. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata – rata pretes untuk kelas eksperimen adalah 3,7 dengan standar deviasi 0,64 dan nilai rata – rata pretes untuk kelas kontrol adalah 3,66 dengan standar deviasi 0,77. Dari uji beda nilai pretes kedua kelas diperoleh t hitung = 0,74 dan t tabel = 1,994. Karena t hitung < t tabel maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah sama. Kemudian diberikan perlakuan untuk kelas eksperimen diajar dengan model pembelajaran elaborasi dan di kelas kontrol diajar dengan model pembelajaran konvensional. Setelah dilakukan postes diperoleh nilai rata – rata kelas eksperimen adalah 7,56 dengan standar deviasi 0,65 dan nilai rata – rata postes kelas kontrol adalah 5,77 dengan standar deviasi 0,74. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh harga t hitung = 11,62 pada taraf signifikan a = 0,05 dan t tabel = 1,667, maka t hitung > t tabel yaitu 11,62 > 1,667, sehingga hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi optika geometris di kelas X semester II SMA Budi Murni 2 Medan T.A. 2018/2019.