cover
Contact Name
Asrar Aspia
Contact Email
jurnalumsu@gmail.com
Phone
+6281361147192
Journal Mail Official
jurnalumsu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan Timur Sumatera Utara - Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 29855071     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam ini memuat publikasi penelitian di bidang pendidikan dan pendidikan islam seperti model, Integrasi pendidikan, Sains Pendidikan, Pembelajaran dan Pengajaran, Penelitian tentang media pembelajaran, kajian teoritis tentang islam, pengembangan kurikulum pendidikan, kemajuan pembelajaran, penilaian pembelajaran dan penggunaan teknologi dalam pendidikan dan pengajaran. Tujuan dari dibentukannya jurnal ini salah satunya adalah untuk berbagi pengetahuan dan pemikiran tentang pendidikan secara umum maupun pendidikan islam yang akan berdampak positif kepada kemajuan pendidikan terkhusus di negara Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Hubungan Bimbingan Konseling Dengan Kebudayaan Indis Muslikha; Asbi; Muhammad Febrian Tanjung; Saskia Tiara Ulfa
Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jippi.v3i1.52

Abstract

Fokus lintas budaya difokuskan pada budaya sejarah—konselor harus memahami budaya klien psikososial, konselor harus memahami ras, etnik, dan emosi klien—untuk menghindari teori konseling yang terbatas secara budaya. Tindakan, percakapan, dan tingkah laku kelompok sosial klien untuk komunikasi yang efektif, dan terakhir, secara saintifik ideologis, konselor harus menggunakan pendekatan konseling yang tepat untuk menangani masalah konseling regional, nasional, dan internasional. Hubungan antara kebudayaan dan bimbingan dan konseling: Kebudayaan sangat berpengaruh pada keberhasilan konseling karena budaya dapat menentukan dan menemukan cara individu memahami dalam proses bimbingan dan konseling. Serta metode apa yang akan digunakan untuk memberikan layanan kepada klien. Mengingat bahwa klien yang akan dilayani oleh konselor berbeda-beda dari segi asal, ideologi, dan adat istiadat, sikap dan tingkah laku klien dapat dipengaruhi secara tidak langsung. Oleh karena itu, konselor harus memiliki kemampuan atau karakter yang dapat disesuaikan dengan situasi klien. Kebudayaan dan manusia saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Kebudayaan dapat memengaruhi sikap, perilaku, gagasan, dan keyakinan seseorang. Seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari, konselor harus berhubungan dengan klien yang berbeda dari berbagai latar belakang sosial, budaya, dan ekonomi, sehingga perlakuan dalam memberikan layanan yang diberikan juga akan berbeda. Karena itu, konselor harus memiliki kemampuan dan kepribadian yang mampu menyesuaikan dengan kondisi klien yang akan ia temui nanti, agar konseling yang akan diberikan itu berhasil. Kata Kunci: Konselor, Lintas Budaya, Konseling.
Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pendidikan Kepramukaan Dewi hanifah; Ahmad Riady Hasibuan
Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jippi.v3i1.68

Abstract

Pendidikan kepramukaan dianggap sebagai salah satu metode efektif dalam membentuk karakter siswa di Indonesia. Program kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis seperti keterampilan bertahan hidup dan kemandirian, tetapi juga nilai-nilai moral, kepemimpinan, dan kewarganegaraan yang penting bagi pembentukan karakter generasi muda. Tulisan ini membahas peran penting pendidikan kepramukaan dalam membentuk karakter siswa, dengan mengeksplorasi pendekatan, metode, dan hasil penelitian terkait. Analisis dilakukan terhadap berbagai studi literatur untuk memahami dampak positif kepramukaan terhadap perkembangan karakter siswa, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya di sekolah-sekolah. Implikasi dari penelitian ini memberikan pandangan yang mendalam tentang bagaimana pendidikan kepramukaan dapat diperkuat untuk mendukung pembentukan karakter siswa yang lebih baik di masa depan. Kata Kunci: Karakter Siswa, Pendidikan Kepramukaan.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Pendekatan Matematika Realistik Pada Materi Pembagian Kelas III Laily Maulida; Nanda Syifa Annisa; Lalu Zarkasih rizki; Djuita Hidayati
Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jippi.v3i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya guru dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika, khususnya pada materi pembagian di kelas III SDN 31 Mataram, dengan menggunakan pendekatan Matematika Realistik. Pendekatan ini menekankan pada penggunaan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu siswa lebih memahami konsep pembagian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Matematika Realistik dapat membantu siswa memahami konsep pembagian melalui langkah-langkah seperti menghadirkan dan menyelesaikan masalah kontekstual, mendiskusikan solusi secara kelompok, dan membuat kesimpulan bersama. Setelah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan ini, siswa mengalami peningkatan pemahaman konsep yang terlihat dari kemampuan mereka menyatakan ulang konsep, menerapkan algoritma, memberikan contoh, dan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi. Kesimpulan penelitian menyarankan agar guru terus mengoptimalkan pendekatan Matematika Realistik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, serta agar penelitian ini menjadi dasar bagi penelitian lanjutan terkait pemahaman konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya guru dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika, khususnya pada materi pembagian di kelas III SDN 31 Mataram, dengan menggunakan pendekatan Matematika Realistik. Pendekatan ini menekankan pada penggunaan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu siswa lebih memahami konsep pembagian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Matematika Realistik dapat membantu siswa memahami konsep pembagian melalui langkah-langkah seperti menghadirkan dan menyelesaikan masalah kontekstual, mendiskusikan solusi secara kelompok, dan membuat kesimpulan bersama. Setelah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan ini, siswa mengalami peningkatan pemahaman konsep yang terlihat dari kemampuan mereka menyatakan ulang konsep, menerapkan algoritma, memberikan contoh, dan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi. Kesimpulan penelitian menyarankan agar guru terus mengoptimalkan pendekatan Matematika Realistik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, serta agar penelitian ini menjadi dasar bagi penelitian lanjutan terkait pemahaman konsep matematika. Kata Kunci: Upaya Guru, Pemahaman konsep matematika, Pendekatan Matematika Realistik.
Lintasan Belajar (Developing A Learning Design Of Mathematical Model) Pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII SMP Magdalena, Maria; Panggabean, Ellis Mardiana; Harahap, Tua Halomoan
Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jippi.v3i1.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain pembelajaran matematika berbasis lintasan belajar yang dapat membantu siswa memahami konsep dasar bilangan bulat melalui soal cerita. Pendekatan lintasan belajar dirancang untuk memberikan tahapan pembelajaran yang sistematis, mulai dari eksplorasi konsep awal hingga penguasaan materi yang lebih kompleks. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana siswa dapat mengaitkan konsep bilangan bulat dengan situasi kontekstual melalui penyelesaian soal cerita, yang sering kali menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode design researchHasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran berbasis lintasan belajar efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa memahami bilangan bulat melalui pendekatan kontekstual. Aktivitas pembelajaran yang dirancang melibatkan penggunaan ilustrasi visual, diskusi kelompok, dan langkah penyelesaian bertahap yang mendukung pemahaman siswa terhadap soal cerita. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan lintasan belajar membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah. Guru berperan sebagai fasilitator yang memandu siswa dalam menghubungkan konsep abstrak dengan konteks nyata yang dihadirkan melalui soal cerita. Kesimpulannya, desain pembelajaran ini memberikan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan dalam pembelajaran bilangan bulat dan menawarkan panduan praktis bagi pendidik untuk meningkatkan efektivitas pengajaran matematika. Kata Kunci: Lintasan Belajar, Bilangan Bulat, Soal Cerita, Desain Pembelajaran, Pendidikan Matematika
Muhammadiyah dan Pemberdayaan Perempuan : Pandangan Muhammadiyah Terhadap Isu Perempuan Novita, Anggi; Hasanah, Annisa Nur; Nurzannah
Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam [JIPPI] Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jippi.v3i1.87

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan untuk mencapai kesetaraan gender di Indonesia. Pemberdayaan perempuan menjadi upaya penting untuk mengatasi ketimpangan gender dan mendukung pembangunan bangsa, terutama dalam konteks pendidikan, sosial, ekonomi, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis penelitian kepustakaan dengan menelaah literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah, melalui organisasi otonom Aisyiyah, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan. Filosofi gerakan Muhammadiyah yang progresif dan berbasis pada nilai-nilai Islam mendorong perempuan untuk aktif dalam ranah publik melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi. Aisyiyah mendirikan berbagai amal usaha seperti sekolah, rumah sakit, koperasi, dan pelatihan keterampilan untuk menciptakan perempuan yang mandiri, berdaya, dan berkontribusi terhadap masyarakat. Selain itu, program literasi dan advokasi hak-hak perempuan yang dijalankan oleh Aisyiyah juga memperkuat peran perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan negara. Kesimpulannya, upaya Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan tidak hanya meningkatkan kualitas individu perempuan, tetapi juga berkontribusi pada perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan model perjuangan yang berbasis nilai-nilai Islam dan keterbukaan terhadap perubahan zaman, Aisyiyah menjadi pelopor penting dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan keadilan sosial di Indonesia.    

Page 1 of 1 | Total Record : 5