cover
Contact Name
Zikri Fachrul Nurhadi
Contact Email
zikri_fn@uniga.ac.id
Phone
+6289517692123
Journal Mail Official
zikri_fn@uniga.ac.id
Editorial Address
https://medikom.fkominfo.uniga.ac.id/index.php/medikom/pages/view/EditorialTeam Jln. Raya Samarang No. 52A Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28096665     DOI : https://doi.org/10.52434/medikom.v3i1.38
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi, diterbitkan dua kali setahun (Desember dan Juni). Jurnal ini berfokus pada hasil pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, sosialisasi, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat yang memiliki nilai kebaruan dalam bidang ilmu komunikasi atau rumpun ilmu social humaniora. Lingkup jurnal ini termasuk topik yang dibahas pada komunikasi bisnis, UMKM, komunikasi social, komunikasi kesehatan, komunikasi pendidikan, literasi media. Publikasi jurnal pengabdian ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 75 Documents
Penguatan Kapasitas Program Interaktif Radio Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Melalui Kompetisi Persada.ID Award Anak Agung Istri Prihandari Satvikadewi; Rita Triana Zulkarnain
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v6i1.812

Abstract

Program interaktif radio merupakan salah satu bentuk inovasi penyiaran yang berperan penting dalam memperkuat fungsi pelayanan publik, khususnya pada Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL). Di tengah perubahan pola konsumsi media yang semakin partisipatif dan berbasis digital, LPPL radio dituntut untuk mengembangkan program interaktif yang relevan, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kompetisi Persada.ID Award sebagai strategi penguatan kapasitas program interaktif radio LPPL. Metode pengabdian dilakukan melalui analisis terhadap 21 program interaktif radio LPPL peserta Persada.ID Award 2025 yang berasal dari 7 provinsi di Indonesia. Analisis difokuskan pada profil peserta, distribusi wilayah, keragaman tema program, pemanfaatan teknologi, serta dampak sosial yang dihasilkan. Penilaian program didasarkan pada lima kriteria utama, yaitu keterlibatan audiens, kualitas interaksi, kompetensi narasumber, struktur dan alur program, serta kreativitas. Hasil menunjukkan bahwa program interaktif LPPL memiliki kekuatan tematik yang beragam, memanfaatkan teknologi digital secara inovatif, dan menghasilkan dampak nyata dalam ranah sosial, ekonomi, budaya, dan kebijakan publik. Kompetisi berperan sebagai mekanisme evaluatif dan pembelajaran yang membantu LPPL radio merefleksikan kualitas program, menumbuhkan kepercayaan diri organisasi media, serta menjaga orientasi pelayanan publik. Artikel ini menyimpulkan bahwa kompetisi media dapat berfungsi sebagai model pengabdian masyarakat berbasis media yang mendorong peningkatan kualitas dan keberlanjutan program interaktif LPPL radio.
Pendampingan Literasi Digital Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada Gen Alpha di Kota Bengkulu Poppi Damayanti; Yuhaswita Yuhaswita; Rahmad Taufiq Hidayat; Rohmadina Rohmadina
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v6i1.570

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bahaya Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) dan pentingnya literasi digital dalam upaya pencegahan praktik Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada Generasi muda khususnya Gen Alpha di SMP N 2 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan yaitu Pemberian materi, kemudian dilanjutkan Focus Group Discusion (FGD) dan bedah kasus, dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk cerdas menggunakan media digital khususnya media sosial. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat pada hari Selasa tanggal 29 Oktober 2024 di Ruang Praktik IPA SMPN 2 Kota Bengkulu dengan peserta berjumlah 30 orang terdiri dari pengurus OSIS, Pengurus organisasi Intrakulikuler (Pramuka dan PMR), dan utusan kelas delapan. Fasilitator tediri dua orang yaitu dosen Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu
Komunikasi Terapeutik Asertif Dalam Mengelola Overthinking Klien NAPZA Yayasan Pelita Jiwa Insani Adinda Arman; Ilham Havifi; Elva Ronaning Roem; Athira Zahira; Ulva Khairunisa; Ghita Amalia; Chairunisa Putri Yulanda; Fathia Ramadhani; Najwa Khansa Azzahra; Riyanda Syaputra Ramadhan
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v6i1.497

Abstract

Meningkatnya jumlah pengguna NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) memicu berbagai persoalan psikologis, terutama overthinking akibat stigma dan tekanan emosional yang tidak tersalurkan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan komunikasi terapeutik asertif sebagai intervensi psikososial dalam membantu klien NAPZA mengelola overthinking dan meningkatkan rasa percaya diri selama masa rehabilitasi. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Juni 2025 di Yayasan Pelita Jiwa Insani, Padang, dengan melibatkan 20 klien dan menggunakan pendekatan kualitatif Participatory Action Research (PAR) melalui observasi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Program mencakup edukasi gaya komunikasi, pelatihan komunikasi asertif, penulisan ekspresif, serta refleksi verbal. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar klien awalnya menggunakan pola komunikasi pasif atau pasif-agresif, yang berdampak pada akumulasi tekanan batin dan overthinking. Setelah intervensi, klien menunjukkan peningkatan keterbukaan emosional, kepercayaan diri, dan kesadaran terhadap strategi komunikasi yang lebih sehat. Klien juga menyadari pentingnya bersikap asertif dalam menghadapi kecemasan terhadap reintegrasi sosial. Kegiatan ini berkontribusi dalam kesiapan psikologis klien, mendukung proses pemulihan emosional, serta membuktikan efektivitas kombinasi komunikasi terapeutik dengan penguatan psikososial dalam konteks rehabilitasi NAPZA.
Pencegahan Bullying Melalui Literasi Media Di Kalangan Gen Z Chotijah Fanaqi; Ardli Swardana; Nur Asifa; Dhea Nasywa Haura
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v6i1.1359

Abstract

Abstract Bullying remains a serious issue in Indonesia’s educational environment, including among Generation Z adolescents who are deeply immersed in digital technology. Data from the National Survey on the Life Experiences of Children and Adolescents (SNPHAR) conducted by the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection (2018) shows that two out of three children aged 13–17 have experienced at least one form of violence. This situation underscores the urgency of bullying prevention efforts, particularly through a digital media literacy approach tailored to the characteristics of Gen Z. This Community Service (PKM) activity aims to raise awareness among students at MTs Persis 101 Sukarendah, Pangatikan Subdistrict, Garut, regarding the dangers of bullying and to equip them with digital media literacy skills. The activity’s methodology comprised three stages: preparation (identifying partner needs, developing materials, and coordinating with the school); implementation (screening an educational film, presenting materials by guest speakers, and conducting interactive discussions); and evaluation (reflections by students and the PKM team). The results of the activity showed that students gained a better understanding of the types, impacts, and causes of bullying. The film screening successfully fostered empathy, the materials reinforced cognitive knowledge, and the interactive discussions encouraged active student participation. Some students expressed a commitment to not engage in bullying and to courageously report any incidents that occur. The film screening successfully fostered empathy, the educational materials reinforced cognitive knowledge, and the interactive discussions encouraged active student participation. Some students expressed a commitment to refrain from bullying and to courageously report any incidents that occur. The evaluation also confirmed that the combined approach of film, educational materials, and discussion is effective in raising awareness and changing students’ attitudes. The main contribution of this PKM lies in strengthening digital media literacy as a strategy for preventing bullying among Gen Z, as well as fostering a commitment on the part of schools to create a safe, inclusive, and bullying-free environment. Keywords: Bullying prevention; digital media literacy; Generation Z; inclusive education.J Abstrak Bullying masih menjadi salah satu persoalan serius di lingkungan pendidikan Indonesia, termasuk di kalangan remaja Generasi Z yang sangat dekat dengan teknologi digital. Data Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (2018) menunjukkan bahwa dua dari tiga anak berusia 13–17 tahun pernah mengalami sedikitnya satu bentuk kekerasan. Kondisi ini menunjukkan urgensi upaya pencegahan bullying, khususnya dengan pendekatan literasi media digital yang relevan bagi karakteristik Gen Z. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa MTs Persis 101 Sukarendah, Kecamatan Pangatikan, Garut, mengenai bahaya bullying serta membekali mereka dengan keterampilan literasi media digital. Metodologi kegiatan mencakup tiga tahap, yaitu persiapan (identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, dan koordinasi sekolah), pelaksanaan (pemutaran film edukatif, penyampaian materi oleh narasumber, dan diskusi interaktif), serta evaluasi (refleksi siswa dan tim PKM). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang jenis, dampak, dan faktor penyebab bullying. Pemutaran film berhasil membangun empati, materi memperkuat pengetahuan kognitif, dan diskusi interaktif mendorong partisipasi aktif siswa. Sebagian siswa menyatakan komitmen untuk tidak melakukan perundungan dan berani melaporkan kasus yang terjadi. Evaluasi juga menegaskan bahwa metode kombinasi film, materi, dan diskusi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan sikap siswa. Kontribusi utama PKM ini terletak pada penguatan literasi media digital sebagai strategi pencegahan bullying di kalangan Gen Z serta pembentukan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas perundungan. Kata-kata kunci: Pencegahan bullying; literasi media digital; generasi z; pendidikan inklusif.
Kemandirian Ekonomi Ibu Rumah Tangga Melalui Inovasi Olahan Kentang Mustofa Marti Dewi Ungkari; Novie Susanti Suseno; Wahyuningsih Wahyuningsih; Irma Rosmayati; Dwirani Fauzi Lestari
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v6i1.1372

Abstract

Pemberdayaan masyarakat memegang peranan strategis dalam mendukung kemandirian ekonomi keluarga, khususnya bagi kelompok ibu rumah tangga di Kelurahan Muara Sanding, Kabupaten Garut. Wilayah ini memiliki potensi lokal komoditas kentang olahan, khususnya kentang mustofa krispi. Kendati demikian, kelompok mitra menghadapi kendala utama berupa ketidakkonsistensi kerenyahan produk, minimnya standar higienitas (Good Manufacturing Practices), pengemasan tanpa branding, serta keterbatasan pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis produksi, kualitas produk, inovasi pengemasan, serta kemampuan pemasaran digital kelompok ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 10 orang ibu rumah tangga melalui empat tahapan utama: persiapan lapangan, pelatihan teknis dan kualitas, inovasi produk dan branding, serta digitalisasi pemasaran dan pendampingan legalitas. Teknologi tepat guna yang diserahterimakan meliputi alat pasrah kentang presisi, mesin spinner sentrifugal, dan mesin sealer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi preparasi bahan hingga 60–70%, daya simpan kerenyahan kentang mencapai 3–4 bulan secara alami, adopsi kemasan higienis (standing pouch berlabel eksklusif), serta terbentuknya saluran pemasaran digital via Instagram dan WhatsApp Business. Selain itu, pendampingan legalitas usaha P-IRT dan Sertifikasi Halal berhasil diinisiasi. Kegiatan ini terbukti mampu mentransformasi produsen rumahan tradisional menjadi kelompok usaha bersama yang mandiri dan berkelanjutan.