cover
Contact Name
Zikri Fachrul Nurhadi
Contact Email
zikri_fn@uniga.ac.id
Phone
+6289517692123
Journal Mail Official
zikri_fn@uniga.ac.id
Editorial Address
https://medikom.fkominfo.uniga.ac.id/index.php/medikom/pages/view/EditorialTeam Jln. Raya Samarang No. 52A Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28096665     DOI : https://doi.org/10.52434/medikom.v3i1.38
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi, diterbitkan dua kali setahun (Desember dan Juni). Jurnal ini berfokus pada hasil pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, sosialisasi, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat yang memiliki nilai kebaruan dalam bidang ilmu komunikasi atau rumpun ilmu social humaniora. Lingkup jurnal ini termasuk topik yang dibahas pada komunikasi bisnis, UMKM, komunikasi social, komunikasi kesehatan, komunikasi pendidikan, literasi media. Publikasi jurnal pengabdian ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 63 Documents
Pengembangan dan Pemanfaatan Website Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Kuswara, Hadiati; Fauzia, Fathia Alisha; Firmansyah, Firmansyah; Gusdiana, Ridian
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.253

Abstract

Abstract Balewangi Village, Cisurupan District, Garut Regency, one of the villages that is part of the overall Indonesian government structure, is required to follow national policies and strategies for e-government development. Village website as a strategic tool in realizing the effectiveness of Village Government administration; accelerate the improvement of village community welfare; accelerate improvements in the quality of public services; improving the quality of Village Government governance; and increase the village's competitiveness. The purpose of this service is to develop and utilize the Balewangi Village Website, Cisurupan District, Garut Regency. Observation, discussion and participation methods are widely used in this service activity. Balewangi Village has supporting facilities for building a village website, namely an internet network is available at the village government office. The service activities that have been carried out have succeeded in designing network-based information and communication technology by designing the Balewangi Village website which can be accessed via http://desabalewangi.com. The results of this service show the design of the Balewangi Village website, Cisurupan District, Garut Regency. The main page of the website displays the profile of Balewangi Village which is equipped with several important menus, namely Village Announcements, Latest News, Village Head Column, Village Map, Village Resident Opinions as well as information about developments in the Covid-19 pandemic through the Covid-19 Statistics menu. Keywords: Website; government; technology; communication, optimization. Abstrak  Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut, salah satu desa yang merupakan bagian dari keseluruhan struktur pemerintahan Indonesia, dituntut untuk  mengikuti kebijakan dan strategi nasional pengembangan e-government. Website desa sebagai sarana strategis dalam mewujudkan efektivitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa; mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa; mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik; meningkatkan kualitas tata kelola Pemerintahan Desa; dan meningkatkan daya saing Desa. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pengembangan dan pemanfaatan Website Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Metode observasi, diskusi dan partisipasi banyak digunakan dalam kegiatan pengabdian ini. Fasilitas pendukung untuk membagun website desa telah dimiliki Desa Balewangi yaitu telah tersedia jaringan internet di kantor pemerintahan desa. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan berhasil melakukan perancangan  teknologi informasi dan komunikasi berbasis jaringan dengan cara merancang website Desa Balewangi yang dapat diakses melalui http://desabalewangi.com. Hasil pengabdian ini menunjukkan terancangnya website Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Halaman utama website menampilkan profil Desa Balewangi yang dilengkapi dengan beberapa menu penting, yaitu  Pengumuman Desa, Berita Terbaru, Kolom Kepala Desa, Peta Desa, Opini Warga Desa serta informasi tengtang perkembanyan pademi covid-19 melalui menu Statistik Covid-19.Kata-kata kunci: Website; Pemerintah; Teknologi; Komunikasi; Pengembangan.
Edukasi Pelajar Sebagai Pemilih Pemula Tentang Pentingnya Pemilu di Desa Pameungpeuk Garut Purnama, Feri; Firmansyah, Muhamad Hilman
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.252

Abstract

Abstract First-time voters are those who will exercise their right to vote in an election for the first time. They may not have sufficient experience or knowledge about the electoral process, election participants including presidential candidates, legislative candidates, and DPD, as well as relevant issues on the election agenda. For this reason, it is important for novice voters to seek accurate and objective information before casting their votes in the election. General elections are a process of conducting elections democratically, which involves many citizens to elect their representatives in government or make important decisions to affect their country or region. This election education activity for novice voters coincides with the upcoming elections which will be held on February 14, 2024 simultaneously in all regions in Indonesia. The purpose of this community service is to provide education about the stages of the election so that they have insight and give their voting rights wisely. The material used is educational material for utilizing communication and information media to gain access to information about elections. The methods used are seminars and training in the form of lectures and direct practice to get information about elections. The results of this service to students as novice voters in Pameungpeuk Village are increasing knowledge and insights about elections. Students now know about elections and the importance of elections in this democratic country. Keywords: Education; elections; students; democracy.  Abstrak Pemilih pemula adalah mereka yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan. Mereka mungkin belum memiliki pengalaman atau pengetahuan yang cukup tentang proses pemilihan, peserta pemilu baik calon presiden, calon legislatif, dan DPD, maupun isu-isu yang relevan dalam agenda pemilu. Untuk itu, penting bagi pemilih pemula mencari informasi yang akurat dan objektif sebelum memberikan hak suaranya dalam pemilu. Pemilihan umum merupajan proses dalam melaksanakan pemilihan secara demokratis yakni melibatkan banyak warga negara untuk memilih perwakilan mereka dalam pemerintahan atau mengambil keputusan penting untuk mempengaruhi negara atau wilayah mereka.  Kegiatan edukasi pemilu kepada pemilih pemula ini bertepatan dengan menjelang Pemilu yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024 serentak di seluruh daerah di Indonesia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai tahapan pemilu agar memiliki wawasan dan memberikan hak suaranya secara bijak. Bahan yang digunakan yaitu materi edukasi pemanfaatan media komunikasi dan informasi untuk mendapatkan akses informasi tentang pemilu. Metode yang digunakan yaitu seminar dan pelatihan berupa ceramah dan praktik secara langsung untuk mendapatkan informasi tentang pemilu. Hasil pengabdian kepada pelajar sebagai pemilih pemula di Desa Pameungpeuk ini semakin bertambahnya pengetahuan dan wawasan tentang pemilu. Pelajar kini telah mengenal tentang pemilu dan pentingnya pemilu di negara berdemokrasi ini. Kata-kata kunci: Edukasi; pemilu; pelajar; demokrasi.
Pelatihan Digital Marketing Bagi Para Pengelola Desa Wisata Saung Ciburial Adnan, Iis Zilfah; Suseno, Novie Susanti; Febrina, Raden Ismira; Wulandari, Winda; Awaliah, Nada
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.251

Abstract

Abstract Indonesia, a country rich in natural resources, perceives tourism as a major driver of its economy. This study focuses on the dynamic landscape of Indonesian tourism, particularly the shift towards alternative forms, notably village tourism. Sukalaksana Village in Garut Regency, West Java, stands out for the success of its Saung Ciburial Tourism Village managed by the Village-Owned Enterprises (BUMDes). Capitalizing on its natural and cultural assets, the village has made a positive impact on the local economy. To sustain and enhance this success, Universitas Garut initiated a Digital Marketing Training program for the managers of Saung Ciburial Tourism Village. This capacity-building initiative covers social media usage, digital content creation, and online marketing strategies to increase tourism awareness and empower the local community. The methodology involves initial observations, needs identification, material preparation, a workshop, field practices, direct discussions, and reflective evaluation. Participant feedback indicates a significant improvement in digital marketing understanding and increased confidence in managing the village's digital presence. In conclusion, the training positively impacts the knowledge and skills of village tourism managers. To extend this impact, the study recommends expanding similar training to other villages, tailoring modules to specific contexts, and involving external experts for practical insights, ensuring sustained success for Saung Ciburial Tourism Village and similar communities. Keywords: Tourism development; village empowerment; digital marketing; community engagement; sustainable local economy.  Abstrak Indonesia, negara yang kaya akan sumber daya alam, memandang pariwisata sebagai penggerak perekonomian utama. Studi ini berfokus pada lanskap pariwisata Indonesia yang terus berkembang, dengan menekankan pergeseran ke arah bentukbentuk alternatif, khususnya wisata desa. Desa Sukalaksana di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menonjol karena keberhasilan Desa Wisata Saung Ciburial yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dengan memanfaatkan aset alam dan budaya yang dimilikinya, desa ini telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Untuk mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan tersebut, Universitas Garut menginisiasi program Pelatihan Digital Marketing bagi para pengelola Desa Wisata Saung Ciburial. Inisiatif peningkatan kapasitas ini mencakup penggunaan media sosial, pembuatan konten digital, dan strategi pemasaran online, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pariwisata dan memberdayakan komunitas lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan, penyiapan materi, kegiatan pelatihan, praktik lapangan, diskusi langsung, dan evaluasi reflektif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pemasaran digital dan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola kehadiran digital desa.Kesimpulannya, pelatihan berpengaruh positif terhadap pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata desa. Untuk memperluas dampak ini, studi ini merekomendasikan perluasan pelatihan serupa ke desa-desa lain, menyesuaikan modul dengan konteks tertentu, dan melibatkan pakar eksternal untuk mendapatkan wawasan praktis, sehingga memastikan keberhasilan berkelanjutan bagi Desa Wisata Saung Ciburial dan komunitas serupa. Kata-kata kunci: Pengembangan pariwisata; pemberdayaan desa; digital marketing; keterlibatan masyarakat; ekonomi       lokal berkelanjutan. 
Pengenalan Potensi Wisata Dan Potensi Unggulan Desa Blanakan Melalui Pembuatan Video Profil KUD Mandiri Mina Fajar Sidik Mounthana, Chevy; Risnawati, Cici; Aeni, Nur
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.246

Abstract

Abstract Blanakan Village is in Blanakan District, Subang Regency, most of the residents of Blanakan Village work as fishermen because the area is located directly adjacent to the sea. Blanakan Village also has tourism potential, including Nadran, TPI, Crocodile Farm, Mangrove Forest. In Blanakan Village there is also a cooperative that has high economic attractiveness, namely KUD Mandiri Mina Fajar Sidik, but this potential is not widely known by the wider community. So that this potential can be developed and increase sales value or added value so that it also has an impact on the community and regional economy, it is very important for a region to promote its region. One of the efforts made is to create a video profile which is uploaded to several social media such as Instagram. The aim of this service is to introduce the existence and potential of Blanakan Village, using a virtual ethnographic approach where this method is used to see community phenomena on social media. The data analysis method is taken qualitatively by drawing conclusions from observation data, interviews, surveys, direct field observations, which are used in promoting and introducing the potential of Blanakan Village with the implementation/making stages of pre-production, production and postproduction videos. The results of the service showed that from 30 respondents and the public who watched the village profile video, positive responses were obtained from users or the public who watched the profile video, including several positive comments and expressions of the community's desire to get to know and visit Blanaka Village, as well as producing several recommendations for improving the area. and hopes for the progress of Blankan Village, such as improving infrastructure, development and governance of various aspects in Blanakan Village. It is hoped that this video can introduce the Blanakan Village area and increase the added value of the tourism potential and superior potential of Blanakan Village. Keywords: Cooperative; nadran; superior; tour. AbstrakDesa Blanakan yang berada di Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang, sebagian besar warga masyarakat Desa Blanakan bekerja sebagai Nelayan karena letak wilayahnya yang berbatasan langsung dengan laut. Desa Blanakan pun memiliki potensi pariwisata diantaranya, Nadran, TPI, Penangkaran Buaya, Hutan Mangrove. Di Desa Blanakan juga terdapat koperasi yang memiliki daya tarik ekonomi yang tinggi, yaitu KUD Mandiri Mina Fajar Sidik, akan tetapi potensi tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Agar potensi tersebut dapat dikembangkan dan meningkatkan nilai jual atau nilai tambah sehingga berdampak pula pada perekonomian masyarakat dan perekonomian daerah, maka sangat penting bagi suatu daerah untuk mempromosikan daerahnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuat video profile yang diunggah dibeberapa media sosial seperti instagram. Tujuan pengabdian ini untuk mengenalkan keberadaan dan potensi Desa Blanakan, dengan menggunakan pendekatan etnografi virtual di mana metode ini digunakan untuk melihat fenomena masyarakat di media sosial. Metode analisis data yang diambil secara kualitatif dengan mengambil kesimpulan dari data-data observasi, wawancara, survey, pengamatan lapangan secara langsung, yang digunakan dalam mempromosikan dan memperkenalkan potensi Desa Blanakan dengan tahapan pelaksanaan/pembuatan video pra-produksi, produksi dan pasca– produksi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dari 30 responden serta masyarakat yang menonton video profil desa, didapatkan respon positif dari pengguna atau masyarakat yang menonton video profil tersebut antara lain beberapa komentar positif dan ungkapan keinginan masyarakat untuk mengenal dan berkunjung ke Desa Blanaka, serta dihasilkan beberapa rekomendasi perbaikan daerah dan harapan akan kemajuan Desa Blankan, seperti perbaikan infrastruktur, pengembangan serta tata kelola dari berbagai aspek yang ada di Desa Blanakan, diharapkan dengan adanya video tersebut dapat mengenalkan daerah Desa Blanakan dan meningkatkan nilai tambah dari potensi wisata dan potensi unggulan Desa Blanakan.   Kata-kata kunci: Koperasi; nadran; unggulan; wisata.
Edukasi Penggunaan Media Sosial Kepada Masyarakat Desa Cigadog Garut Nurhadi, Zikri Fachrul Nurhadi; Apriliyan, Riyan; Putra, Hagis Erya
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.242

Abstract

Abstract Social media is media on the internet that allows users to present themselves as a medium for interacting socially in cyberspace. Communicate virtually with other users forming social bands. In social media, three forms are formed which refer to the meaning of being social, namely cognition, communication and collaboration. It cannot be denied that social media has become a new way to communicate today. Along with its development, social media also influences social change in society. Changes in social relations or as changes to the balance of social relations. Positive social changes such as the ease of obtaining and conveying information have social and economic benefits. Meanwhile, social changes tend to be negative, such as the emergence of religious groups, tribes, and certain behavioral patterns that deviate from existing norms. In this service, the author uses lecture and discussion methods. The results of this service have a positive impact on the use of social media which has actually had an influence on social change in society for the better, but the negative impact tends to bring about social change in society which eliminates the values or norms of Indonesian society. With the presence of social media as a new technology, of course the way humans live will also experience changes. Keywords: Impact; education; social media.  AbstrakMedia sosial yaitu media pada internet yang memungkinkan penggunanya untuk dapat mempresentasikan dirinya seklaigus sebagai media untuk berinteraksi secara social di dunia maya. Berkomunikasi secara virtual dengan pengguna lain membentuk social banding. Dalam media social, terbentuk tiga wujud yang merujuk untuk makna bersosial, yaitu, cognition, communicate dan cooperation. Tidak dapat dipungkiri bahwa media social sudah sebagai cara baru untuk berkomunikasi saat ini. Seiring dengan perkembangannya, media social juga berpengaruh terhadap perubahan sosial masyrakat. Perubahan-perubahan dalam hubungan social atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan hubungan social. Perubahan social positif seperti kemudahan memperoleh dan menyampaikan informasi memperoleh keuntungan secara social dan ekonomi. Sedangkan perubahan social yang cenderung negtaif seperti munculnya kelompok-kelompok agama, suku, dan pola perilaku tertentu yang menyimpang dari norma-norma yang ada. Dalam pengabdian ini, penulis menggunakan metode ceramah dan diskusi. Hasil pengabdian ini berdampak positif penggunaan media sosial secara nyata telah membawa pengaruh terhadap perubahan sosial masyarakat kearah yang lebih baik tetapi dampak negatif cenderung membawa perubahan sosial masyarakat yang menghilangkan nilai – nilai atau norma di masyarakat Indonesia. Dengan hadirnya media sosial sebagai teknologi baru, tentu saja cara hidup manusia juga akan mengalami perubahan.Kata-kata kunci: Dampak; edukasi; media sosial.
Pelatihan Literasi Digital sebagai Upaya Penanggulangan Hoaks Andriani, Astri Dwi
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.57

Abstract

Abstract The rapid development of information technology has made internet growth in Indonesia accelerate very quickly. APJII and We are Social noted that in 2023 the number of internet users in Indonesia will reach 215 million users with a duration of 8.5 hours per day. One of the biggest challenges faced in the current digital era is the spread of hoaxes on social media. Realizing that hoaxes are a real threat to Indonesian society, the government through the Ministry of Communication and Information of the Republic of Indonesia in 2021 took preventive steps, namely launching a digital literacy movement for 12.4 million people in 34 provinces. One of the locations chosen to carry out digital literacy activities is Pidie Regency, Aceh, Sumatra. Digital literacy is considered absolutely necessary so that new media (the internet) truly brings benefits to its users. The aim of this research is to expose the public to knowledge about digital literacy. The digital literacy activities carried out in Pidie Regency, Aceh, Sumatra were carried out online via a seminar or webinar website on May 25 2023. The webinar was presented using several methods, namely the lecture method, discussion method, question and answer method, and simulation and practice. The contribution of this community service was that 427 participants were exposed to information about digital literacy from students from Pidie Regency, Aceh, Sumatra. It is hoped that this activity can lead the people of Pidie Regency to become a literate society. Keywords: Digital; literation; hoax.   AbstrakPesatnya perkembangan teknologi informasi membuat pertumbuhan internet di Indonesia melaju begitu cepat. APJII dan We are Social mencatat bahwa tahun 2023 jumlah pengguna internet di Indonesia menember 215 juta pengguna dengan durasi 8,5 jam per hari. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi di era digital saat ini adalah penyebaran hoaks di media sosial. Menyadari bahwa hoaks merupakan ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada tahun 2021 melakukan langkah preventif, yaitu mencanangkan gerakan literasi digital untuk 12,4 juta rakyat di 34 provinsi. Salah satu lokasi yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan literasi digital adalah KabupatenPidie, Aceh, Sumatera. Literasi digital dianggap mutlak diberikan agar media baru (internet) benar-benar menghadirkan  manfaat  bagi  penggunanya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membuat masyarakat terpapar pengetahuan mengenai literasi digital. Adapun kegiatan literasi digital yang dilakukan di Kabupaten Pidie, Aceh, Sumatera ini dilakukan secara daring atau online melalui website seminar atau webinar pada tanggal 25 Mei 2023. Webinar disajikan dengan menggunakan beberapa metode, yakni metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab, serta metode simulasi dan praktek. Kontribusi dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebanyak 427 peserta terpapar informasi mengenai literasi digital yang berasal dari kalangan pelajar Kabupaten Pidie, Aceh, Sumatera. Diharapkan kegiatan ini bisa mengantarkan masyarakat Kabupaten Pidie menjadi masyarakat yang literat.  Kata-kata kunci:  Digital; literasi; hoaks. 
Sosialisasi Tentang Literasi Media Dalam Mengantisipasi Penyebaran Informasi Sitorus, Amalia Azmi; Rakhmayanti, Risda; Puspitasari, Siska
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.67

Abstract

Abstract Social media is a new innovation in communication patterns which were initially one-way, namely from one source to another, then changed to being from several sources to several other sources. The crucial issue that is currently troubling in the digital era is the increasing prevalence of hoax information. Digital Literacy is the ability to search for information so that the information obtained is more accurate and when teenagers grow up they can be better directed. Digital literacy is not only limited to being able to use media, but rather the ability to analyze, disseminate or assess the information obtained. The purpose of this service is to explain the importance of media literacy in the problem of deliberately created hoaxes. The method used is through delivery of material and discussion. The result of this service is an increase in understanding of the importance of media literacy, so that students become more knowledgeable in selecting and disseminating information that is inversely proportional to existing facts, generating opinions, forming perceptions and testing the accuracy and intelligence of internet and social media users in reading. and receive information. The consequences resulting from the spread of hoax news itself are misunderstandings, misunderstandings, and even divisions between elements of society. Moreover, the younger generation has become active users on social media, creating vulnerability in the spread of hoax information. For this reason, it is necessary to provide information about media literacy to minimize hoaxes among young people who are students of SMA PGRI 3 Jakarta. Keywords: Digital; information; literacy; media.Abstrak Media sosial merupakan suatu inovasi baru dalam pola komunikasi yang pada awalnya bersifat satu arah yaitu dari satu sumber kepada sumber lain, kemudian berubah menjadi dari beberapa sumber kepada beberapa sumber lain. Persoalan krusial yang meresahkan saat ini di era digital adalah semakin marak informasi hoaks. Literasi Digital merupakan kemampuan dalam pencarian informasi menjadikan informasi yang didapat lebih akurat dan ketika remaja beranjak dewasa dapat diarahkan dengan lebih baik. Literasi digital tidak hanya sebatas dapat menggunakan media, tetapi lebih pada kemampuan menganalisis, mengevaluasi atau menilai informasi yang didapat. Tujuan pengabdian ini untuk menjelaskan tentang pentingnya literasi media pada masalah hoax yang dibuat secara sengaja. Metode yang digunakan melalui penyampaian materi dan diskusi. Hasil dari pengabdian ini adalah adanya peningkatan pemahaman tentang pentingnya literasi media, sehingga siswa-siswi menjadi paham teruata dalam memilih dan menyebarkan informasi yang berbanding terbalik dengan fakta yang ada, menggiring opini, membentuk persepsi serta menguji kecermatan serta kecerdasan pengguna internet dan media sosial dalam membaca serta menerima informasi. Akibat yang ditimbulkan dari penyebaran berita hoax itu sendiri adalah keributan, kesalahpahaman, hingga perpecahan antar elemen masyarakat. Terlebih generasi muda yang menjadi pengguna aktif di media sosial sehingga menimbulkan kerentanan dalam penyebaran informasi hoax. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi tentang literasi media untuk meminimalisir hoax kepada kaum muda yang merupakan siswa/siswi SMA PGRI 3 Jakarta. Kata-kata kunci:  Digital; informasi; literasi; media.
Penyuluhan Pola Komunikasi Ibu dan Anak Generasi Z Melalui Gathering Bersama Crocki Indonesia Mujianto, Haryadi; Dewi, Fransiska
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v4i2.337

Abstract

Fenomena perubahan pola komunikasi antara ibu dan anak dalam keluarga modern menjadi salah satu isu penting di era generasi Z, yang dikenal memiliki karakteristik digital native, berpikir kritis, dan cenderung independen. Kondisi ini sering menimbulkan kesenjangan komunikasi antara ibu sebagai generasi pendahulu dengan anak-anak mereka. Artikel ini membahas program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa penyuluhan pola komunikasi ibu dan anak melalui kegiatan gathering bersama Crocki Indonesia, sebuah komunitas keluarga kreatif. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu tentang karakteristik generasi Z serta memberikan strategi komunikasi yang efektif dan berbasis empati untuk mempererat hubungan keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan partisipatif dengan ceramah interaktif, simulasi, dan diskusi kelompok. Sebanyak 30 keluarga dari berbagai latar belakang berpartisipasi dalam acara ini, yang dilaksanakan di lingkungan informal untuk menciptakan suasana nyaman dan kondusif bagi pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman ibu mengenai pola komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan anak generasi Z. Selain itu, partisipan melaporkan peningkatan kualitas interaksi keluarga setelah menerapkan strategi yang diajarkan, seperti mendengarkan aktif, pemilihan bahasa positif, dan pemberian ruang diskusi yang seimbang. Kegiatan ini juga berhasil memperkuat jaringan sosial antaranggota komunitas, yang dapat menjadi dukungan berkelanjutan dalam memperbaiki pola komunikasi dalam keluarga. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan program serupa untuk meningkatkan hubungan antaranggota keluarga di era digital.
Sosialisasi Pengentasan Kemiskinan Ekstrim Dengan Mengoptimalkan Pemasaran Produk Lokal Di Desa Simpang, Garut Nurhadi, Zikri Fachrul Nurhadi; Hermina, Tinneke
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v4i2.326

Abstract

Kemiskinan ekstrem di Indonesia, khususnya di desa-desa terpencil, menjadi tantangan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan nasional. Desa Simpang di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, merupakan salah satu daerah yang mengalami kemiskinan ekstrem dengan potensi produk lokal yang belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai pengentasan kemiskinan ekstrem dengan mengoptimalkan pemasaran produk lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2024 di Desa Simpang. Sasaran kegiatan adalah para pelaku UMKM dan masyarakat desa dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Pelaksanaan sosialisasi ini didukung penuh oleh pihak perangkat desa dengan memberikan izin untuk menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut. Selain perangkat desa yang telah memberikan izin untuk menyelenggarakan sosialisasi tersebut masyarakat juga memiliki antusias yang tinggi untuk mengikuti sosialisasi. Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai strategi pemasaran produk lokal serta kesadaran akan pentingnya peran pemasaran dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa.
Perancangan dan Pemanfaatan Website Dalam Membangun Ketahanan Masyarakat Desa Padaawas Pasirwangi Garut Gusdiana, Ridian; Hadiati, Hadiati; Firmansyah, Firmansyah; Alisha, Fathia; Ilhami, Azriel Noer
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v4i2.306

Abstract

Desa Padaawas Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut memiliki potensi yang cukup bervariasi, antara lain potensi seni budaya, wisata alam, hasil perkebunan, hasil pertanian, yang membutuhkan promosi dan pemasaran yang lebih luas. Dari segi mekanisme pemerintahan diinstruksikan untuk melaksanakan pemerintahan bersih, transparan, serta mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif dengan menggunakan teknologi komunikasi dan informasi berbasis jaringan (e-government). Desa Padaawas, dilengkapi sarana komunikasi dan informasi berbasis jaringan, namum belum memiliki media yang efektif dan efisien. Kehadiran Website Desa merupakan sarana yang penting dan strategis dibutuhkan oleh masyarakat dan pemerintahan Desa Padaawas guna mengakumulasi kebutuhan media informasi, promosi dan komunikasi interaktif dan pemerintahan berbasis jaringan (e-government). Metode observasi, diskusi dan partisipasi dalam bentuk pelatihan dan pendampingan banyak digunakan dalam kegiatan pengabdian ini. Luaran yang ditargetkan melalui kegiatan ini adalah: (1) Terbangun Website Desa Padaawas (https://padaawas.org) sebagai sarana e-government, sarana promosi dan pemasaran potensi desa, sarana komunikasi dan informasi, (2) Aparat desa mampu mengelola dan memanfaatkan website desa secara berkesinambungan