Lentera: Multidisciplinary Studies
Lentera: Multidisciplinary Studies is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and scientific fields. The journal is published monthly once by PT. Publikasiku Academic Solution Lentera: Multidisciplinary Studies provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context.
Articles
131 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Menengah Atas
Gilang Darmawan;
Heny Pujiastuti
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 4 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v1i4.44
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah menengah atas. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di sekolah menengah atas di Kota jakarta. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika dan angket motivasi belajar. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar matematika antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta uji regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kolaboratif dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Selain itu, motivasi belajar juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kolaboratif efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah menengah atas. Disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran kolaboratif dalam proses pembelajaran matematika.
Analisis Kendala Ekspor Puding Jeruk Kulit Sunkist Rumahan dari Cimahike Singapura
Afifa Ainun Nur Anisah;
Devy Fitria Rakhmawati;
Eka Novianita;
Linda Nur Hopipah;
Nisa Lusiana;
Riski Alpama;
Ricky Firmansyah
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 4 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v1i4.45
Diera Globalisasi ini pelaku usaha bisnis terus berkembang dalam mempertinggi penjualan hingga ke mancanegara. produk kuliner dan minuman olahan Indonesia tetap berkontribusi terhadap ekspor maka industri kuliner perlu melakukan pengembangan ekspor ke pasar internasional. Puding ini terbilang unik serta menarik Kulit jeruk sunkist dikreasikan menjadi wadah, tidak hanya mempunyai rasa nikmat, enak dan segar, mampu disajikan untuk acara spesial. Pada penelitian ini, metode Kualitatif dengan wawancara narasumber terkait perihal permintaan ekspor pudding Sunkist dari cimahi ke singapura. dipergunakan untuk meneliti di kondisi obyek yang alamiahdimana peneliti ialah menjadi instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (adonan), analisis data bersifat induktif/kualitatif. Pada satu bulan jumlah permintaan pengiriman produk narasumber sekitar hanya 1 kali, narasumber menjamin produk rusak atau membusuk sebelum ke tangan customer. Jeruk Sunkist yg digunakan memakai jeruk import dari mesir dan autralia. Tujuannya kegiatan perdagangan luar negeri buat memperoleh laba yg di harapkan, memperluas pasar, menambah laba. Terkadang, para wirausaha tidak mengambil tenaga kerja terlalu banyak karena mereka khawatir akan terjadi pertambahan produksi, yang menyebabkananjlok harga ppada roduk mereka.
Hubungan Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dan Konsumsi Multivitamin Dengan Kejadian Preeklampsia di Wilayah Kerja Puskesmas Latowu
Andi Handayani;
Siti Marfu’ah
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 4 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v1i4.48
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pemeriksaan ANC dan konsumsi multivitamin dengan kejadian preeklampsia di Puskesmas Latowu. Jenis penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 31 ibu hamil trimester III. Teknik sampling menggunakan Accidental sampling yaitu responden yang kebtulan berada di wilayah kerja puskesmas dengan cara wawancara, pemeriksaan dan screaaning serta menggunakan kuesioner penelitian. Hasil penelitian dari 31 responden diperoleh 12 (85.7%) yang kunjungan ANC nya tidak sesuai standar mengalami preeklampsia. dan yang tidak mengalami preeklampsia adalah responden yang kunjungan ANC nya sesuai standar sebanyak 16 (94.1%). Hasil uji Chi Square diperoleh nilai sig = 0,000 dengan demikian nilai sig 0,000 < 0,05 Sehingga disimpulkan ada hubungan antara kunjungan ANC dengan kejadian preeklampsia di Puskesmas Latowu. Untuk konsumsi multivitamin, sebagian besar responden yang mengalami preeklampsia adalah responden yang konsumsi multivitaminnya tidak teratur sebanyak 12 (80,0%) dan responden yang tidak mengalami preeklampsia adalah responden yang konsumsi multivitaminnya teratur sebanyak 15 (93,8%). Hasil uji Chi Square diperoleh nilai sig = 0,000 dengan demikian nilai sig 0,000 < 0,05. Sehingga disimpulkan ada hubungan antara konsumsi multivitamin dengan kejadian preeklampsia di Puskesmas Latowu.
Pengalaman Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Rumah Sakit Swasta Yogyakarta
Kristianto Wicaksono;
Agustina Sri Oktri Hastuti;
Theresia Tatik Pujiastuti
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 4 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v1i4.49
Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa mengalami banyak perubahan dalam hidupnya. Terapi hemodialisa terbukti sukses sebagai terapi pendukung penyakit gagal ginjal kronik dengan efektivitas tinggi. Terapi ini dapat memperpanjang usia tanpa batas yang jelas, namun tidak dapat mengembalikan seluruh fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisa dengan metode kualitatif dengan perspektif fenomenologi deskriptif. Pengambilan data secara in dept interview pada 6 orang pasien GGK yang diambil secara purposive sampling dan analisa data menggunakan metode Colaizi. Hasil penelitian mendapatkan 6 tema utama yaitu 1 Pasien mengalami ketidaknyamanan pada seluruh tubuhnya setelah menjalani terapi hemodialisa, tema ke 2 Pasien merasa sedih dan tidak percaya mengalami sakit yang berat, tema ke 3 pasien merasa pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan yang baik selama menjalani therapi Hemodialisa, tema ke 4 pasien memiliki motivasi tinggi berasal dari diri sendiri, tema ke 5 Pasien semakin mendekatkan diri kepada Tuhan sang pencipta dan tema ke 6 Pasien mengalami ketidaknyamanan mengikuti anjuran diet. Berdasarkan hasil penelitian menggambarkan bahwa pengalaman pasien GGK menjalani Hemodialisa merupakan suatu hal penting yang menentukan keberhasilan terapi. Mengingat pentingnya pengalaman pasien yang menjalani hemodialisa, maka disarankan keluarga dapat menemani, memberikan dukungan dan semangat bagi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi Hemodialisa.
Aplikasi Tebak Lagu Daerah Berbasis Android Menggunakan App Inventor 2
Abdul Basith
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 4 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v1i4.52
Kebudayaan mengenai asal-usul daerah, lagu daerah, adat istiadat, benda yang dikeramatkan dan kebiasaan masyarakat ditiap daerah dan juga masih banyak kebudayaan-kebudayaan ditiap daerah-daerah Indonesia yang belum diketahui oleh masyarakat secara umum. Salah satu unsur kebudayaan berbentuk material yang masih belum banyak diketahui masyarakat umum adalah lagu daerah. Namu seiring perkembangan jaman, lagu daerah ini cenderung ditinggalkan. Masyarakat pada umumnya cenderung lebih suka terhadap lagu korea, lagu barat. Maka dengan adanya aplikasi pengenalan lagu daerah indonesia berbasis android ini dapat mempermudah proses belajar dan memperkenalkan lagu daerah indonesia, agar masyarakat tidak meninggalkan lagu daerah. Dengan diciptakannya aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi secara langsung dalam proses belajar dan bermain pengenalan lagu daerah. Adapun hasil survei yang ditujukan kepada 10 orang dari beberapa kalangan, didapat tingkat kepuasan sebesar 90 % yang berarti sangat puas. App Inventor adalah aplikasi web sumber terbuka yang awalnya dikembangkan oleh Google, dan saat ini dikelola oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT). App Inventor memungkinkan pengguna baru untuk memprogram komputer untuk menciptakan aplikasi perangkat lunak bagi sistem operasi Android. App Inventor menggunakan antarmuka grafis, serupa dengan antarmuka pengguna pada Scratch dan StarLogo TNG, yang memungkinkan pengguna untuk men-drag-and-drop objek visual untuk menciptakan aplikasi yang bisa dijalankan pada perangkat Android. Dalam menciptakan App Inventor, Google telah melakukan riset yang berhubungan dengan komputasi edukasional dan menyelesaikan lingkungan pengembangan online Google.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Dukungan Rekan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Gawi Maju Karsa Site Purworejo
Muhammad Firmansyah;
Dorothea Wahyu Ariani
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v2i1.29
Penalitian ini memiliki tujuan untuk pengaruh gaya kepemimpnan transformasional, dukungan rekan kerja, dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Gawi Maju Karsa. Populasi dalam penelitain ini adalah 60 responden atau seluruh karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalah data primer dengan instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil uji instrument menyatakan bahwa data dalam penelitian ini dinyatakan valid dan reliabel. Pada uji asumsi klasik dinyatakan bahwa data penelitian ini terdistribusi secara normal dan mengahsilkan model regresi yang bebas dan multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil uji instrument menyatakan bahwa semua item dalam kuesioner terbukti valid dan reliabel. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa: (1) gaya kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, (2) dukungan rekan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, (3) motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Penerapan Simulasi Dalam Menganalisis Sistem Antrean pada Pelayanan Kefarmasian Rawat Jalan Rumah Sakit Advent Medan
Chelsea Natali Lumban Gaol;
Parapat Gultom;
Esther Sorta Mauli Nababan;
Muhammad Romi Syahputra
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v2i1.30
Rumah Sakit Advent Medan sebagai pelayanan kesehatan harus memerhatikan kualitas pelayanan termasuk pada pelayanan kefarmasian. Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien dalam menyediakan obat untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pada hasil pengamatan diperoleh bawa rata-rata waktu tunggu sebesar 0,7652 jam atau 45 menit. Sehingga menjadi suatu masalah bagi rumah sakit mengenai sistem antreannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan Rumah Sakit untuk memperbaiki waktu tunggu dalam antrean. Untuk mengatasi masalah ini, salah satunya adalah melakukan analisis pada sistem pelayanan dengan menggunakan teori antrean dengan disiplin antrean First In First Out (FIFO) yang disimulasikan melalui software ARENA 16.0. Dari hasil simulasi model awal yang rata-rata waktu tunggu sebesar 0,7652 jam atau 45 menit dan utilitas atau tingkat kesibukan sebesar 97,42%. Dengan demikian dibuat simulasi model usulan perbaikan, skenario terpilih yaitu skenario 3 dengan menambahkan 3 pekerja untuk melayani dalam pembuatan obat dan dari hasil simulasi diperoleh rata-rata waktu tunggu sebesar 0,0847 jam atau 5 menit dan utilitas atau tingkat kesibukan sebesar 75,08% sehingga dapat terlihat perbedaan yang signifikan, banyak pasien yang datang dengan pasien yang keluar adalah sama, sehingga semua pelanggan dapat terlayani. Dapat dikatakan pada skenario 3 server tidak sibuk sehingga pelayanan yang diberikan dapat cepat dan baik membuat pasien merasa puas dan pelayanan dapat dikatakan optimal.
Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Bantuan Langsung Tunai Menggunakan Metode Simple Additive Weighting
Ernest Patrolan;
Geri Kusnanto
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v2i1.35
Salah satu program bantuan sosial pemerintah untuk warga kurang mampu adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dalam melakukan seleksi warga tentunya harus didukung oleh data yang akurat agar bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. Desa XYZ menggunakan aplikasi microsoft word dan microsoft excel sebagai pengelolah data, dikarena belum adanya database, sehingga keakuratan hasil ataupun informasi tidak dapat dijamin. Oleh karena itu, dibuat jaringan pilihan yang mendukung secara emosional bagi penerima BLT dengan menggunakan teknik metode SAW. Tujuan dari metode SAW adalah untuk menentukan jumlah terbobot dari semua peringkat kinerja atribut (cost atau benefit) untuk setiap alternatif (warga). Maka oleh karena itu, dalam penelitian ini diperlukan data kriteria berdasarkan ketentuan dari pemerintah dan data warga setempat untuk menentukan warga yang berhak mendapatkan BLT. Penerapan kriteria warga kurang mampu di Desa XYZ meliputi Penghasilan, Pekerjaan, Jenis Rumah, Luas Rumah, dan Jumlah Tanggungan KK. Hasil perhitungan SAW, akan dilakukan perbandingan data yang diolah tanpa menggunakan metode SAW oleh aparat desa untuk mengukur keakuratan hasil. Berdasarkan hasil pengujian algoritma SAW dapat disimpulkan bahwa Dambur memiliki peluang tertinggi mendapatkan BLT dengan nilai 14.67, kemudian diikuti oleh Mikael dengan nilai 13.67 dan seterusnya berdasarkan perangkingan.
Kelimpahan dan Keaneka Ragaman Serangan OPT Beserta Musuh Alimnya pada Pola Modukulturdan Polikultur Sawi Putih di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Serang
Arga Satria Novanto;
Muhammad Hadi;
Rully Rahardian
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v2i1.36
Dusun Selongisor Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Serangga mempunyai peran yang menguntungkan dan juga merugikan bagi manusia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan produktivitas sawi pada tahun 2020 hingga 2021 di Kecamatan Getasan yang diduga disebabkan salah satunya oleh serangan hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman serangga opt maupun musuh alami pada lahan sawi putih monokultur dan polikultur. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 dengan teknik pengambilan sampel ditentukan dengan cara purposive sampling menggunakan sweep net, pitfall trap, light trap, dan yellow sticky trap. Analisis data meliputi perhitungan kelimpahan, keanekaragaman Shannon Wiener, kemerataan dan uji t Hutcheson. Hasil penelitian didapatkan 6 famili serangga yang berperan sebagai OPT dan 8 faamili serangga yang berperan sebagai musuh alami. Indeks keanekaragaman serangga OPT pada lahan monokultur sebesar 0,598 Sedangkan indeks keanekaragaman serangga OPT pada lahan polikultur sebesar 0,636 I.ndeks keanekaragaman serangga musuh alami pada lahan monokultur sebesar 0,685 dan Indeks keanekaragaman serangga musuh alami pada lahan polikultur sebesar 0,745. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan serangga OPT dan musuh alami pada lahan monokultur lebih tinggi dibandingkan lahan polikultur. Sedangkan keanekaragaman serangga musuh alami dan OPT pada lahan polikultur lebih tinggi daripada lahan monokultur. Hasil uji t menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan mengenai keanekaragaman opt maupun musuh alami pada kedua lahan.
Pengaruh Kedisiplinan, Kompetensi dan Stres Kerja terhadap Kinerja Guru di SMK N 1 Gedangsari Kabupaten Gunungkidul
Astriani Astriani;
Subarjo Subarjo
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/lentera.v2i1.37
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan kerja, kompetensi kerja dan stres kerja terhadap kinerja guru di SMK N 1 Gedangsari. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode survei dengan instrument kuesioner. Hasil uji instrument menyatakan bahwa data dalam penelitian ini terbukti valid dan reliabel. pada uji asumsi klasik dinyatakan bahwa data dalam penelitian ini terdistribusi secara normal dan menghasilkan regresi yang bebas dari multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil uji regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi menunjukkan bahwa secara parsial: (1) Kedisiplinan kerja tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja guru di SMK N 1 Gedangsari, (2) Kompetensi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru di SMK N 1 Gedangsari, (3) Stress kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru di SMK N 1 Gedangsari, (4) Kedisiplinan kerja, kompetensi kerja dan stress kerja secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru di SMK N 1 Gedangsari.