cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfikom@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Raya Kaligawe Km.4 Semarang 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
ISSN : 20872461     EISSN : 23374616     DOI : 10.30659/jikm
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna (E-ISSN: 2337-4616, P-ISSN 2087-2461) is a Scientific Journal published by the Department of Communication Science, Faculty of Language and Communication Science, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna is intended to the national and international scholarly community. The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of communication. Articles published are the results of research, bringing the new sights (scope) on Cultural Studies, Public Relations, and Media.
Articles 148 Documents
INTERNAL COMMUNICATION TOWARDS EMPLOYEE ENGAGEMENT INSIDE SULTAN AGUNG ISLAMIC UNIVERSITY (UNISSULA) Made Dwi Adnjani; Desi Dwi Prianti
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.1.1.1-14

Abstract

Karyawan  merupakan bagian yang  sangat penting bagi perusahaan untuk bertahan karena Mereka memiliki hubungan fungsional dengan  perusahaan. Karyawan memiliki fungsi karena mereka menyediakan tenaga kerja dan sumber daya untuk menciptakan  produk  atau jasa. Dengan adanya  masalah pada  karyawan, akan menyebabkan penurunan kinerja perusahaan, dan  pada akhirnya akan  berpengaruh terhadap image  perusahaan. Universitas Islam Sultan Agung sebagai penyelenggara pendidikan tinggi sangat memperhatikan karyawan sebagai sumber daya insani yang sangat penting untuk mencapai visi dan misi universitas, namun seiring pertumbuhan universitas maka permasalahan keterlibatan karyawan dalam komunikasi internal menjadi persoalan yang perlu dianalisis. Berangkat dari pemikiran pentingnya keterlibatan karyawan, maka penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2009 di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang.  Penelitian ini dilakukan  dengan tujuan untuk memberikan  rekomendasi terhadap pemecahan masalah dalam keterlibatan karyawan  di dalam komunikasi internal, dan memberikan  pemahaman  tentang  kriteria keterlibatan karyawan yang efektif dalam  komunikasi internal, agar dapat membantu memberikan solusi terhadap masalah keterlibatan karyawan di Universitas Islam Sultan Agung.   Key words : komunikasi internal, keterlibatan karyawan, image.
“JAGONGAN” SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI SOSIAL PADA MASYARAKAT SOLO DAN MANFAATNYA BAGI PEMBANGUNAN DAERAH Nawiroh Vera; Doddy Wihardi
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Komunikasi Makna Vol. 2 No. 2 Agustus 2011 - Januari 2012
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.2.2.40-46

Abstract

Communication can be performed directly (orally) or with the media. In the current de- velopment of communication technology, the use of modern  mass media such as the Internet is very popular. ICT era was allegedly able to change traditional forms of communication that is widely available in  Indonesia. Traditional media is part of social communication, in Indonesia  many types of traditional media are still often used in conveying the  message, idea, or opinion. Traditional media are in the form of folk art as well as in the form of verbal communication are usually done in groups in certain areas. In the city there are cultural Solo Jagongan, ie talking  together while relaxing. Jagongan can occur in a coffee shop, pos kamling, wedding ceremony, or in the stalls. Usually the people (men) hang out and talk and stay up until morning. Women also do the same thing but usually done during the day. The term jagongan so entrenched in the community in the city of Solo. Type of social communication should be used as a means of developing in Indonesia. Many communities in other regions who have ways of communicating with the group. As the local culture such patterns can be used to disseminate a variety of inno- vations, government policies, and others. Based on this background, the authors are interested to know the extent of social communication such as jagongan role in development in the city of Solo? Methods used are observation and interviewing informants. Purposive sampling tech- niques and qualitative data were analyzed descriptively.
FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PRE MARRIED SYNDROM DIYAH AYU L
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 5, No 1 (2014): Februari-Juli 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.5.1.54-63

Abstract

Masa Remaja merupkan masa yang sangat penting dalam proses perkembangan. Remaja sekarang dan remaja dahulu sangatlah berbeda, khususnya remaja wanita. Wanita sekarang cenderung menunda pernikahannya. Sedangkan wanita jaman dahulu lebih cenderung menikah di usia <20 tahun. Ada faktor yang menyebabkan wanita sekarang menunda pernikahannya, salah satu faktor tersebut adalah peer group, faktor pendidikan dan konsumsi media. Melihat hal tersebut peneliti tertarik untuk mengukur bagaimana “ Faktor Determinan yang Mempengaruhi pre Married Syndrom”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan yang memepengaruhi pre married syndrom terhadap wanita di Desa Sriwulan. Teori yang dipakai dalam penelitian ini yaitu, teori sosial and communicative anxiety dimana teori ini menjelaskan tentang kecemasan komunikasi dan kecemnasan sosial sebagai keengganan berkomunikasi.. Penelitian ini menggunkan tipe penelitian studi korelasional. Data yang dikumpulkan dari kuesioner, wawancara, dan kapustakaan. Sample yang diambil adalah wanita  Desa Sriwulan yang belum menikah dengan teknik purposive sampling yaitu 95 responden. Hasil penelitian berdasarkan analisis korelasi didapat untuk peer group -0,70782 berada pada tingkat tinggi, Faktor pendidikan -0,5394 berada pada tingkat sedang, dan konsumsi media -0,5320 yang berada pada tingkat sedang. Sedangkan pada uji hipotesis didapat bahwa, H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan signifikan antara pre married syndrom  dengan faktor determinan. Kata kunci: pre married syndrom, peer group,  faktor pendidikan, konsumsi media, kecemasan sosial.
(Sebuah Kajian Etika Media) Jurnal Ilmiah Komunikasi |MAKNA Vol. 4 No. 1, Februari-Juli 2013 KESENJANGAN AKSES INFORMASI DI ERA GLOBALISASI (Sebuah Kajian Etika Media) Anita Septiani Rosana
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 4, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.4.1.71-79

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam era globalisasi di Indonesia mendorong pertumbuhan dan kemajuan masyarakat. Seiring dengan berkembangnya industri media massa dan kemajuan teknologi komunikasi, pemenuhan akses informasi (ekuitas informasi) seharusnya juga diikuti dengan kemudahan akses untuk mendapatkan informasi, tanpa terkendala ruang, waktu, dan biaya yang mahal. Permasalahan yang masih menjadi pertanyaan adalah apakah seluruh lapisan masyarakat Indonesia telah dapat dengan mudah dan cepat untuk mengakses semua informasi yang mereka butuhkan ? Kesenjangan dalam mengakses informasi masih menjadi salah satu permasalahan di Indonesia. Karena pada kenyataannya, akses informasi belum secara menyeluruh dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah dan berada pada daerah yang terpencil, belum dapat mengakses berbagai informasi dengan maksimal. Hal ini dikarenakan keterbatasan sarana (sinyal yang buruk) dan keterbatasan biaya akses yang mahal bagi masyarakat dengan tiingkat ekonomi level bawah (masyarakat miskin). Secara etis, menjadi tanggungjawab negara untuk menjamin hak setiap warganegara terkait dengan hak untuk mendapatkan informasi, berkomunikasi dan mengeluarkan pendapat. Katakunci : globalisasi, akses informasi dan kesenjangan masyarakat
Tabloidisasi Pemberitaan Mengenai Pemilu Presiden 2014 Pada Program Berita “Headline News” Metro TV Urip Mulyadi
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 5, No 2 (2015): Volume 5 No. 2 tahun 2015
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.5.2.147-155

Abstract

Program berita terkait isu politik dalam negeri pun dibuat tak kalah dramatis. Menggunakan lagu sebagai ilustrasi, pengucapan yang mendayu-dayu terkesan sinis dan tendensius. Seperti halnya saat masa-masa kampanye Calon Presiden 2014 seperti ini, pemberitaan di televise dikemas sedemikian rupa hingga kita sebagai penonton terbawa dalam suasana pertarungan. Berita-berita penting yang menyangkut isu public sering dikemas dengan gaya tabloid (tabloidisasi) yang ringan dan dangkal seperti pada program “Headline News” Metro TV. Hadirnya tabloidisasi kemudian membuat batas-batas antara quality pressdengan popular press menjadi cair.Gambaran mengenai tabloidisasi ini bisa dijelaskan dengan melihat proporsi yang termasuk komponen tabloidisasi, yakni dalam tulisan ini penulis menggunakan 3 unsur (Personalisasi, Sensasionalisme, Trivialisasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metro TV melakukan tabloidisasi pada berita mengenai Pemilu Presiden 2014 dalam program berita Headline News. Melalui 3 komponen tabloidisasi yakni (1) Personalisasi yang ditunjukkan dengan orientasi pemilihan topik berita yang lebih bernilai personal dibandingkan publik, (2) Sensasionalisme, pemberitaan yang dengan sengaja disampaikan secara provokatif atau dimanipulasi untuk “memukau” atau menarik perhatian pemirsa, (3) Trivialisasi, Dengan menyajikan data-data yang unik namun tidak memiliki relevansinya dengan pemilihan umum presiden 2014. Kata Kunci: Berita Pilpres, Tabloidisasi, Media Televisi
MODEL KAMPANYE PILKADA ATASI POLITIK UANG DAN SIKAP PESIMIS PEMILIH (Telaah teoritis dan konsep implementasinya) Hariyani Hariyani
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.6.2.178-193

Abstract

Isu mengenai politik uang selalu muncul saat kampanye politik di Indonesia, nampaknya mengeliminasi budaya politik uang hampir tidak mungkin. Sejak pemilihan pertama, isu politik uang selalu menyebar setiap saat pemilihan berlangsung. Menurut penulis, melalui konsep kampanye politik yang santun bisa menyelesaikan masalah money politics. Seorang kandidat harus mengembangkan serangkaian komunikasi politik, perencanaan pemasaran dan kampanye politik dengan menggunakan cara yang efektif dan terpadu untuk memenangkan pemilihan. Garis besar rancangan kampanye politik dalam makalah ini bertujuan untuk menyelesaikan praktik politik uang, untuk mengembalikan kecocokan pemilih terhadap kandidat, untuk mendorong harga diri para pemilih, untuk mengurangi persepsi yang benar bahwa pemilihan bukan hanya sebuah perayaan sesaat, tapi juga jujur. dan partai demokrasi bersih. Rancangan kampanye politik ini dirancang untuk diimplementasikan dalam pemilihan tingkat kabupaten dan dapat diajukan untuk kandidat independen, kandidat dari partai politik dan calon presiden.Kata kunci: politik uang, desain kampanye politik, kandidat, pemilihan kepala daerah.
The Value of Javanese Philosophy in Society as a Form of Mass Communication in the Context of the Implementation Element of Covid 19 Handling and SDGs Endro Tri Susdarwono
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 8, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v8i2.10887

Abstract

The purpose of this study is to raise the values that exist in the main Javanese philosophy which is communicated by the masses in the roots of society as the capital of implementing Covid 19 and SDGs. This research is a qualitative research, the type of research uses a comprehensive analytical study and analytical normative approach. Channels of mass communication in instilling the values of Javanese philosophy into the roots of society through a variety of channels, one of which is able to attract the masses through puppet performances. The meaning behind the puppet show is a spectacle that serves as entertainment as well as being a picture and guide of life. Other channels which are a process of mass communication are also found in both written and unwritten teachings. Javanese philosophical values embedded in the roots of the community are valuable capital used in the implementation of covid 19 management and implementation of SDGs because these values are very appropriate and have long rooted in the practice of people's daily lives. Only a policy is needed to revive the values of Javanese philosophy so that it can be implemented as a covid handler 19 policy and SDGs implementation.
SOCIAL MEDIA STRATEGY :HOW UNILEVER ENGAGE WITH ITS CONSUMERS Isnani Dzuhrina
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Ilmiah Komunikasi MAKNA Vol. 2 no. 1, Pebruari 2011
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.2.1.39-40

Abstract

Peran media sosial seperti facebook, yahoo messenger, dan twitter melebihi harapan dari sekedar media hiburan semata. Perubahan paradigma dalam dunia  pemasaran disatukan dengan perubahan pola hidup dari konsumen. Televisi tidak lagi memegang peran yang dominan dalam mengisi waktu dari para konsumen. Perubahan dari penggunaan televise menuju penggunaan media social membuat perubahan dalam strategi untuk mendekati konsumen. Unilever sebagai salah satu produsen dunia yang memasarkan produknya untuk berbagai lapisan masyarakat memanfaatkan media social sebagai upaya untuk menjalin komuikasi lebih intensif dengan konsumennya.
PERSEPSI DAN PARTISIPASI SIVITAS AKADEMIKA PADA PELAKSANAAN PROGRAM KEHUMASAN DALAM RANGKA MENCIPTAKAN CITRA POSITIF (STUDY DESKRIPTIF KUALITATIF DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG). Suharyanto - -; Agus - Triyono
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 5, No 1 (2014): Februari-Juli 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.5.1.64-75

Abstract

AbstrakKeberadaan devisi Hubungan Masyarakat (Humas) dalam  sebuah institusi pendidikan sangat memiliki peranan yang sangat penting. Dibeberapa perguruan tinggi devisi ini sangat vital karena menjadi corong bagi masyarakat luas dalam membina hubungan baik dengan para stakeholders. Begitu juga dengan Humas di Universitas Dian Nuswantoro yang telah melakukan berbagai program dalam rangka meningkatkan citra perguruan tinggi.  Penelitian ini berorientasi pada persepsi dan partisipasi sivitas akademika yang ada pada Humas Universitas Dian Nuswantoro Semarang untuk menciptakan citra positif. Target khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi dan partisipasi sivitas akademika atas keberadaan Humas, sehingga dapat ditemukan hasil penelitian yang dapat menjadi rekomendasi untuk kemajuan humas dan institusi. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil signifikan dari temuan yang didapatkan sehingga bisa menjadi referensi atas program-program humas menjadi lebih baik.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey di lapangan, dan instrumen penelitian menggunakan daftar pertanyaan untuk wawancara.Kata kunci; persepsi, partisipasi, sivitas akademika, humas,citra positif                                                                     Abstract The existence of division of Public Relations (PR) in a highly educational institution has a very important role. In some universities this division is vital because a mouthpiece for the wider community in fostering good relations with stakeholders. So,  the PR at the University of Dian Nuswantoro who has conducted various programs in order to improve the image of the college. This research-oriented academicians of perception and participation that exist in PR Dian Nuswantoro University Semarang to create a positive image. Specific target of this research is to determine how perceptions and participation of academicians of the existence of PR, so that research results can be found that can be a recommendation for public relations and institutional advancement. The long term goal of this study was to determine the significant results of the findings obtained so that could be a reference to the public relations programs for the better. This study used a qualitative approach with a survey method in the field, and research instruments using a list of questions for the interview. Key word : Perception, participation, academic society, public relations, positive image 
Children Go Online” di Indonesia, Apa dan Bagaimana? Nurist Surayya
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 5, No 2 (2015): Volume 5 No. 2 tahun 2015
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.5.2.165-174

Abstract

The high penetration of internetaccesses in Indonesia has impacted on media consumption among Indonesian children. Despite many potential upportunities, internet accesses among children also carry some risks of harm. Accordingly, it raisedconcerns, especially deal with childrenvulnerability of going online and their online safety protections. Thus, the requisite stepdeals with identifying risks and upportunities of children go online, especially about how do children access the internet.In the present article, we focus on illustrating how and what children do when go online. Based on survey toward 215 childrens age 6-12 years old with various demographic backgrounds, this study describes time accesses, platforms, online activities, sites and risks of Indonesian children go online.Keywords: Children,Go Online, Indonesia

Page 6 of 15 | Total Record : 148