cover
Contact Name
Abd. Rohman
Contact Email
rohmanch93@yahoo.com
Phone
+6281233992973
Journal Mail Official
jurnal.forind@gmail.com
Editorial Address
Penerbit FORIND Kantor Oprasional : Jl. Raya Tlogomas gg. 5 No. 24 Malang Jawa Timur Telp. : 08133992973 (Telkomsel) Email : forind_publishing@yahoo.com Facebook : Penerbit Forind
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat
Published by Penerbit Forind
ISSN : -     EISSN : 2986464X     DOI : -
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat (e-ISSN: 2986-464X) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. JAMAS merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Penerbit Forind Indonesia. JAMAS menerima naskah yang mencakup masalah-masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah dicapai di bidang pelayanan masyarakat. JAMAS ini berisi tentang kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. JAMAS menerbitkan jurnal secara berkala setiap empat bulan sekali, yakni bulan Februari, Juni dan Oktober
Articles 196 Documents
PENINGKATAN LITERASI DAN KETERAMPILAN PASCA PANEN TOMAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR: Improving Literacy and Post-Harvest Skills of Tomatoes in Elementary School Students Christiano I. Nataniel; Ari Sutanto; Asniana Murni; Viktoria Mamus; Umi Rofiatin
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.258

Abstract

Rendahnya literasi sains siswa di Indonesia dipicu oleh pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual dan terbatasnya pengalaman berbasis praktik, sehingga pemahaman penanganan komoditas mudah rusak (perishable) seperti tomat perlu diintegrasikan sejak dini guna membangun kesadaran pascapanen dan mendukung ketahanan pangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi sains kontekstual dan keterampilan pascapanen dan mendukung ketahanan pangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi sains kontektual dan keterampilan pascapanen tomat pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan partisipasi-edukatif berbasis hands-on learning, dengan tahapan persiapan, implementasi, dan evaluasi. Tahap implementasi mencakup penyampaian materi pascapanen, dilanjutkan praktik langsung sortasi berdasarkan kualitas fisik, grading berdasarkan ukuran dan tingkat kematangan, serta pengemasan menggunakan wadah higienis, yang dilaksanakan di Agroedupark Unitri 3 Wagir bersama siswa kelas V SDN 01 Jedong. Hasil menunjukkan peningkatan pada tiga ranah pembelajaran secara kognitif siswa mampu menjelaskan tahapan pascapanen dan mengidentifikasi kriteria tomat layak konsumsi; pengemasan secara psikomotorik siswa terampil melakukan sortasi, grading, dan pengemasan secara mandiri; secara afektif tumbuh sikap teliti, bertanggung jawab, kooperatif, serta kesadaran mengurangi susut pangan. Pendekatan partisipatif-edukatif terbukti efektif meningkatkan literasi sains berbasis konteks pertanian sejak usia dini sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mendukung pendidikan pertanian berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN AREA PUBLIK DESA KEJAPANAN BERBASIS AGROEDUWISATA: Assisted Planning of Agroedutourism-Based Public Areas in Kejapanan Village Bernadeta Hermin Nadia; Saul Ndena Ngabi; Hesti Triana; Irawan Setyabudi; Mochammad Azkari Hisbulloh Akbar; Rizki Alfian
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.260

Abstract

Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan agroeduwisata melalui optimalisasi area publik yang mampu mengintegrasikan fungsi edukasi, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, pemanfaatan ruang publik yang tersedia belum didukung oleh perencanaan kawasan yang terarah dan partisipatif sehingga pengembangan potensi desa belum berjalan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyusun perencanaan area publik berbasis agroeduwisata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik wilayah setempat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi Focus Group Discussion (FGD), survei lapangan, inventarisasi kondisi tapak, identifikasi potensi dan permasalahan kawasan, serta penyusunan konsep dan desain kawasan secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya rancangan area publik yang terdiri atas zona edukasi pertanian anak, zona bermain, zona panggung nusantara, zona pengelolaan dan pemasaran produk UMKM, serta zona sirkulasi dan pengunjung yang terintegrasi. Selain itu, dihasilkan rekomendasi penataan drainase, vegetasi, fasilitas pendukung, dan model pengelolaan kawasan untuk meningkatkan kenyamanan, produktivitas, serta keberlanjutan pemanfaatan ruang publik desa. Kegiatan pendampingan ini memberikan kontribusi dalam penyediaan dokumen perencanaan yang dapat dijadikan acuan pengembangan kawasan agroeduwisata sekaligus mendukung penguatan ekonomi lokal, edukasi masyarakat, dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
LAPORAN ANALISIS KEBUTUHAN ASET PADA PEMERINTAH DESA DI KECAMATAN PANYIPATAN KABUPATEN TANAH LAUT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN: Asset Needs Analysis Report of Village Government in Panyipatan District Tanah Laut Regency in an Effort to Improve Service Quality Ade Hermawan; Normajatun Normajatun; Bakhtiar Bakhtiar; Muhammad Jamili; Ali Khamdan
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.262

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk Penyuluhan Laporan Analisis Kebutuahan Aset Desa pada semua aparatur Desa di wilayah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah desa tentang pentingnya melakukan analisis dan mebuat Laporan Analisis Kebutuhan Aset Desa guna meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan simulasi. Hasil Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa Laporan Analisis Kebutuhan Aset Desa pada semua Desa di wilayah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut  sangat penting untuk meningkatkan pelayanan publik. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk melatih dan membina aparatur desa mengenai pemahaman dan penguasaan melakukan analisis kebutuhan aset desa dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam layanan publik. Dengan adanya laporan ini, diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan pelayanan oleh aparatur pemerintah desa dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.
SOSIALISASI PENGGUNAAN SARUNG TANGAN DAN KANTONG PLASTIK SEHAT BAGI PENJUAL MAKANAN DI KOTA BANJARMASIN: Socialization of the Use of Gloves and Healthy Plastic Bags for Food Sellers in Banjarmasin City Irawanto Irawanto; Muhammad Jamili; Cici Asmiaty; Septeria Septeria; Nuril Mawadah; Mukhlan Khariry; M Jayadi; Moh Heru Budhihantho; Akhmad Abdurahman
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.263

Abstract

Keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, terutama pada sektor pedagang kaki lima. Data menunjukkan bahwa hanya 42,1% tempat pengolahan makanan di Banjarmasin memenuhi syarat kesehatan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa  dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pedagang makanan di Jalan Pramuka Kota Banjarmasin tentang pentingnya penggunaan sarung tangan dan kantong plastik food grade (plastik sehat). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi langsung, wawancara, pembagian brosur, serta pemberian sarung tangan dan kantong plastik sehat kepada 25 pedagang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh pedagang sasaran belum pernah mendapatkan sosialisasi tentang kewajiban penggunaan sarung tangan dan plastik food grade, serta tidak mengetahui bahaya plastik daur ulang terhadap kesehatan. Setelah kegiatan sosialisasi, pedagang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang risiko kontaminasi makanan dan manfaat penggunaan alat pelindung higienis. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peningkatan higiene pangan dan diharapkan menjadi model pengabdian serupa di kota-kota lain.
EDUKASI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PARU DAN PENDAMPINGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KELUARGA DI KELURAHAN SENDANGMULYOKOTA SEMARANG: Education on Pulmonary Tuberculosis Prevention and Family Medicine Compliance Assistance in Sendangmulyo Village Semarang City Rizkiyatul Amalia; Asharul Fahyudi; Danny Ardiyanto Wibowo
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.264

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, termasuk di Kelurahan Sendangmulyo, Kota Semarang, yang memiliki angka kasus relatif tinggi akibat rendahnya pengetahuan masyarakat, adanya stigma, serta kurangnya dukungan keluarga terhadap pasien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TBC, memberdayakan keluarga pasien, serta memperkuat peran kader kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC. Program dilaksanakan dengan melibatkan sebanyak 30 peserta, yang terdiri atas kader kesehatan, keluarga pasien, dan masyarakat, melalui pelatihan kader, edukasi masyarakat, pembentukan pendamping minum obat (PMO) keluarga, serta inisiasi kawasan sadar TBC. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan dan edukasi, pemberdayaan kader, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 86 pada pretest menjadi 93 pada posttest, atau mengalami kenaikan sebesar 8,14%. Selain itu, kader kesehatan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, dan keluarga pasien semakin memahami pentingnya pendampingan minum obat serta pemenuhan asupan gizi untuk mendukung kepatuhan pengobatan. Program ini juga berkontribusi dalam mengurangi stigma terhadap pasien TBC dan meningkatkan dukungan sosial melalui pendekatan berbasis komunitas. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas kader, pengetahuan masyarakat, serta penguatan sistem pendampingan pasien, sehingga berpotensi mendukung upaya penurunan kasus TBC di Kelurahan Sendangmulyo.
PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS CTL DENGAN DIGITAL PLATFORM BAGI GURU SMA DARUL MA’ARIF PADANG: CTL-Based Teaching Material Development Training with a Digital Platform for Darul Ma'arif Padang Senior High School Teachers Dewi Yuliana Fitri; Hamdunah Hamdunah; Alfi Yunita
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.265

Abstract

Pendidikan pada era digital menuntut guru untuk mampu mengembangkan bahan ajar yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan kehidupan nyata. Guru dituntut tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Di SMP Darul Ma’arif Padang, penggunaan bahan ajar masih dominan dalam bentuk cetak tradisional, seperti modul dan LKPD sederhana. Kondisi ini menyebabkan pembelajaran menjadi kurang variatif dan belum mendukung pendekatan pembelajaran abad 21 yang menekankan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis. Berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar bahan ajar yang digunakan oleh guru di SMP Darul Ma’arif Padang masih bersifat konvensional, berisi soal latihan, belum memanfaatkan konteks kehidupan siswa, dan kurang dirancang untuk memfasilitasi proses inkuiri, banyak guru masih belum memahami prinsip CTL dalam pengembangan bahan ajar. Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) diyakini mampu meningkatkan pemahaman siswa karena mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa dan menegaskan bahwa CTL menempatkan siswa dalam situasi belajar yang nyata dan menuntut keterlibatan aktif. Namun, hasil diskusi dengan guru SMP Darul Ma’arif menunjukkan bahwa pemahaman mereka mengenai CTL masih terbatas pada teori, sementara implementasinya dalam LKPD belum terwujud secara optimal. Sehingga perlu adanya pelatihan pengembangan bahan ajar berbasis CTL dengan menggunakan digital platform bernama yaitu padlet. Pelaksanaan pengabdian ini telah membawa dampak positif dalam meningkatkan keterampilan guru pada pengembangan bahan ajar serta menjadi langkah penting dalam adaptasi teknologi. Penggunaan teknologi menjadikan pembelajaran lebih dinamis dan efektif, menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan eksplorasi, interaksi dan pemahaman yang lebih memdalam bagi siswa.
PEMBERDAYAAN IBU NIFAS MELALUI EDUKASI ANTICIPATORY GUIDANCE UNTUK MENDUKUNG MOBILISASI DINI DAN TEKNIK MENGGENDONG BAYI YANG AMAN DI POSYANDU KAMBOJA SIKUMANA: Empowering Postpartum Mothers Through Anticipatory Guidance Education to Support Early Mobilization and Safe Baby-Carrying Techniques at The Kamboja Integrated Health Post Sikumana Sinta Inriani Olla; Maria Magdalena Mue Juwa; Angela Lovendra Naingalis; Yeri Delsia Nenogasu
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.266

Abstract

Mobilisasi dini pada ibu nifas dan teknik menggendong bayi yang aman merupakan aspek penting dalam mendukung pemulihan ibu serta keselamatan bayi, namun masih banyak ibu nifas yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas melalui edukasi anticipatory guidance dalam mendukung mobilisasi dini dan teknik menggendong bayi yang aman di Posyandu Kamboja, Sikumana. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan 20 ibu nifas. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proporsi ibu nifas dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 15% menjadi 75%, keterampilan mobilisasi dini kategori mampu meningkat dari 20% menjadi 80%, dan keterampilan teknik menggendong bayi kategori baik meningkat dari 15% menjadi 70% setelah diberikan edukasi anticipatory guidance. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif dan mampu mempraktikkan kembali materi yang diberikan dengan benar. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi anticipatory guidance efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas terkait mobilisasi dini dan teknik menggendong bayi yang aman. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam layanan Posyandu.
EDUKASI JAJANAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA DI SDN BANJARSARI 01 CIAWI BOGOR: Improving Students’ Knowledge through Healthy Snack Education at SDN Banjarsari 01Ciawi Bogor Naila Salsabila; Dewi Rahma Fitri; Melisa Fauzia; Made Budiarsana; Indiani Yalita; Amira Anggun Farras; Eni Purwanti
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.267

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai jajanan sehat serta mendukung deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat di Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Program dilaksanakan melalui penyuluhan edukatif, pemeriksaan kesehatan sederhana, dan pelatihan pembuatan sabun. Sasaran edukasi jajanan sehat adalah 40 siswa kelas VI SDN Banjarsari 01, sedangkan kegiatan skrining kesehatan dan pelatihan diikuti oleh 24 warga RW 02. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait jajanan sehat, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 85% pada pre-test menjadi 87,75% pada post-test. Meskipun demikian, hasil pengujian sampel jajanan di lingkungan sekitar sekolah menunjukkan adanya kontaminasi formalin pada beberapa produk yang diperiksa. Selain itu, skrining kesehatan berhasil mengidentifikasi faktor risiko penyakit degeneratif pada masyarakat, dengan kadar kolesterol tertinggi mencapai 280 mg/dL dan kadar asam urat tertinggi sebesar 9,5 mg/dL. Pelatihan pembuatan sabun juga memberikan keterampilan praktis yang dapat mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat terkait kesehatan serta menjadi langkah awal dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri dan peduli terhadap kesehatan.
OPTIMALISASI KESIAPAN FISIK DAN PSIKOLOGIS: PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI SENAM HAMIL UNTUK MENGHADAPI PERSALINAN AMAN DAN NYAMAN: Optimizing Physical and Psychological Readiness: Empowering Pregnant Women Through Pregnancy Exercises to Face Safe and Comfortable Children Frida Sisternike Pay; Ummu Zakiah; Maria Magdalena Mue Juwa
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.268

Abstract

Kehamilan menyebabkan perubahan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Kesiapan yang kurang optimal berpotensi meningkatkan kecemasan serta risiko komplikasi persalinan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil melalui pemberdayaan berbasis senam hamil di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan intervensi berupa edukasi kesehatan dan senam hamil terstruktur pada 30 ibu hamil trimester II dan III selama bulan April 2026. Pengukuran dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner pengetahuan, skala kecemasan, serta lembar observasi keterampilan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari 56,4 menjadi 82,7, penurunan kecemasan sedang dari 63,3% menjadi 30% dan kecemasan tinggi dari 20% menjadi 6,7%, serta peningkatan keterampilan senam dari 36,7% menjadi 80%. Intervensi ini juga meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif ibu hamil dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Kesimpulannya, senam hamil berbasis pemberdayaan efektif dalam meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil dalam menghadapi persalinan serta berpotensi dikembangkan sebagai program promotif-preventif yang berkelanjutan.
PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK USIA DIBAWAH UMUR SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS DAN SEJAHTERA: Prevention of Underage Marriage as an Effort to Realize Quality and Prosperous Families Rika Damayanti; Suriyati Suriyati; Karina Wishar; Novita Sari Ningsi; A. Paradilla Asjun; Sulfiki Almadani; Mulawarman Mulawarman; Nurfadli Nurfadli; Sahrul Sahrul
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.269

Abstract

Perkawinan anak masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, keberlanjutan pendidikan, kesehatan reproduksi, serta kesejahteraan keluarga. Indonesia masih termasuk negara dengan angka perkawinan anak yang relatif tinggi sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya orang tua dan remaja, mengenai risiko perkawinan anak serta pentingnya perlindungan anak dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, orang tua, remaja, dan mahasiswa dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan hukum, edukasi mengenai dampak perkawinan anak, penandatanganan komitmen bersama, serta evaluasi melalui diskusi dan wawancara kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai batas usia perkawinan berdasarkan peraturan perundang-undangan, faktor penyebab perkawinan anak, serta dampak yang ditimbulkan terhadap pendidikan, kesehatan, dan kehidupan keluarga. Selain itu, peserta menyatakan komitmen untuk mendukung upaya pencegahan perkawinan anak di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi hukum berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah perkawinan anak dan mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas dan sejahtera.