cover
Contact Name
Abd. Rohman
Contact Email
rohmanch93@yahoo.com
Phone
+6281233992973
Journal Mail Official
jurnal.forind@gmail.com
Editorial Address
Penerbit FORIND Kantor Oprasional : Jl. Raya Tlogomas gg. 5 No. 24 Malang Jawa Timur Telp. : 08133992973 (Telkomsel) Email : forind_publishing@yahoo.com Facebook : Penerbit Forind
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat
Published by Penerbit Forind
ISSN : -     EISSN : 2986464X     DOI : -
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat (e-ISSN: 2986-464X) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. JAMAS merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Penerbit Forind Indonesia. JAMAS menerima naskah yang mencakup masalah-masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah dicapai di bidang pelayanan masyarakat. JAMAS ini berisi tentang kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. JAMAS menerbitkan jurnal secara berkala setiap empat bulan sekali, yakni bulan Februari, Juni dan Oktober
Articles 166 Documents
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME DI WIWANDA AGROW DESA PANCASARI KECAMATAN SUKASADA SINGARAJA: Training on Managing Organic Waste Into Eco Enzymes at Wiwanda Agrow Pancasari Village Sukasada District Singaraja Sugara Yasa, I Wayan; Suriana, I Wayan; Sukadana, I Wayan; Nuraga, I Ketut; Suidarma, I Made
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i3.187

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Desa Pancasari, Buleleng, Bali. Sampah organik rumah tangga seringkali tidak dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk ramah lingkungan. Salah satu solusi inovatif adalah mengubah sampah organik menjadi eco enzyme, cairan multiguna yang memiliki manfaat sebagai pupuk organik, pestisida alami, hingga pembersih ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui pelatihan pembuatan eco enzyme di Wiwanda Agrow. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi praktik langsung, diskusi interaktif, dan evaluasi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengelolaan sampah organik dan mempraktikkan pembuatan eco enzyme secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan kimia, serta membuka peluang ekonomi lokal berbasis produk ramah lingkungan. 
OPTIMALISASI KUALITAS HIDUP PENYINTAS STROKE MELALUI PENDAMPINGAN REHABILITASI, EDUKASI, DAN AKTIVITAS REKREATIF BERBASIS KOMUNITAS DI TAMAN LANSIA PAKEM: Optimizing the Quality of Life of Stroke Survivors Through Community-Based Rehabilitation Support, Education, and Recreational Activities at Taman Lansia Pakem Adityasiwi, Gian Lisuari; Gusma, Ellysa Okky; Susanto, Nicholas Adi Perdana; Siswanto, Sukendri; Kuntono, Heru Purbo; Wijanarko, Fajar; Kristina, Hana; Khenda, Nathan Agwin
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i3.204

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penyintas stroke melalui pendekatan rekreatif, edukatif, dan pendampingan rehabilitatif berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Taman Lansia Pakem, Sleman, Yogyakarta, pada Mei 2025, dengan melibatkan 210 peserta dari komunitas penyintas stroke. Intervensi mencakup edukasi kesehatan pasca stroke, senam kelompok, pemeriksaan fisioterapi, konsultasi individual, serta pemberian home program yang dipersonalisasi. Dari total peserta, 69 orang mengikuti evaluasi fisioterapi, termasuk pemeriksaan fungsional menggunakan Indeks Barthel. Hasil evaluasi menunjukkan 65% peserta berada dalam kategori ketergantungan ringan, sementara 35% telah mencapai status mandiri dalam aktivitas sehari-hari. Distribusi usia menunjukkan mayoritas peserta berusia di atas 60 tahun. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan fisioterapis, tenaga medis, serta dukungan komunitas terbukti mendukung peningkatan fungsi dan kesejahteraan peserta. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi layanan rehabilitasi dengan pendekatan sosial dan rekreatif di tingkat komunitas. Intervensi seperti ini tidak hanya mendorong pemulihan fungsional, tetapi juga memperkuat aspek psikososial penyintas stroke. Diperlukan dukungan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor agar pendekatan serupa dapat direplikasi secara berkelanjutan di berbagai wilayah.
OPTIMALISASI PERAN KELUARGA USIA PRODUKTIF DALAM PENDAMPINGAN LANSIA PASCA STROKE: Optimizing The Role of Productive Age Families in Accompanying The Elderly Post-Stroke Permina, Yullya; Intening, Vivi Retno; Sudarta, I Wayan
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i3.209

Abstract

Lansia pasca stroke memerlukan pendampingan dalam perawatannya di rumah. Keluarga usia produktif menjadi alternatif utama sebagai pelaksana pendampingan tersebut, sehingga perlu diberikan edukasi untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal serta menjadi support sistem bagi lansia pasca stroke. Optimalisasi peran keluarga usia produktif ini dilakukan dengan program edukasi terkait dengan penyakit stroke dan perawatan pasca stroke bagi lansia di Umbul Brintik, Kebonarum, Klaten. Umbul Brintik merupakan salah satu pilihan terapi pasca stroke yang dipercaya masyarakat dengan kadar air ber-PH tinggi. Edukasi dilaksanakan dengan metode diskusi, tanya jawab, demontrasi dan redemonstrasi pendampingan lansia pasca stroke. Program ini diikuti oleh 30 peserta usia produktif yang mendampingi lansia pasca stroke dalam perawatan di rumah. Pemahaman keluarga usia produktif tentang penyakit stroke dan perawatan lansia pasca stroke meningkat, dibuktikan dengan jawaban peserta pada sesi evaluasi, sehingga dapat disimpulkan peran  keluarga  dalam  pemenuhan  kebutuhan  lansia pasca stroke sebagian besar pada kategori baik. Program edukasi ini perlu dilakukan secara konsisten dan periodik sebagai upaya optimalisasi peran keluarga dalam pendampingan lansia pasca stroke.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DI DESA WONOREJO: Improving Community Health Knowledge About the Use of Herbal Plants in Wonorejo Village Sardjiman, Sardjiman; Sari, Agnes Prawistya; Adhi Wardhana Amrullah
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.232

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman herbal yang berpotensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat, namun pemanfaatannya di tingkat pedesaan belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan mengenai manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan yang aman. Desa Wonorejo memiliki potensi tanaman herbal lokal yang melimpah, tetapi masih minim pemanfaatan secara tepat dan berbasis ilmu pengetahuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal sebagai pendukung kesehatan keluarga. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa penyuluhan, diskusi interaktif, serta demonstrasi sederhana dengan media leaflet dan contoh tanaman herbal. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2025 dan melibatkan ibu-ibu PKK Desa Ceplukan, Wonorejo. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis tanaman herbal, kandungan senyawa aktif, manfaat kesehatan, cara pengolahan, serta pentingnya dosis dan keamanan penggunaan. Tanaman herbal yang diperkenalkan meliputi daun jati belanda, daun dewa, dan buah adas yang diketahui mengandung flavonoid dan berpotensi sebagai antioksidan, antiinflamasi, serta pendukung kesehatan metabolik dan pencernaan. Antusiasme peserta dalam diskusi mencerminkan tingginya kebutuhan akan edukasi kesehatan berbasis bukti ilmiah. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, mendorong penggunaan tanaman herbal yang aman dan rasional, serta membuka peluang penguatan kemandirian kesehatan dan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM DUNIA DIGITAL GUNA MEMBANGUN KEWASPADAAN DAN KESADARAN DILINGKUNGAN WISMA AIZY PUTRI: Sexual Harassment Prevention Socialization in the Digital World to Build Vigilance and Awareness in the Wisma Aizy Putri Environment Nuruzzaman MS, Nuruzzaman MS; Hermawan, Ian Aji; Rahmawati, Nur
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.233

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat sering kali tidak diimbangi dengan kesiapan masyarakat dalam beradaptasi, sehingga menimbulkan culture shock yang berdampak negatif terhadap perubahan perilaku individu maupun sosial. Kemajuan teknologi digital berjalan begitu cepat, sementara sistem hukum kerap tertinggal dan belum sepenuhnya mampu mengendalikan dampak buruk yang ditimbulkan. Salah satu bentuk kejahatan yang mengalami peningkatan signifikan adalah pelecehan seksual di dunia digital. Kejahatan ini kerap terjadi tanpa disadari oleh korban, terutama karena minimnya pengetahuan mengenai seksualitas. Selain itu, media sosial sebagai produk kemajuan teknologi digital turut berperan dalam menormalisasi perilaku yang di dunia nyata masih dianggap tabu, tetapi di dunia maya dipersepsikan sebagai hal yang wajar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi yang komprehensif. Metode yang digunakan melalui cara edukatif, partisipatif dan preventif. Menggunakan metode di atas sangat membantu dalam penyampaian maksud dan tujuan pengabdian. Hasil pengabdian dari segi pendidikan seksualitas, pemahaman mengenai etika digital, serta pengetahuan tentang berbagai jenis kejahatan siber, termasuk tindak pidana yang melibatkan pelajar dan siswa guna melindungi masyarakat dari dampak negatif perkembangan teknologi digital mampu dipahami.
PROGRAM PARENT-TRAINING KANGAROO CARE BAGI ORANGTUA BAYI BBLR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INDEPENDENT MATERNAL CAREGIVING SETELAH PULANG DARI NICU: Kangaroo Care Parent-Training Program for Parents of Low Birth Weight Babies as an Effort to Increase Independent Maternal Caregiving After Discharge from the NICU Lusiani, Eli
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.234

Abstract

Prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) yang masih tinggi dan periode transisi pasca-pulang dari NICU yang penuh kecemasan bagi orangtua melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kemandirian   orangtua bayi BBLR melalui program pelatihan di Rumah Sakit Welas Asih . Mitra pengabdian adalah 25 pasangan orangtua bayi BBLR yang akan dipulangkan dari NICU di wilayah sasaran. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pelatihan partisipatif dan pendampingan berkelompok melalui empat sesi tatap muka, mencakup transfer pengetahuan, pelatihan keterampilan praktis (hands-on training), dan pembentukan kelompok pendukung (peer-group). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (+63.4%), self-efficacy (+70.7%), penurunan kecemasan (-36.0%), serta penguasaan keterampilan praktis rata-rata 90%. Terbentuk kelompok peer-group yang aktif dengan 88% peserta konsisten menerapkan KMC di rumah dan tidak ada laporan rawat ulang selama pendampingan. Program ini efektif meningkatkan kesiapan dan kemandirian orangtua.
AI UNTUK KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: MEMAHAMI DAN MERAWAT DIRI DENGAN TEKNOLOGI CERDAS: AI for Adolescent Reproductive Health: Understanding and Self-Care through Intelligent Technology Novianti, Ahisa; Setiowati, Emy; Nurjanah, Siti
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.235

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas kesehatan jangka panjang. Kurangnya pengetahuan serta keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan reproduksi yang akurat masih menjadi permasalahan utama pada kelompok usia remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan praktik langsung penggunaan AI sebagai media literasi kesehatan reproduksi. Sasaran kegiatan adalah remaja di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Penyampaian materi dilakukan melalui edukasi, diskusi, dan simulasi penggunaan AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi serta kemampuan memanfaatkan AI secara mandiri sebagai sumber informasi kesehatan.
STANDARISASI MUTU DAN LEGALITAS P-IRT PRODUK TEH HERBAL DI DESA PETUNGSEWU : Quality Standardization and P-IRT Legality Herbal Tea Products in Petungsewu Village Cristy, Devina Wahyu Astaning; Puspitasari, Diny; Irawan, Yanuar Hadi; Rahmawati, Yunita
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.236

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas tanaman obat yang besar, namun pemanfaatannya di tingkat industri rumah tangga seringkali belum memenuhi standar mutu dan legalitas yang konsisten. Masalah utama di Desa Petungsewu adalah kurangnya pemahaman mitra mengenai stabilitas zat aktif antosianin dan katekin yang sensitif terhadap suhu tinggi di atas 70°C, serta ketiadaan izin edar P-IRT. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan Standardisasi mutu dan legalitas produk teh herbal "Vinawa" milik kelompok PKK Desa Petungsewu. Metode yang digunakan adalah Sequential Transformative Approach yang meliputi diseminasi informasi, workshop partisipatif dengan kontrol suhu pengeringan di bawah 50°C, serta asistensi mandiri pendaftaran akun OSS-RBA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi pengetahuan mitra dalam menerapkan kontrol suhu presisi untuk menjaga stabilitas zat aktif dan keberhasilan penerbitan nomor izin edar P-IRT: 6083573012532-30. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan profesionalisme pelaku UMKM melalui pemenuhan aspek legalitas dan standarisasi mutu produk pangan fungsional secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS AKUNTABILITAS PADA BUMDES PANDESARI UNIT KP SPAMS SUMBERSARI: Assistance in Preparing Accountability-Based Financial Statements at BUMDes Pandesari KP SPAMS Sumbersari Unit Suhendri, Hendrik; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Rikarti, Eugenesia Yuliani
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.237

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan instrumen strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengelolaan BUMDes sangat dipengaruhi oleh kualitas tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan. BUMDes Pandesari yang berlokasi di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, melalui unit usaha KP SPAMS Sumbersari yang bergerak di bidang pengelolaan air bersih, masih menghadapi berbagai permasalahan dalam penyusunan laporan keuangan. Permasalahan tersebut meliputi pencatatan transaksi yang belum sistematis, keterlambatan pelaporan, penggunaan format laporan yang tidak baku, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami prinsip-prinsip akuntansi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan BUMDes melalui pendampingan penyusunan laporan keuangan yang terstruktur dan berstandar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai pentingnya akuntabilitas keuangan, pelatihan dasar akuntansi yang relevan dengan kebutuhan unit usaha, pendampingan praktik pencatatan transaksi keuangan yang terjadi secara nyata, serta evaluasi dan monitoring terhadap hasil penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pengelola terhadap siklus akuntansi, mulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Laporan keuangan yang dihasilkan menjadi lebih rapi, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pengelola terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan unit usaha desa. Pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada BUMDes maupun unit usaha desa lainnya dalam rangka memperkuat tata kelola keuangan berbasis akuntabilitas publik.
OPTIMALISASI PERAN TIM KESEHATAN MULTIDISIPLIN DALAM PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI GKJ KETANDAN KABUPATEN KLATEN: Optimizing the Role of Multidisciplinary Healthcare Teams to Enhance Community Health Outcomes at GKJ Ketandan Klaten Regency Perdana, Nicholas Adi; Kristina, Hana; Palupi, Ethic; Adityasiwi, Gian Lisuari; Gusma, Ellysa Okky; Khenda, Nathan Agwin; Purwanto, Yohanes; Kuntono, Heru Purbo
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.238

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas hidup, khususnya pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Kondisi ini memerlukan penguatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif berbasis komunitas melalui pendekatan multidisiplin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran tim kesehatan multidisiplin dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat GKJ Ketandan Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah pelayanan kesehatan terpadu berbasis komunitas yang melibatkan tenaga keperawatan dan fisioterapi. Intervensi meliputi skrining kesehatan dasar (tekanan darah dan gula darah), edukasi dan konseling kesehatan, skrining keseimbangan dan fungsi gerak, pemberian program latihan mandiri, serta promosi aktivitas fisik. Evaluasi dilakukan melalui analisis deskriptif dan analitik terhadap hasil pemeriksaan kesehatan peserta. Sebanyak 83 peserta terlibat dengan rerata usia 59,94 ± 11,43 tahun. Hasil menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 50,6%, diabetes sebesar 36,1%, dan gangguan keseimbangan sebesar 65,1%. Analisis menunjukkan bahwa usia berhubungan signifikan dengan gangguan keseimbangan (p < 0,05), sementara variabel klinis lainnya tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa optimalisasi peran tim kesehatan multidisiplin efektif dalam deteksi dini faktor risiko PTM dan permasalahan fungsional, serta berpotensi menjadi model pelayanan kesehatan komunitas yang berkelanjutan.