Articles
123 Documents
PENDUGA HARGA CABAI DENGAN MODEL REGRESI SPLINE DI KOTA MEDAN
Ricka Afriani;
Riri Syafitri Lubis;
Hendra Cipta
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 1 (2022): Article Research, Februari 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.41 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i1.71
Harga cabai merah yang tidak relatif stabil khususnya di Kota Medan, dikarenakan oleh beberapa keadaan misalnya permintaan konsumen terhadap cabai, harga produk pengganti, harga produk pelengkap, serta selera masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui inflasi harga cabai dikota Medan dan memprediksi harga cabai pada bulan September sampai Desember. Metode yang digunakan adalah regresi spline. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya penurunan inflasi harga cabai merah secara signifikan sekitar akhir tahun 2021 yaitu pada bulan September sebesar Rp. 21.500, bulan Oktober sebesar Rp. 19.750, bulan November sebesar Rp. 18.000 dan bulan Desember sebesar Rp. 16.250. Dengan nilai GCV minimumnya adalah 524.493373, nilai Mapenya <50% dan nilai dari koefisien determinasi sebesar 99% yang berarti hasil prediksi dan model yang didapat baik dan layak digunakan
PENGKLASIFIKASIAN KUALITAS BUAH JERUK DENGAN MENERAPKAN METODE FUZZY K-NEAREST NEIGHBOR
Ilham Syaputra;
Riri Syafitri Lubis;
Hendra Cipta
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 1 (2022): Article Research, Februari 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.751 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i1.72
Jumlah produksi buah jeruk yang besar yang tersebar di seluruh Indonesia mengakibatkan sulitnya agen sortasi melakukan pengklasifikasian kualitas jeruk yang sesuai dengan standar hanya dengan mengandalkan sistem panca indra penglihatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan metode fuzzy k-nearest neighbor pada penentuan klasifikasi kualitas buah jeruk. Penelitian ini dilakukan di perkebunan jeruk desa Kuta Dame kabupaten Pakpak Bharat. Pada proses klasifikasi, data yang digunakan yang bersifat numerik berupa diameter buah, berat buah dan ketebalan kulit dari buah jeruk tersebut menggunakan 60 data sampel dengan 30 data latih dan 30 data uji, kemudian menggunakan algoritma fuzzy k-nearest neighbor dengan menghasilkan 5 kualitas mutu I dan 25 kualitas mutu II yang mana memberikan nilai keanggotaan kelas pada vektor dan bukan hanya menempatkannya pada kelas tertentu. Sehingga dapat disimpulkan algoritma ini memiliki kinerja yang baik dalam klasifikasi kualitas buah jeruk
PENERAPAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY, SAFETY STOCK AND RE-ORDER POINT DALAM PENGENDALIAN KETERSEDIAAN BAHAN PRODUKSI ROTI
Irvan Ginting;
Fibri Rakhamawati;
Rima Aprilia
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 1 (2022): Article Research, Februari 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.023 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i1.73
Pengendalian persediaan bahan baku membuat perusahaan menjadi lebih optimal dalam pengelolaan bahan baku yang tersedia. Pada perusahaan roti Perdana Bakery tidak ada menggunakan sebuah metode dalam pengendalian persediaan bahan bakunya sehingga mengakibatkan pembelian bahan baku menjadi tidak optimal dan terkadang kehabisan persediaan bahan baku yang mengakibatkan terhambatnya produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah persediaan optimal bahan baku utama dalam pembuatan roti. Dari hasil penelitian, dengan penerapan metoden metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock (SS) dan Re-Order Point (ROP) diperoleh jumlah pembelian bahan baku yang optimal dan mempunyai persediaan pengaman bahan baku dalam pembuatan roti serta didapat juga titik dimana pemesanan kembali bahan baku.
ANALISIS KESESUAIAN MATERI BUKU MATEMATIKA KURIKULUM 2013 KELAS VII SEMESTER I REVISI 2017 TERBITAN KEMENDIKBUD DENGAN KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
Juli Antasari Br Sinaga;
Belsasar Sihombing
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 1 (2022): Article Research, Februari 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (633.819 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i1.74
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesesuaian materi buku Matematika Kurikulum 2013 kelas VII semester I revisi 2017 terbitan Kemendikbud dengan Kompetensi Dasar dan Kompetensi Inti. Mulai dari kesesuaian Kompetensi Dasar dari Kompetensi Inti 1, Kompetensi Inti 2, Kompetensi 3, dan Kompetensi 4. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Buku Matematika Kurikulum 2013 Kelas VII SMP/MTs Semester I Revisi 2017. Teknik analis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu (1) reduksi data, (2) sajian data dan (3) penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data penelitian menggunakan teknik trianggulasi. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kesesuaian buku Matematika SMP/MTs Kelas VII SMP/MTs Semester I Edisi Revisi 2017 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam implementasi kurikulum 2013 memperoleh skor 84% kategori “baikâ€. Tingkat kesesuaian Kompetensi Dasar (KD) dari Kompetensi Inti (KI)- 1 diperoleh skor 100% (Sangat Baik). Tingkat kesesuaian Kompetensi Dasar (KD) dari Kompetensi Inti (KI)- 2 diperoleh skor 60% (Cukup). Tingkat kesesuaian Kompetensi Dasar (KD) dari Kompetensi Inti (KI)- 3 diperoleh skor 93% (Sangat Baik). Tingkat kesesuaian Kompetensi Dasar (KD) dari Kompetensi Inti (KI)- 4 diperoleh skor 80% (Baik).
LASER SUDUT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK
Friska B. Siahaan;
Adi Suarman Situmorang
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 1 (2022): Article Research, Februari 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (442.619 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i1.75
Dalam pembelajaran matematika realistik sangat membutuhkan sebuah media pembelajaran yang selektif agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif. Laser sudut sangat tepat digunakan sebagai media pembelajaran matematika realistik untuk menghitung tinggi suatu benda menggunakan konsep trigonometri. Murni Deli Tua pada bulan Mei 2021. Sedangkan sampel adalah siswa di kelas X MIA 1 dan X MIA 2 berjumlah 60 (enam puluh) orang. Hasil penelitian yang diperolehadalah ada hubungan kompetensi siswa dalam mengunakan Laser Derajat dalam mengukur tinggi benda dengan hasil perhitungan tinggi benda yang diukur dengan menggunakan Laser Derajat
PERANAN BAGIAN OPERASIONAL DALAM MENGURUS IZIN OLAH GERAK KAPAL DI KANTOR KESYAHBANDARAN UTAMA BELAWAN PADA PT.NAVAL GLOBAL TRANS CABANG BELAWAN
Yuna Sutria;
Dirhamsyah Dirhamsyah;
Jufriyanto Jufriyanto
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 2 (2022): Article Research, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.511 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i2.82
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tugas bagian operasional dalam pengurusan izin olah gerak kapal di kantor Kesyahbandaran Utama Belawan pada PT. Naval Global Trans cabang Belawan. Dalam penulisan makalah ini penulis menggunakan Metode Lapangan (Field Research) yaitu dengan cara langsung turun ke lapangan untuk mengamati kegiatan yang ada di lapangan. Dan Metode Perpustakaan (Library Research) yaitu dengen cara membaca buku-buku yang ada di perpustakaan maupun dari sumber bacaan lainnya yang berkenaan dengan pokok pembahasan yang diambil. PT. Naval Global Trans cabang Belawan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang keagenan kapal, dimana perusahaan ini mengurus segala kebutuhan kapal mulai dari sebelum kapal itu tiba di pelabuhan Belawan sampai kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Belawan ke pelabuhan tujuan. Pada saat kapal akan sandar di dermaga atau sebaliknya, kapal harus memiliki surat izin olah gerak kapal. Surat izin olah gerak kapal ini merupakan dokumen penting yang harus dimiliki oleh kapal agar dapat melakukan pergerakan sandar dari area labuh ke dermaga dan sebaliknya dari dermaga ke area labuh yang harus memenuhi persyaratan penting yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan dari hasil pengamatan di lapangan penulis menerangkan bahwa tugas bagian operasional dalam mengurus izin olah gerak kapal pada PT. Naval Global Trans cabang Belawan adalah melayani kapal yang akan tiba kemudian melakukan pengurusan kapal yang akan sandar dengan syarat melakukan pengurusan izin olah gerak kapal dengan ketentuan dan persyaratan yang telah di tetapkan oleh kantor Kesyahbandaran Utama Belawan yang bertujuan untuk keselamatan kesehatan lingkungan dan keselamatan navigasi pada saat melakukan olah gerak kapal tidak terjadinya tabrakan di area pelabuhan Belawan.
AKTIVITAS PELAYANAN PENUMPANG KAPAL KM. WIRA ONO NIHO DI DERMAGA PELABUHAN PADA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS IV SIBOLGA
Lilis Lilis;
Muhammad Umri Rizki
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 2 (2022): Article Research, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.01 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i2.84
Penelitian bertujuan ini adalah untuk mengetahui Aktivitas Pelayanan Penumpang Kapal KM. Wira Ono Niha di Dermaga Pada Kantor KSOP Kelas IV Sibolgauntukmelayani proses kedatangan hingga keberangkatan kapal penumpang. Pelabuhan penyeberangan sebagai pintu gerbang jalur lintas penghubung darat antara Pulau. Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) merupakan unit kerja yang berlokasi di pelabuhan yang digunakan untuk melayani angkutan penyeberangan komersil. Otoritas Pelabuhan Penyeberangan bekerja sama dengan PT. ASDP Indonesia Ferry sebagai pengelola pelabuhan penyeberangan, Syahbandar, Bea cukai, imigrasi, kesehatan pelabuhan dan Karantina. Angkutan pelabuhan penyeberangan yang digunakan untuk penyeberangan ke Nias adalah Kapal Ro-Ro. Keadaan ini yang harus dihindari dan diatur dengan kebijakan pengaturan pola antrian penumpang di loket pelabuhan. Perencanaan adalah proses yang mendefinisikan tujuan dari organisasi, membuat strategi digunakan untuk mencapai tujuan dari organisasi, serta mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan 2 proses-peroses yang penting dari semua fungsi manajemen sebab tanpa perencanaan (planning) fungsi pengorganisasian, pengontrolan maupun pengarahan tidak akan dapat berjalan. Seiring dengan kerap kali terlambatnya pelayanan penundaan pada kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan maka penulis memilih makalah dengan judul Aktivitas Pelayanan Kapal Penumpang Kapal KM. Wira Ono niha di Dermaga Pada Kantor KSOP Kelas IV Sibolga. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat melalui observasi di lapangan dan wawancara secara langsung kepada petugas Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan selama penulis melakukan Praktek Darat dan data sekunder yang diperoleh dari buku – buku yang ada di perpustakaan maupun sumber bacaan lainnya yang berkenaan dengan pokok bahasan yang diambil. Dalam pembuatan penelitian ini penulis menggunakan metode lapangan (Field Research) dan metode pustaka (Library Research) untuk mendapatkan data dan informasi.
IZIN TINGGAL CREW ASING YANG AKAN BEKERJA DI ATAS KAPAL LAY UP PADA PT.ANSARI SHIPPING BATAM DI PELABUHAN BATU AMPAR
Dafid Ginting;
Taruna Taruna;
Baginda Raja
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 2 (2022): Article Research, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.267 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i2.85
Saat kapal tidak beroperasi atau sedang menunggu muatan, Ship Owner mempunyai trategi-strategi yang akan menguntungkanperusahaan, dengan memilih cara Lay Up yaitu keluar dari pelabuhan tempat kapal itu bersandar dan mencari wilayah perairan tempat kapal dapat lego jangkar. Dalam melakukan kegiatan Lay Up, Ship Owner menunjuk agen atau perusahaan pelayaran dalam mengurus semua proses kegiatan Lay Up termasuk mengurus keperluan kapal serta kebutuhan Crew kapal. Dalam hal ini PT. Anshari Shipping Batam sebagai perusahaan pelayaran menangani kapal Lay Up serta izin tinggal Crew asing yang akan bekerja diatas kapal. Berbeda dengan kapal rutin, kapal Lay Up akan menetap lama di perairan Indonesia yang harus memiliki izin termasuk izin tinggal Crew asing yang keluar masuk Indonesia, dalam hal ini Crew atau orang asing yang keluar masuk Indonesia harus memiliki Visa yang hanya bisa didapat dengan mengajukan permohonan kekantor Imigrasi/ Jenderal Keimigrasian Indonesia dengan memenuhi segala persyaratan yang telah ditentukan. Imigrasi sangat berperan penting karena Imigrasi merupakan salah satu instansi pemerintah yang salah satu kegiatannya memberikan segala perizinan Keimigrasian berupa Visa, Izin masuk, Pendaftaran orang asing, Izin masuk kembali (Exit Re-Entry Permit), izin keluar tidak kembali (Exit Permit Only). Pekerja asing sebagai Ship crew (awak kapal) banyak terdapat dalam lalulintas transportasi laut Indonesia yang menambah kesibukan Ship agen dalam mengurus Keimigrasiannya. Hubungan yang baik dengan pihak Imigrasi membuat PT. Anshari Shipping Batam dapat menjadi sponsor untuk para Crew kapal asing yang bergabung kekapal yang berada di wilayahIndonesia khususnya Batam. PT. Anshari Shipping Batam juga selalu berhubungan baik dengan instansi yang lain, hal ini dilakukan agar terciptanya suatu kinerja yang baik dan tentunya memuaskan customer yang ingin bekerja sama dengan perusahaan tersebut.
UPAYA PENCEGAHAN PENCEMARAN MINYAK PADA SAAT PROSES PELAKSANAAN TANK CLEANING DI ATAS KAPAL MT.ALPHA
Suratni Ginting
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 2 (2022): Article Research, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.822 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i2.86
International Safety Guide For Oil Tankers and Terminals (Chapter 9, 2000: 91-95), dalam buku panduan ISGOTT tentang Pedoman dalam pelaksanaan pencucian tangki muat (tank cleaning) dijelaskan bahwa dalam pembersihan ruang muat terdapat beberapa tindakan pencegahan yang harus diikuti, yaitu diantaranya sebelum membersihkan dasar tangki (tank bottom) maka terlebih dahulu tangki dibilas dengan air laut dan di pompa hingga kering, sistem pipa termasuk pipa-pipa muatan, jalur jalur pergantian harus pula disiram dengan air yang disalurkan ke ruang muat untuk mengeluarkan air kotor, untuk memastikan sistem pipa sudah bersih,disamping itu berguna mengurangi konsetrasi gas di tangki. Sebelum mencuci ruang muat haruslah diberi ventilasi untuk mengurangi konsentrasi gas atmosfer menjadi atau kurang dari batas minimal pembakaran.Selama penulis bekerja di MT.ALPHA,masih dijumpai beberapa ABK yang belum memahami tentang prosesdur kerja baik ABK yang sudah lama bekerja maupun ABK yang baru joint di kapal tersebut. Menurut pengamatan penulis hal ini dikarenakan a) Kurangnya alat yang memadai untuk melakukan transfer sisa minyak pencucian b) Rendahnya Pengetahuan ABK dalam melaksanakan tugas tank cleaning c) Kurangnya Familiarisasi ABK tentang prosedur penggunaan peralatan pencegahan pencemaran di atas kapal MT.Alpha. Setelah penulis mengadakan pengamatan, Untuk mengatasi masalah pencemaran adapun yang diambil alternatifnya adalah sebagai berikut : a) Melakukan familiarisasi dan latihan bagi ABK dalam penggunaan peralatan pencemaran minyak di atas kapal b) Memberikan motivasi terhadap dalam penerapan prosedur pencegahan pencemaran di atas kapal dan Melakukan pengawasan terhadap ABK dalam pelaksanaan prosedur pada saat tank cleaning.
SISTEM PENGURUSAN SIGN ON BUKU PELAUT CREW KAPAL DI KANTOR KSOP KHUSUS BATAM PADA PT. PUTRA ANAMBAS SHIPPING BATAM
Netty Kesuma;
Fadiyah hani Sabila;
Chrisnatalanta Chrisnatalanta
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 2 (2022): Article Research, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.755 KB)
|
DOI: 10.54196/jme.v4i2.87
PT. Putra Anambas Shipping Batam merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang agen perkapalan (Shipping Agency) baik dalam Negri Maupun luar Negri PT. Putra Anambas Shipping melayani jasa perizinan keluar masuk kapal, izin keluar masuk crew asing ke Indonesia, perpanjangan sertifikat crew maupun sertifikat kapal, dan pengurusan sign on dan sign off buku pelaut crew. Proses pengurusan dokumen crew dimulai sejak crew tersebut menandatangani perjanjian kerja laut (PKL) bagi pelaut yang akan bergabung di kapal berbendera Indonesia dan agreement bagi pelaut yang bergabung di kapal berbendera Asing. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penulisan makalah ini adalah metode pengamatan lapangan (field research) dan metode pustaka (library research) untuk mengetahui lebih dekat bagaimana perusahaan PT. Putra Anambas Shipping Batam dalam melaksanakan kegiatan pengurusan dokumen crew sesuai dengan kebutuhan crew tersebut. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui proses pengurusan sign on buku pelaut crew kapal pada PT. Putra Anambas Shipping Batam, prosesnya dimulai setelah adanya arahan dari pihak owner bahwasanya akan ada kegiatan crew change, setelah itu proses pengurusan sign on buku pelaut crew ke Kantor KSOP Khusus Batam. Sign on pada buku pelaut crew sangatlah penting bagi seorang pelaut selain sebagai tanda bahwa pelaut dinyatakan telah sah bergabung dalam kapal, juga menambah pengalaman kerja bagi pelaut. Adapun masalah – masalah yang dihadapi dalam proses sign on buku pelut crew adalah terlambatnya informasi dari pihak owner untuk sign on buku pelaut crew yang mengakibatkan apabila kapal akan berangkat dan buku pelaut belum di sign on sehingga menghambat proses clereance. Kerjasama serta koordinasi yang baik antara perusahaan pelayaran dengan instansi terkait dalam kegiatan sign on buku pelaut sangat dibutuhkan demi kelancaran pelayanan terhadap penangan dokumen crew. Perlu di ingat maksud dari koordinasi yang dimaksud adalah supaya instansi terkait dapat melakukan tugas dan fungsinya sehingga pelayanan terhadap pengurusan dokumen crew kapal dapat berjalan dengan lancar, aman, dan efisien.