cover
Contact Name
Lilis
Contact Email
lilis@poltek-amimedan.ac.id
Phone
+6282161032237
Journal Mail Official
jurnal@poltek-amimedan.ac.id
Editorial Address
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia (AMI) Medan Jl. Brigjend Bejo d/h Pertempuran No.125 Pulo Brayan Medan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara 20239
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JME
ISSN : 26560658     EISSN : 26560666     DOI : https://doi.org/10.54196/jme
Journal of Maritime and Education (JME) merupakan jurnal ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Adiguna Maritim Indonesia Medan. JME menjadi sarana publikasi hasil riset , aplikasi riset dan pengembangannya di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun setiap bulan Februari dan Agustus. Edisi pertama yang diterbitkan secara cetak dan online pada bulan februari tahun 2019. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan kekantor redaksi. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan cetak dan online.
Articles 123 Documents
PERANAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KAPAL DALAM MENDUKUNG KELANCARAN KERJA PADA PT. MITSI CITRA MANDIRI BELAWAN Eka Pransiska; Muhammad Nur; Sulastri Mutiara
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 1 (2021): Article Research, Februari 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.629 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i1.43

Abstract

Abstrak. International Safety Management Code ( ISM Code ) memuat kebijaksanaan prosedur–prosedur manajemen tertulis, terdokumentasi dan wajib dilaksanakan. Dengan demikian seluruh kegiatan dan tugas-tugas yang dilaksanakan baik di darat, di terminal, maupun di atas kapal dapat berjalan dengan baik, aman, selamat, dan lingkungan terhindar dari pencemaran . Penulis membuat penelitian ini untuk menjelaskan secara nyata bagaimana Peranan Sistem Manajemen Keselamatan Kapal Dalam Mendukung Kelancaran Kerja Pada PT. Mitsi Citra Mandiri Belawan dapat berjalan dengan efektif dan efesien dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan sesuai International Safety Management Code. Peranan Sistem Manajemen Keselamatan Kapal Dalam Mendukung Kelancaran Kerja Pada PT. Mitsi Citra Mandiri Belawan, sudah efektif dan efesien dengan peraturan yang standar Internasional manajemen keselamatan (International Safety Management Code).
PROSEDUR PENGURUSAN SURAT IZIN BARANG BERBAHAYA PADA PT. TANTO INTIM LINE CABANG MEDAN BELAWAN Netty Kesuma; Fatiha Chairani
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 1 (2021): Article Research, Februari 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.926 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i1.44

Abstract

Untuk mengetahui lebih dalam bagaimana perusahaan pelayaran PT. Tanto Intim Line melaksanakan kegiatan dalam prosedur pengurusan surat izin barang berbahaya khususnya Cabang Medan Belawan, dimulai dari Marketing memberikan informasi sesuai data bahwa adanya muatan barang berbahaya yang akan dimuat diatas kapal lalu pihak operasional atau dinas luar membuat surat permohonan yang akan diberikan kepada instansi yang terkait yaitu Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan. Dalam setiap pengurusan surat izin memerlukan biaya. Biaya yang dikeluarkan akan masuk kedalam kas Negara yaitu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dengan adanya hubungan yang baik terhadap instansi yang terkait yang dilakukan oleh Perusahaan Pelayaran Nasional PT. Tanto Intim Line Cabang Medan Belawan merupakan salah satu bentuk untuk menjaga arus atau proses penerbitan surat izin. Dalam proses pengurusan surat izin tersebut harus didukung oleh dokumen yang lengkap seperti surat permohonan izin, manifest barang berbahaya. Jika salah satu dokumen tersebut tidak lengkap maka pihak syahbandar tidak mengeluarkan surat izin muat maupun bongkar. Jika perusahaan pelayaran terlambat dalam mengajukan surat permohonan baik muat maupun bongkar maka izin muat dan bongkar tidak diterbitkan oleh pihak Syahbandar. Dengan sudah ada izin barang berbahaya dari syahbandar, maka pada saat melakukan pemuatan barang berbahaya tersebut pihak PT.Tanto Intim Line Cabang Belawan dan pihak syahbandar harus menunjuk petugas pengawasan lapangan serta menyiapkan alat pemadam kebakaran selama pemuatan barang berahaya dimaksud. Data yang digunakan dalam penulisan ini adalah data primer yang didapat melalui wawancara secara langsung pada pihak operasional atau dinas luar dan data sekunder yang diperoleh dari buku-buku yang ada diperpustakaan maupun sumber bacaan lainnya yang berkenaan dengan pokok bahasan yang diambil.
PERANANAN KEAGENAN KAPAL DALAM MELAYANI PENGISIAN AIR BERSIH UNTUK KEBUTUHAN KM.AMRTA VII Pada PT. GESURI LIOYD CABANG KUALA TANJUNG Dafid Ginting; Dicky Geofany Ginting
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.514 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.47

Abstract

Abstrak. PT. Gesuri Lloyd Cabang Kuala Tanjung adalah perusahaan yang bergerak di dalam bidang jasa yang bergerak melayani pelayaran internasional maupun pelayaran lokal. Dalam arti perwakilan dari ship owner / principal untuk pengurusan dokumen – dokumen dan kebutuhan –kebutuhan kapal di dalam pelabuhan. Adapun instansi dalam menangani kebutuhan kapal yang terlibat antara lain, yaitu Syahbandar, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Kepanduan dan BP Laut Kuala Tanjung. Dalam menangani kebutuhan kapal harus di lakukan dengan cepat dan tepat agar terhindar dari keterlambatan perjanjian yang telah dibuat, Maka untuk mengatasi masalah itu dibutuhkan hubungan yang baik dengan intansi – instansi yang terkait di pelabuhan. Dalam mencapai tujuan operasional harus aktif dalam bekerja, mengurus dan menangani kebutuhan kapal sehingga pengguna jasa dapat puas dalam pelayanan kapal. Untuk menunjang pelayanan keagenan terhadap kapal agar memuaskan pelanggan atau pengguna jasa seperti yang di harapkan, maka perlu di buat langkah – langkah yang tepat untuk melaksanakan tugas pokok perusahaan. Dalam hal ini PT.Gesuri Lloyd harus bisa mengatasi dan berusaha meningkatkan pelayanannya. Selain itu manajemen juga harus bisa mengambil kebijakan – kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kinerja di pelabuhan PT.inalum sehingga kegiatan pelabuhan dapat bekerja secara efektif dan efisien. Adapun metode yang di gunakan dalam penulisan ini yaitu metode penelitian lapangan (field research) dan studi pustaka (Library Research).
PERANAN AGEN DALAM PENGURUSAN IZIN MASUK KAPAL ASING DI KANTOR BADAN PENGELOLA PELABUHAN BATAM (BPPB) PADA PT. ADHIGANA PRATAMA MULYA BATAM Netty Kesuma; Yuna Sutria; Shella Susilawaty
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.066 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.48

Abstract

Abstrak. Gambaran khususnya pada unit usaha keagenan kapal pada PT. Adighana Pratama Mulya Batam, serta kegiatan-kegiatan instansi pemerintahan yang berhubungan dengan pelayanan dan peranan agen dalam pengurusan izin masuk kapal asing di kantor Badan Pengelola Pelabuhan Batam (BPPB) yang berhubungan untuk terbitnya nota Hold Dana dan Faktur Lunas khususnya dalam hal ini di pelabuhan Batam. Penulis juga menjelaskan tentang alur proses di Badan Pengelola Pelabuhan Batam (BPPB) dimana nota Hold Dana dan Faktur Lunas ini dikeluarkan atau diterbitkan oleh Badan Usaha Pelabuhan Batam (BPPB) untuk mendapatkan Nota Hold Dana Dan Faktur Lunas diperlukan dokumen-dokumen pendukung sebagai referensi bagi pejabat BP Laut dan penulis menjelaskan alur proses yang harus dipersiapkan selaku agen pelayaran untuk mendapatkan pengurusan izin masuk kapal asing dikantor Badan Pengelola Pelabuhan Batam (BPPB) yaitu proses untuk mendapatkan terbit Nota Hold Dana dan Faktur Lunas sesuai ketentuan yang berlaku serta dilakukan dengan cara keagenan mengajukan permohonan didisposisi kapal baru, pengimputan di Ppat,Verivikasi,Hold Dana dan Faktur lunas. Perusahaan pelayaran selaku agen berhubungan langsung dengan instansi-instansi terkait, dengan adanya hubungan yang baik di pelabuhan baik itu terhadap instansi pemerintahan maupun swasta yang dilakukan oleh PT. Adhigana Pratama Mulya Batam merupakan salah satu demi tercapainya kelancaran proses pelayanan terhadap kapal. PT. Adhigana Pratama Mulya Batam juga menjalin hubungan yang baik dengan owner kapal, sehingga perusahaan dapat lebih leluasa menyampaikan informasi mengenai kapal yang sedang di ageni, baik itu mengenai kebutuhan kru kapal, dokumen-dokumen kapal hingga kebutuhan kapal lainnya.
PROSEDUR PENANGANAN DOKUMEN KAPAL MUATAN CURAH KERING DI DERMAGA TUKS INALUM PADA PT.GESURI LIOYD CABANG KUALA TANJUNG Lilis Lilis; Eka Fransiska; Cindy Ivana Uliarti Situmeang
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.515 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.49

Abstract

Abstrak. Tugas dari perusahaan pelayaran, PT. Gesuri Lloyd Cabang Kuala Tanjung yaitu menangani dokumen dari kapal yang akan tiba dan berangkat sampai kapal selesai melakukan aktifitas bongkar/muat barang didermaga pelabuhan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) INALUM. Sebagai agen pelayaran wajib mengetahui prosedur penanganan dokumen kapal tiba dan berangkat, karena kegiatan tersebut adalah kegiatan inti dari operasional perusahaan pelayaran yang bergerak di bidang keagenan. Dermaga TUKS INALUM merupakan singkatan dari Terminal Untuk Kepentingan Sendiri yang berarti tidak untuk kepentingan umum dikarenakan salah satu perusahaan besar memiliki dermaganya sendiri yaitu PT. INALUM (Indonesia Asahan Aluminium). PT. Gesuri Lloyd Cabang Kuala Tanjung bekerja sama dengan perusahaan bongkar muat yaitu PT. Kuala Jaya Samudera dan PT. Duet Pratama Samudera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan prosedur penanganan dokumen kedatangan dan keberangkatan kapal di pelabuhan TUKS INALUM dan untuk mengetahui instansi-instansi terkait dalam prosedur penanganan dokumen kapal dipelabuhan TUKS INALUM. Instansi-instansi yang terkait di Kuala Tanjung menjalin kerja sama yang baik kepada perusahaan PT. Gesuri Lloyd Kuala Tanjung, tetapi terkadang terdapat kendala dalam menangani dokumen baik itu disebabkan oleh alat untuk bongkar maupun petugas yang terlibat didalam nya sehingga mengkibatkan keterlambatan dalam menangani dokumen. Metode yang dilakukan untuk pengumpulan data adalah metode observasi atau pengamatan, interview atau wawancara, studi pustaka dan dokumentasi.
AKTIFITAS KEAGENAN DALAM MENANGANI DOKUMEN DAN KEBUTUHAN KAPAL PADA PT.GESURI LIOYD CABANG KUALA TANJUNG Yursal Yursal; Muhammad Sahid; Ade Ria
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.367 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.50

Abstract

Abstrak. Keagenan adalah merupakan salah satu usaha perusahaan pelayaran yang menangani dokumen-dokumen dan kebutuhan kapal, dari kapal yang akan masuk kedermaga sampai kapal selesai melakukan kegiatan bongkar/ muat di dermaga dan selanjutnya kapal akan berangkat kepelabuhan singgah selanjutnya. Pada PT. Gesuri Lloyd cabang Kuala Tanjung adalah perusahaan pelayaran yang menangani dokumen dan kebutuhan-kebutuhan kapal seperti pengurusan sertifikat kapal yang sedang lewat jangka waktunya, menyediakan supply air tawar, permintaan crew berobat, permintaan bahan makanan untuk crew dan lain sebagainya, dari mulai masuk hingga keluarnya kapal tersebut. Kapal yang biasa di tangani oleh perusahaan PT. Gesuri Lloyd cabang Kuala Tanjung ialah kapal Tanker, Kapal Tugboat, dan kapal Cargo. Dan di dermaga Kuala Tanjung bukan dermaga umum tetapi dermaga khusus dalam arti dermaga di Kuala Tanjung ialah darmaga yang untuk kepentingan sendiri dikarenakan satu perusahaan besar memiliki dermaganya sendiri. Dan pada PT. Gesuri Lloyd Cabang Kuala Tanjung bekerja sama dengan perusahaan bongkar muat yang atas nama PT. Duet Pratama Samudera dan PT. Kuala Jaya Samudera. Intansi-intansi yang terkait di Kuala Tanjung menjalinhubungan yang baik kepada perusahaan PT. Gesuri Lloyd cabang Kuala Tanjung, Dalam penulisan makalah ini metode yang diambil untuk mengumpulkan data yaitu dengan study lapangan (field research), metode perpustakaan (field library).
PROSES PENGURUSAN MUATAN ANGKUT LANJUT DAN DIANGKUT TERUS KHUSUS WILAYAH FREE TRADE ZONE (FTZ) PADA PT. SNEPNAC SHIPPING BATAM Khairuman Khairuman; Taruna Taruna; Racmad Ozy Hutauruk
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.044 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.51

Abstract

Abstrak. PT. Snepac Shipping Batam mempunyai peranan yang sangat penting dalam Proses pengurusan kegiatan kapal yang membawa muatan yang angkut lanjut dan diangkut terus ke kantor Bea Cukai. Peranan PT. Snepac Shipping Batam di mulai dalam memproses kegiatan angkut lanjut dan angkut terus dari sebelum kedatangan kapal sampai kapal akan berangkat ke pelabuhan selanjutnya, biasanya agen menerima manifest report, sertifikat registry atau surat laut, Bill of Loading, packing list dan dokumen lainya dari Kapten kapal, Ship Owner atau pencharter, Sebelum kedatangan kapal agen harus melakukan pemberitahuan Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut (RKSP) ke kantor Bea dan Cukai paling lambat 24 jam sebelum kedatangan Sarana Pengangkut / kapal, selanjutnya akan keluar surat dengan nomor pendaftaran berupa BC 1.0 dari Bea Cukai. Setelah kapal tiba di pelabuhan maka selanjutnya harus mensubmit inward manifest dari sistem modul manifes Batam dan keluar surat dengan nomor pendaftaran berupa BC 1.1 in dan selanjutnya membuat permohonan online pada sistem Ionbeta Bea Cukai Batam dan melampirkan surat permohonan, surat pernyataan, surat kuasa dan dokumen Bill of Loading serta memasukan nomor pendaftaran berupa BC 1.1 in setelah surat persetujuan pengeluaran barang yang akan di angkut lanjut keluar maka selanjutnya melaporkan pemberitahuan inward manifest in ke kantor pelayanan penyidikan dan penindakan Bea Cukai dan turun bersama petugas ke kapal / dermaga untuk melakukan penyegelan terhadap muatan yang akan diangkut lanjut dan sebelum keberangkatan kapal harus mensubmit outward manifest terlebihdahulu maka akan keluar nomor pendaftaran berupa BC 1.1 out setelah itu ke kantor pelayanan penyidikan dan penindakan Bea Cukai untuk melaporkan outward manifest dan turun bersama petugas Bea Cukai ke dermaga untuk melakukan pembukaan segel terhadap barang yang akan diangkut lanjut, dalam melakukan pengurusan dokumen kapal di kantor Bea Cukai terdapat beberapa instansi - instansi terkait seperti Kantor Pelabuhan (KANPEL), Syahbandar, Karantina dan Imigrasi, PT. Snepac Shipping Batam selalu menjaga hubungan yang baik tersebut dapat menjaga proses pelancaran pengurusan dokumen kapal angkut lanjut dan angkut terus tersebut. Untuk pengambilan data Penulis menggunakan 2 (dua) jenis penelitian, yaitu metode penngumpulan data lapangan (field research) dan metode pengumpulan data pustaka (Library research).
PROSES BONGKAR MUATAN CURAH CAIR DARI KAPAL MT.SUNRISE HOPE DI PELABUHAN KABIL PADA PT.PASADA ARTHA CARGO BATAM Suparman Suparman; Raiga Safira Aritonang
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.719 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.52

Abstract

Abstrak. Proses Bongkar Muatan curah cair di pelabuhan Batam ini bertujuan mengenai Peran Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dalam Proses Bongkar Muatan Kapal Asing di pelabuhan Kabil pada PT. Pasada Artha Cargo Batam. Proses penanganan Bongkar Muat dan persiapan penyediaan dokumen bongkar muat kapal serta kegiatan instansi yang berhubungan dengan kegiatan bongkar muat kapal di pelabuhan Batam. Dengan adanya hubungan yang baik dengan instansi pemerintah di pelabuhan maupun pemilik barang (owner) yang dilakukan oleh PT. Pasada Artha Cargo Batam merupakan salah satu kelancaran kegiatan bongkar muat yang dilakukan PT. Pasada Artha Cargo Batam. Sehingga perusahaan leluasa menyampaikan informasi baik itu tentang kegiatan bongkar muat, kebutuhan bongkar muat, dan lainnya. Kegiatan ini sangat membatu dalam kegiatan Ekspor dan Impor barang muatan yang di angkut oleh kapal. Oleh karana itu Perusahaan Bongkar Muat PT. Pasada Artha Cargo Batam sangat berusaha melakukan pelayanan baik agar dapat berjalan lancar sehingga tidak menghambat proses kegitan Bongkar Muat kapal. Hal tersebut akan berjalan lancar apabila karyawan perusahaan bekerja sangat teliti agar dokumen sesuai dengan prosedur yang ada di wilayah pelabuhan Batam. Salah satu bentuk contoh dokumen seperti Manisfest inward dan Manifest Outward akan di ajukan kepada kantor Bea dan Cukai agar kegiatan bisa segera dapat di proses. Alasan saya memilih judul makalah tentang “Proses Bongkar Muatan Curah Cair Dari Kapal MT. SUNRISE HOPE Di Pelabuhan Kabil Pada PT. Pasada Artha Cargo Batam” merupakah salah satu upaya agar bisa memberitahu kepada pembaca yang akan membaca makalah ini dan bisa memberikan sedikit ilmu tentang proses bongkar muat pada kapal curah cair. Berdasarkan pengamatan pada waktu Praktek Darat (PRADA) penulis melakukan dengan menggunakan data Field Research dan Library Reseacrh.
PERANAN BAGIAN OPERASIONAL DALAM MENANGANI KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN KAPAL ASING PADA PT. ALTA MARITIM INDONESIA CABANG MEDAN BELAWAN Dirhamsyah Dirhamsyah; Dina Rispianti; Ayu Damaianti Situmeang
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.147 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.53

Abstract

Abstrak. Pada dasarnya peranan bagian operasional dalam menangani kedatangan dan keberangkatan kapal asing tidak terlepas dari batas-batas dan tanggung jawab dari perusahaan pelayaran karena pentingnya peranan operasioanl pada perusahaan pelayaran PT. Alta Maritim Indoneia Medan menerapkan fungsi dan proses manajemen dalam kegiatan sehari-hari. Dimana penerapan fungsi manajemen tersebut berasal dari perencanaan perusahaan mempunyai tujuan tertentu, dimana tujuan merupakan suatu tantangan dalam mencapai tujuan, dalam mencapai tersebut adalah perencaan manajer dapat menangani masalah atau kegiatan yang telah digariskan dalam perencanaan PT. Alta Maritim Indoneia Medan. Dalam melaksanakan clearance yang perlu agar dapat dimengerti dan diikuti dengan baik, maka yang perlu diamati misalnya proses pengurusan clearance dilaksanakan oleh agen dengan instansi – instansi yang berwenang, seperti kantor Otoritas Pelabuhan, Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina lancarnya proses penanganan clearance berarti lancarnya masuk dan keluarnya kapal dari pelabuhan sesuai dengan rencana pelayaran. Sebaliknya terjadinya hambatan karena terkendalanya pengurus dokumen muatan, habisnya masa berlaku dokumen atau kurang harmonisnya komunikasi pendekatan antara agen dengan salah satu atau beberapa instansi yang berwewenang.Tidak lancarnya efisien proses pengurusan clearanceakan menimbulkan resiko antara lain meningkatnya biaya operasi kapal yang dipelabuhan dengan hilang nya hari layar kapal yang telah direncanakan dalam commintion days kapal.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR TERKAIT KEARIFAN LOKAL DI KELAS VII SMP NEGERI 6 PEMATANG SIANTAR Juli Antasari Sinaga; Belsasar Sihombing; Lovita Sirait
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.869 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.54

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan produk LKS dengan pendekatan CTL untuk memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar terkait kearifan lokal di kelas VII SMP Negeri 6 Pematangsiantar. 2) mengetahui hasil pengembangan LKS dengan pendekatan CTL untuk memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar terkait kearifan lokal di kelas VII SMP Negeri 6 Pematangsiantar yang valid, praktis dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan model 4D (Define, Design, Develop, Desseminate). Namun dalam penelitian ini, pengembangan LKS hanya sampai pada tahap develop saja dikarenakan keterbatasan waktu dan dana. Temuan dalam penelitian ini adalah 1) Hasil pengembangan LKS dengan pendekatan CTL pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar telah valid berdasarkan isi, konstruk, dan bahasa, dengan tingkat kevalidan 4,33 dalam kategori sangat valid. 2) Hasil pengembangan LKS dengan pendekatan CTL pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar telah praktis dengan tingkat kepraktisan 83,30% dalam kategori praktis, dan 3) Hasil pengembangan LKS dengan pendekatan CTL pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar telah efektif berdasarkan hasil tes siswa dengan nilai rata-rata siswa 79 dalam kategori baik.

Page 5 of 13 | Total Record : 123