cover
Contact Name
Indah Mulyani
Contact Email
arjwa@gunadarma.ac.id
Phone
+6281296706686
Journal Mail Official
arjwa@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Arjwa: Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : 29854539     DOI : https://doi.org/10.35760/arjwa
Arjwa menerima manuskrip berdasarkan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif yang diajukan untuk dipublikasikan dalam Arjwa diharapkan bersifat multivariat. Sementara itu, Arjwa juga menerima manuskrip meta analisis atau systematic review yang memiliki keunggulan dalam hal kebaruan atau keunikan variabel. Arjwa menerima manuskrip yang memiliki topik penelitian psikologi secara umum, seperti klinis, pendidikan, sosial, industri dan organisasi, atau tema-tema lain seperti psikologi positif dan indigenus. Arjwa menerima manuskrip ilmiah dari berbagai topik penelitian psikologi seperti psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi industri dan organisasi, psikologi positif, psikologi indigenus dan sub-sub topik yang berada dalam ruang lingkup topik tersebut. Topik-topik lain dari disiplin ilmu lain akan dipertimbangkan untuk diproses dalam proses pengajuan jika dirasakan memenuhi kriteria.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2023)" : 5 Documents clear
KEBERSYUKURAN DAN RESILIENSI PADA ORANGTUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) Dina Riski Pratiwi; Wahyu Rahardjo; Rini Indryawati
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i3.8880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dan resiliensi pada orangtua dengan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 45 orangtua dengan anak berkebutuhan khusus. Pengukuran data resiliensi dilakukan dengan menggunakan skala resiliensi yang disusun berdasarkan aspek resiliensi yang dikemukakan oleh Connor dan Davidson. Pengukuran kebersyukuran dilakukan dengan menggunakan skala kebersyukuran yang disusun berdasarkan aspek kebersyukuran yang dikemukakan oleh McCullough, Tsang dan Emmons. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi Product Moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kebersyukuran dan resiliensi pada orangtua dengan anak berkebutuhan khusus dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.98 (p < 0.01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada hubungan antara kebersyukuran dan resiliensi pada orangtua yang memiliki disable children dapat diterima. Hubungan positif   menunjukkan bahwa semakin tinggi kebersyukuran maka semakin tinggi pula kecenderungan resiliensi yang dimiliki orangtua dengan anak berkebutuhan khusus.
KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU PERUNDUNGAN SIBER PADA REMAJA AKHIR DI MEDIA SOSIAL Marcia Martha; Aprilia Khoirunnisa
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i3.8838

Abstract

Cyberbullying adalah perilaku tidak terpuji yang secara teratur dilakukan oleh siswa karena ketidakseimbangan kekuatan. Hal dari dalam diri yang mendorong perilaku bullying adalah kecerdasan emosional yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi secara empiris hubungan kecerdasan emosional dan kecenderungan remaja muda untuk melakukan perundungan siber di media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dan menggunakan program SPSS versi 22.0 untuk Windows. Sampel penelitian terdiri dari 105 orang laki-laki dan perempuan berusia antara 15 dan 19 tahun yang secara aktif menggunakan media sosial selama minimal 5 jam setiap hari. Cyber Victim and Bullying Scale (CVBS) dan Wong Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) digunakan untuk mengukur perilaku perundungan siber. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana diperoleh F sebesar 54,316 serta signifikansi sebesar 0.001 (p < 0,01) dan kontribusi kecerdasan emosional terhadap perundungan siber sebesar 34,5%,  terdapat 65% yang merupakan faktor lain di luar penelitian ini. 
APAKAH KECERDASAN EMOSI MEMENGARUHI STRES KERJA PADA KARYAWAN PERUSAHAAN STARTUP ? Renanda L. Chasanah; Inge Andriani; Firda F. Fatimah
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i3.8877

Abstract

Lingkungan pekerjaan karyawan perusahaan startup yang sangat dinamis bergantung pada keadaan yang dibutuhkan, terkadang seorang karyawan dapat memegang dua atau lebih deskripsi pekerjaan yang berbeda, tekanan pekerjaan saat adanya deadline dan dibutuhkan menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, serta dituntut untuk terus berinovasi menyebabkan timbulnya stres kerja. Untuk dapat mengatasi stress kerja yang dialami dibutuhkan adanya kemampuan mengenali dan mengelola emosi sehingga dapat menemukan pemecahan masalah dan mengubah tekanan yang dialami dengan memiliki kecerdasan emosi.a Tujuan penelitian ini untuk menguji secara empiris hubungan antara kecerdasan emosi dan stres kerja pada karyawan perusahaan startup. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 223 karyawan startup. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment Pearson. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar -0,345 dengan signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,01). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan startup yang memiliki kemampuan mengenali emosi, mengelola emosi, berpikir, merencanakan, dan pemecahan masalah yang ada pada diri individu dengan memiliki kemampuan kecerdasan emosi yang tinggi, maka permasalahan yang ada akan mampu untuk dikendalikan oleh individu tersebut sehingga stres kerja akan menurun.
KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEPUASAN KERJA PADA TENAGA PENDIDIK: STUDI META-ANALISIS Nurul Huda; Dian Kemala Putri; Djamaludin Ancok
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i3.8848

Abstract

Beberapa penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya telah menunjukkan korelasi antara kecerdasan emosional dan kepuasan kerja pada tenaga pendidik. Namun, belum ada penelitian yang mengungkapkan seberapa besar nilai true r dan size effect dari korelasi kedua variabel tersebut pada tenaga pendidik. Meta-analisis ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara kecerdasan emosional dengan menggunakan effect size. Total sampel penelitian ini adalah 6456 orang dari 14 studi yang dianggap memenuhi syarat. Temuan dari meta-analisis ini menunjukkan bahwa efek acak menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki korelasi positif signifikan dengan kepuasan kerja pada tenaga pendidik dengan level (z= 5.995; p < .01; 95% CI [0.222; 0.437]) dengan nilai hubungan antara kecerdasan emosional dan kepuasan kerja yaitu r = 0.329. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memberikan efek yang cukup signifikan dalam mempengaruhi kepuasan kerja pada tenaga pendidik
PENYESUAIAN PERNIKAHAN PADA INDIVIDU YANG MENJALANI HUBUNGAN LONG DISTANCE MARRIAGE: STUDI DESKRIPTIF Ari Saputra; Ira Puspitawati; Afmi Fuad
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i3.8857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran Penyesuaian Pernikahan pada individu yang menjalani hubungan long distance marriage. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan 5teknik pusposive sampling. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan skala berdasarkanaspek-aspek Penyesuaian Pernikahan yang dikemukakan oleh Spanier (1976). Responden dalam penelitian ini pria dan wanita yang sudah menikah dengan usia pernikahan minimal satu tahun dan sedang menjalani hubungan long distance marriage yang sudah berlangsung minimal selama 1 tahun dan bertemu maksimal sebanyak satu kali dalam sebulan dengan jumlah subjek sebanyak 107 responden. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan bantuan SPSS versi 22. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui Penyesuaian Pernikahan pada pasangan yang menjalani hubungan long distance marriage masuk ke dalam kategori sangat tinggi dengan hasil mean empirik yang diperoleh sebesar 59,79 yang artinya pasangan yang menjalani hubungan long distance marriage memiliki penyesuaian yang baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5