cover
Contact Name
Indah Mulyani
Contact Email
arjwa@gunadarma.ac.id
Phone
+6281296706686
Journal Mail Official
arjwa@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Arjwa: Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : 29854539     DOI : https://doi.org/10.35760/arjwa
Arjwa menerima manuskrip berdasarkan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif yang diajukan untuk dipublikasikan dalam Arjwa diharapkan bersifat multivariat. Sementara itu, Arjwa juga menerima manuskrip meta analisis atau systematic review yang memiliki keunggulan dalam hal kebaruan atau keunikan variabel. Arjwa menerima manuskrip yang memiliki topik penelitian psikologi secara umum, seperti klinis, pendidikan, sosial, industri dan organisasi, atau tema-tema lain seperti psikologi positif dan indigenus. Arjwa menerima manuskrip ilmiah dari berbagai topik penelitian psikologi seperti psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi industri dan organisasi, psikologi positif, psikologi indigenus dan sub-sub topik yang berada dalam ruang lingkup topik tersebut. Topik-topik lain dari disiplin ilmu lain akan dipertimbangkan untuk diproses dalam proses pengajuan jika dirasakan memenuhi kriteria.
Articles 55 Documents
BODY MASS INDEX DAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA PUTRI Laila I. Ilham; Dona E. Putri; Astri N. Kusumastuti
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.814 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i2.7301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan body mass index (BMI) dan subjective well-being pada remaja putri. Responden dalam penelitian ini berjumlah 146 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan karakteristik yaitu remaja putri dengan rentang usia 11 sampai 21 tahun di wilayah Jabodetabek. Dalam mengukur body mass index (BMI), peneliti menggunakan timbangan berat badan dan alat pengukur tinggi badan dan untuk skala subjective well-being peneliti menggunakan skala berdasarkan tiga aspek subjective well-being menurut Pontin, Schwannauer, Tai, dan Kinderman (2013). Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.788, serta nilai koefisien korelasi r sebesar 0.022 yang artinya tidak terdapat hubungan yang sangat signifikan antara body mass index (BMI) dan subjective well-being pada remaja putri. Hal tersebut membuat hipotesis yang diajukan ditolak serta tinggi rendahnya body mass index (BMI) tidak dapat menjelaskan tinggi rendahnya subjective well-being pada remaja putri.
KEBAHAGIAAN IBU: KONSTRUK DAN PENGUKURAN Nurul Qomariyah
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.558 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i1.7659

Abstract

Ibu merupakan pusat kasih sayang di dalam keluarga. Ibu dapat melakukan fungsinya dengan optimal jika ibu bahagia. Pengukuran kebahagiaan selama ini masih mengacu pada teori Barat, yang memiliki budaya yang berbeda dengan Indonesia sebagai negara Timur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konstruk kebahagiaan pada ibu dan menyusun alat ukurnya. Studi ini menggunakan metode kombinasi sekuesial eksploratori yang dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama menggunakan metode kualitatif yaitu pengumpulan data dengan pertanyaan terbuka, dan FGD. Ada 254 ibu rumah tangga yang berpartispiasi dalam studi satu. Teknik analisis yang digunakan pada studi ini adalah analisis konten. Hasilnya ditemukan bahwa ibu yang bahagia adalah ibu yang memiliki perasaan positif, rendahnya perasaan negatif, bersyukur, dan kesejahteraan orang yang berarti. Temuan studi pertama tersebut dijadikan dasar untuk penyusunan skala yang akan diuji pada studi tahap kedua. Studi kedua melibatkan 218 ibu rumah tangga. Teknik analisis yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa faktor kebahagiaan ibu ada tiga, yaitu perasaan perasaan positif, rendahnya perasaan negatif, dan kesejahteraan orang yang berarti. Dengan demikian studi ini menunjukkan bahwa skala kebahagiaan ibu yang telah disusun dinyatakan valid dan reliabel.
EMPATI DAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMK Firman Ardhan; Sendi Satriadi
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.356 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i3.7306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh empati terhadap perilaku prososial, pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner serta secara online. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMK yang berjumlah 100 orang. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik regresi linear sederhana. Berdasarkan analisis data dari dimensi empati dan perilaku prososial menunjukan bahwa hipotesis yang berbunyi adanya pengaruh empati terhadap perilaku prososial pada siswa SMK diterima hal ini berarti empati mempengaruhi perilaku prososial secara signifikan. Hasil penelitian ini juga mengungkap bahwa baik empati dan perilaku prososial pada penelitian ini memiliki skor yang berada dalam kategori rendah.
OPTIMISME DAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA MAHASISWA BEKERJA Firmansyah Prayoga; Praesti Sedjo; Mimi Wahyuni
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.483 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i1.7297

Abstract

Mahasiswa yang bekerja, harus memiliki dorongan atau motivasi dalam berprestasi yang kuat untuk dapat mengatasi berbagai masalah agar kuliah dan bekerja bisa saling beriringan. Salah satu faktor yang memperkuat motivasi berprestasi adalah optimisme yang dimana mahasiswa terdorong untuk melakukan usaha-usaha nyata dalam meraih tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara optimisme dan motivasi berprestasi pada mahasiswa bekerja. Sampel penelitian mahasiswa tinggal dan bekerja yang berada di wilayah Jabodetabek dan Karawang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik korelasi product moment pearson dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan motivasi berprestasi (r = 0.631; p < .01). Arah hubungan positif dapat diartikan semakin tinggi optimisme maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi mahasiswa bekerja dan sebaliknya, semakin rendah optimisme maka semakin rendah pula motivasi berprestasi pada mahasiswa bekerja.
DUKUNGAN SOSIAL DAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN Sitti S. L. Rekozar; Meta Damariyanti
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.828 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i4.7311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa kedokteran. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan terhadap 103 responden dengan menggunakan skala stres akademik, yaitu Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) dan dukungan sosial, yaitu Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik regresi sederhana. Hasil membuktikan bahwa hipotesis penelitian ini diterima yaitu terdapat peranan dukungan sosial terhadap stres akademik. Pada hasil uji regresi juga diperoleh nilai R Square sebesar 0.079, artinya sebesar 7.9% variabel stres akademik ditentukan oleh variabel dukungan sosial, sedangkan 92.1% disebabkan oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian ini. Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa kategori stres akademik responden adalah sedang dan dukungan sosial berada pada kategori tinggi.
STRES KERJA, KONFLIK PERAN DAN WORKPLACE INCIVILITY PADA KARYAWAN Ni Putu E. C. Udayani
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.256 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i2.7302

Abstract

Perkembangan organisasi dari segi teknologi memberikan gambaran baru adanya persaingan kualitas yang terjadi antar karyawan. Adanya pergeseran interaksi sosial tatap muka menjadi berbasiskan online tidak menutup kemungkinan, seperti perlakuan workplace incivility hingga ketidakpuasan karyawan akan terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh dari stres kerja dan konflik peran terhadap workplace incivility karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 139 responden yang dikelompokkan berdasarkan analisis deskriptif melalui usia (18-39 tahun), status pernikahan, status karyawan serta lama bekerja minimal 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh sebesar 9.9% dari stres kerja dan konflik peran secara bersamaan terhadap workplace incivility karyawan. Sementara stres kerja memberikan 4.4% pengaruh dan konflik peran memberikan 9.5% pengaruh terhadap workplace incivility karyawan.
EFIKASI DIRI DAN KEMATANGAN KARIR PADA REMAJA Quroyzhin Kartika Rini; Mohammad Dimas Atmaja
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.512 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i1.7701

Abstract

Career maturity in adolescents can assist in planning and determining the desired career choices according to their interests and abilities. One of the important things to be able to increase career maturity is self-efficacy. This study aims to empirically determine the effect of self-efficacy on career maturity in adolescents. The method used in this study was quantitative research with 158 respondents, aged 17-21 years, and the sampling technique used was incidental sampling. Measuring tools used in this study are career maturity scale and self-efficacy scale. Based on the results of data analysis using simple linear regression technique, it was found that there was an effect of self-efficacy on career maturity in adolescents, with an R squared value of 0.192 and a significance value of p<0.01. These results indicate that self-efficacy contributes 19.2% to career maturity in adolescents, while 90.8% is influenced by other factors that not examined in this study.
KEPUASAN DALAM HUBUNGAN BERPACARAN PADA DEWASA AWAL: APAKAH TIPE KEPRIBADIAN PENTING? Raysha Agustini; Anita Zulkaida
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.416 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i3.7307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara big five personality dengan kepuasan hubungan pada dewasa muda yang berpacaran. Responden penelitian ini terdiri dari 202 orang dewasa muda yang telah berpacaran minimal 6 bulan. Untuk mengukur kepuasan hubungan dan kepribadian lima besar, peneliti mengadaptasi Skala Penilaian Hubungan (RAS) dan Lima Besar Inventarisasi (BFI). Data dianalisis dengan mengkorelasikan setiap dimensi big five personality dengan kepuasan hubungan menggunakan Korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 dari 5 dimensi big five personality memiliki korelasi yang signifikan dengan kepuasan hubungan. Conscientiousness, openness, dan extraversion berkorelasi positif dengan kepuasan hubungan, neuroticism berkorelasi negatif, sedangkan agreeableness tidak berkorelasi dengan kepuasan hubungan.
FORGIVENESS DAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA INDIVIDU YANG MENGALAMI DATING VIOLENCE Asyavira Y. Purnama; Intaglia Harsanti; Dina Kusuma Astuti
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.479 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i1.7298

Abstract

Dating violence adalah bentuk agresi dalam hubungan berpacaran dengan bentuk kekerasannya terdiri dari bentuk kekerasan fisik, emosional, pemaksaan untuk melakukan hubungan seksual, pelecehan verbal, dan perilaku mengancam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan forgiveness dengan subjective well-being pada individu yang mengalami dating violence. Jumlah responden dalam penelitian ini 125 responden yang diperoleh melalui teknik purposive dan berusia 18 sampai 25 tahun yang sedang menjalin hubungan berpacaran atau sudah mengakhiri hubungan karena mengalami kekerasan fisik, psikis, seksual atau ekonomi setelah menjalin hubungan berpacaran minimal 6 bulan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Penelitian ini menemukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara forgiveness dengan subjective well-being dengan nilai koefisien korelasi r = 0.020 (p > .05). Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui responden memiliki tingkat subjective well-being tinggi dan tingkat forgiveness sedang.
STRES KERJA DAN KECENDERUNGAN IMPULSIVE BUYING PADA WANITA PENGGUNA ONLINE SHOP DI MASA PANDEMI COVID-19 Marselia N. Cahyani; Rini Indryawati
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.724 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i4.7312

Abstract

Pandemi COVID-19 mendatangkan banyak sekali fenomena-fenomena baru pada masyarakat salah satunya merupakan stres kerja akibat WfH (work from home) yang menimbulkan adanya fenomena impulive buying pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dan kecenderungan impulsive buying pada wanita pengguna online shop di masa pandemi COVID-19. dalam peneilitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan skala stres kerja yang dikemukakan oleh Cavanaugh, Boswell, dan Boudreu dan skala impulsive buying dikemukakan oleh Verplanken dan Herabadi. Adapun sampel penelitian ini sebanyak 125 wanita pengguna online shop yang aktif bekerja yang berdomisili di Jabodetabek. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis yang telah di lakukan menunjukan bahwa adanya hubungan yang postif antara stres kerja dan impulsive buying pada wanita pengguna online shop di masa pandemi COVID-19. Hal tersebut dapat dilihat dari signifikansi sebesar 0.000 (p < .01) dengan koefisien korelasi r = 0.211. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi impulsive buying pada wanita pengguna online shop maka semakin tinggi stres kerja yang dimilikinya.