cover
Contact Name
Timotius Bagus Dimas Kurniawan
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
Dimas@jurnal.universitasmbojobima.ac.id
Editorial Address
Jl. Pierre Tendean Kel. Mande, Kec. Mpunda, Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 84119
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Mbojo Bima
ISSN : 20851804     EISSN : 29867444     DOI : 10.59050
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Administrasi Negara memuat artikel/hasil penelitian yang berkenaan dengan kajian bidang Ilmu Administrasi Negara. Kebijakan Manajemen Publik, Kepemimpinan, Pemberdayaan Masyarakat Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik. pelayanan publik. kajian administrasi negara
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 191 Documents
Perbandingan Motivasi Kerja Generasi Z Sebelum Dan Sesudah Menjadi Aparatur Sipil Negara Di Kota Palangkaraya Ramdaniah; Nazwa Maulida Kusumawardhani; Della Anggraeni Puspita; Subhan Ilham Thareq
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.379

Abstract

Generasi Z kini menjadi kelompok dominan dalam angkatan kerja Indonesia dengan karakteristik yang berbeda dari generasi sebelumnya, seperti adaptif terhadap teknologi, menghargai fleksibilitas, dan mengutamakan keseimbangan hidup-kerja. Namun, ketika mereka memasuki birokrasi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan motivasi kerja Generasi Z sebelum dan sesudah menjadi ASN di Kota Palangka Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada ASN Generasi Z serta analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perubahan motivasi kerja, baik yang bersifat intrinsik seperti kebutuhan aktualisasi diri, kepuasan terhadap pencapaian, maupun yang bersifat ekstrinsik seperti stabilitas kerja, tunjangan, dan jenjang karier. Temuan awal menunjukkan bahwa motivasi kerja sebelum menjadi ASN lebih dipengaruhi oleh faktor idealisme, inovasi, dan keinginan untuk berkontribusi, sedangkan setelah menjadi ASN motivasi lebih banyak dipengaruhi oleh faktor keamanan kerja, kepastian penghasilan, dan kesempatan pengembangan karier. Penelitian ini penting untuk memahami dinamika motivasi kerja Generasi Z dalam birokrasi, sekaligus memberikan masukan bagi instansi pemerintah dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang mampu menjaga semangat dan produktivitas ASN muda.
Analisis Kebijakan Revitalisasi Halte Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Keamanan Dan Kenyamanan Transportasi Publik Kota Palembang Efrilia Wanda Saputri; Reysa Nailah Putri Aurora; Tarisa Amelia Indriani; Nabilla Dwi Maharani; M. Rizki Hafad; Galuh Efnol Adzan
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.383

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebutuhan revitalisasi halte sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan transportasi publik di Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Observasi terhadap 16 halte menunjukkan bahwa 9 halte (56,25%) berada dalam kondisi tidak layak, dengan kerusakan berupa atap lepas, kursi rusak, pencahayaan minim, serta tidak tersedianya fasilitas aksesibilitas. Kondisi ini menurunkan kualitas layanan dan kenyamanan pengguna Teman Bus. Wawancara dengan pengguna dan pihak operasional BTS (Buy The Service) mengonfirmasi bahwa kerusakan halte terjadi akibat minimnya pemeliharaan rutin dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas. Dua alternatif kebijakan dianalisis menggunakan metode perbandingan, yaitu revitalisasi fisik halte berbasis standar aksesibilitas dan pemeliharaan berbasis komunitas. Hasil penilaian menunjukkan bahwa Alternatif 1 memperoleh skor tertinggi (19) dan merupakan pilihan paling efektif karena secara langsung memperbaiki kondisi fisik halte serta memenuhi standar keamanan dan aksesibilitas. Alternatif 2 dinilai mendukung keberlanjutan, namun tidak mampu menyelesaikan kerusakan struktural. Penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi fisik berbasis standar harus menjadi prioritas utama, disertai dukungan pemeliharaan komunitas sebagai strategi lanjutan untuk menjaga kualitas halte secara berkelanjutan.
Komparasi Tingkat Partisipasi Mahasiswa Dalam Demonstrasi Berdasarkan Jenis Organisasi (Ekstra dan Intra Kampus) Rizky Nuril Afandi; Riski Ramdani; Subhan Ilham Thareq
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.402

Abstract

Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam sistem demokrasi, salah satunya melalui jalur partisipasi dalam aksi demonstrasi. Organisasi mahasiswa dipandang sebagai wadah yang berpotensi memengaruhi keterlibatan mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Tingkat partisipasi mahasiswa dalam demonstrasi berdasarkan jenis organisasi yang diikuti, yaitu organisasi ekstra kampus dan intra kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbasis daring kepada 101 mahasiswa yang berdomisili dan menempuh Pendidikan di Kota Palangka Raya. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator partisipasi politik Herbert McClosky. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent samples t-test dengan bantuan SPSS. Hasil uji menunjukkan nilai signifikasi Sig. (2-tailed) sebesar 0,233. Karena 0,233 > 0,05 sehingga hipotesis H0 diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat partisipasi mahasiswa dalam demonstrasi antara mahasiswa organisasi ekstra kampus dan intra kampus. Partisipasi mahasiswa lebih di pengaruhi oleh kesadaran kritis terhadap isu publik dibandingkan jenis organisasi yang diikuti.
Analisis Program SALEHA (Sadar Legalitas Berusaha) Sebagai Inovasi Pelayanan Publik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur Elsandra Veronika Putri; Magda Faradiba Mauludia Agung
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.406

Abstract

Permasalahan pelayanan perizinan usaha masih ditandai oleh rendahnya tingkat kepemilikan legalitas usaha, terutama pada pelaku usaha mikro dan kecil. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan pemahaman masyarakat serta persepsi bahwa prosedur perizinan bersifat rumit, memakan waktu, dan berbiaya tinggi. Menanggapi permasalahan tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur mengembangkan Program SALEHA (Sadar Legalitas Berusaha) sebagai inovasi pelayanan publik dengan pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Program SALEHA sebagai inovasi pelayanan publik berdasarkan teori inovasi Robbins yang mencakup unsur kebaruan, kebermanfaatan, keteraplikasian, dan dampak perubahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program SALEHA memenuhi keempat karakteristik inovasi tersebut. Program ini menghadirkan pembaruan dalam mekanisme pelayanan, memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, dapat diimplementasikan secara efektif dengan dukungan sumber daya yang memadai, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas usaha.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pengunjung Event Ramadhan Fair Ke-19 Kota Medan Ella Nainggolan; Sarah Rouli Tambunan
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.417

Abstract

Ramadhan Fair ke 19 Kota Medan tahun 2025 adalah event keagamaan tahunan yang menyajikan keragaman kuliner halal, hiburan religius, dan fasilitas ibadah. Kualitas pelayanan dan fasilitas merupakan dua dari banyak faktor yang mempengaruhi kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kepuasan pengunjung. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 responden yang telah beragama Islam, mengunjungi, dan melakukan transaksi di booth, data selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, serta koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kualitas pelayanan maupun fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung berdasarkan uji t (p < 0,05), dan secara simultan terbukti berkontribusi signifikan berdasarkan uji F. Koefisien determinasi (adjusted R²) sebesar 0,493 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut menjelaskan 49,3 % variasi kepuasan pengunjung, sementara 50,7 % sisanya dijelaskan oleh faktor lain seperti suasana event, promosi, dan keamanan. Disarankan agar penyelenggara memperkuat standar pelayanan tenant melalui pelatihan dan memperluas fasilitas terutama area tempat duduk, toilet, pencahayaan, dan area istirahat agar menciptakan pengalaman yang lebih memuaskan dan inklusif.
Manajemen Mitigasi Bencana Longsor Oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Di Jalur Cangar-Pacet, Kabupaten Mojokerto Shinta Olivia Virnanda; Muhammad Agus Muljanto
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.418

Abstract

Kecamatan Cangar merupakan salah satu daerah di Kabupaten Mojokerto, Kecamatan Cangar mempunyai jalur yang bernama Jalur Cangar–Pacet. Kawasan ini memiliki potensi bencana longsor yang cukup besar, maka dari itu manajemen mitigasi bencana sangat memiliki peran penting untuk mengurangi potensi risiko longsor, sehingga dampak yang mungkin ditimbulkan tidak semakin meluas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan teknik wawancara sebagai metode utama untuk memperoleh data dan informasi secara faktual mengenai manajemen mitigasi bencana yang dilakukan oleh peneliti. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap informasi iklim dan peringatan bencana yang disampaikan oleh pemerintah menjadikan salah satu faktor utama kendala dari mitigasi bencana ini. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bentuk manajemen mitigasi bencana yang dilakukan oleh DPU Bina Marga Jawa Timur untuk mengatasi masalah longsor yang terjadi di jalur cangar-pacet, kabupaten mojokerto. Penerapan program mitigasi melalui kerjasama antar instansi menjadikan mitigasi menjadi lebih efisien. Peneliti menggunakan teori Nick Carter (1991) dalam bukunya Disaster Management: A Disaster Manager’s Handbook mengenai manajemen bencana dengan tahapan utama meliputi prevention atau pencegahan, mitigation atau peringanan, dan preparedness atau kesiapsiagaan. Hasil dari pembahasan, manajemen mitigasi bencana sudah berjalan secara terstruktur dengan baik, dari pihak terkait memiliki langkah antisipatif dengan menyediakan jembatan bailey untuk jembatan darurat paska terjadi longsor, tantangan yang di hadapi mengenai faktor cuaca serta masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap informasi dan peringatan bencana. Kesimpulan yang didapat DPU Bina Marga Jawa Timur sudah memiliki langkah yang cukup strategis tetapi masi perlu evaluasi untuk mengoptimalkan perlindungan dan mengurangi resiko terjadi bencana longsor.
Analisis Alternatif Kebijakan Peningkatan Kepatuhan Jam Operasional Mobil Barang Di Kawasan Pelabuhan Boom Baru Kota Palembang Natasya Alvionita Alvionita; Mutia Sabila; Devi Auliya Sari; Dika Meisaroh; Dina Lestari; Galuh Efnol Adzan
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.425

Abstract

Pengaturan jam operasional mobil barang di Kota Palembang telah ditetapkan melalui Peraturan Walikota (Perwali) Kota Palembang Nomor 26 Tahun 2019 untuk menjaga kelancaran, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas, khususnya di kawasan Pelabuhan Boom Baru. Namun, temuan observasi menunjukkan pelanggaran masih terjadi secara signifikan. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas implementasi kebijakan tersebut, mengidentifikasi faktor penyebab pelanggaran, serta merumuskan alternatif kebijakan yang lebih aplikatif. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan 21 kendaraan barang melanggar jam operasional dalam kurun 15.10-17.00 WIB, menandakan lemahnya pengawasan, minimnya pemanfaatan teknologi, serta adanya kesenjangan persepsi antara aparat dan kondisi faktual. Dampaknya meliputi peningkatan risiko kecelakaan, kemacetan, serta kerusakan infrastruktur jalan. Berdasarkan evaluasi kebijakan menggunakan kriteria Patton & Sawicki, substansi regulasi dinilai memadai, namun implementasi tidak efektif. Dua alternatif kebijakan ditawarkan, yaitu Program Pengawasan Terpadu dan Koordinasi (PPTK) serta sistem insentif-disinsentif. Hasil skoring menunjukkan PPTK sebagai rekomendasi utama dengan skor tertinggi karena mampu menjawab akar permasalahan melalui pengawasan berbasis kolaborasi dan teknologi. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan tata kelola pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan operasional kendaraan barang dan mendukung pencapaian transportasi kota yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Tantangan Dan Peluang Implementasi E-Government Dalam Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Sinjai Muhammad Lutfi; Mursak; Muhlis Hajar Adiputra; Fitriani
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.430

Abstract

This study aims to analyze the challenges and opportunities of e-government implementation in improving transparency and accountability in village governance in Sinjai Regency. The research employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, documentation, and Focus Group Discussions (FGD), and analyzed using N-Vivo software. The findings indicate that e-government adoption in villages in Sinjai Regency remains at an early to intermediate stage. Implementation is largely dominated by mandatory applications such as SISKEUDES and SIPADES, along with the use of village websites and social media for information dissemination. The implementation has positively contributed to greater transparency in financial management and village programs, as well as strengthened administrative accountability and public trust. However, several challenges persist, including limited digital infrastructure, low human resource capacity, resistance to change, and budget constraints. Nevertheless, opportunities remain through service system integration, capacity building for village officials and communities, and stronger policy support from the local government. Strengthening these aspects is essential to achieve transparent, accountable, and responsive village governance
Transformasi Digital Dalam Administrasi Publik: Dampaknya Terhadap Pelayanan Publik Di Bidang Ekonomi Inne Miftah Dewi; Wiga Ayu Desamanita; Abdurrahman Arif
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.444

Abstract

Digital transformation in public administration has become a strategic agenda for improving the quality of public services, particularly in the economic sector. However, its implementation in Indonesia still faces several challenges, including the digital divide, limited technological infrastructure, and insufficient human resource capacity and digital literacy. This study aims to analyze the impact of digital transformation in public administration on public service delivery in the economic sector and to identify the factors influencing its effectiveness. This research employs a qualitative approach using a literature review method by examining relevant national and international scholarly sources. The findings indicate that digital transformation contributes to improving service efficiency, enhancing transparency and accountability, and expanding public access to services. In addition, digitalization plays a role in creating public value through increased ease of doing business and economic activities. However, these benefits are not evenly distributed due to disparities in digital access and institutional capacity. This study concludes that the success of digital transformation in public administration depends on infrastructure readiness, human resource capacity, and the integration of sustainable policies
Responsivitas Pelayanan Trans Jogja terhadap Kebutuhan Mobilitas Lansia di Kota Yogyakarta Sulha Baco
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.445

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia) menuntut penyediaan layanan transportasi publik yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mobilitas kelompok tersebut. Namun dalam praktiknya, aksesibilitas layanan transportasi publik bagi lansia masih menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek fasilitas, pelayanan, maupun kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis responsivitas pelayanan Trans Jogja terhadap kebutuhan mobilitas lansia di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengguna lansia, pengemudi bus, serta petugas layanan Trans Jogja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan Trans Jogja telah memberikan kemudahan akses transportasi melalui sistem pelayanan yang relatif sederhana, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Konsep layanan sekali bayar sampai tujuan juga menjadi salah satu faktor yang memudahkan lansia dalam menggunakan transportasi tersebut. Namun demikian, tingkat responsivitas layanan terhadap lansia belum sepenuhnya optimal. Beberapa kendala yang masih ditemukan antara lain keterbatasan fasilitas tempat duduk khusus bagi lansia di dalam bus, kondisi halte yang belum sepenuhnya memberikan kenyamanan terhadap panas dan hujan, serta masih terbatasnya perhatian petugas terhadap kebutuhan khusus pengguna lansia. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas fasilitas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan kebijakan transportasi publik yang lebih ramah dan inklusif bagi lansia.