Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BIDANG PARIWISATA DI DESA TEMAJUK KECAMATAN PALOH, KABUPATEN SAMBAS, KALIMANTAN BARAT TAHUN 2021 Adzan, Galuh Efnol; Ningrum, Sinta; Buchari, Rd. Ahmad
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 2 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i2.41530

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat di bidang pariwisata di Desa Temajuk telah berlangsung sejak dirumuskannya Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah Kabupaten Sambas pada 2016. Program Pemberdayaan Masyarakat ini ditujukan kepada masyarakat sadar wisata, terutama masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata Pesona Bahari Desa Temajuk. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi serta menganalisis program pemberdayaan masyarakat dibidang pariwisata di Desa Temajuk yang dalam menjalankan program ini Desa Temajuk berada di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal menjadikannya semakin kompleks dengan gejala sosial yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana peneliti mendapatkan informasi dengan metode purposive dengan mewawancarai narasumber yang kompeten. Untuk mengukur keberhasilan program pemberdayaan ini, peneliti menggunakan empat indikator, yakni indikator masukan, indikator proses, indikator hasil, dan indikator dampak. Indikator ini nantinya menjadi poin pembahasan yang akan ditarik kesimpulan bahwa program pemberdayaan ini sudah berjalan dengan efektif, namun masih memiliki beberapa kendala yang harus dihadapi terutama terkait intensitas yang kurang, kurangnya anggaran untuk program tersebut, prioritas masyarakat dalam mengikuti program, pola pikir masyarakat serta fasilitas penunjang program pemberdayaan. The Community Empowerment Programme in tourism in Temajuk Village has been going since the formulation of the Sambas Regency Regional Tourism Development Master Plan in 2016. This Community Empowerment Programme is aimed at tourism-aware communities, especially communities who are members of the Kelompok Sadar Wisata (Tourism Awareness Group ) Pesona Bahari in Temajuk Village. This article aims to evaluate and analyse the community empowerment program in the field of tourism in Temajuk Village which in running this program Temajuk Village is in the Frontier, Outermost, and Disadvantaged areas making it more complex with existing social symptoms. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach, where researchers obtain information using a purposive method by interviewing competent sources. To measure the success of this empowerment programme, researchers used four indicators, namely input indicators, process indicators, outcome indicators, and impact indicators. This indicator will later become a discussion point that will draw the conclusion that this empowerment programme has been running effectively, but still has several obstacles that must be faced, especially related to lack of intensity, lack of budget for the programme, community priorities in participating in the programme, community mindset and facilities supporting the empowerment programme.Key word: Program, Empowerment, Tourism
Etika Penggunaan Artificial Intelligence dalam Penulisan Karya Ilmiah Adzan, Galuh Efnol; Azhar, Azhar
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 4 (2024): JUPIN November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.874

Abstract

Beberapa tahun ke belakang, penggunaan artificial intelligence atau AI sudah banyak dimanfaatkan untuk memudahkan kegiatan manusia. Penggunaan AI juga mudah ditemukan dalam bidang akademik, terutama penulisan karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk melacak manfaat dari AI berdasarkan fungsinya dan limitasi dari AI sehingga peneliti dapat merumuskan cara penggunaan AI yang etis dan berintegritas dalam dunia akademis. Penelitian ini menggunakan studi literatur di mana peneliti menelusuri database yang bersumber dari Scopus dan JSTOR dan menemukan 12 artikel jurnal, 2 buku, dan 1 laporan ilmiah yang berkaitan dengan etika penggunaan AI sebagai sumber data dan informasi yang relevan dengan penelitian ini. Hasil analisis pada sumber literatur tersebut menunjukkan bahwa ditemukan beberapa fungsi AI yang berkaitan dengan penggunaannya dalam bidang akademik dan penulisan karya ilmiah. Selain itu, juga terdapat limitasi dari AI yang menggambarkan keterbatasan kemampuan AI dalam menganalisis sesuatu dalam konteks penelitian dan penulisan karya ilmiah. Namun, penggunaan AI dalam penulisan karya ilmiah bukanlah hal terlarang, akan tetapi penggunaan AI harus dapat dibatasi untuk hal-hal tertentu, seperti menggagas ide, merancang outline, alat bantu analisis dan ekstraksi data/informasi, dan pengecekan tata bahasa. Selain itu, seorang peneliti juga harus menunjukkan integritas akademiknya dengan menampilkan apa saja yang merupakan hasil dari AI dan dibedakan dengan hasil pemikiran oleh peneliti. Penelitian ini dapat berkontribusi sebagai panduan etis dari penggunaan AI dalam penulisan karya ilmiah.
Strategi Pengembangan Kebijakan Pariwisata di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu Tahun 2025 Wijayanti, Zetia; Pratiwi, Novitry; Adzan, Galuh Efnol
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 25, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v25i2.6175

Abstract

The purpose of this study is to analyze the tourism policy development strategy in Rejang Lebong Regency by identifying strengths, weaknesses, opportunities and threats, namely SWOT analysis so that it can produce a tourism policy development strategy using 4 components of tourism development, namely attraction, amenities, accessibility, and ancillary service. The method used is a literature review from various sources related to the tourism policy development strategy in previous studies, government reports and the mass media. The results of this study found that the tourism policy strategy in Rejang Lebong Regency is still not optimal. This is evidenced by the many tourist attractions that are not equipped with supporting facilities and infrastructure, such as toilets, parking lots, and other public facilities.
Tata Kelola Adaptif dalam Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Muaro Jambi Pratiwi, Novitry; Adzan, Galuh Efnol; Wijayanti, Zetia
Jurnal Publisitas Vol 12 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37858/publisitas.v12i1.589

Abstract

qualitative descriptive and literature study, secondary data analysis, and a review of the implementation of Jambi Provincial Regulation Number 2 of 2016. The results show that the collaboration aspect has been realized through multi-stakeholder synergy, although there are still weaknesses in the role of the private sector in control. Flexibility is reflected in the adaptation of local government strategies, the involvement of Manggala Agni, and the regulation of Perda Number 2 of 2016 which provides room for policy adjustments. Meanwhile, the learning aspect still faces obstacles because previous fire experiences have not been fully integrated into sustainable policies. This is evident in the increasing number of hotspots in 2025 even though the regulation has been implemented. Thus, adaptive governance in Muaro Jambi Regency still needs to be strengthened, particularly in optimizing institutional learning mechanisms to be able to respond to the dynamics of forest and land fire risks more effectively. It is recommended to strengthen evaluation, actively involve the private sector, increase community capacity, utilize real-time data, and conduct regular evaluations in the implementation of Regional Regulation No. 2 of 2016 to support more adaptive and sustainable forest and land fire prevention and control governance.
Implementasi Kebijakan Dalam Pengelolaan Desa Wisata Widosari Mutiara Nazarani, Monica; Yosefin Eurolia, Ratna; Magdalena Nababan, Natalia; Damayanti , Suryani; Imania, Katriza; Efnol Adzan, Galuh; Maulidya, Ade
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi kebijakan pengelolaan Desa Wisata Widosari di Kabupaten Kulon Progo yang menerapkan pendekatan pariwisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism/CBT). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan kebijakan menggunakan model Charles O. Jones yang meliputi aspek organisasi, interpretasi, dan aplikasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, berita, artikel, serta dokumen kebijakan pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Desa Wisata Widosari telah berjalan efektif melalui pemanfaatan sumber daya lokal, peran aktif Pokdarwis, serta dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan atraksi wisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Implementasi prinsip Community-Based Tourism memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan dan pelestarian budaya lokal. Implementasi kebijakan di Desa Wisata Widosari telah berkontribusi dalam memajukan desa wisata yang berdaya secara ekonomi dan sosial
Kebijakan Pengembangan Pariwisata Sungai Musi di Pasar 16 Ilir Kota Palembang Adzan, Galuh Efnol; Pratiwi, Novitry; Wijayanti, Zetia
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 1 (2026): January
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i1.795

Abstract

Sungai Musi merupakan aset pariwisata strategis Kota Palembang yang menghadapi tantangan kompleks dalam pengelolaan kawasan tepian sungai, khususnya di Pasar 16 Ilir sebagai destinasi wisata kuliner dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur untuk menganalisis tiga masalah krusial: pengelolaan sampah yang tidak optimal, proliferasi bangunan semi permanen di atas permukaan sungai, dan buruknya sanitasi yang berdampak pada kontaminasi air. Penelitian ini mengintegrasikan kerangka teoritis infrastruktur hijau, pariwisata berbasis masyarakat, dan model pariwisata 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary) dengan konteks kearifan lokal Palembang. Temuan menunjukkan bahwa solusi berbasis alam (nature-based solutions) yang dikombinasikan dengan tata kelola partisipatif dan peningkatan komponen 4A telah berhasil diterapkan di koridor sungai Jakarta, Kuala Lumpur, dan kota-kota lain di Asia Tenggara. Penelitian ini merekomendasikan paket kebijakan terintegrasi untuk Pemerintah Kota Palembang yang mencakup regulasi zona penyangga riparian, investasi infrastruktur terminal dan sanitasi, pembentukan koperasi pedagang, serta pilot program pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Analisis Alternatif Kebijakan Dalam Upaya Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik Di Kawasan Kambang Iwak Kota Palembang Mifouly Fadly Anesti; Raisyah Nazwa Meidina; Mustika Az Zahra Salsabila; Naurah Athaillah; Galuh Efnol Adzan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6747

Abstract

Permasalahan penggunaan kantong plastik sekali pakai menjadi isu lingkungan yang semakin penting di kawasan perkotaan akibat meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat. Kawasan Kambang Iwak Kota Palembang sebagai ruang publik dengan aktivitas perdagangan dan rekreasi yang tinggi menghadapi permasalahan tingginya penggunaan kantong plastik serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik di Kawasan Kambang Iwak Kota Palembang, mengidentifikasi faktor penyebab implementasi kebijakan belum berjalan optimal, serta merumuskan alternatif kebijakan yang lebih efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengunjung, pelaku usaha, serta pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta analisis kebijakan menggunakan pendekatan Multi Criteria Decision Analysis (MCDA) dan Cost-Effectiveness Analysis (CEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya penggunaan kantong plastik dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat, rendahnya kesadaran membawa tas belanja sendiri, serta ketergantungan pedagang terhadap kantong plastik. Hasil evaluasi kebijakan menunjukkan bahwa alternatif kebijakan membawa tas belanja sendiri memperoleh skor tertinggi sebesar 4,05 dan memiliki efektivitas paling tinggi dalam mengurangi penggunaan kantong plastik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis perubahan perilaku lebih efektif diterapkan dibandingkan pendekatan berbasis pembatasan atau disinsentif biaya. Dengan demikian, kebijakan membawa tas sendiri direkomendasikan sebagai alternatif kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam mengurangi penggunaan kantong plastik di Kawasan Kambang Iwak.
Analisis Implementasi Kebijakan Pariwisata di Kawasan Perbatasan : (Studi Kasus Desa Temajuk, Kabupaten Sambas) Galuh Efnol Adzan; Novitry Pratiwi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.7205

Abstract

Desa Temajuk memiliki potensi pariwisata lintas batas yang strategis sebagai wujud dari pendekatan kesejahteraan di kawasan perbatasan, namun pengembangannya membutuhkan intervensi dan tata kelola yang komprehensif dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi secara mendalam terkait implementasi kebijakan pariwisata di Desa Temajuk dengan menggunakan parameter Teori Implementasi Kebijakan Publik gagasan George Edward III. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berdesain studi kasus deskriptif analitis, yang mengumpulkan data melalui triangulasi dari dokumen akademik, studi kepustakaan, dan observasi lapangan terhadap pengelola akomodasi dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi komunikasi masih terhambat oleh blank spot sinyal seluler dan konflik sektoral kelembagaan di tingkat desa. Pada dimensi sumber daya, postur fiskal daerah yang terbatas memicu krisis infrastruktur dasar dan menghambat peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Dimensi disposisi menunjukkan sebuah anomali di mana kebijakan proteksionis berupa moratorium lahan untuk warga lokal justru menghambat turunnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi investor. Selain itu, dimensi struktur birokrasi dinilai masih terlalu sentralistik dan memiliki standar operasional yang kaku, sehingga menyulitkan legalitas usaha akomodasi kelas mikro atau homestay. Pemerintah daerah Kabupaten Sambas diwajibkan untuk segera mendebirokratisasi layanan perizinan dan memperkuat infrastruktur dasar agar Desa Temajuk tidak tertinggal dari akselerasi ekonomi perbatasan.
Pemberdayaan dan Pemasaran Digital Produk Bekasam dalam Pemanfaatan Aliran Sungai di Bendungan Perjaya Trecy Austin; Rindy Putri Hapsari; Galuh Efnol Adzan; Raditya Dwi Pangestu; Adit Akbar Pratama
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7590

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di sekitar Bendungan Perjaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dengan fokus pada penguatan usaha olahan tradisional bekasam sebagai kuliner khas daerah. Permasalahan utama mitra meliputi belum terbentuknya kelembagaan usaha mandiri, lemahnya manajemen dan pemasaran, keterbatasan inovasi kemasan, serta minimnya promosi digital. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan manajemen, keuangan, dan pemasaran berbasis teknologi digital, serta membentuk kelompok usaha bersama yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis dan manajerial, penerapan teknologi pengemasan modern, digitalisasi promosi melalui media sosial dan marketplace, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam produksi, pengemasan, dan pemasaran bekasam secara higienis dan menarik, terbentuknya kelompok usaha mandiri, serta meningkatnya penjualan dan jangkauan pasar. Selain berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga, program ini juga berkontribusi terhadap pelestarian budaya kuliner lokal dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis sumber daya perairan. PKM ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan ekonomi lokal.
Analisis Alternatif Kebijakan Peningkatan Kepatuhan Jam Operasional Mobil Barang Di Kawasan Pelabuhan Boom Baru Kota Palembang Natasya Alvionita Alvionita; Mutia Sabila; Devi Auliya Sari; Dika Meisaroh; Dina Lestari; Galuh Efnol Adzan
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.425

Abstract

Pengaturan jam operasional mobil barang di Kota Palembang telah ditetapkan melalui Peraturan Walikota (Perwali) Kota Palembang Nomor 26 Tahun 2019 untuk menjaga kelancaran, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas, khususnya di kawasan Pelabuhan Boom Baru. Namun, temuan observasi menunjukkan pelanggaran masih terjadi secara signifikan. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas implementasi kebijakan tersebut, mengidentifikasi faktor penyebab pelanggaran, serta merumuskan alternatif kebijakan yang lebih aplikatif. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan 21 kendaraan barang melanggar jam operasional dalam kurun 15.10-17.00 WIB, menandakan lemahnya pengawasan, minimnya pemanfaatan teknologi, serta adanya kesenjangan persepsi antara aparat dan kondisi faktual. Dampaknya meliputi peningkatan risiko kecelakaan, kemacetan, serta kerusakan infrastruktur jalan. Berdasarkan evaluasi kebijakan menggunakan kriteria Patton & Sawicki, substansi regulasi dinilai memadai, namun implementasi tidak efektif. Dua alternatif kebijakan ditawarkan, yaitu Program Pengawasan Terpadu dan Koordinasi (PPTK) serta sistem insentif-disinsentif. Hasil skoring menunjukkan PPTK sebagai rekomendasi utama dengan skor tertinggi karena mampu menjawab akar permasalahan melalui pengawasan berbasis kolaborasi dan teknologi. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan tata kelola pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan operasional kendaraan barang dan mendukung pencapaian transportasi kota yang aman, efisien, dan berkelanjutan.