cover
Contact Name
Halimatusadiyah
Contact Email
h5tussadiyah08@gmail.com
Phone
+6282390245548
Journal Mail Official
jurnalslumpts@sttdumai.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai Jalan Utama Karya Bukit Batrem II Dumai, Riau, 28811
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 29639085     EISSN : 29631726     DOI : https://doi.org/10.52072/slumptes.v2i1
Manajemen Rekayasa Konstruksi, Struktur, Transportasi, Sumber daya air, Geoteknik, MK3, Teknik Lingkungan.
Articles 92 Documents
Analisa Produktivitas Alat Berat Bulldozer Pada Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Peningkatan Jalan Simpang Batang – Lubuk Gaung Santika Putri, Fezi; Abdillah, Nuryasin; Azis, Azwan
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1116

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi yang sudah semakin baik membuat kebutuhan akan alat berat pada setiap proyek konstruksi semakin tinggi. Alat berat memiliki nilai efisiensi yang tinggi. Namun, biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan alat berat cukup mahal. Oleh karena itu, pemilihan penggunaan alat berat sangat berpengaruh terhadap efisiensi pekerjaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat berat bulldozer untuk dapat menentukan durasi dan total harga penggunaan alat berat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini merujuk pada analisa bina marga alat berat. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan didapat untuk alat berat bulldozer type CAT D3C didapatkan waktu siklus sebesar 2,923 menit dengan nilai produktivitas sebesar 24,285 m3/jam. Sedangkan untuk alat berat bulldozer type CAT D6D didapatkan waktu siklus sebesar 1,817 menit dengan nilai produktivitas sebesar 83,095 m3/jam. Total biaya yang dibutuhkan pada penggunaan alat berat bulldozer untuk dapat menyelesaikan pekerjaan timbunan dengan volume 57.285,45 M3 dapat diselesaikan dalam 67 hari dengan menggunakan 2 buah alat berat bulldozer yaitu 1 unit small bulldozer Caterpillar D3C dan 1 unit medium bulldozer Caterpillar D6D dengan biaya sebesar Rp 749.857.300,00.
Analisis Kapasitas Dukung Pondasi Tiang Pancang Tunggal dari Uji Kerucut Statis (Cone Penetration Test, CPT) Berdasarkan Bentuk dan Ukurannya Reza Maulana, M. Rendi; Srihandayani, Susy`; Azis, Azwan
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1142

Abstract

Pondasi merupakan elemen penting dalam struktur bangunan yang berfungsi menyalurkan beban dari bangunan ke lapisan tanah dibawahnya. Keberhasilan suatu bangunan sangat bergantung pada kemampuan pondasi untuk mendukung beban yang diterima dan menahan kemungkinan penurunan yang dapat terjadi. Salah satu jenis pondasi yang umum digunakan adalah pondasi tiang pancang, yang dipilih karna kemampuannya untuk menahan beban berat dan kondisi tanah yang cenderung bervariasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif analisis kapasitas dukung pondasi tiang pancang dilakukan secara manual dengan menggunakan metode langsung dengan data pengujian yang didapatkan dilapangan berupa, hasil sondir CPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kapasitas dukung pondasi tiang pancang tunggal dari uji kerucut statis CPT berdasarkan bentuk dan ukurannya dengan kedalam 12 meter dibawah permukaan tanah. Lingkaran: memungkinkan distribusi tekanan yang merata, ideal untuk pondasi yang memerlukan stabilitas tinggi. Persegi: Menyediakan sudut tumpuan yang lebih baik, cocok untuk pondasi yang membutuhkan kekuatan lateral. Segitiga: efektif dalam mengarahkan beban ke bawah, sering digunakan untuk aplikasi struktural yang memerlukan ketahanan terhadap gaya tarik. Masing-masing bentuk memiliki karakteristik unik yang mempengaruhi daya dukung dan desain pondasi secara keseluruhan. Dari hasil penelitian didapat nilai daya dukung tertinggi dengan bentuk persegi, dikarenakan luas penampangnya lebih besar dari luas penampang lainnya.
Analisis Efektivitas Adsorben Campuran Crumb Rubber Sludge dengan Tatal Karet untuk Penyisihan Parameter Pencemar Air Limbah Industri Crumb Rubber kasman, Monik; Rani, Dwi Puspita
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1166

Abstract

Pengolahan air limbah industri crumb rubber dengan sistem lumpur aktif menghasilkan limbah berupa lumpur padat (Crumb Rubber Sludge) yang membutuhkan penanganan. Industri crumb rubber juga menghasilkan limbah padat lainnya berupa tatal karet yang tidak diolah kembali. Pada proses pengolahannya, selain industri crumb rubber yang menghasilkan limbah padat, terdapat industri kelapa sawit yang juga menghasilkan limbah padat berupa abu sawit. Salah satu cara untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh limbah padat indutri adalah dengan memanfaatkan limbah tersebut sebagai adsorben. Adsorben adalah suatu padatan yang memiliki fungsi untuk menyerap suatu komponen tertentu dari suatu larutan. Air limbah industri crumb rubber merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Paramater kunci air limbah industri crumb rubber salah satunya BOD (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand) dan TSS (Total Suspended Solid). Apabila parameter tersebut nilainya melebihi baku mutu dan tidak dilakukan pengolahan, berpotensi menyebabkan pencemaran khususnya sungai sebagai badan air penerima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorben modifikasi Crumb Rubber Sludge dan tatal karet (CT) dapat dijadikan adsorben dengan daya serap yang tinggi, sehingga nilai persentase penyisihan berada diatas 80% dengan menggunakan variasi massa 0.5 gr, 1gr, dan 1,5 gr dengan waktu kontak 90 menit pada kecepatan pengadukan 120 rpm.
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Dengan Metode PKJI 2014 Syamsuir, Elvi; Srihandayani, Susy`; Wati, Zuly; Azani, Rati
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1217

Abstract

Simpang Empat Pekan Selasa yang terletak di Kecamatan Sicincin Hilir,Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Berdasarkan observasi yang telah dilalukan didapatkan beberapapermasalahan di sekitar simpang, di sekitar persimpangan terdapat tokoh, pedagang kaki lima, warung makan dan tempat kegiatan angkutan umum menaikan dan menurunkan penumpang di sekitar persimpangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari solusi alternatif untuk meningkatkan kinerja simpang tersebut. . Hasil dari analisis menunjukan cara paling tepat untuk menangani permasalahan yang ada pada Simpang Empat Pekan Selasa yaitu ada pada alternatif ketiga. Dengan cara mempelebar lengan simpang arah Timur dan arah Barat dan pemasangan APILL, diharapkan bahwa tingkat layanan persimpangan tersebut akan meningkat. Dari analisi yang di dapatkan ( c ) 2588,47 ekr/jam, DS 1,19, (T) 33,63 detik/skr, (PA%) = 70% - 90% Pelayanan F.
Analisis Pencahayaan Menggunakan Dialux Evo pada Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon Heriadi, Mul Fadia Fahira; Sangadji, Fauzan A.; Buyang, Christy G.
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i2.1426

Abstract

Berdasarkan pengambilan data lapangan yang telah dilakukan menggunakan Lux Meter Kuber AS803 data yang diperoleh menunjukkan bahwa beberapa ruang kuliah pada lantai 1, 2, dan 3 memiliki pencahayaan yang bervariasi. Misalnya, ruang Studio PWK di lantai 1 memiliki nilai iluminasi sebesar (22) lux, yang belum sesuai dengan Standar SNI yang merekomendasikan nilai iluminasi untuk ruang studio sebesar 350 Lux. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencahayaan di Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon dengan menggunakan perangkat lunak DIALux Evo. Tingkat pencahayaan yang diukur adalah pencahayaan alami dan pencahayaan buatan untuk mengetahui apakah sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-6575-2001 tentang tingkat pencahayaan minimum yang direkomendasikan untuk lembaga pendidikan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan pengukuran menggunakan lux meter, pengukurn menggunakan lux meter dilakukan untuk mengetahui data awal pada setiap ruangan. Data primer meliputi dimensi ruangan, spesifikasi lampu, dan kondisi eksisting Gedung, dan data sekunder diperoleh dari literatur pendukung. Hasil simulasi menunjukkan bahwa beberapa ruang kuliah dan ruang dosen belum memenuhi standar SNI. Pada pencahayaan alami, nilai lux bervariasi tergantung waktu pengukuran, intensitas tertinggi terjadi pada siang hari dan menurun pada sore hari. Pada pencahayaan buatan, rata-rata nilai lux di lantai 1 adalah 114,73 lux, lantai 2 adalah 151,72 lux, dan lantai 3 adalah 71,34 lux, yang masih di bawah nilai standar SNI yang direkomendasikan untuk ruang kuliah yatu (250 lux). Faktor penyebab rendahnya pencahayaan adalah kurangnya jumlah titik lampu dan daya lampu yang rendah. Penelitian ini merekomendasikan penambahan titik lampu, peningkatan daya lampu, serta optimalisasi desain pencahayaan menggunakan DIALux Evo agar memenuhi standar SNI.
Analisis Tingkat Kecelakaan Kerja Pada Perumahan Bumi Kangenan Cluster dan Perumahan Grand Bazaraya Permai di Kabupaten Pamekasan Menggunakan Metode AHP Zabadi, Fairus; Asmaroni, Dedy
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i2.1755

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga sebelumnya yang merupakan penyebab terhambatnya proyek kontruksi. Menurut data statistik BPJS ketenagakerjaan jumlah kecelakaan kerja pada tahun 2024 mencapai 115.120 kasus. Jumlah kecelakaan kerja tersebut sebagian besar atau sekitar 65,18% terjadi di dalam perusahaan saat bekerja, sedangkan 10,35% terjadi diluar perusahaan dan 21,20% merupakan kecelakaan lalu lintas yang dialami pekerja. Objek yang akan dibahas adalah tingkat kecelakaan kerja pada proyek konstruksi perumahan dari objek tersebut akan di analisis tingkat kecelakaan kerja pada proyek konstruksi perumahan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan dibantu dengan aplikasi pendukung yaitu Expert Choice. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah semua pihak yang terlibat dari masing-masing proyek konstruksi perumahan, seperti pihak kontraktor, konsultan perencana, tenaga kerja, dan developer masing-masing proyek konstruksi perumahan. Berdasarkan data yang diperoleh diketahui jumlah kontraktor 2 orang, konsultan perencana 2 orang, tenaga kerja 40 orang dan developer 5 orang dari masing-masing proyek perumahan.
Penilaian Kondisi Jembatan Wai Tomu 1 Menggunakan Pedoman Pemeriksaan Jembatan No 01/P/BM/2022 Dan Estimasi Biaya Pemeliharaan Rumatamerik, Yasir; Sangadji, Fauzan A; Wangean, Febrino
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i2.1758

Abstract

Jembatan merupakan bagian vital jalan yang berfungsi sebagai penghubung yang akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan ketika jembatan mengalami kerusakan. Diperlukan pemeriksaan berkala pada jembatan untuk mengetahui kondisi jembatan serta mengevaluasi biaya pemeliharaan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis data dari hasil pemeriksaan jembatan Wai Tomu I menggunakan Pedoman Pemeriksaan Jembatan No 01/P/BM/2022. Pedoman Pemeriksaan Jembatan ini juga merupakan metode pemeriksaan jembatan yang telah ditetapkan oleh Dirjen Bina Marga sebagai sarana untuk membantu pemerintah dalam pembangunan dan desentralisasi. Selain itu, Pedoman Pemeriksaan Jembatan tahun 2022 digunakan sebagai penentu skala prioritas dalam pemeliharaan jembatan. Penelitian ini dilakukan pada Jembatan Wai Tomu I yang melintasi Sungai. Setiap elemen dinilai dengan poin 0 dan 1 sesuai dengan level yang ada, yakni level 5 (terendah) hingga level 1 (tertinggi) yang berarti jembatan mengalami kerusakan total. Terdapat 5 kategori dalam penilaian jembatan yaitu Struktur (S), Kerusakan (R), Kuantitas (K), Fungsi (F), dan Pengaruh (P), serta menghitung kuantitas kerusakan dan total kuantitas elemen. Selanjutnya, kelima kategori tersebut akan dijumlahkan untuk memperoleh nilai kondisi jembatan dengan nilai 0 (baik), 1 (rusak ringan), 2 (rusak sedang), 3 (rusak berat), 4-5 (kritis atau runtuh). Setelah diperoleh nilai kondisi, selanjutnya yaitu menghitung biaya penaganannya. Hasil dari penelitian dengan menggunakan cara skrining ini diperoleh Jembatan Wai Tomu I memperoleh nilai 2 (rusak sedang), dengan biaya pemeliharaan sebesar Rp. 64.651.908,63.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pembangunan Gedung Teknik Sipil - ITMG Prastya, Adi; Yusno, Zaharani; Gusra, M. Hafizh; Lauriency, Sonya Ostha
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i2.1826

Abstract

Proyek konstruksi yang dilaksanakan di lingkungan kampus aktif memerlukan perhatian khusus terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karena tingginya potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat membahayakan pekerja maupun sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan K3 pada pembangunan Gedung Teknik Sipil Institut Teknologi Mitra Gama (ITMG). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi langsung di lapangan serta studi literatur berdasarkan peraturan K3 yang berlaku. Penilaian dilakukan terhadap beberapa aspek K3, meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), ketersediaan rambu-rambu keselamatan, kondisi area kerja, pengawasan K3, dan dokumentasi K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan K3 pada proyek pembangunan Gedung Teknik Sipil ITMG mencapai 53%, yang berada pada kategori kurang. Meskipun penggunaan APD oleh pekerja tergolong cukup baik, tidak ditemukannya rambu-rambu keselamatan di area proyek menjadi faktor utama rendahnya tingkat penerapan K3. Selain itu, keterbatasan pengawasan dan dokumentasi K3 turut memengaruhi kinerja keselamatan kerja. Oleh karena itu, peningkatan penerapan K3 melalui pemasangan rambu keselamatan, penguatan pengawasan, serta perbaikan sistem dokumentasi K3 sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan mendukung keberhasilan proyek konstruksi di lingkungan kampus.
Analisis Kondisi Jalan Simpang Poros Menuju Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir Arvin; yunarto, apriadi; Ramli, Wan; Prastya, Adi
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Simpang Poros merupakan salah satu ruas jalan utama yang berfungsi sebagai akses penghubung menuju Kecamatan Bangko Pusako. Keberadaan jalan ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi wilayah. Kondisi perkerasan dan kelengkapan fasilitas lalu lintas pada Jalan Simpang Poros sangat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting Jalan Simpang Poros menuju Kecamatan Bangko Pusako ditinjau dari fungsi jalan, kondisi perkerasan, serta fasilitas pendukung lalu lintas. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Jalan Simpang Poros berfungsi sebagai jalan kolektor dengan volume lalu lintas yang cukup padat pada waktu tertentu namun demikian, masih ditemukan kerusakan perkerasan dan keterbatasan rambu serta marka jalan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan tingkat pelayanan jalan oleh karena itu diperlukan peningkatan kualitas jalan secara bertahap untuk menunjang konektivitas wilayah Kecamatan Bangko Pusako.
Sebaran Jejak Karbon di Pemukiman Kelurahan Rawasari Kota Jambi kasman, Monik; Riyanti, Anggrika; M. Riski Pratama; wetri febrina
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i2.1843

Abstract

Perubahan iklim global salah satunya disebabkan oleh meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas permukiman, khususnya konsumsi energi dan pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran jejak karbon dari aktivitas permukiman serta memetakan sebarannya di Kelurahan Rawasari, Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah perhitungan emisi berdasarkan pedoman IPCC 2006 dengan lingkup aktivitas konsumsi listrik, penggunaan LPG, dan timbulan sampah rumah tangga. Analisis spasial menggunakan metode interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW) dalam perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan total emisi karbon dari 99 sampel rumah tangga sebesar 42,10 ton CO2-eq/tahun, yang terdiri atas penggunaan listrik sebesar 38,14 ton CO2-eq (90,60%), penggunaan LPG sebesar 2,95 ton CO2-eq (7,01%), dan timbulan sampah sebesar 1,01 ton CO2-eq (2,39%). Peta sebaran spasial memperlihatkan variasi intensitas emisi antar wilayah RT, dengan zona emisi tinggi terkonsentrasi di RT 17 dan RT 14, sedangkan wilayah dengan emisi rendah berada pada RT 03, RT 28, dan RT 05. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi energi listrik merupakan penyumbang terbesar jejak karbon di wilayah studi. Oleh karena itu, upaya mitigasi perlu difokuskan pada efisiensi energi rumah tangga dan pengelolaan sampah ramah lingkungan untuk menurunkan emisi karbon di kawasan permukiman.

Page 9 of 10 | Total Record : 92