cover
Contact Name
Halimatusadiyah
Contact Email
h5tussadiyah08@gmail.com
Phone
+6282390245548
Journal Mail Official
jurnalslumpts@sttdumai.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai Jalan Utama Karya Bukit Batrem II Dumai, Riau, 28811
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 29639085     EISSN : 29631726     DOI : https://doi.org/10.52072/slumptes.v2i1
Manajemen Rekayasa Konstruksi, Struktur, Transportasi, Sumber daya air, Geoteknik, MK3, Teknik Lingkungan.
Articles 84 Documents
Keandalan Ketebalan Konstruksi Terhadap Masa Layanan Berdasarkan Fatigue dan Lendutan Pada Kasus Jalan BTS Kampar - BTS Kota Bangkinang Jufri, Afdirman; Sentosa, Leo; Yusa, Muhamad; Muhardi; Wibisono, Gunawan; Satibi, Syawal
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i1.1414

Abstract

Ketebalan konstruksi perkerasan merupakan elemen krusial dalam menjamin masa layanan jalan yang andal di bawah pengaruh beban lalu lintas berulang dan kondisi lingkungan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keandalan ketebalan perkerasan berdasarkan analisis kelelahan (fatigue) dan deformasi permanen dengan mengacu pada metode AASHTO 1993 dan Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024. Lokasi kajian berada pada ruas jalan BTS Kampar – BTS Kota Bangkinang yang mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan. Analisis dilakukan melalui pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak KENPAVE dengan mempertimbangkan variasi faktor kerusakan kendaraan (Vehicle Damage Factor/VDF) dan tingkat pertumbuhan lalu lintas sebesar 4,83% hingga 10%. Hasil menunjukkan bahwa ketebalan konstruksi yang dirancang dengan memperhatikan kondisi lalu lintas aktual menghasilkan masa layanan yang lebih optimal. Kombinasi asumsi VDF faktual 10 tahun memberikan masa layan lebih panjang dibandingkan skenario dengan kombinasi VDF faktual 2 tahun dan normal 8 tahun. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan struktur perkerasan yang lebih andal dan berkelanjutan.
Analisis Produktivitas Alat Berat Excavator Dan Dump Truck Dengan Metode Cycle Time (Studi Kasus: Pembangunan Gudang Dan Ruko 2 Lantai di Hunuth, Ambon) Samalehu, Nurul Khainam; Sangadji, Fauzan A.; Oppier, Imran; Latuconsina, Syafruddin Ishak
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i1.1433

Abstract

Setiap proyek konstruksi memerlukan alat berat untuk beberapa jenis pekerjaan, namun tidak mencakup semua jenis alat berat yang ada. Proyek pembangunan gudang dan ruko dua lantai di Hunut, Kota Ambon, terutama pada tahap pekerjaan tanah, melibatkan penggalian dan pemuatan melibatkan alat berat dengan satu excavator dan satu dump truck untuk mendukung proses gali-muat di lokasi pekerjaan tanah. Namun, jika terjadi kerusakan pada salah satu alat berat, hal ini dapat menghambat proses penggalian dan berpotensi mengurangi produktivitas, serta memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan galian.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui nilai produktivitas yang dihasilkan excavator dan dump truck pada pekerjaan galian Proyek Pembangunan Gudang dan Ruko 2 Lantai di Hunut, Kota Ambon. Metode yang digunakan metode cycle time berupa data waktu siklus. Hasil analisis menunjukkan selama 14 hari tiap hari 9 siklus bahwa nilai rata-rata produktivitas alat berat excavator per jam adalah 132,09 m3/jam dan prouktivitas per hari dengan durasi waktu 8 jam/hari adalah 975,48 m3/hari. Produktivitas alat berat dump truck per jam adalah 8,21 m3/jam dan produktivitas per hari adalah 68,9 m3/hari. Jumlah alat berat di lapangan adalah 1 excavator dan 1 dump truck, namun dari data perhitungan memerlukan 2 unit dump truck untuk memenuhi produktivitas excavator, maka produktivitas alat berat tersebut tidak optimal.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Soekarno – Hatta Kota Payakumbuh Syamsuir, Elvi; Srihandayani, Susy; Wati, Zuly Nelriska
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i1.1502

Abstract

Pertumbuhan kendaraan di Kota Payakumbuh tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas jalan, menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan Soekarno – Hatta Kota Payakumbuh menggunakan metode PKJI 2023. Data dikumpulkan melalui survei volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan hambatan samping. Hasil analisis menunjukkan derajat kejenuhan (DS) sebesar 1,13, yang berarti ruas jalan Soekarno – Hatta Kota Payakumbuh mengalami gangguan arus lalu lintas. Hambatan samping juga tergolong tinggi akibat aktivitas parkir dan pedagang kaki lima di bahu jalan. Diperlukan penataan lalu lintas dan pengendalian aktivitas samping untuk meningkatkan kinerja ruas jalan Soekarno – Hatta Kota Payakumbuh
Analisis Kerusakan dan Rekomendasi Retrofitting pada Bangunan Kantor Wali Nagari Kajai Akibat Gempa 6,2 SR di Pasaman Barat Junnaidy, Ronny; Masdar , Astuti; Algafari, Ilvan; Asnur, Hanifa
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i1.1503

Abstract

Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pasaman Barat pada 25 Februari 2022 mengakibatkan kerusakan struktural pada berbagai bangunan, termasuk Kantor Wali Nagari Kajai. Dalam konteks rekayasa teknik sipil, diperlukan analisis kelayakan struktur untuk menilai tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi struktur bangunan pasca-gempa melalui inspeksi visual, pengujian material, serta analisis elemen struktur utama. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan kapasitas elemen struktural akibat deformasi dan retakan pada komponen beton bertulang. Berdasarkan hasil evaluasi teknis, direkomendasikan tindakan perkuatan atau rekonstruksi sebagian komponen agar bangunan kembali memenuhi standar keamanan struktural. Kajian ini memberikan dasar ilmiah dalam pengambilan keputusan teknis untuk mitigasi risiko bangunan pasca-bencana.
Perencanaan Telab Sruktur Perkerasan Kaku Pada Subgrade Yang Berdaya Dukung Rendah Studi Kasus Jl Gaharu, Basilam Baru Kota Dumai Syah, Adam; Abdillah, Nuryasin; Abrar, Aidil
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2023): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v2i1.574

Abstract

Jalan sebagai salah satu prasarana transportasi merupakan unsur penting dalam pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa, wilayah negara, dan fungsi masyarakat serta dalam memajukan kesejahteraan umum sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Lancarnya sarana perhubungan pada suatu wilayah akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan perekonomian wilayah itu sendiri, karena sistem mobilisasi barang dan jasa dapat berjalan lancar dan efesien. Perencanaan tebal suatu struktur perkerasan jalan merupakan salah satu bagian dari rekayasa jalan yang bertujuan memberikan pelayanan terhadap arus lalu lintas sehingga memberika rasa aman dan nyaman terhadap penguna jalan. Perencanaan tebal lapis perkerasan jalan dilakukan dengan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan 2017. Berdasarkan penelitian, Perencanaan perkerasan kaku (rigid pavement) menggunakan jenis perkerasan beton semen bersambung dengan tulangan. Struktur perkerasan beton direncanakan dengan menggunakan ketebalan 180 mm atau 18 cm, dan untuk pondasi bawah menggunakan lapis pondasi agregat kelas A dengan tebal 12,5 cm.Didapatkan hasil perhitungan tulangan yaitu tulangan dengan arah memanjang menggunakan tulangan diameter 12 mm, jarak 22,5 cm, sedangkan tulangan dengan arah melintang menggunakan tulangan diameter 12 mm, jarak 45 cm.
Desain Bangunan Dinding Penahan Tanah Pengaman Abrasi Pantai Type Sheet Pile ( Studi Kasus Jl Cut Nyak Dien Kota Dumai) Siregar, M. Husni Thamrin; Putra, Sony Adiya; Srihandayani, Susy
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2023): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v2i1.581

Abstract

Turap secara luas digunakan pada struktur-struktur tepi laut atau pelabuhan, melindungi pengikisan pantai, membantu menstabilkan lereng-lereng tanah, menggalang dinding parit dan galian, serta untuk dan pengelak. Untuk merancang dan menganalisa dinding turap, tidak ada sistem perhitungan yang pasti. Baik itu menggunakan sistem perhitungan manual ataupun menggunakan sistem komputerisasi (software). Sehingga perlu adanya suatu sistem perhitungan yang dapat dijadikan suatu alternatif terbaik guna mendapatkan akurasi dan kemudahan dalam perancanaan  turap yang aman dan ekonomis.Metodologi pengumpulan data merupakan tahapan yang harus dibuat sebelum melakukan penelitian. Studi literatur dengan mempelajari leteratur, buku, jurnal untuk mendapatkan gambaran mengenai analisis. Penelitian ini menggunakan perhitungan dengan metode konvensional analisis secara empiris. Dalam perhitungan ini diperlukan data-data baik berupa data primer maupun sekunder. Perencanaan konstruksi turap pada lokasi ini dapat menggunakan metode ujung tetap (fixed end method) dengan pertimbangan bahwa kedalaman penembusan turap sudah cukup dalam, sehingga tanah dibawah dasar galian mampu memberikan tahanan pasif yang cukup untuk mencegah ujung bawah turap berotasi. Ukuran profil sheet pile untuk konstruksi turap menggunakan profil turap larssen dengan tipe profil 600, dimana ukuran untuk profil 600 adalah W = 460,1695 cm³, b = 600 mm, h = 4150 mm, t = 9.5 mm, s = 9,5 mm.
Analisis Jaringan Perpipaan Air Bersih Di PDAM Tirta Terubuk Kec. Bengkalis Kab. Bengkalis (Studi Kasus: Desa Kelapa Pati dan Kelurahan Damon) Ramadhona, Witri; Putra, Sony Adiya; Halimatusadiyah
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v2i2.616

Abstract

Water is one of the needs of living things that must be met when needed. PDAM must provide maximum service to the community and be able to meet the community's demand for clean water which always increases every time, especially during peak water usage hours. This research is a case study by analyzing data. In data processing using the geometric method, exponential method and arithmetic method. The data used are population data from 2018 to 2022, data on the number of customers and water production data at PDAM Tirta Terubuk Kab. Bengkalis. The research stages include population growth projection, deviation suitability test and correlation coefficient, water demand analysis and simulation using the WaterCAD v8i program for 2037. The results showed that the calculation of clean water demand in 2037 obtained a total clean water demand in Village Kelapa Pati and Urban Village Damon of 40,914 l/s with a water loss of 20%. With a total distributed production capacity of 128 l/s, the amount of available source discharge is able to meet clean water needs until 2037. The available reservoir cannot meet the water demand. The pressure simulation results in the planning of the clean water distribution network have met the criteria, namely between 0.5 atm and 8 atm.
Perencanaan Komposisi Campuran Base dengan Menggunakan Limbah Cangkang, Bottom Ash, dan Fly Ash Chandra, Jaliusman; Abdillah, Nuryasin; Abrar, Aidil
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v2i2.626

Abstract

Fly ash and bottom ash (FABA) are materials produced from the use of coal as fuel for steam power plants, which is one of the sources of electricity generation in Indonesia. This study aims to map the physical properties of fly ash and bottom ash (FABA) mixed with ordinary heap soil as well as the chemical properties of FABA. This research was conducted in the laboratory, by testing the physical properties of the original soil and the original soil mixture with FABA in variations of the FABA addition mixture of 65%, 10% and 25%From the results of the study, the results obtained from the physical properties of the original soil based on the AASHTO method are included in soil types A-7-6, based on the USCS method, they are included in OL, namely organic silt and organic silt clay with moderate plasticity and based on the USDA method, they are included in silt clay. For the addition of fly ash and bottom ash (FABA) to the original soil, it was found that the higher the percentage of fly ash and bottom ash (FABA) to the total weight of the original soil showed an increase in optimum water content and maximum dry density tended to decrease and could change the category of soil grouping. Utilization of FABA as an additive can increase the carrying capacity of ordinary embankments.
Analisis Daya Dukung Base dengan Menggunakan Limbah Cangkang, Bottom Ash, dan Fly Ash Berdasarkan Uji CBR Laboratorium Sinurat, Berkat; Abrar, Aidil; Abdillah, Nuryasin
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v2i2.639

Abstract

One of the contributors to industrial waste in Indonesia is the Palm Oil Shell which produces a large amount of palm oil processing waste, and produces two types of waste, namely light ash (fly ash) and heavy ash (bottom ash). This test is carried out to calculate the amount of bearing capacity that can be received by the base made from waste comparisons, there are 4 comparisons different percentages, namely mixing 55% shell, 10% bottom ash and 35% fly ash, mixing 55% shell, 15% bottom ash and 30% fly ash, mixing 55% shell, 20% bottom ash and 25% fly ash, mixing 55% shell, 25% bottom ash and 20% fly ash. From the test results with different mixtures, the results obtained, that the mixture of 55% shell, 10% bottom ash and 35% fly ash, get the results of the bearing capacity for the base better than the other 3 mixtures, namely, mixing 55% shell, 15% bottom ash and 30% fly ash, mixing 55% shell, 20% bottom ash and 25% fly ash, mixing 55% shell, 25% bottom ash and 20% fly ash. This shows that with the same percentage of shell, the mixture with the addition of more fly ash than bottom ash has a better bearing capacity.
Analisis Kelayakan Spent Bleaching Earth ( SBE ) Sebagai Filler Dalam Campuran Aspal AC-WC Deadha, Fatihatul; Abrar, Aidil; Abdillah, Nuryasin
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v2i2.712

Abstract

Road damage sometimes occurs earlier than the service period, many roads are encountered that are not qualified or the quality of asphalt is low. One of the efforts to improve the quality of asphalt is by modifying the mixture in the pavement layer.  The purpose of this study was to determine the results of marshall characteristics with the use of spent bleaching earth as a substitute for filler with variations in levels of 0%,50%,55%,60%,75%,100%. The research method used is a laboratory experiment resulting from Marshall testing that has been carried out on the AC-WC layer using Spent Bleaching Earth, the stability value, flow, MQ, VIM, VMA, VFA at each SBE level cannot all meet the six Marshall characteristic values set by Bina Marga. But the SBE content of 50% and using 60/70 penetration asphalt of 6% can meet the Stability value of 867.76 kg, Flow of 4mm, VIM of 5%, VMA of 16.39%, VFA of 65.12% but the MQ value does not reach 220.11 kg / mm.