cover
Contact Name
A. M. Muslihin
Contact Email
am_muslihin@unimudasorong.ac.id
Phone
+6282344635331
Journal Mail Official
am_muslihin@unimudasorong.ac.id
Editorial Address
Ketua Penyunting A.M. Muslihin (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Wakil Ketua Penyunting Irwandi (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Penyunting Pelaksana: Lukman Hardia (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Angga Bayu Budianto (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Reviewer Fathurrahman (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Anang Triyoso (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Febrian Andi Hidayat (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Pelaksana Tata Usaha: Indri Anugrah Ramadhani (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) Fitrianti (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong)
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Etnofarmasi
ISSN : -     EISSN : 29624355     DOI : -
Core Subject : Health,
JURNAL ETNOFARMASI adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal ini yang bertujuan untuk menerbitkan serta menyebarluarkan hasil penelitian, studi, dan kajian dibidang Farmasi. JURNAL ETNOFARMASI diterbitkan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Artikel yang sudah diterima akan diterbitkan dalam bentuk online dan cetak, JURNAL ETNOFARMASI juga dapat diakses secara gratis oleh pembaca
Articles 25 Documents
PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK ETANOL 70% PELEPAH PISANG AMBON (Musa paradisiaca Var. Sapientum) DARI KABUPATEN SORONG, PAPUA BARAT Nur, Mohammad Usman; Astuti, Ratih Arum; Budiyanto, Angga Bayu; Irwandi, Irwandi
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 02 (2022): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.797 KB)

Abstract

Penelitian terkait pemanfaatan limbah sudah banyak dilakukan, salah satunya pelepah pisang ambon. Ekstrak etanol pelepah pisang ambon terbukti memiliki efek farmakologi salah satunya sebagai penyembuh luka. Untuk mengetahui tingkat keamanan dan efektivitas sediaan ekstrak pelepah pisang ambon, maka perlu dilakukan beberapa uji spesifik dan non spesifik sebagai upaya untuk menjaga kualitas mutu. Penelitian ini bertujuan mengetahui parameter spesifik yaitu penetapan kadar total fenol ekstrak etanol pelepah pisang ambon dari Kabupaten Sorong, Papua Barat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian non eksperimental. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 70%. Uji parameter spesifik berupa kadar fenolik total dengan analisis kualitatif menggunakan uji tabung dan uji KLT serta analisis kuantitatif menggunakan Spektrofotometer UV-Vis masing-masing dengan pereaksi Folin-Ciocalteu. Hasil penelitian parameter spesifik ekstrak etanol pelepah pisang ambon dari kabupaten Sorong, Papua Barat adalah sebagai berikut: hasil uji tabung dan uji KLT menunjukkan bahwa ekstrak etanol pelepah pisang ambon mengandung senyawa fenolik, flavonoid, tanin, dan saponin ; hasil penetapan kadar berupa kadar fenolik total sebesar 15,42 ± 0,159 mg GAE/g ekstrak. Parameter standar umum ekstrak tanaman obat berupa parameter spesifik uji kandungan kimia ekstrak pada penelitian ini secara umum telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Farmakope Herbal Indonesia.
ANALISIS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI EKSTRAK DAUN MIMBA (Azadirachta indica A.Juss) DENGAN METODE DPPH Muslihin, A.M.; Astuti, Ratih Arum; Irwandi, Irwandi
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 02 (2022): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.621 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul analisis aktivitas antioksidan fraksi ekstrak daun mimba (Azadirachta indica A.Juss) dengan metode DPPH. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi etanol 70% dari ekstrak etanol daun mimba (Azadirachta indica A.Juss) dengan metode DPPH. Daun mimba diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak etanol daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) di fraksinasi dengan tiga pelarut yang berbeda kepolaran yaitu n-heksan, etil asetat dan etanol 70%. Masing-masing fraksi diuji aktivitasnya terhadap radikal bebas DPPH dan diukur absorbannya menggunakan spektrofotometer visibel pada panjang gelombang 500 nm. Hasil analisis menunjukan bahwa fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi etanol 70% daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 masing-masing 1420,25 μg/mL , 642, 75 μg/mL dan 1007,34 μg/mL
PENETAPAN KADAR SARI LARUT AIR, KADAR SARI LARUT ETANOL DAN IDENTIFIKASI ALKALOID PADA EKSTRAK ETANOL 96% DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) Muslihin, A.M.; Budiyanto, Angga Bayu
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 02 (2022): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.563 KB)

Abstract

Kersen (Muntingia calabura L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang tumbuh baik di daerah tropis seperti Indonesia. Pohon kersensangat mudah tumbuh tanpa penanaman khusus seperti tempat terbuka, perbukitan, hingga tepi-tepi jalan. Daun kersen juga memilikiberbagai kandungan seperti senyawa flavonoid, tannin, triterpene, saponin, polifenol yang menunjukkan adanya aktivitas antioksidan. Pada penelitian ini dilakukan penetapan kadar sari pada simplisia daun kersen menggunakan 2 jenis pelarut yaitu air dan etanol 96%dan simplisia sebanyak 5 gram pada masing masing pelarut. Berdasarkan hasil yang didapatkan kadar sari larut etanol mendapatkanhasil sebanyak 0,16% dan kadar sari larut air mendapatkan hasil sebanyak 0,96%. Penelitian ini juga dilakukan identifikasi alkaloid dan hasilnya menunjukkan bahwa Ekstrak Etanol daun Kersen (Muntingia calabura L.) positif mengandung Alkaloid.
TREN PENELITIAN BAKTERI RESISTEN PENGHASIL METALLO-BETA LACTAMASE (MBL) TERHADAP ANTIBIOTIK GOLONGAN KARBAPENEM: ANALISIS BIBLIOMETRIK Hardia, Lukman; Muslihin, A. M.
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Publikasi mengenai bakteri penghasil enzim Metallo-β-Lactamase (MBL) masih belum memadai, hal ini karena tren publikasi yang membahas topik tersebut masih minim. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tren penelitian bakteri resisten yang menghasilkan MBL dan menyebabkan resistensi terhadap karbapenem dengan menggunakan metode bibliometric analysis. Hasil penelitian diperoleh 1429 publikasi, dimana 83,2% (1189) dalam bentuk artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian dan publikasi ilmiah pertama kali dilakukan pada tahun 1990 dengan kata kunci yang paling tren digunakan ialah humans (731), microbial sensitivity tests (596), anti-bacterial agents/pharmacology (478), carbapenems/pharmacology (359), dan beta-lactamases/genetics(306). Peningkatan tren publikasi terjadi mulai tahun 2019 dengan rata-rata publikasi lebih dari 100 dokumen. China dan USA menjadi negara dengan produktifitas publikasi tertinggi. USA juga menjadi negara yang paling banyak berkolaborasu dengan negara lain, sedangkan penulis paling produktif yaitu Bonomo, Robert A dengan total publikasi sebanyak 32 kali. Sumber jurnal Antimicrobial Agets and Chemoterapy menjadi yang paling produktif dengan menerbitkan 217 publikasi, sedangkan Institusi yang paling produktif yaitu Zagreb sebanyak 550 artikel, JMI Laboratories sebanyak 363 artikel, dan Schaumburg sebanyak 356 artikel.
EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MENCIT JANTAN (Mus Muscullus) Ningrum, Indah Diah; Astuti, Ratih Arum; Hardia, Lukman
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove (Rhizophora mucronata) mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Senyawa yang terdapat dalam daun mangrove memiliki aktivitas antiinflamasi, antivirus, dan antimikroba. Berdasarkan senyawa yang dimiliki, mangrove (Rhizophora mucronata) bisa dimanfaatkan sebagai salep untuk luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sediaan salep ekstrak etanol daun mangrove terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit. Proses ekstraksi daun mangrove (Rhizophora mucronata) menggunakan metode maserasi. Pada pengujian sediaan salep dilakukan uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji viskositas. Pengujian efektivitas penyembuhan luka bakar menggunakan 5 kelompok yang terdiri dari 4 ekor mencit. Tiap kelompok diberi perlakuan berbeda yaitu K- diberi basis salep, K+ diberi betadin salep, F1 diberi salep konsentrasi 5%, F2 diberi salep konsentrasi 7,5% dan F3 diberi salep konsentrasi 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan salep memenuhi syarat standar uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji viskositas. Berdasarkan hasil uji luka bakar pada mencit sediaan salep yang paling efektif adalah sediaan dengan
EVALUASI POLA PERESEPAN OBAT ANTI HIPERTENSI Di PUSKESMAS Jannah, Aulia Mifthakul; Hardia, Lukman; Budiyanto, Angga Bayu
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kriteria pemakaian obat secara rasional meliputi tepat diagnosa, tepat indikasi penyakit, tepat pemilihan obat, tepat pasien, tepat dosis, tepat cara pemakaian, tepat interval waktu pemberian, tepat lama pemberian, serta waspada terhadap efek samping. Evaluasi peresepan obat penting dilakukan untuk mengetahui dan memastikan bahwa pasien telah menerima pengobatan yang sesuai dengan kebutuhan klinisnya, dalam dosis dan jangka waktu yang sesuai, dan dengan biaya terendah. Ketidakrasionalan peresepan masih sering ditemukan terutama di Puskesmas yang merupakan pusat pelayanan kesehatan tingkat 1, dimana obat dan dosis yang diresepkan oleh tenaga medis kurang sesuai akibat ketersediaan obat yang terbatas, dan salah satunya adalah obat hipertensi. Sehingga perlu dilakukan evaluasi pola peresepan obat antihipertensi di Puskesmas Mariat Kabupaten Sorong periode Juli – September 2022. Penelitian ini bertujuan Untuk mengevaluasi pola peresepan obat anti-hipertensi di Puskesmas Mariat Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan rekam medis sebanyak 63 resep. Hasil penelitian Evaluasi Peresepan obat Antihipertensi Di Puskesmas Mariat Kabupaten Sorong Periode Juli-September 2022 bahwa tepat obat sebanyak 100% tepat pasien sebanyak 100% tepat dosis sebanyak 100%, tepat interval waktu pemberian sebanyak 88,46%. Obat Antihipertensi yang diberikan kepada pasien adalah terapi kombinasi golongan CCB+ACEI (amlodipin + captopril) dengan persentase yaitu 25% dan selanjutnya monoterapi amlodipin sebanyak 75%, dan captopril sebanyak 0%.
AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN INGGU (Ruta angustifolia [L.] Pers) PADA TIKUS PUTIH JANTAN DENGAN METODE INDUKSI KARAGENAN DAN RADIASI UV Kusniawati, Mega Ayu; Ningsih, Dwi; Herowati, Rina
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflamasi merupakan suatu respon tubuh terhadap cedera. Salah satu tanda inflamasi adalah edema. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun inggu dan mengetahui dosis ekstrak etanol daun inggu yang memiliki aktivitas antiinflamasi paling optimal dengan metode induksi karagenan dan radiasi UV. Daun inggu diekstraksi dengan metode maserasi dengan etanol 96%. Pengujian dilakukan pada 25 ekor tikus dibagi dalam 5 kelompok yaitu kontrol negatif (CMC Na), kontrol positif (Natrium Diklofenak 4,5 mg/kg BB), ekstrak etanol daun inggu dengan dosis 25 mg, 50 mg dan 100 mg/kg BB. Pada metode induksi karagenan pengukuran aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan mengukur volume edema pada telapak kaki tikus yang diinduksi dengan lambda karagenan 0,8%. Pada metode radiasi UV pengukuran aktivitas antiinflamasi berdasarkan skor eritema akibat induksi radiasi UVB. Data yang diperoleh dilakukan analisa ANOVA dan LSD untuk mengetahui perbedaan antar kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun inggu dosis 25 mg, 50 mg dan 100 mg/kg BB mempunyai aktivitas antiinflamasi dengan metode induksi karagenan sedangkan dosis 50 mg dan 100 mg/kg BB mempunyai aktivitas antiinflamasi dengan metode radiasi UV. Ekstrak etanol daun inggu dosis 100 mg/kg BB mempunyai aktivitas antiinflamasi paling optimal dan sebanding dengan kontrol positif pada kedua metode. Kandungan yang diduga berefek sebagai antiinflamasi yaitu flavonoid dan steroid
FORMULASI DAN UJI KARAKTERISTIK STABILITAS FISIK SEDIAAN GEL SUNSCREEN EKSTRAK ETANOL BUAH MERAH (Pandanus conoideus) Fitriana, Khusnul; Irwandi, Irwandi; Muslihin, A.M.
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radiasi sinar ultraviolet yang diterima tubuh secara berlebih mengakibatkan pengaruh buruk pada kulit dapat muncul bintik hitam pada kulit, eritema, elastosis, penuaan dini, hingga dapat menghambat sistem kekebalan tubuh menjadi salah satu pemicu kenker kulit. Tumbuhan di papua yang mengandung antioksidan tinggi yaitu buah merah (Pandanus conoideus). Untuk memudahkan masyarakat dalam hal penggunaan, buah merah dapat diformulasikan menjadi sediaan gel sunscreen. Sediaan gel terpilih sebab lebih praktis mudah menyerap, membentuk lapisan film yang mudah dibersihkan dan memberikan efek rasa dingin pada kulit. Tahapan dalam penelitian ini adalah persiapan sampel, formulasi gel sunscreen konsntrasi 10 %, uji karakteristik fisik, uji stabilitas fisik dan uji in vitro sediaan gel sunscreen ekstrak etanol buah merah. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil ekstrak kental buah merah sebanyak 154,5 gram dari simplisia kering sebanyak 1000 gram sehingga rendemen ekstrak yang diperoleh adalah 15,45%. Hasil pengujian karakteristik fisik, stabilitas fisik sedian gel sunscreen ekstrak etanol buah merah konsentrasi 10 % baik. Ekstrak etanol buah merah dapat diformulasikan menjadi sediaan gel sunscreen konsentrasi 10 % memiliki karakteristik dan stabilitas fisik baik nilai SPF 23,5474 dengan kemampuan menangkal paparan sinar matahari yang baik.
UJI EFEK HIPOGLIKEMIK EKSTRAK BUAH MERAH (Pandanus conoideus L.) TERHADAP MENCIT (Mus musculus) Rahayu, Dika; Hardia, Lukman; Irwandi, Irwandi
JURNAL ETNOFARMASI Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah merah (P. conoideus L.) merupakan salah satu tanaman endemik yang secara tradisional dimanfaatkan oleh masyarakat Papua dengan cara mengambil sari buahnya dan telah digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hipoglikemik ekstrak buah merah (Pandanus conoideus L.) terhadap mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan hewan uji mencit jantan sebanyak 25 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, tiap kelompok terdiri dari 5 ekor mencit jantan. Kelompok K+ diberi glibenklamid 0,433 mg/kg BB yang disuspensikan dengan Na-CMC 2% (kontrol positif) , kelompok K- diberi Na-CMC 2% (kontrol negatif), kelompok P1, P2, dan P3 diberi ekstrak buah merah masing-masing 0,175 g, 0,35 g, dan 0,7 g. Pemberian dilakukan dengan cara peroral dengan volume pemberian 1 mL/25 g BB, dan pengukuran kadar glukosa darah dilakukan setelah menit ke 30, 60, 90, dan 120 dengan menggunakan glukometer. Hasil penelitian menunjukan adanya aktivitas hipoglikemik pada mencit jantan yang diberikan glukosa secara oral. Konsentrasi dosis yang paling efektif dan memiliki efek sebanding dengan kontrol positif suspensi glibenklamid dalam menurunkan kadar glukosa darah mencit yaitu konsentrasi dosis 0,175 gram.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (Mus muscullus) Wiwik, Wiwik Triyani; Irwandi, Irwandi; Hardia, Lukman
JURNAL ETNOFARMASI Vol 2 No 01 (2024): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove (Rhizophora mucronata) contains flavonoids, saponins and tannins. Compounds contained in mangrove leaves have antiinflammatory, anti viral and antimicrobial activites. Based on the compound, mangrove (Rhizophora mucronata) can be used an ointment for cuts. This study aims to test the preparation ofmangrove leaf ethanol extract ointment on the healing of cuts in mice. The process of extracting mangrove leaves (Rhizophora mucronata) uses the maceration method. In testing the ointment preparations, organoleptic tests, homogeneity tests, pH tests, spreadability tests and viscosity tests were carried out. Testing the effectiveness of wound healing using 5 groups consisting of 3 mice. Each group was giffen different treatment, namale K- was given an ointment base, K+ was given betadine ointment, F1 was given an ointment with a concetration of 2,5%, F2 was given an ointment with a concentration of 5% and F3 was given an ointment with a concentration of 7,5%. The results showed that the ointment met the standard organoleptic test requirements, test homogeneity, pH test, spreadability test and viscosity test. Based on the results of the incision test on mice, the most effective ointment preparation was a preparation with a concentration of 5%

Page 2 of 3 | Total Record : 25