cover
Contact Name
Mira Lestira Hariani
Contact Email
mira.hariani0103@gmail.com
Phone
+6287718070807
Journal Mail Official
tekniksipil.jki@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Jln. Pemuda No. 32, Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan
ISSN : 28283759     EISSN : 2828156X     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/jki.v11i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) merupakan kelanjutan dari Jurnal Konstruksi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon, Indonesia dengan p-issn 2085-8744. Tujuan penerbitan Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) mengakomodasi pemaparan informasi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, artikel teknis, artikel konseptual, ataupun artikel laporan studi kasus yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal ini. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) menerbitkan dua edisi per-tahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) memuat artikel terkait: ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, ilmu rekayasa hydro dan bangunan air, ilmu rekayasa transportasi dan perancangan jalan, ilmu manajemen konstruksi, serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 232 Documents
Perencanaan Geometrik Jalan Ruas Jalan Kertawangunan-Kadugede Kabupaten Kuningan Egi Rizky Yuono; Martinus Agus Sugiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3789

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Kertawangunan-Kadugede merupakan jalur utama penghubung Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Ciamis, akan tetapi pada saat sekarang ini arus lalu lintas yang melewati ruas jalan yang ada sudah dirasa memiliki volume lalu lintas yang cukup padat. Dengan direncanakannya jalan lingkar luar Kabupaten Kuningan ruas Sampora-Caracas-Panawuan-Japara-Kedungarum-Kertawangunan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, ruas jalan Kertawangunan-Kadugede ini akan sangat mendukung pada lanjutan jalan lingkar luar Kuningan yang telah direncanakan sebelumnya.Perencanaan Geometrik Jalan Ruas Jalan Kertawangunan-Kadugede direncanakan dengan maksud membangun infrastruktur baru berupa jalan lingkar luar Kuningan yang dapat mengakomodir kegiatan masyarakat dengan menyediakan alternatif baru bagi pengguna ruas jalan Provinsi sehingga memudahkan akses khususnya kendaraan umum baik dari arah Kabupaten/Kota Cirebon menuju Kabupaten Ciamis maupun sebaliknya tanpa melewati daerah Kuningan kota. Kata kunci       : Jalan, Kendaraan, Geometrik.  ABSTRACTKertawangunan-Kadugede road tour is the main route connecting the Kuningan and Ciamis District, but in the present traffic flow through roads that are already considered to have the volume of traffic is pretty solid. The planned ring road outside the Kuningan District section Sampora-Caracas-Panawuan-Japara-Kedungarum-Kertawangunan by the Government of Kuningan, Kertawangunan-Kadugede road tour will strongly support the continuation of the ring road outside the Kuningan previously planned.Geometric Road Planning Section Kertawangunan-Kadugede tour is planned with the intention of building new infrastructure in the form of a ring road outside Kuningan who can accommodate the community by providing a new alternative to the road of making it easier to access, especially public transport both from the Cirebon to Ciamis District/City or otherwise without passing through the town of Kuningan. Keywords          : road, vehicles, Geometric.
Perencanaan Jalan Alternatif Tukmudal – Kalisapu Harman Jatmiko; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3790

Abstract

ABSTRAKPerencanaan jalan alternatif merupakan salah satu upaya meningkatkan berbagai jenis kegiatan dan menunjang kelancaran lalu lintas pada daerah-daerah sehingga untuk menjangkau daerah yang satu dengan daerah yang lain lebih efisien dan efektif. Sebagai langkah awal diperlukan suatu perencanaan teknik yang cermat sehingga menghasilkan detail disain jalan yang tepat dan efisien untuk memenuhi standar yang ditetapkan.Perencanaan ini bertujuan untuk : (1) Mengalihkan arus kendaraan untuk arah Kuningan-Sumber-Palimanan ataupun arah Palimanan-Sumber-Kuningan tanpa harus melalui jalan Plered, (2) Meningkatkan mobilitas angkutan manusia dan barang di sepanjang Jalur Alternatif dan (3) Meningkatkan pelayanan prasarana transportasi kepada masyarakat pengguna jalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif evaluatif, yaitu metode studi yang mengevaluasi kondisi obyektif/apa adanya pada suatu keadaan yang sedang menjadi obyek studi. Teknik pengumpulan data digunakan adalah review dokumen dan survey lapangan, serta studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif.Kata Kunci    :  Perencanaan, Jalan Alternatif Kabupaten Cirebon ABSTRACTPlanning an alternative path is one way to increase the variety of activities and support the smooth running of traffic on these areas so as to reach a region to another region more efficient and effective. As an initial step required a careful technical planning so as to produce detailed design appropriate and efficient way to meet the standards set.This plan aims to: (1) Switch the current vehicle's direction of Brass-Source-palimanan or directions palimanan-Source-Brass without having to go through the road Plered, (2) Increasing the mobility of transport of people and goods along the Alternate Line and (3) Improve services transport infrastructure to the user community road. The method used is descriptive evaluative study evaluating the method of objective conditions / what a situation that has become the object of study. Data collection techniques used were document review and field survey and literature study. Data analysis used descriptive analysis. Keywords        : Planning, Alternative Way Cirebon 
Analisis Manajemen Kostruksi Proyek Rumah Sakit Arjawinangun Kabupaten Cirebon Itan Faizar; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3791

Abstract

ABSTRAKSetiap proyek memiliki karakteristik yang berbeda dari proyek yang satu dengan yang lainnya. Karakteristik tersebut akan berpengaruh kepada progress pekerjaan pelaksanaan dilapangan, Oleh karena itu diperlukan manajemen proyek yang baik agar tercapai sasaran tujuan proyek tersebut. Beberapa metode telah dikembangkan untuk mengatasi hal ini, Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu diantaranya adalah Metode Network Planning  seperti Metode Jalur Kritis atau Critical Path Method (CPM), Barchart dan Kurva S. Berdasrkan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Arjawinangun sampai tahap akhir kurang lebih membutuhkan biaya sebesar Rp. 10.077.485.000,00.Dengan menggunakan metode CPM dapat diketahui lintasan-lintasan kritis yang terjadi pada proyek, yaitu Pekerjaan Persiapan – Pekerjaan Tanah dan Pondasi – Pekerjaan Struktur Beton – Pekerjaan Dinding – Pekerjaan Pelapis Dinding – Pekerjaan Pelapis Lantai – Pekerjaan Kusen Pintu Jendela  – pekerjaan Plafond -  Pekerjaan Pengecatan – Pekerjaan Railling – Pekerjaan Instalasi Air – Pekerjaan Instalasi Listrik -  Pekerjaan Sanitair.Kata Kunci    : Manajemen Proyek,  Metode penelitian, Kinerja Analisis PenjadwalanCPM,  RAB, LintasanKritis.ABSTRACTEach project has different characteristics from one project to another. These characteristics will affect the progress of the implementation work in the field, therefore needed a good project management in order to achieve the objectives of the project. Several methods have been developed to overcome this, the method used in this research that include Network Planning Methods such as Critical Path Method or Critical Path Method (CPM), barchart and S Curve. Pursuant calculation Budget Plan (RAB) to complete the construction of the Hospital Arjawinangun until the final stage approximately cost of Rp. 10,077,485,000.00.             By using the CPM method is known trajectories critical that occur in the project, namely the Employment Preparation - Earthworks and Foundations - Structural Work Concrete - Jobs Wall - Work Wall Paper - Works Floor Mats - Works Frame Door Window - work ceiling - Paintwork - Railling jobs - jobs Water Installation - Electrical Installation Works - Sanitary Works.Keywords        : Project Management, Research Methods, Performance Analysis CPM Scheduling, RAB, Tracks Critical.
Pengembangan Kawasan Rumah Susun Terpadu Tiga Berlian Pegambiran Kota Cirebon Junaedi Salat; Fathur Rohman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3792

Abstract

ABSTRAKPesatnya pertumbuhan ekonomi di Kota Cirebon membuat para pendatang dari luar Kota Cirebon seperti dari Kabupaten Cirebon, Kuningan, Indramayu, dan Majalengka karena Kota Cirebon merupakan pusat ekonomi dan bisnis di wilayah timur laut Jawa Barat. Pembangunan vertikal dalam bentuk blok-blok rumah susun di Kota Cirebon merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi para pekerja industri di Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk pembangunan hunian vertikal bagi para pekerja industri. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis Strength Weakness Opportunities Threats (SWOT) untuk mengetahui kelayakan lokasi untuk dijadikan kawasan rumah susun terpadu, metode kuisioner untuk mengetahui minat para pekerja industri untuk tinggal di kawasan rumah susun terpadu, dan melakukan perencanaan gedung berupa bangunan 5 (lima) lantai yang didesain dengan sketchup serta dihitung dengan perhitungan manual yang berdasarkan SNI Perencanaan Gedung dan aplikasi ETABS sebagai perbandingan. Hasil penelitiannya yaitu pembangunan gedung rumah susun sebanyak 4 (empat) gedung dengan luas 7.410 meter persegi dengan setiap gedung terdapat 96 unit dengan luas masing-masing unit 36 meter persegi. Kata Kunci    : Pengembangan Kawasan Rumah Susun Terpadu, Analisis SWOT, Analisis Struktur.  ABSTRACT                The rapid economic growth in the city of Cirebon makes migration from outside the city of Cirebon as of Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka and Cirebon city is a center for economics and business in the northeast region of West Java. Vertical development in the form of blocks of flats in the city of Cirebon is an alternative to meet the housing needs of the industrial workers in the city of Cirebon. This study aims to vertical housing construction industry workers. In this study using the method of analysis Strength Weakness Opportunities Threats (SWOT) analysis to determine the feasibility of the location for conversion to flats integrated questionnaire method to determine the interest of industrial workers to stay in the bunk house and integrated planning for building a building of 5 (five) floor designed with sketchUp and calculated with manual calculations based SNI Building Planning and ETABS application for comparison. The results of his research is the construction of flats four (4) of the building with an area of 7,410 square meters with every building there are 96 spacious units with each unit of 36 square meters. Keywords               : Integrated Housing Area Development, SWOT Analysis, Structural Analysis.
Analisis Lanjutan Pengembangan Objek Wisata Pantai Tirtamaya Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu Rendi Juwendi; Arief Firmanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3793

Abstract

 ABSTRAK Pantai Tirtamaya merupakan wisata Pantai yang berada di desa Juntikedokan Kecamatan Juntinyat Kabupaten Indramayu. Kondisi Pantai Tirtamaya saat ini cukup terawat, namun masih banyak kekurangan fasilitas yang membuat Pantai Tirtamaya ini sepi pengunjung seperti tidak adanya fasilitas penginapan, area bermain, serta area kuliner, mengngat masih banyak lahan kosong untuk dimanfaatkan guna menarik perhatian wisatawan agar tertarik untuk mengunjungi Pantai Tirtamaya ini. Pantai Titamaya memiliki masalah lain yaitu kurang optimalnya fasilitas yang ada di Pantai Tirtamaya seperti, keadaan perparkiran yang tidak berfungsi dengan baik dan penataan ruang yang tidak beraturan.Dari permasalahan diatas sehingga diperlukan suatu penelitian untuk mencari solusinya, tahap pertama untuk solusi masalah wisata Pantai ialah penentuan strategi pengembangan pantai dengan analisis Strenght Weakness Opportunities Threats (SWOT), tahapan kedua untuk masalah pengembangan lahan kosong dillakukan membangun bangunan pendukung yang di desain melalui Autocad dan SketchUp serta dihitung dengan hitungan manual yang berdasarkan SNI Perencanaan Gedung dan aplikasi ETABS sebagai perbandingan.Hasil penelitiannya yaitu melakukan pengembangan wilayah dengan lahan seluas 95.000 m² yang terdiri dari rumah penduduk, kios pedagang, dan fasilitas umum, akan dibangun juga fasilitas pendukung lainnya seperti, Hotel, area bermain, serta area kuliner, sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Kata Kunci     : Pengembangan Wisata Pantai, Analisis SWOT, Analisis Struktur. ABSTRACT Tirtamaya beach is a beach located in the tourist village of the District Juntikedokan Juntinyat Indramayu District. Conditions beach Tirtamaya currently quite well maintained, but there is still a lot of lack of facilities that make Turkish Tirtamaya sparsely attended as lack of accommodation facilities, a play area, as well as the culinary area, mengngat still plenty of vacant land to be used to attract the attention of tourists to be attracted to visit the beach Tirtamaya this. Turkish Titamaya have another problem that is less optimal existing facilities such Tirtamaya beach, the parking situation is not functioning properly and irregular arrangement of space.From the above problems so we need a research to find a solution, the first stage solution to the problems Beaches is the determination of the development strategy of the beach with the analysis Strength Weakness Opportunities Threats (SWOT), the second stage to the problem of developing vacant land dillakukan build support buildings are designed with Autocad and SketchUp and calculated with manual count based SNI Building Planning and ETABS application for comparison.The results of his research is to develop a region with an area of 95,000 m² consisting of houses, kiosks, and public facilities, will be built as well as other supporting facilities such as, hotels, a play area, as well as the culinary area, as one of the strategies to increase the number of visitors. Keywords               : Coastal Tourism Development, SWOT Analysis, Structural Analysis
Perbandingan Teknis Aspal Bakar Dan Aspal Emulsi Sebagai Bahan Pengikat Pada Campuran Perkerasan Jalan Rusmana Rusmana; Martinus Agus Sugiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3794

Abstract

ABSTRAKAspal sebagai bahan pengikat sering disesuai dengan sifat-sifat fisiknya,(kelekatan dan kekentalan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Aspal bakar/minyak layak digunakan untuk perkerasan jalan dengan kondisi lalu lintas padat,karena memiliki kemampuan menerima lendutan berulang akibat repetisi beban,tanpa terjadinya kelelehan berupa alur dan retak. kelebihan dari aspal bakar/minyak antara lain : (a) nilai rongga udara terisi aspal (VFA) lebih tinggi, (b) nilai kelelehan (flow) lebih tinggi, dan (c) nilai IRS lebih tinggi. kekurangan dari aspal bakar/minyak antara lain : (a) memiliki nilai stabilitas lebih rendah, (b) nilai rongga antar butiran agregat (VMA) lebih rendah (c) nilai porositas (VIM) lebih rendah, (d) nilai density lebih rendah, dan (e) nilai MQ memiliki lebih rendah. (2) Aspal emulsi layak digunakan untuk perkerasan jalan dengan kondisi lalu lintas ringan, karena kurang memiliki kemampuan menerima lendutan berulang akibat repetisi beban, sehingga mudah retak : kelebihan dari aspal emulsi antara lain : (a) memiliki nilai stabilitas lebih tinggi, (b) nilai rongga antar butiran agregat (VMA) lebih tinggi (c) nilai porositas (VIM) , (d) nilai density lebih tinggi, dan (e) nilai MQ memiliki lebih tinggi. kekurangan dari aspal emulsi  antara lain : (a) nilai rongga udara terisi aspal ((VFA) lebih rendah, (b) nilai kelelehan (flow) lebih rendah, dan (c) nilai IRS lebih rendah.Kata Kunci :  Aspal Bakar dan Emulsi, Bahan Pengikat Campuran Perkerasan Jalan ABSTRACTAsphalt as a binder often adapted to their physical properties, (viscosity and viscosity). The results showed that: (1) Asphalt fuel / oil suitable for use in pavement with dense traffic conditions, because it has the ability to accept repeated deflection due to load reps, without the occurrence of melting in the form of grooves and cracks. an excess of bitumen fuel / oil, among others: (a) the value of air cavity filled with asphalt (VFA) is higher, (b) the value of melting (flow) is higher, and (c) higher IRS values. shortage of bitumen fuel / oil, among others: (a) has a value of stability is lower, (b) the value of the cavity between the granular aggregate (VMA) is lower (c) porosity (VIM) lower, (d) the value of density is lower, and (e) have a lower MQ value. (2) Asphalt emulsions suitable for use in pavement by traffic conditions light, because lack the ability to receive a deflection repeatedly due to repetition of the load, so it is easy to crack: an excess of bitumen emulsion, among others: (a) has a value of stability is higher, (b) the cavity between the value of granular aggregate (VMA) higher (c) porosity (VIM), (d) the value of higher density, and (e) have a higher value MQ. shortage of bitumen emulsion, among others: (a) the value of air cavity filled with asphalt ((VFA) lower, (b) the value of melting (flow) is lower, and (c) lower the value of the IRS. Keywords         : Asphalt and Emulsion Fuel, Pavement Materials binder mixture
Analisis Perencanaan Gedung Aula Dan Rektorat Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Menggunakan Struktur Beton SNI 2013 Yusuf Yusuf; Fathur Rohman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3795

Abstract

ABSTRAKPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus disertai dengan pendidikan formal yang tinggi dan prasarana yang memadai. Maka dari itu didirikan sebuah perguruan tinggi yang dapat memberikan pengetahuan secara luas dan global.  Karena itu gedung ini harus memenuhi kriteria keselamatan dan layanan yang prima untuk itu harus ada desain yang meyakinkan. Atas dasar kriteria kesalamatan dan layanan prima maka proses perencanaan  pembebanan harus sesuai dengan  SNI  1727-2013 serta perencanaan struktur gedung ini  harus mengacu dengan SNI - 2847- 2013 beton bertulang, yang merupakan peratuaran terbaru.Berdasarkan data yang diperoleh dari Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon penulis meredesain sebuah aula dengan menggunakan material struktur beton yang terdiri dari tiga lantai. Analisis struktur  ini menggunakan software SAP, material beton yang digunakan untuk balok dan kolom  serta pelat lantai sedangkan struktur atap menggunakan baja.P            rofil yang struktur yang di pakai untuk melayani beban sesuai dengan fungsi bangunan yaitu kolom 45x 45, balok 35 x 45,plat 13 cm dan atap baja 2l 65 x 65.Kata Kunci    : Analis, Momen, Beban, Portal, Beton,Kolom,,Balok,Plat ABSTRACTDevelopments in science and technology should be accompanied by formal education and adequate infrastructure. Thus was established a college that can provide knowledge widely and globally. Therefore this building must meet the safety and excellent service for that there must be a convincing design. On the basis of the criteria kesalamatan and excellent service then loading the planning process should be in accordance with ISO 1727-2013 as well as the structural design of the building should refer to the SNI - 2847- 2013 of reinforced concrete, which is the latest regulation Based on data obtained from the University of Governmental Gunung Jati Cirebon author meredesain a hall by using material concrete structure consisting of three floors. This structural analysis using SAP software, concrete materials used for beams and columns and floor slabs while the roof structure using baja.P Rofil the structure in use to serve the load in accordance with the function of the building is 45cm x 45cm columns, beams 35cm x 45cm, plate 13 steel roof 2l 65 x 65.Keywords        : Analysis,Moment,Load, Portal, Concrete, Coloumn , Beam ,Plat
Analisis Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Ciniru – Kota Kuningan Ade Wahab; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i4.3797

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Ciniru – Kota Kuningan merupakan jalan utama  yang menghubungkan Kecamatan Ciniru dengan Desa Purwasari. Banyaknyua jalan berlubang yang mengakibatkan lalu lintas di jalan Ciniru – Purwasari menjadi terhambat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambar peningkatan yang terjadi, untuk meningkatkan volume lalu lintas di ruas jalan tersebut dan besarnya presentase kendaraan yang melintasi ruas jalan Ciniru - Purwasari.Setelah melakukan analisis dan perhitungan diketahui tebal lapisan tambahan pada ruas jalan Ciniru – Kuningan adalah 13 cm dengan jenis aspal Laston  590..Kata Kunci    : Pelebaran Jalan, Lapisan Tambahan, Volume Lalu Lintas ABSTRACT                Roads Ciniru – Kuningan City is the main road that connect the village districs Ciniru with Purwasari. The number of potholes that lead to traffic on the road Ciniru - Purwasari be hampered.                The purpose of this study was to get a picture of that increase occurring, to increase the volume of traffic on these roads dab the size of the percentage of vehicles that cross the road Ciniru - Purwasari.Regional roads Ciniru – Kuningan City has the capacity currently amounts to 2049 smp / hour with the degree of saturation of 0.19 which includes service level B.               After doing the analysis and calculation of the additional layer of known thickness on roads Ciniru – Kuningan City is 13 cm with the type of asphalt Laston 590.Keywords               : Widening Road, Layer Supplement, Volume Traffic
Analisis Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Jatiwangi - Jatitujuh Arief Ridho Syaepullah; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i4.3798

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Jatiwangi - Jatitujuh merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten Indramayu. Dari tahun ke tahun jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan ini semakin bertambah, apalagi dengan akan dibangunnya Bandar Udara bertaraf Internasional yang berada di Kabupaten Majalengka jalur ini sangat berpotensi untuk perkembangan lalu lintas.Dengan pertumbuhan lalu lintas sebesar 13 %, ruas Jalan jatiwangi - jatitujuh sebelum dilakukan pelebaran pada 7 tahun yang akan datang memiliki pertambahan volume sebesar 2301 smp/jam dengan DS (Degree of Saturation) ≥ 1 atau Density mencapai 100%. Diperlukan peningkatan jalan berupa pelebaran jalan sebesar 14 meter dengan tebal lapisan permukaan tambahan 11,5 cm menggunakan Laston (MS 590) untuk mengantisipasi pertumbuhan lalu lintas yang ada.Kata kunci       : Derajat Kejenuhan, Kapasitas Jalan, Pertumbuhan Volme Lalu Lintas ABSTRACTRoad section Jatiwangi - Jatitujuh an alternative route connecting Majalengka regency of Indramayu. From year to year the number of vehicles passing through the road segment is increasing, especially with going to the construction of an international airport located in Majalengka this pathway is a potential for the development of traffic. With traffic growth of 13%, Jalan Jatiwangi - Jatitujuh prior to the widening of the seven years to come to have an increased density of 2301 smp / hour with DS (Degree of Saturation) ≥ 1 or Density reaches 100%. Necessary road improvements such as widening the road by 14 meters with a thick layer of additional surface using a 11.5 cm Laston (MS 590) to anticipate the growth of existing traffic. Keywords         : Degree of Saturation, Highway Capacity, Growth volme Traffic.
Analisis Hidrologi Bendung Jengkol Sukamandi Kabupaten Subang Christhoper Anderson; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i4.3799

Abstract

ABSTRAKBendung mempunyai fungsi untuk mendukung produktifitas lahan pertanian dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, ketahanan pangan nasional, dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani yang diwujukan dengan mempertahankan keberlanjutan system irigasi melalui kegiatan pengelolaan system irigasi yang efektif dan efisien.Bendung Jengkol dibangun pada tahun 1973 berlokasi di Desa Sukamandi jaya Kecamatan Ciasem. Analisis ini bertujuan untuk dijadikan sebagai acuan evaluasi dari kinerja daerah Bendung Jengkol dengan cara menganalisis debit dari Bendung Jengkol, menganalisis pola tanam Bendung Jengkol, Berdasarkan analisis Dari hasilanalisis rata – rata curah hujan efektif ½ bulanan didapat hasil terbesar pada bulan Januari II yaitu = 70901010 m3. Dan dari grafik debit bisa disimpulkan bahwa debit setiap tahunnya mengalami perbedaan, oleh karna itu bending jengkol sangat berperan untuk mengatur secara optimal bagi kebutuhan masyarakat kabupaten subang.Kata Kunci     : Analisis, Hidrologi, Debit dan Pola tanam ABSTRACTBarricade has a function to support agricultural productivity in order to increase agricultural production, food security, and welfare of the people, especially farmers who diwujukan to maintain the sustainability of the irrigation system through the irrigation system management activities are effective and efficient.Jengkol weir built in 1973 is located in Desa Jaya subdistrict Sukamandi Ciasem. This analysis is intended to serve as a reference for the evaluation of regional performance weir Jengkol by analyzing the discharge of the weir Bigfoot, Bigfoot weir analyzing cropping patterns,Based on the analysis From hasilanalisis average - average monthly effective rainfall ½ The results obtained in January II ie = 70901010 m3. And discharge of the graph can be concluded that the discharge annually experience a difference, by bending jengkol because it was instrumental to adjust optimally to the needs of the district Earring.Keywords         : Analysis, Hydrology, Debit and cropping patterns

Page 6 of 24 | Total Record : 232


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.2 : Oktober 2025 Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.1 : April 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.2 : Oktober 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.1 : April 2024 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.2 : Oktober 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.1 : April 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 2 : Oktober 2022 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 1 : April 2022 Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020) Vol 9 No 1 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2020) Vol 8 No 3 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2019) Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019) Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019) Vol 7 No 5 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2018) Vol 7 No 4 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 3 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 6 No 7 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2017) Vol 6 No 6 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 5 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 4 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 1 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 4 No 4 (2015): JURNAL KONSTRUKSI More Issue