cover
Contact Name
Ahmad Kamal Sudrajat
Contact Email
kamalsudrajat@uny.ac.id
Phone
+6285855911229
Journal Mail Official
kingdom@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Kingdom (The Journal of Biological Studies)
ISSN : 29865328     EISSN : 29864844     DOI : https://doi.org/10.21831
Kingdom Journal (The Journal of Biological Studies) is a journal published by the Biology Study Program, Department of Biology Education, FMIPA, Yogyakarta State University. This journal publishes scientific articles resulting from research and student studies in the fields of biology and applied biology. Published articles are peer-reviewed by no less than two bestari partners and apply scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal covers the fields of biology, biotechnology and bioinformatics, applied biology in the fields of microbiology, environment, waters, agriculture, waters, industry, health, and other relevant fields.
Articles 158 Documents
PENGARUH PEMBERIAN LARUTAN CAMPURAN TANAMAN SAMBILOTO (Andrographis paniculata), PRANAJIWA (Euchresta harsfieldii) DAN SRIKAYA (Annona squamosa) SEBAGAI PESTISIDA NABATI PENGENDALI HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) Fanisa Tsabila Hanum; Suhartini Suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 8 Tahun 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i8.13410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pestisida nabati campuran tanaman sambiloto(Andrographis paniculata), pranajiwa (Euchresta harsfieldii), dan srikaya (Annona squamosa) terhadap mortalitaslarva Spodoptera litura, perubahan larva Spodoptera litura menjadi pupa, kerusakan daun tanaman sawi, beratbasah tanaman sawi, serta variasi konsentrasi dan perlakuan penyemprotan pestisida nabati yang efektif dalammengendalikan hama Spodoptera litura pada tanaman sawi (Brassica juncea L.). Jenis Penelitian ini adalahpenelitian eksperimen desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Berdasarkan data yang diperoleh, efektivitas daripestisida nabati kombinasi terhadap mortalitas terlihat pada konsentrasi 20% perlakuan kombinasi penyemprotan.Efektivitas terhadap pemendekan fase larva terlihat pada konsentrasi 10% perlakuan penyemprotan sesudahaplikasi hama. Efektivitas terhadap persentase kerusakan daun terendah terlihat pada konsentrasi 10% perlakuanpenyemprotan sesudah aplikasi hama. Sementara, pemberian pestisida nabati kombinasi tidak berpengaruhterhadap kenaikan berat basah tanaman sawi.Kata kunci: Pestisida nabati, Sambiloto (Andrographis paniculata), Pranajiwa (Euchresta harsfieldii), Srikaya(Annona squamosa), Sawi (Brassica juncea L.), Spodoptera litura.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIK HATI DAN GINJAL MENCIT (Mus musculus) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK Ari Wijayanti; triharjana triharjana; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i8.6033

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) terhadap  gambaran histologik hati  dan ginjal mencit (Mus musculus) yang terpapar asap rokok serta mengetahui berapa konsentrasi ekstrak kulit manggis yang paling efektif untuk mencegah kerusakan jaringan hati dan ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Terdiri dari 5 kelompok yaitu kontrol negatif (KI), kontrol positif (KII) dan kelompok perlakuan yang masing-masing menggunakan variasi dosis ekstrak kulit manggis 280 mg/KgBB (KIII) ,560 mg/KgBB (KIV) dan 840 mg/KgBB (KIV) yang diberikan kepada mencit yang terpapar asap dari 2 batang rokok perhari selama 30 hari. Variabel yang diamati adalah kerusakan histologik hati dan ginjal. Parameter yang digunakan dalam mengumpulkan data kerusakan histologik meliputi jumlah sel hati dan sel tubulus ginjal yang mengalami piknosis, karioreksis dan kariolisis. Data hasil pengamatan dianalisis dengan Kruskal Wallis untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap respon yang diamati, menggunakan taraf nilai signifikan ≤ 0,05. Hasil analisis data menunjukkan (1) Ekstrak kulit buah manggis berpengaruh menurunkan jumlah kerusakan sel hati dan sel tubulus ginjal pada mencit yang terpapar asap rokok. (2) Kelompok mencit dengan perlakuan ekstrak kulit manggis 840 mg/KgBB, memiliki jumlah kerusakan sel hati dan sel tubulus ginjal paling rendah. Kata Kunci : ekstrak kulit buah manggis, kerusakan sel hati, kerusakan sel  tubulus ginjal, mencit, asap rokok
DINAMIKA POPULASI PLANKTON PADA KOLAM PENDEDERAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SEBELUM PENEBARAN BENIH DI BALAI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERIKANAN BUDIDAYA (BPTPB) CANGKRINGAN Endah Ratna Sari; Sudarsono Sudarsono; Tien Aminatun
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 7 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i7.7858

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis dan dinamika populasi plankton pada kolam pendederan ikan nila (Oreochromis niloticus) sebelum penebaran benih di BPTPB Cangkringan, Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif. Penelitian ini dilakukan pada kolam pendederan dengan luas 50 m2 dan pengambilan sampel air dilakukan selama lima hari pada lima titik dengan teknik komposit sebanyak tiga kali. Hasil penelitian ini diperoleh plankton 51 jenis dari 12 kelas plankton yang terbagi dalam 6 kelas fitoplankton dan 6 kelas zooplankton. Dinamika populasi plankton dengan kelimpahan fitoplankton tertinggi pada hari ke 4 mencapai 492,66 indv/L pada kelas Bacillariophyceae dan terendah pada hari ke 1 mencapai 2,24 indv/L pada kelas Xantophyceae, untuk zooplankton kelimpahan tertinggi pada hari ke 4 mencapai 2733,79 indv/L pada kelas Rotatoria dan terendah pada hari ke 1 mencapai 1,12 indv/L pada kelas Actinopoda. Kata Kunci : dinamika populasi, plankton, kolam pendederan
PERBANDINGAN STRUKTUR KULIT IKAN Blenniella bilitonensis DAN Periophthalmus gracilis Cahyoaji Putra Anggara; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 6 Tahun 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i6.13024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan struktur morfologik permukaan kulitdan struktur histologik kulit ikan Periophthalmus gracilis dengan Blenniella bilitonensis dan untukmengetahui apakah kulit tersebut juga berperan sebagai tempat pertukaran gas pernafasan. Jenispenelitian ini adalah eksploratif. Lima sampel ikan diperoleh dari tempat yang berbeda, ikanPeriophthalmus gracilis di Hutan Mangrove Pasir Mendit, Kulon Progo, Yogyakarta dan ikanBlenniella bilitonensis di Pantai Siung, Gunung Kidul, Yogyakarta. Mendiskripsikan morfologipermukaan kulit pada kedua ikan. Tubuh ikan dibedah menjadi enam bagian diambil kulit untukpembuatan preparat histologik, pewarnaan menggunakan Hematoxylin-Eosin dengan metodeHumason. Pengamatan histologik pada struktur kulit ikan, dilakukan pengukuran ketebalan epidermis,jarak difusi, dan jumlah kapiler darah. Analisis hasil pengukuran dengan metode Independent SampleT-Test. Hasil penelitian menunjukkan permukaan kulit pada ikan Periophthalmus gracilis danBlenniella bilitonensis berlendir, halus, tidak bersisik, dan pengamatan struktur kulit mengindikasikanbahwa struktur histologik diperoleh hasil tidak berbeda nyata antara kedua ikan.Kata kunci : Periophthalmus gracilis, Blenniella bilitonensis, struktur kulit, zona intertidal, pantaisiung, hutan mangrove.
PENGARUH VARIASI JENIS PUPUK TERHADAP VISITASI SERANGGA PENYERBUK PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Roin Fathul Arzaqi; Tien Aminatun; Nugroho Susetya Putra
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi  jenis pupuk sebagai modifikasi habitat pada tanaman tomat terhadap kunjungan dan frekuensi kehadiran serangga penyerbuk serta mengetahui lama kunjungan serangga penyerbuk hinggap pada bunga  tanaman tomat dengan variasi jenis pupuk tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain RAL (Rancangan Acak Lengkap). Pengamatan dilakukan dengan metode scan sampling (pengamatan secara langsung) pada masing-masing plot. Variabel bebas pada penelitian ini adalah variasi jenis pupuk antara lain pupuk umum (NPK), pupuk kandang (sapi) (PK), pupuk kompos (daun) (PKM), pupuk kascing (PC).  Variabel tergayut pada penelitian ini yaitu visitasi dan longevity serangga penyerbuk. Variabel antara yaitu jumlah bunga tomat. Variabel kontrol antara lain jenis tanaman, jenis tanah, waktu penyiraman. Data yang diperoleh dihitung dengan rumus frekuensi kehadiran untuk melihat persentase kehadiran serangga penyerbuk, kemudian dilakukan analisis one way annova (varian). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh yang nyata penggunaan variasi jenis pupuk terhadap visitasi dan lama kunjungan serangga penyerbuk (P0,05). Nilai frekuensi kehadiran tertinggi masing-masing serangga antara lain: Xylocopa virginica 36% dengan kategori jarang, Drosophila sp, Ceratina sp, famili Megachilidae 4% kategori sangat jarang , dan famili Colletidae 8 % dengan kategori sangat jarang. Kisaran lama kunjungan serangga penyerbuk yang teramati yaitu antara 5-37,1 detik. Serangga dengan waktu kunjungan paling lama pada bunga tomat yaitu spesies Xylocopa virginica dengan waktu kunjungan selama 37,1 detik, sedangkan yang paling cepat selesai berkunjung pada bunga tomat adalah Drosophila sp dan spesies dari famili Megachilidae. Kata kunci:variasi jenis pupuk, tanaman tomat, visitasi, longevity, serangga penyerbuk
PENGARUH PEMBERIAN MIKORIZA TERHADAP KUALITAS BUAH TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill. var. Servo) DALAM BEBERAPA VARIASI KONSENTRASI CEKAMAN SALINITAS Indrawati, Agnes Eri; Sugiyarto, Lili
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 1 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i1.18287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikoriza terhadap kualitas buah tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill. var. Servo) pada beberapa konsentrasi salinitas. Lokasi penelitian bertempat di Green House Biologi, FMIPA, UNY pada bulan Desember 2020 – Mei 2021. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu mikoriza dan salinitas. Perlakuan mikoriza pada penelitian ini adalah tidak diberi mikoriza dan diberi mikoriza. Konsentrasi salinitas yang diberikan adalah 0 ppm, 550 ppm, 1100 ppm, dan 2750 ppm. Objek penelitian yang digunakan adalah tanaman tomat varietas Servo F1. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji Two-Way ANOVA (Univariate)dilanjutkan dengan uji DuncanMultiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mikoriza serta perlakuan salinitas tidak berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah kuncup, jumlah buah, dan ketebalan daging buah, namun berpengaruh nyata terhadap kemanisan buah. Perlakuan salinitas berpengaruh nyata terhadap berat buah dan diameter buah.Kata kunci: Cekaman salinitas, kualitas buah, Lycopersicum esculentum Mill. var. Servo, mikoriza This research aims to observe the effect of giving mycorrhiza on the fruit quality of tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill. var. Servo) at several salinity concentrations. The research location was held at Green House Biology, FMIPA, UNY in December 2020 – May 2021. This research was an experimental study using complete randomized design (CRD) with two factors, namely mycorrhiza and salinity. Mycorrhizal treatment in this study were without mycorrhiza and with the addition of  mycorrhiza. The salinity concentrations treatment were 0 ppm, 550 ppm, 1100 ppm, and 2750 ppm. The object of this research was Servo F1 tomato plant. Quantitative data were analyzed using Two-Way ANOVA (Univariate) test followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results showed that mycorrhizal and salinity treatments had no significant effect on the parameters of buds number, fruitnumber, and thickness of fruit flesh, but had significant effect on fruit sweetness. Salinity treatment had significant effect on fruit weight and fruit diameter.Keywords: fruit quality, Lycopersicum esculentum Mill. var. Servo, mycorrhizae, salinity stress
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIK TRAKEA DAN PARU-PARU MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK Cahaya Utami; Tri Harjana; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i2.6126

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana) terhadap  gambaran histologik trakea dan paru-paru mencit (Mus musculus) yang terpapar asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Terdiri dari 5 kelompok yaitu kontrol negatif (KI), kontrol positif (KII) dan kelompok perlakuan yang masing-masing menggunakan variasi dosis ekstrak kulit buah manggis 280 mg/KgBB (KIII) ,560 mg/KgBB (KIV) dan 840 mg/KgBB (KIV) yang diberikan per oral kepada mencit yang terpapar asap rokok dari 2 batang rokok perhari selama 30 hari. Variabel yang diamati adalah kerusakan histologik trakea dan paru-paru. Parameter kerusakan histologik meliputi jumlah sel epitel trakea dan deskripsi gambaran histologik paru-paru mencit akibat perlakuan. Data hasil pengamatan histologik trakea dianalisis dengan Kruskal Wallis untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap respon yang diamati (p ≤ 0,05) dan pada pengamatan histologik paru-paru dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan ekstrak kulit buah manggis berpengaruh menurunkan jumlah kerusakan sel epitel trakea mencit yang terpapar asap rokok. Ekstrak kulit buah manggis tidak berpengaruh pada gambaran histologik paru-paru mencit yang terpapar asap rokok. Kata Kunci : ekstrak kulit buah manggis, kerusakan sel epitel trakea, paru-paru, mencit, asap rokok.
PENGARUH EKSTRAK SEMANGGI AIR (Marsilea crenata) TERHADAP JUMLAH KELENJAR ENDOMETRIUM DAN KETEBALAN LAPISAN ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus, L.) Atik Nur Affiyati; Ciptono Ciptono
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i1.11971

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak semanggi air (Marsilea crenata)terhadap jumlah kelenjar endometrium dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih betina (Rattus norvegicus,L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pola acak lengkap. Objek yang digunakan dalampenelitian ini adalah 20 ekor tikus putih betina yang berumur 2 bulan dengan berat rata-rata 150 gram dan belumpernah bunting. Tikus tersebut dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu kontrol (tanpa pemberian ekstraksemanggi air) dan 3 kelompok perlakuan, yaitu P1 (20 mg/kg BB), P2 (30 mg/kg BB) dan P3 (40 mg/kg BB).Variabel tergayut dalam penelitian ini adalah jumlah kelenjar endometrium dan ketebalan lapisan endometriumtikus putih betina. Perlakuan dilakukan selama 21 hari. Data ketebalan lapisan endometrium dan jumlah kelenjarendometrium dianalisis dengan analisis statistik One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya perbedaanpengaruh antara kelompok kontrol dan perlakuan. Apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan ujiLSD (Least Significance Different) untuk membedakan antara kelompok perlakuan dan antar perlakuan.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak semanggi air tidak memberikan pengaruh (P0.05)terhadap jumlah kelenjar endometrium pada semua dosis. Sedangkan pemberian ekstrak semanggi air memberikanpengaruh terhadap ketebalan lapisan endometrium (P0,05) yaitu pada dosis 20 mg/kg BB dan 40 mg/kg BB tetapitidak memberikan pengaruh pada kontrol dan dosis 30 mg/kg BB.Kata kunci: Ekstrak semanggi air (Marsilea crenata), jumlah kelenjar endometrium, tebal lapisan endometrium,tikus putih betina (Rattus norvegicus, L.)
PENGARUH VARIASI MEDIA DAN KONSENTRASI POC DAUN KOL DAN TOMAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KERAPATAN KRISTAL CaOx Altenanthera amoena Yani Yani; Suhartini Suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 7 Tahun 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i7.13146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media tanam dan konsentrasi pupuk organikcair limbah daun kol dan buah tomat terhadap tinggi, jumlah daun, berat basah, berat kering dan kerapatan kristalkalsium oksalat tanaman bayam merah (Altenanthera amoena Voss.) ‘Mira’.Penelitian ini menggunakan rancanganacak lengkap (RAL), terdiri atas dua faktor yaitu media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair limbah (daun koldan buah tomat). Penelitian ini memiliki 10 kombinasi perlakuan, pada dua media yang masing-masing terdapatlima perlakuan. Konsentrasi yang digunakan yaitu 0%, 30%, 40%, 50% dan gandasil daun 0,3%. Setiap perlakuanmemilikit tiga ulangan sehingga terdapat 30 unit percobaan. Data diuji menggunakan uji ANOVA pada taraf 5%untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pada masing-masing media. Apabila berpengaruh nyata,dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Uji beda untuk mengetahui pengaruh media terhadap pertumbuhandan kerapatan kristal kalsium oksalat bayam merah menggunakan analisis T-test. Penelitian ini dilaksanakan pada01 Oktober 2017-09 Januari 2018 di Sidoluhur Godean untuk pembuatan pupuk organik cair dan penanamanbayam merah dan Laboratorium FMIPA untuk pengamatan kristal kalsium oksalat. Hasil penelitian menunjukkan,(1) perlakuan media dan konsentrasi berpengaruh nyata terhadap rata-rata tinggi, jumlah daun, berat basah danberat kering, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kerapatan kristal kalsium oksalat bayam merah (2) mediatanam yang paling bagus adalah media tanah kompos.Kata kunci: pupuk organik cair, kristal kalsium oksalat.
PENGARUH VARIASI DOSIS KMnO4 TERHADAP KADAR GULA PEREDUKSI DAN KEBERADAAN JAMUR PADA PASCAPANEN BUAH TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill) VARIETAS SERVO Shinta Kartika Dewi; Yuliati Yuliati; Lili Sugiyarto
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i5.5884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis efektif KMnO4 yang diberikan terhadap mutu buah tomat pascapanen,  pengaruh pemberian variasi dosis KMnO4 terhadap kadar gula pereduksi yang terkandung dalam buah tomat varietas Servo, pengaruh pemberian variasi dosis KMnO4 terhadap keberadaan mikroba pada buah tomat varietas Servo dan pengaruh pemberian variasi dosis KMnO4 terhadap warna buah tomat varietas ServoJenis Penelitian berupa penelitian observasi dengan mengetahui pengaruh beberapa dosis KMnO4 terhadap kadar gula pereduksi, keberadaan jamur dan warna buah pada tomat pascapanen. Populasi Penelitian adalah buah tomat varietas Servo dengan sampel 180 buah tomat yang sudah matang dan berat seragam yaitu 20-70 gram. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis univariate dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis KMnO4 yangefektif dalam menghambat pematangan buah yaitu konsentrasi 135 ppm. Dosis ini memberikan pengaruh terhadap buah tomat dengan adanya perlambatan tertinggi dalam proses perubahan kadar gula pereduksi dan warna buah. Parameter keberadaan jamur tidak menunjukkan respon terhadap pemberian variasi dosis KMnO4 . Kata kunci: Tomat varietas Servo, Kalium Permanganat (KMnO4), gula  pereduksi, jamur

Page 5 of 16 | Total Record : 158


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 11, No 1 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 2 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 1 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 2 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 1 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 8 Tahun 2018 Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 7 Tahun 2018 Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 6 Tahun 2018 Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 5 Tahun 2018 Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 4 Tahun 2018 Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 3 Tahun 2018 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 8 Tahun 2017 Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 7 Tahun 2017 Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 6 Tahun 2017 Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017 Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Biologi Vol 6 No 1 tahun 2017 Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016 Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 7 tahun 2016 Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016 Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Prodi biologi More Issue