cover
Contact Name
Eka Indra Setyawan
Contact Email
ekaindrasetyawan@unud.ac.id
Phone
+6281364892853
Journal Mail Official
indrasetyawan@ymail.com
Editorial Address
Department of Pharmacy Udayana University
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi (WSNF)
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : 29861772     DOI : https://doi.org/10.24843/WSNF.2022.v01.i01
Workshop dan Seminar Nasional Farmasi (WSNF) adalah sebuah kegiatan bertaraf nasional yang menyelenggarakan kegiatan workshop dan seminar kefarmasian untuk mengembangkan intelektualitas, softskill, wawasan, dan pengalaman peserta. Program ini merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Prodi Farmasi (HIMAFARMA) Prodi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana. Kegiatan ini juga didukung dengan adanya seminar prosiding yang memungkinkan peserta untuk mempublikasikan penelitiannya yang orisinal, kreatif, dan inovatif dalam bidang kefarmasian dan kesehatan ke masyarakat.
Articles 95 Documents
Review: Pengembangan Metode Isolasi Allicin pada Bawang Putih (Allium sativum) sebagai Suplementasi Antihipertensi Ni Komang Triayu Cita Kartini; Ni Made Widi Astuti
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p30

Abstract

Hipertensi (tekanan darah tinggi yang tak terkontrol) merupakan salah satu faktor risiko penyebab gagal jantung. Pengobatan hipertensi dapat dikontrol dengan penggunaan obat-obatan konvensional secara berkala. Akan tetapi, penggunaan obat konvensional yang terus-menerus dapat berpotensi merusak ginjal. Penggunaan obat herbal dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut, salah satunya potensi dari senyawa allicin pada bawang putih (Allium sativum) yang bisa dimanfaatkan sebagai suplementasi terapi penunjang untuk mengontrol tekanan darah. Oleh karena itu, melalui tinjauan literatur ini akan merangkum pengembangan tentang metode dan efektivitas isolasi zat aktif allicin dari bawang putih serta pengaruhnya terhadap komposisi dan kualitasnya. Tujuan artikel review ini adalah untuk merangkum informasi mengenai optimasi serta pengembangan metode isolasi senyawa allicin pada bawang putih yang masih minim dibahas. Metode yang digunakan melibatkan studi literatur dengan menggunakan jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan di PubMed dan Google Scholar. Pustaka yang memenuhi kriteria kemudian ditinjau lebih lanjut dan disajikan dalam bentuk narasi deskriptif. Keyword pencarian literatur adalah kombinasi dari kata-kata spesifik isolation method, allicin, dan garlic. Data yang diperoleh dari 8 literatur yang sesuai kriteria inklusi menunjukkan bahwa senyawa allicin berhasil diisolasi dengan beberapa metode ekstraksi, seperti ultrasonic assisted extraction, microwave assisted extraction, serta ekstraksi cair-cair. Hasil yang diperoleh dari studi pustaka mengindikasikan bahwa beberapa faktor seperti suhu, tekanan, metode ekstraksi, dan jenis pelarut dapat mempengaruhi isolasi dan jenis senyawa bioaktif diperoleh dari ekstrak bawang putih. Kesimpulannya, diketahui bahwa pengembangan metode isolasi allicin yang optimal sangat bermanfaat dalam pemanfaatan potensi bahan herbal sebagai terapi penunjang pengobatan hipertensi.
Potensi Minyak Atsiri pada Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) untuk Penyembuhan Luka Nasya Nathania Chandra; Ni Kadek Warditiani
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p31

Abstract

Latar Belakang Luka merupakan kondisi dimana kulit mengalami kerusakan atau gangguan pada jaringan kulit. Kerusakan jaring bisa disebabkan oleh cedera akibat benda tajam, perubahan suhu, bahan kimia, atau gigitan hewan. Kayu manis merupakan tanaman herbal yang berasal dari famili Lauraceae yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Salah satu manfaat yang diberikan oleh tanaman ini adalah untuk membantu dalam proses penyembuhan luka. Tujuan Review artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi minyak atsiri dari kayu manis yang memiliki potensi untuk menyembuhkan luka. Metode Review artikel dilakukan dengan memanfaatkan basis data dari google scholar dan PubMed. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian adalah “cinnamon” OR “Cinnamomum burmannii” AND “essential oil” AND “wound healing”. Pencarian dilakukan dengan menambahkan beberapa kriteria eksklusi. Hasil Hasil pencarian artikel dan kriteria eksklusi yang ditambahkan, didapatkan sebanyak 7 artikel yang membahas potensi kayu manis terhadap proses penyembuhan berbagai jenis luka. Senyawa aktif yang berpotensi antara lain sinamaldehid dan eugenol yang dapat membantu meningkatkan jumlah sel fibroblas dan bersifat antibakteri pada luka yang terinfeksi. Simpulan Hasil review artikel yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat potensi minyak atsiri pada kayu manis untuk mempercepat proses penyembuhan luka.
Review: Penerapan Teknologi dalam Penjaminan Mutu dan Keamanan Fitomedisin Ni Ketut Oktapiani
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p32

Abstract

Fitomedisin adalah pengobatan yang memanfaatkan penggunaan tumbuhan atau ekstrak tumbuhan untuk tujuan kesehatan. Fitomedisin sudah digunakan secara luas di masyarakat, namun regulasi dan definisi terkait produk-produk ini bervariasi antar negara. Kualitas fitomedisin dapat dipengaruhi oleh kompleksitas dan variabilitas alami bahan baku tumbuhan, serta proses pengolahan dan produksi. Oleh karena itu, QC/QA menjadi sangat penting untuk memastikan keamanan dan kualitas produk akhir. Untuk itu review ini bertujuan mengkaji pemanfaatan teknologi terbaru dalam menjamin mutu dan keamanan fitomedisin, serta menganalisis bagaimana hal ini dapat berkontribusi pada pengembangan pengobatan herbal yang lebih modern dan efektif. Pencarian data diperoleh dari literatur internasional dan nasional yang open access melalui website dan database berbasis ilmiah yaitu Google Scholar, Science Direct, dan PubMed yang membahas teknologi dalam penjaminan mutu dan keamanan fitomedisin. Berdasarkan 5 literatur yang dikumpulkan dijelaskan bahwa terdapat beberapa aspek penting untuk penilaian kualitas fitomedisin termasuk identifikasi, kontaminasi, pemalsuan dan substitusi, kandungan senyawa aktif dan penstandaran, stabilitas produk, dan proses produksi. Identifikasi botani, karakterisasi morfologi, dan profil fitokimia perlu dilakukan pada bahan baku tumbuhan. Selain itu, Good Agricultural and Collection Practices (GACP) juga penting untuk menjamin keseragaman kualitas bahan baku. Pada pustaka juga dijelaskan tentang bagaimana gambaran mengenai berbagai teknik analitik yang dapat digunakan untuk penilaian kualitas fitomedisin serta tantangan-tantangan yang dihadapi. Penggunaan teknologi baru yang lebih baik, dan yang terus berkembang dapat meningkatkan penilaian kualitas fitomedisin dengan memungkinkan identifikasi spesies, deteksi substitusi dan kontaminan, penyaringan untuk bahan pengotor, standarisasi konstituen kimia tertentu, dan pengujian stabilitas sehingga dapat penjamin mutu produk.
Potensi Aktivitas Neuroprotektif Senyawa Fitokimia dalam Markisa (Passiflora edulis) sebagai Pencegah Penyakit Alzheimer I Wayan Ari Sudarma
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p33

Abstract

Penyakit Alzheimer menjadi salah satu penyakit neurodegeneratif yang memiliki patofisiologi sangat kompleks sehingga memiliki pemilihan pengobatan yang terbatas dan kurang efektif. Pemanfaatan bahan alam atau nutrasetikal dengan efek farmakologi neuroprotektif menjadi salah satu pendekatan terapi yang menjanjikan di industri farmasi untuk mencegah serta memperlambat Penyakit Alzheimer. Markisa (Passiflora edulis) diketahui mengandung berbagai macam senyawa yang salah satunya memiliki efek neuroprotektif yang dapat digunakan untuk terapi penyakit Alzheimer. Tujuan tinjauan literatur ini adalah menyediakan informasi kandungan senyawa dalam markisa yang berpotensi memiliki aktivitas neuroprotektif dalam upaya pencegahan dan terapi Penyakit Alzheimer. Data tinjauan diperoleh melalui empat pangkalan data elektronik: Pubmed, Scopus, Science Direct, dan Google Scholar dengan kata kunci yang berkaitan dengan topik bahasan. Tinjauan dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA-ScR dengan terlebih dahulu melakukan penyaringan terhadap judul dan abstrak dilanjutkan dengan evaluasi artikel lengkap untuk menentukan artikel yang memenuhi syarat kriteria inklusi. Data yang diambil mencakup karakteristik penelitian, jenis perlakuan, dan kandungan senyawa dengan efek neuroprotektif. Pangkalan data mencatat terdapat 70 artikel yang berkaitan dengan kata kunci spesifik dan terdapat 7 artikel penelitian praklinis maupun klinis yang relevan dan memenuhi kriteria kelayakan artikel. Kandungan berbagai senyawa dalam tumbuhan markisa terutama pada bagian biji seperti piceatannol, scirpusin B, flavonoid, dan antioksidan, terbukti memiliki efek neuroprotektif yang ditunjukkan dengan penurunan oksigen reaktif dan senyawa neurotoksik. Senyawa dalam markisa berpotensi untuk diteliti sebagai pencegah dan pengobatan terhadap Penyakit Alzheimer, sehingga studi praklinis dan klinis lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui lebih dalam mekanisme dan efektivitas dari senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya.
Potensi Daun Sirih sebagai Agen Alami untuk Pengendalian Plak Gigi melalui Aktivitas Antibakteri Putu Dinda Pradnya Putri Permatasari; Ni Kadek Warditiani
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p34

Abstract

Plak gigi merupakan lapisan lunak yang berasal dari mikroorganisme dan berkembang biak di permukaan gigi yang kotor. Pengendalian plak gigi dapat dilakukan secara mekanis dengan penyikatan gigi dan secara kimiawi dengan penggunaan bahan herbal yang mengandung antibakteri seperti pasta gigi dan obat kumur. Daun sirih hijau (Piper betle L.) mengandung minyak atsiri yang kaya akan fenol dan senyawa turunannya, seperti kavibetol. (betlephenol), estragol, kavikol, dan eugenol yang memiliki potensi kuat sebagai antibakteri. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengevaluasi efektivitas formulasi produk, seperti pasta gigi herbal dan air rebusan sebagai obat kumur dengan komponen utama ekstrak daun sirih, dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab plak gigi, khususnya Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Melalui analisis 4 jurnal nasional dan 5 jurnal internasional dari tahun 2019 hingga 2024 yang diakses melalui google scholar dan science direct. Hasil review menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam daun sirih efektif merusak membran sel bakteri, meningkatkan permeabilitas sel, dan menyebabkan kematian bakteri. Pasta gigi herbal berbasis daun sirih terbukti lebih efektif dalam menurunkan indeks plak gigi dibandingkan pasta gigi non-herbal. Disisi lain, pemanfaatan air rebusan daun sirih juga menunjukkan penurunan akumulasi plak gigi yang signifikan. Kesimpulannya, produk berbasis daun sirih merupakan alternatif alami dan efektif untuk pengendalian plak gigi, dengan potensi untuk meningkatkan kesehatan mulut
Ekstrak Kombinasi Bunga Lavender (Lavandula angustifolia) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) sebagai Losio Anti Nyamuk Ni Made Gladis Desyani Putri; I Wayan Martadi Santika
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p35

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan serta ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Indonesia dengan iklim tropis menjadi salah satu wilayah dengan potensi besar untuk perkembangan nyamuk. Menurut data dari WHO pada April 2024, tercatat sebanyak 46.168 kasus DBD dengan 350 kematian secara nasional di Indonesia. Bunga lavender (Lavandula angustifolia) dan kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) merupakan tanaman dengan kandungan metabolit sekunder yang dapat digunakan untuk mengusir nyamuk penyebab DBD. Ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis dibuat menjadi sediaan farmasi yakni losio. Sediaan farmasi berupa losio sangat mudah dibawa kemanapun serta sangat mudah diaplikasikan. Metode yang digunakan yakni literature reserach dengan menelusuri jurnal publikasi (pustaka primer) nasional dan internasional pada rentang tahun 2019-2024 serta pustaka sekunder. Hasil yang diperoleh yakni ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis memiliki potensi untuk dibuat sebagai losion anti nyamuk yang diformulasikan dengan VCO. Semakin besar konsentrasi bahan aktif dalam sediaan, aktivitas senyawa dalam formulasi losio anti nyamuk juga semakin besar. Simpulan dari hasil penelusuran pustaka yakni ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi sediaan farmasi yakni losion anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk dan menekan prevalensi kasus DBD di Indonesia.
Inovasi Penghantaran Obat: Pengembangan Liposom untuk Efektivitas Kurkumin pada Kunyit (Curcuma Longa L.) Putu Oktaviana Tusan
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p36

Abstract

Kurkumin dari Curcuma longa L. Memiliki potensi terapeutik luas tetapi bioavailabilitas rendah karena cepat terkonjugasi dan diekskresikan. Liposom dapat meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas kurkumin dengan mengenkapsulasi dan melindunginya dari degradasi, serta meningkatkan penetrasi dan waktu paruh, sehingga efektivitasnya meningkat. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka sistematis dari artikel ilmiah (2019-2024) untuk mengevaluasi potensi liposom dalam penghantaran kurkumin. Pencarian dilakukan di pubmed dan Google Scholar dengan fokus pada peningkatan bioavailabilitas, stabilitas, dan efektivitas kurkumin. Artikel in vitro, in vivo, formulasi dan uji klinis dianalisis untuk menemukan tren penggunaan liposom dan potensi aplikasi klinis. Kurkumin, meski memiliki aktivitas farmakologis luas, menghadapi tantangan rendahnya bioavailabilitas dan stabilitas. Liposom, sebagai sistem penghantaran, meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas, dan efek terapeutik kurkumin. Beberapa penelitian menunjukkan efektivitas liposom dalam menghambat pertumbuhan sel kanker dan mengurangi inflamasi, menjadikannya solusi potensial dalam aplikasi klinis terapi berbasis kurkumin. Kesimpulannya, teknologi liposom meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas, dan efektivitas terapeutik kurkumin, terutama dalam pengobatan kanker dan penyakit inflamasi. Metode seperti thin film hydration dan ph-driven menunjukkan hasil signifikan dalam enkapsulasi dan stabilitas. Modifikasi liposom dengan polimer dan nanopartikel meningkatkan aktivitas farmakologi. Uji klinis diperlukan untuk mengonfirmasi keamanan dan efektivitasnya.
auan Pustaka Potensi Kakao (Theobroma cacao L.) sebagai Antioksidan dalam Mengatasi Stres Oksidatif Ni Putu Arista Dewi; Ni Made Pitri Susanti
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p37

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan dalam permasalahan kesehatan akibat penyakit degeneratif yang sering dikaitkan dengan stres oksidatif. Radikal bebas yang berperan dalam kerusakan seluler dan berbagai penyakit seperti kanker dan diabetes, sehingga diperlukan antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Kakao (Theobroma cacao L.) dapat berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Kajian literatur ini bertujuan untuk dapat mengetahui potensi kakao sebagai agen antioksidan. Data tinjauan diperoleh melalui search engine seperti Google Scholar dan PubMed yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir baik artikel dari nasional maupun internasional berupa research article dengan kata kunci yakni “Theobroma cacao”, “Kakao”, “Antioksidan”, dan “Antioxidant”. Berdasarkan hasil literatur yang telah dikaji sebanyak 17 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, kakao memiliki potensi sebagai agen antioksidan yang kuat. Aktivitas antioksidan ini didukung dengan adanya senyawa fenolik dalam kakao. Potensi kakao sebagai sumber antioksidan alami dapat dimanfaatkan dalam suplemen kesehatan yang bertujuan untuk mencegah atau mengurangi dampak stres oksidatif yang berkontribusi terhadap penyakit degeneratif.
Praktik Berkelanjutan dalam Konservasi Tanaman Herbal : Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam) Ni Putu Fiona Cista Dewi
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p38

Abstract

Tanaman Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam) sering dimanfaatkan untuk pengobatan, kosmetik, dan aromaterapi. Permintaan yang cukup tinggi menyebabkan keberadaannya semakin menipis dengan cepat. Artikel ini mengkaji tren global, perkembangan, dan prospek untuk strategi dan metodologi terkait konservasi dan penggunaan berkelanjutan sumber daya tanaman obat Gaharu, dengan tujuan memberikan referensi yang baik dan memastikan ketersediannya bagi generasi mendatang. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar dan Publish or Perish dengan analisis komparatif. Artikel ini mempertimbangkan baik strategi konservasi (seperti konservasi in situ dan ex situ serta praktik budidaya) maupun manajemen sumber daya (seperti praktik pertanian yang baik dan solusi penggunaan berkelanjutan) untuk penggunaan tanaman obat Gaharu yang berkelanjutan. Artikel ini juga memberikan rekomendasi penerapan pendekatan bioteknis (seperti kultur jaringan, mikropropagasi, teknologi benih sintetis, dan teknik berbasis penanda molekuler) untuk meningkatkan hasil dan memodifikasi potensi tanaman Gaharu, mengulas tren global, perkembangan dan prospek strategi dan metodologi terkait konservasi dan pemanfaatan sumber daya tanaman obat secara berkelanjutan.
Strategi Peningkatan Bioavailabilitas Oral Kurkumin Menggunakan Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) : Narrative Review Ni Luh Putu Anggi Asmarani Suwantari
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 3 (2024): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2024
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2024.v03.p39

Abstract

Kurkumin adalah senyawa polifenol yang terdapat dalam tanaman kunyit (Curcuma longa L.) serta dapat berperan sebagai anti-inflamasi, antibakteri, antioksidan dan antikanker. Kurkumin memiliki kelarutan kurang larut dalam air dan eter tapi larut dalam pelarut organik seperti etanol dan asam asetat glasial. Keterbatasan kelarutan pada senyawa kurkumin dikhawatirkan dapat menghambat senyawa aktif kurkumin mencapai target aksi dan mengurangi bioavailabilitas suatu obat. Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) merupakan metode yang dikembangkan untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas suatu zat aktif. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan informasi kepada pembaca mengenai potensi sistem penghantaran SMEDDS dalam meningkatkan bioavailabilitas oral kurkumin. Penggalian informasi dilakukan melalui berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan dan terindeks dengan rentang tahun publikasi 2018-2024. Artikel sesuai dengan kriteria akan dianalisis dan dikaji secara menyeluruh dan disajikan dalam bentuk literature review. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sistem penghantaran SMEDDS berpotensi memperbaiki bioavailabilitas oral serta kelarutan senyawa kurkumin dalam air dibandingkan dengan ekstrak, fraksi maupun zat aktif tanpa disertai dengan sistem penghantaran, sehingga dapat meningkatkan aktivitas farmakologi senyawa kurkumin.

Page 9 of 10 | Total Record : 95