cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
EDUKASI PENYIMPANAN DAN PENYAJIAN ASI PERAH SEBAGAI UPAYA MENJAGA KANDUNGAN NUTRISI ASI Subandrate Subandrate; Ella Amalia; Dwi Indira Setyorini; Safyudin Safyudin
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.1947

Abstract

Exclusive breastfeeding is still not fully carried out by Indonesian mothers. The problem with breastfeeding is the lack of knowledge among mothers and working mothers. To promote exclusive breastfeeding again, educational programs can be carried out. Educational activities are carried out offline at the Prabumulih Mayor's Office Hall. Participants in this community service activity were PKK women from Prabumulih City, with a total of 54 people and ages ranging from 27 years to 71 years. The expert in this activity were dr. Ella Amalia, M.Kes, secretary of the South Sumatra Branch of the Association of Indonesian Breastfeeding Mothers (AIMI), and the national ASI counselor. She informed that breast milk contains sufficient nutrients for the growth and development of infants. Working mothers can continue to provide expressed breast milk (ASIP) to their babies. Giving ASIP to infants requires attention to how it is stored and served. Defrosting ASIP by gradually increasing the temperature, for example, from the freezer to the fridge and then to room temperature, is considered better than direct defrosting with hot water or a heater. Community service activities have been carried out well. This service can provide education to breastfeeding mothers regarding the proper storage and presentation of ASIP.
PENAPISAN TALASEMIA DENGAN PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN Subandrate Subandrate; Sadakata Sinulingga; Medina Athiah; Safyudin Safyudin; Fatmawati Fatmawati; Rini Yana
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.1948

Abstract

Thalassemia is a genetic disease that affects the hemoglobin component in red blood cells. Health education is expected to provide changes in people's knowledge and attitudes in recognizing and preventing thalassemia. In addition, thalassemia self-screening is a simple way to be able to recognize and prevent thalassemia independently and sustainably. This community service activity was carried out with the method of counseling and demonstration of thalassemia screening by checking hemoglobin levels. The activity was carried out in Sako Village, Palembang City on Sunday, October 23, 2022. The participants of the activity were the community and administrators of KJS Al Aqobah 2 Pusri, Sako, Palembang. Most of the participants were 61 years old for the counseling group, and 13 years old for the thalassemia screening group. The community was very enthusiastic about participating in this activity. Some of the important questions asked by participants were 1) Can thalassemia be transmitted? 2) Is thalassemia only inherited from the mother? 3) Can thalassemia be cured? Discussions about thalassemia are carried out in general in a series of events and individually between screening activities. The results of screening with hemoglobin examination showed that there were no participants who were indicated to have thalassemia. The hemoglobin levels of all participants were normal (above 12 g/dL). Tracing symptoms and family history showed that the participant's family had not been indicated as having thalassemia. The service activities have been carried out well and provide benefits for the participants. The community expects similar activities to be carried out simultaneously.
PELATIHAN KEBENCANAAN DENGAN METODE NAVIGASI PADA MASYARAKAT DAU MALANG DAN MAHASISWA UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO MALANG Faizal Kurniawan; Amanah Agustin; Muhammad Ali Makki
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.1951

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan aplikasi digital, dalam mitigasi kebencanaan, selain itu kegiatan pelatihan ini dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa tentang konsep dan unsur aplikatif dalam kebencanan. Kegaiatan pengabdian ini berlangsung di bumi perkemahan bedengan kecamatan Dau Malang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam penggunaan aplikasi navigasi digital. Harapannya setelah kegiatan ini mahasiswa dan masyarkat mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam menghadapi kewaspadaan terhadap bencana
EFEKTIVITAS PENYALURAN BEASISWA GUBERNUR SUMATERA UTARA KE SEKOLAH DI KOTA MEDAN Dimas Dwi Pratama; Mia Aulina Lubis; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.1978

Abstract

Gubernur Provinsi Sumatera Utara memiliki peran penting dalam penyaluran beasiswa pendidikan ke sekolah-sekolah di Kota Medan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penyaluran beasiswa Gubernur Sumatera Utara ke sekolah di Kota Medan. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara dengan pejabat di Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Sekolah, dan penerima beasiswa. Hasil penelitian menunjukkan peran Gubernur belum maksimal dalam penyaluran beasiswa. Beberapa persoalan ditemukan antara lain, kurangnya koordinasi Gubernur dengan dinas terkait untuk memastikan penyaluran beasiswa tepat sasaran dan tepat waktu, sosialisasi yang belum menyeluruh ke seluruh calon penerima beasiswa, dan belum adanya standar operasional prosedur yang jelas terkait seleksi penerima beasiswa. Disarankan peran Gubernur dapat ditingkatkan dengan mendorong terbentuknya tim khusus yang bertanggungjawab atas pengelolaan beasiswa, melakukan sosialisasi yang lebih gencar bekerja sama dengan dinas pendidikan dan sekolah, serta membuat standar operasional prosedur yang transparan untuk proses seleksi penerima beasiswa. Dengan demikian, diharapkan penyaluran beasiswa pendidikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat lebih optimal dan tepat sasaran khususnya bagi siswa berprestasi dan kurang mampu di Kota Medan.
PENYULUHAN “BULLYING” GUNA PERLINDUNGAN ANAK DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN SISWA SMA NEGERI 1 JAYAPURA Grisca Valencia Fredrika Walary Ara
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.1992

Abstract

Bullying is a social problem that never ends in society. These problems are found in different social contexts such as education, the world of work, even in everyday life. The perpetrators and victims also come from different age groups. Children and adolescents are a vulnerable age. Meanwhile, school is the most common place where bullying occurs. Sometimes this issue is even internalized with other activities, such as the orientation period for new students. Bullying has become a culture that sometimes students don't realize they take action. So every school needs extensions that can increase students' understanding of bullying. The methods used in this extension are (1) conference; (2) discussion; (3) feedback; and (4) video playback. The results of the counseling show that there is an understanding of students regarding the impact of this treatment which can later make students aware that bullying can occur in various forms. Students can also see the need for their role in reducing cases of bullying (bullying) happened at school.
PENTINGNYA PENYULUHAN KESADARAN HUKUM BAGI SISWA SD SEBAGAI PENCEGAH DINI RESIKO TINDAK KEJAHATAN Gilang Perdana; Nindiarti Septya; Nugraheni Suryaningtyas; Stevanus Dwi; Zukhruf Krisna; Zada Aryaguna; Muhammad Ali Equatora
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.2006

Abstract

Pendidikan mengenai hukum-hukum dasar pada anak di Indonesia sudah ada di dalam mata pelajaran yang ada di kurikulum pembelajaran sejak sekolah dasar (SD), namun hal tersebut belum diperjelas mengenai apa itu hukum, jenis hukum, dan akibat dari melanggar hukum. Oleh karena itu tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu penyuluhan kesadaran hukum bagi siswa sekolah dasar diharapkan dapat menambah pengetahuan dari para siswa dan siswi mengenai hukum dan dapat mengetahui hukum yang berlaku serta hidup dengan penuh tanggung jawab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian yaitu studi kasus. Kemudian hasil yang dapat diperoleh dari pada penelitian ini adalah anak dapat mengenal lebih dalam mengenai hukum dan dapat menerapkanya di dalam kehidupan sehari hari dan meminimalisisr terjadinya tindak pelanggaran hukum yang dapat disebabkan oleh ketidaktahuan oleh anak akan hukum yang berlaku. Kebutuhan pengenalan dan pemahaman mengenai hukum
OPTIMALISASI PERAN KELOMPOK MASYARAKAT PEDULI PEMASYARAKATAN DALAM MEMPERSIAPKAN REINTEGRASI SOSIAL BAGI KLIEN PEMASYARAKATAN DI GRIYA ABHIPRAYA CIRA BAPAS KELAS I JAKARTA TIMUR-UTARA Igo Pebri Asah Saputra; Jonathan Tri Anggoro Putra
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.2009

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Timur - Utara dan implikasinya terhadap pengembangan strategi intervensi sosial. Studi ini mencakup inisiasi kegiatan sosial, asesmen klien, sosialisasi organisasional, dan perencanaan intervensi. Temuan menunjukkan bahwa model KKN secara efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, menjadi dasar kurikulum pendidikan di institusi serupa. Implikasinya mencakup potensi adopsi metode intervensi sosial terstruktur, penguatan kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat, serta pengembangan program rehabilitasi yang efektif. Studi kasus Griya Abhipraya menyoroti dampak positif dari pendekatan rehabilitasi sosial pada tingkat makro. Kerjasama dengan Yayasan Karitas Sani Madani menegaskan pentingnya keterlibatan multi-stakeholder dalam upaya rehabilitasi sosial.
PERANAN BALAI PEMASYARAKATAN DALAM MEMINIMALISIR TINDAK KRIMINAL PADA REMAJA MELALUI PROGRAM “BAPAS GOES TO SCHOOL” Veronica Endah Triasih; Maureen Wahyu Widhayanti; Purnomo Adi Nugroho; Mico Jeje Saputra; Novan Fatih Nur Fauzi
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.2011

Abstract

Pada masa remaja, akan cenderung menjadi masa pencarian jati diri sehingga remaja memiliki emosi yang labil dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Perilaku seorang saat memasuki usia remaja diinterpretasikan menjadi perilaku yang baik maupun perilaku buruk. Kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal dan merugikan orang lain dikenal dengan sebutan kenakalan remaja. Maraknya kenakalan remaja yang terjadi tak jarang dapat mengarahkan remaja pada tindakan melanggar hukum yang memiliki konsekuensi hukum yang harus dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu, untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini maka dibentuklah program “Bapas Goes To School” dengan tema “Peranan Bapas Dalam Meminimalisir Tindak Kriminal Pada Remaja” yang menekankan pada perubahan perilaku sadar hukum dan pemberian pemahaman pada remaja untuk berhati-hati dalam bertindak sehingga tidak terjerumus pada tindakan yang melanggar hukum
PEMBINAAN KEAGAMAAN TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PANCUR BATU Rizki Arafanta Sebayang
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.2017

Abstract

Tujuan dari pembinaan keagamaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah untuk membantu para narapidana bertumbuh dalam nilai-nilai spiritual dan keyakinan mereka. Sesuai dengan pandangan masing-masing narapidana, upaya ini mencakup konseling spiritual, pendidikan agama, dan kegiatan keagamaan. Diharapkan bahwa dengan meningkatkan komponen keagamaan, hal ini akan membantu rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana ke dalam masyarakat. Tujuan dari pembinaan keagamaan adalah untuk membantu narapidana agar lebih bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga mereka dapat mengatasi tantangan spiritual di lingkungannya dan menghadapi tantangan hidup dengan bertawakal kepada Allah SWT.
PENGEMBANGAN SELF SERVICE USULAN INTEGRASI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA KALIANDA Fedro Dicaprio; Vivi S. Biafri
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i4.2025

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda meraih predikat WBK pada tahun 2021 dengan menggunakan aplikasi SiKeren Paskal, yang mempermudah keluarga narapidana dalam memahami pembinaan, proses usulan integrasi, dan asimilasi. Meskipun demikian, aplikasi ini belum menyediakan fitur untuk narapidana bertanya langsung kepada petugas mengenai persyaratan usulan integrasi. Karena jumlah petugas yang kurang, hal ini menjadi kurang efektif. Sebagai solusi, taruna politeknik ilmu pemasyarakatan mengembangkan inovasi Self service SiKeren Paskal. Program ini mencakup fitur chat yang memungkinkan narapidana mendapatkan informasi tanpa harus bertemu petugas secara langsung. Inovasi ini diharapkan memudahkan narapidana dalam mendapatkan haknya dalam proses usulan integrasi. Selain itu, kegiatan aktualisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas nilai-nilai dasar seperti akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi, sehingga terbentuk pegawai Lapas yang mendukung terwujudnya tujuan nasional bangsa. Di samping itu, petugas pemasyarakatan diharapkan mampu membawa pengaruh positif bagi instansinya, meningkatkan kompetensi, dan melaksanakan tugas dengan akuntabel, berintegritas, dan bertanggung jawab. Pedoman ini diharapkan akan membuat pelayanan terhadap publik lebih profesional dan berkualitas.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue