cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jise.journal@lenvari.org
Editorial Address
Perum Pesona Mutiara, Karangwidoro, Dau, Kabupaten Malang 65151
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Indonesian Society Empowerment
ISSN : 29878160     EISSN : 29877288     DOI : https://doi.org/10.61105/jise.v1i1
Journal of Indonesian Society Empowerment (JISE) adalah sebuah wadah menerbitkan dan menyebarluaskan gagasan dan penelitian di bidang pengabdian masyarakat, pekerjaan sosial, dan aktivitas pemberdayaan komunitas dan kemasyarakatan. Jurnal ini bertujuan untuk berkontribusi dalam pemahaman teoretis, membentuk kebijakan publik, dan melihat praktik aktivitas sosial. Kami menerima publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional, dan pengabdi dengan fokus Community Empowerment; Social Access; Community Service; Education for Sustainable Development; Service to the Community; Training, Marketing, Technological Accuracy, and Design; Outskirt Areas and Undeveloped Areas; dan Education for Sustainable Development;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023): December" : 5 Documents clear
Edukasi “Mitigasi Bencana” di SDN 4 Merjosari Malang sebagai Upaya Penguatan Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Kota Malang Lestari, Asih Widi; Firdausi, Firman; Wulandari, RR. Merry Chornelia; Primasworo, Rifky Aldila; Sari, Yuli Indah; Amanda, Dela Eka
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.13

Abstract

Kota Malang, yang terletak di wilayah geologis yang rentan terhadap gempa bumi, sering kali mengalami getaran tanah yang dapat membahayakan keselamatan penduduknya. Data dari tahun 2022 mencatat beberapa insiden gempa bumi yang terjadi di kota ini, menekankan urgensi untuk meningkatkan pemahaman dan persiapan mengenai bencana ini, terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan yang sangat dibutuhkan bagi siswa sekolah dasar di Kota Malang tentang bahaya gempa bumi dan bagaimana cara menghadapinya. Hasil dari pelatihan mitigasi bencana ini diharapkan adalah siswa-siswi yang lebih sadar akan bahaya gempa bumi dan mampu mengidentifikasi langkah-langkah penyelamatan diri yang diperlukan saat terjadi gempa bumi. Dengan pemahaman ini, siswa di Kota Malang akan menjadi agen perubahan yang dapat membantu mengedukasi anggota keluarga dan teman-teman mereka tentang pentingnya persiapan dan tindakan yang benar selama bencana gempa bumi. Sebagai hasil akhir, diharapkan pengurangan risiko dan kerugian akibat gempa bumi, serta peningkatan keselamatan dan kesiapan komunitas dalam menghadapinya. Malang City, which is located in a geological area that is prone to earthquakes, often experiences ground vibrations that can endanger the safety of its residents. Data from 2022 records several earthquake incidents that occurred in this city, emphasizing the urgency to increase understanding and preparation regarding this disaster, especially for elementary school-age children. The aim of this service is to provide much needed knowledge for elementary school students in Malang City about the dangers of earthquakes and how to deal with them. It is hoped that the results of this disaster mitigation training will be that students are more aware of the dangers of earthquakes and are able to identify the necessary self-saving steps when an earthquake occurs. With this understanding, students in Malang City will become agents of change who can help educate their family members and friends about the importance of proper preparation and action during an earthquake disaster. As a final result, it is hoped that the risk and loss due to earthquakes will be reduced, as well as increased safety and community preparedness in facing them.
Penggunaan Sensory Path untuk Mendukung Perkembangan Motorik Anak Usia Pra Sekolah di “Tarbiyatul Athfal Pesan Ibu” Hastutiningtas‬, ‪Wahidyanti Rahayu; Setyabudi, Irawan; Maemunah, Neni
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.31

Abstract

The pre-school period is a developmental stage in children aged 3-6 years where children learn to interact with other people. At this time game tools are needed that can support children's motor development. Educational Game Tools (APE) are all forms of games designed to provide educational experiences or learning experiences to the players, especially children. TA Pesan Ibu is one of the schools that provides a stimulus for the development of preschool-aged children, such as motor, cognitive, and other developments. APE given to children is in the form of a Sensory Path. This game is still not optimal for children so the solution that can be done is to provide sensory path games so that they can provide a stimulus for children's motor development. Thus, the teacher can introduce educational game tools that are in accordance with the themes and sub-themes of learning so that children feel happy when they are in class. Masa Pra Sekolah adalah tahap perkembangan pada anak usia 3-6 tahun dimana anak belajar berinteraksi dengan orang lain. Pada masa ini diperlukan alat permainan yang dapat mendukung perkembangan motorik anak. Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan semua bentuk permainan yang dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan atau pengalaman belajar kepada para pemainnya, terutama pada anak. TA Pesan Ibu merupakan salah satu sekolah yang memberikan stimulus perkembangan anak usia prasekolah, seperti perkembangan motorik, kognitif dan lainnya. APE yang diberikan pada anak berupa Sensory Path, Permainan ini masih belum optimal diberikan pada anak sehingga solusi yang dapat dilakukan adalah memberikan permainan sensory path sehingga dapat memberikan stimulus pada perkembangan motorik anak. Dengan demikian, guru dapat mengenalkan alat permainan edukasi yang sesuai dengan tema dan sub tema pembelajaran sehingga anak merasa senang saat berada di dalam kelas.
Pendampingan Branding School dengan Keterampilan Video Content Creator Ibu – Ibu Guru TK Se-Kabupaten Sidoarjo Oktarina, Riesta Ayu; Sari, Ratna Puspita; Suprihatin, Suprihatin; Wulandari, E. Rizky; Rachmawati, Aulia Afniar
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.34

Abstract

Artikel ini merupakan hasil pelatihan dan pendampingan branding school dengan pembuatan video content creator ibu – ibu guru TK se-Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan video content creator dan branding sekolah bagi ibu guru TK di Kabupaten Sidoarjo. Materi meliputi public speaking, perencanaan, produksi konten, serta produksi, editing, dan publikasi video. Guru diajarkan public speaking untuk komunikasi efektif, perencanaan konten menarik, dan produksi serta editing video. Hasilnya, guru-guru mampu menghasilkan konten video informatif, mempublikasikannya melalui media sosial, meningkatkan citra sekolah, dan menarik calon murid. Pendampingan ini berhasil meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, produksi konten menarik, serta penguasaan produksi, editing, dan publikasi video. Pendampingan ini memiliki dampak positif dalam menghubungkan guru dengan keterampilan video modern, mendukung branding sekolah, dan memperkaya komunikasi dengan masyarakat. Rekomendasi dari artikel ini adalah bahwa pendekatan serupa bisa diterapkan di lembaga pendidikan lain untuk mendukung branding dan komunikasi yang efektif. Peningkatan ini diharapkan akan memperbaiki citra sekolah dan jumlah pendaftar di masa mendatang. This article is the result of training and mentoring for branding schools by making video content creators for kindergarten teachers throughout Sidoarjo Regency. The aim is to improve the skills of video content creators and school branding for kindergarten teachers in Sidoarjo Regency. Materials include public speaking, planning, content production, as well as video production, editing and publication. Teachers are taught public speaking for effective communication, planning interesting content, and video production and editing. As a result, teachers are able to produce informative video content, publish it through social media, improve the school's image, and attract prospective students. This assistance has succeeded in improving public speaking skills, production of interesting content, as well as mastery of video production, editing and publication. This assistance has had a positive impact in connecting teachers with modern video skills, supporting school branding, and enriching communication with the community. The recommendation from this article is that a similar approach can be applied in other educational institutions to support effective branding and communication. This increase is expected to improve the image of the school and the number of applicants in the future.
Peningkatan Pengetahuan Fungsi Kognitif pada Lansia Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang Rosdiana, Yanti; Devi , Hilda Mazarina; Dewi , Novita; Supriyadi, Supriyadi; Putri, Rona Sari Mahaji
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.35

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah serius pada lansia yang akan mengakibatkan lansia sulit untuk hidup mandiri dan meningkatkan risiko terjadinya demensia sehingga lansia mengalami gangguan perilaku dan penurunan kualitas hidup. Gangguan fungsi kognitig ini apabila terjadi dalam jangka waktu yang Panjang dan tidak segera dilakukan penanganan yang optimal dapat menganggu kegiatan aktifitas lansia dalam sehari-hari. Perubahan fungsi kognitif ini tentunya membawa dampak tersendiri bagi kehidupan lansia dengan demikian perlu adanya solusi diatantaranya adalah dengan melakukan terapi permainan tebak gambar untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi pengetahuan fungsi kognitif pada lansia. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini diberikan pada 37 orang lansia di RT 06 RW 01 Jl . Kasin Jaya III Keluarahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun. Dari hasil pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini didapatkan perebedaan sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat yang sebelumnya pengetahuan fungsi kognitif tinggi sebesar 59,4% dan setelah kegiatan pengetahuan fungsi kognitif lansia sedang sebesar 56.7%. Diharapkan kedepannya dapat mengadakan edukasi berkala tentang fungsi kognitif pada lansia. Decreased cognitive function is a serious problem in the elderly which will make it difficult for the elderly to live independently and increase the risk of developing dementia so that the elderly experience behavioral disorders and a decreased quality of life. If this cognitive function disorder occurs over a long period of time and optimal treatment is not immediately carried out, it can interfere with the activities of the elderly in their daily activities. This change in cognitive function certainly has its own impact on the lives of the elderly, so there is a need for a solution, one of which is to do picture guessing game therapy to improve cognitive function in the elderly. The implementation of this service aims to increase the function of knowledge of cognitive functions in the elderly. This Community Service implementation was given to 37 elderly people in RT 06 RW 01 Jl. Kasin Jaya III, Tanjungrejo Exit, Sukun District. From the results of the implementation of community service, it was found that the difference before the implementation of community service activities was that previously knowledge of cognitive functions was high at 59.4% and after activities knowledge of cognitive functions of the elderly was moderate at 56.7%. It is hoped that in the future it will be able to conduct periodic education about cognitive function in the elderly
Penyuluhan dan Sosialisasi Lingkungan Sehat pada Komunitas Waria, Karangploso, Kabupaten Malang Mutiara, Farah; Kholil, A.Yusuf; Dewi, Retno Ayu
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.43

Abstract

Kegiatan ini mengeksplorasi peran penting penyuluhan dan sosialisasi dalam membina lingkungan sehat pada komunitas Waria Karangploso Kabupaten Malang. Komunitas Waria, yang terdiri dari individu transgender di Indonesia, sering menghadapi diskriminasi dan pengucilan masyarakat, yang mengakibatkan berbagai tantangan kesehatan dan kesejahteraan. Temuan menunjukkan bahwa program konseling dan sosialisasi sangat berdampak pada kesejahteraan mental, emosional, dan fisik anggota komunitas Waria. Melalui inisiatif ini, individu mendapatkan akses terhadap informasi kesehatan penting, jaringan dukungan sosial, dan rasa memiliki. Lebih lanjut, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat, penyedia layanan kesehatan, dan lembaga pemerintah dalam melaksanakan program berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan spesifik komunitas Waria. Kegiatan ini menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk mendorong penerimaan, inklusivitas, dan pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan adil bagi komunitas Waria di Karangploso, Kabupaten Malang. This activity explores the important role of counseling and socialization in fostering a healthy environment in the Waria Karangploso community, Malang Regency. The Waria community, which consists of transgender individuals in Indonesia, often faces discrimination and exclusion from society, resulting in various health and well-being challenges. Findings show that counseling and outreach programs greatly impact the mental, emotional, and physical well-being of members of the Transgender community. Through this initiative, individuals gain access to important health information, a social support network, and a sense of belonging. Furthermore, this research underscores the importance of collaboration between community organizations, health service providers, and government agencies in implementing sustainable programs that meet the specific needs of the Transgender community. This activity emphasizes the importance of ongoing efforts to encourage acceptance, inclusivity, and education to create a healthier and more equitable environment for the Waria community in Karangploso, Malang Regency.

Page 1 of 1 | Total Record : 5