cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jise.journal@lenvari.org
Editorial Address
Perum Pesona Mutiara, Karangwidoro, Dau, Kabupaten Malang 65151
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Indonesian Society Empowerment
ISSN : 29878160     EISSN : 29877288     DOI : https://doi.org/10.61105/jise.v1i1
Journal of Indonesian Society Empowerment (JISE) adalah sebuah wadah menerbitkan dan menyebarluaskan gagasan dan penelitian di bidang pengabdian masyarakat, pekerjaan sosial, dan aktivitas pemberdayaan komunitas dan kemasyarakatan. Jurnal ini bertujuan untuk berkontribusi dalam pemahaman teoretis, membentuk kebijakan publik, dan melihat praktik aktivitas sosial. Kami menerima publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional, dan pengabdi dengan fokus Community Empowerment; Social Access; Community Service; Education for Sustainable Development; Service to the Community; Training, Marketing, Technological Accuracy, and Design; Outskirt Areas and Undeveloped Areas; dan Education for Sustainable Development;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Pelatihan dan Pengembangan Obyek Wisata Wisuka di Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang Kholil, A Yusuf; Mutiara, Farah; Novitawati, Retno Ayu Dewi
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i1.1

Abstract

Subjek dalam pengabdian ini adalah masyarakat, para pemerintah desa, pengelola wisata wisuka. Objek dalam penelitian ini adalah Strategi pengembangan yang dilakukan dalam hal pengembangan wisata di wisata wisuka. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Wisata Wisuka yang terletak di Desa Wajak, Kecamatan, Kabupaten Malang dengan pertimbangan bahwa daerah ini memiliki banyak potensi wisata yang memungkinkan untuk keperluan kegiatan pengabdian masyarakat agar dapat mengembangkan potensi wisata yang dimiliki.. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu memberikan media atau sarana prasarana guna mendukung potensi Wisata Wisuka dalam pengembangannya sebagai daerah wisata. The subjects in this service are the community, village governments, and Wisuka tourism managers. The object of this research is the development strategy carried out in terms of tourism development in Wisuka tourism. The determination of the research location was carried out purposively, namely Wisuka Tourism which is located in Wajak Village, District, Malang Regency with the consideration that this area has a lot of tourism potential that allows for community service activities so that it can develop its tourism potential. Community service methods which is used in this activity is to provide media or infrastructure to support the potential of Wisuka Tourism in its development as a tourist area.
Peningkatan Ketrampilan Produksi Video Jurnalistik E-Magazine Krisanonline.com, SMA Santa Maria, Surabaya Purnama, Finsensius Yuli; Chandra, Christopher; Lapalelo, Putra Aditya
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i1.3

Abstract

Penerbitan di lingkungan pendidikan menjadi signifikan karena turut membentuk logika berpikir siswa agar tersistematis, menyesuaikan berdasarkan kelengkapan fakta di lapangan. Berlandaskan pada hal tersebut, sekolah menengah atas (SMA) Santa Maria menjadi salah satu sekolah di Surabaya yang secara khusus memberikan pembekalan pengelolaan penerbitan kepada siswa-siswinya. Sekolah ini terletak di Jalan Raya Darmo 49 Surabaya. Bersama guru pendamping, para mahasiswa mengembangkan sebuah e-magazine yang bernama Krisanonline.com. Krisanonline.com pengembangan penerbitan majalah cetak, Krisan. Sejumlah kendala dialami oleh mitra sasaran. Oleh karena itu, sebagai langkah untuk mengambangkan potensi penerbitan sekolah agar sesuai dengan kebutuhan zaman diperlukan pelatihan-pelatihan penerbitan yang mengutamakan konsep “kekinian” dengan mengacu pada produksi konten-konten berbasis digital. Untuk itulah pengabdian ini dilakukan sebagai solusi upaya meningkatkan pemahaman terkait prinsip dasar jurnalistik dan proses produksi video jurnalistik untuk e-magazine. Kegiatan yang akan dilakukan dalam program Abdimas ini adalah pelatihan membuat rancangan liputan, rancangan jurnalistik video, dan pendampingan karya. Harapannya, hasil dari program ini adalah adanya peningkatan kualitas liputan dan karya dari kelompok dampingan. Sekaligus membawa level kerja siswa-siswi SMA Sanmar pada tingkatan yang lebih kredibel, trustworthy, dan lebih menarik secara visual. Publishing in the educational environment has become significant as it helps shape students' logical thinking to be systematic and adaptable based on the completeness of facts in the field. Santa Maria High School is one of the private schools in Surabaya that specifically provides publishing management training to its students. This school is located at Jalan Raya Darmo 49 Surabaya. It has an student activity to develop an e-magazine called Krisanonline.com, an expansion of the print magazine, Krisan. Several challenges are faced. Therefore, as a step towards developing the school's publishing potential to meet the demands of the current era, publishing training is required, emphasizing the concept of being up-to-date by focusing on producing digitally-based content. Hence, this engagement is conducted as a solution to enhance understanding of basic journalistic principles and the process of producing journalistic videos for the e-magazine. The activities to be carried out in this Community Service Program (Abdimas) include training in designing coverage, video journalism design, and providing guidance for their work. The expected outcome of this program is an improvement in the quality of coverage and works produced by the participating group. Additionally, it aims to elevate the work level of the students from SMA Sanmar to a more credible, trustworthy, and visually appealing standard.
Pendampingan Program Tabung Sampah BSU Untag Surabaya pada Organisasi Mahasiswa sebagai Wujud Komitmen Untag Surabaya sebagai Eco Campus Cahyani, Shinta Aaliyah; Vienna, Tiara Del; Bella, Aisah Shinta; Kusumaningrum, Herlina
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i1.4

Abstract

Bank Sampah Unit Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (BSU Untag Surabaya) didirikan pada 2021 guna meningkatkan kesadaran kepedulian lingkungan di lingkup civitas akademik Untag Surabaya dan masyarakat sekitar kampus Untag Surabaya. Selain itu, merupakan perwujudan nyata dari predikat Eco Campus yang telah disandang kampus Untag Surabaya. Demikian Untag Surabaya berkomitmen menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan terutama di internal Kampus Untag Surabaya. Tim pengabdi dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan program pendampingan menabung sampah yang ditujukan kepada organisasi kemahasiswaan di lingkup Untag Surabaya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dari Maret-Mei 2023. Strategi komunikasi persuasif dilakukan untuk menarik minat organisasi kemahasiswaan bersedia menjadi nasabah dan membuat agenda internal yakni program tabung sampah secara berkala. Peranan komunikasi yang persuasif tentunya menjadi kunci untuk dapat mengajak organisasi kemahasiswaan berpartisipasi dalam program tabung sampah di Bank Sampah Untag, dengan demikian penggunaan model strategi AIDDA ini menjadi strategi tepat untuk menarik minat organisasi kemahasiswaan dalam menabung sampah di Bank Sampah Unit Untag Surabaya. The 17 August 1945 University Unit Garbage Bank Surabaya (BSU Untag Surabaya) was established in 2021 to increase awareness of environmental concern within the scope of the Surabaya Untag academic community and the community around the Surabaya Untag campus. In addition, it is a real manifestation of the Eco Campus predicate that has been carried by the Untag Surabaya campus. Thus Untag Surabaya is committed to creating an environmentally friendly environment, especially in the internal Untag Surabaya Campus. The service team from the University of 17 August 1945 Communication Science Study Program Surabaya carried out a waste saving mentoring program aimed at student organizations within the scope of Untag Surabaya. Community service activities are carried out from March-May 2023. A persuasive communication strategy is carried out to attract student organizations willing to become customers and create an internal agenda, namely the garbage tube program on a regular basis. The role of persuasive communication is certainly the key to being able to invite student organizations to participate in the waste tube program at the Untag Trash Bank, thus using the AIDDA strategy model is the right strategy to attract student organizations' interest in saving waste at the Surabaya Untag Unit Garbage Bank.
Penanaman Konsep Manajemen Diri dalam Era Digital di Kalangan Pondok Pesantren Muhammadiyah Takerharjo Prayogo, Moh Dey
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i1.5

Abstract

Memahami pentingnya konsep manajemen diri sebagai modal utama untuk menghadapi masa depan bagi pelajar Pondok Pesantren Muhammdiyah di desa Takerharjo Lamongan merupakan suatu tuntutan wajib yang di berikan oleh lembaga tersebut. Keselarasan antara kemampuan akademik dengan moralitas yang baik adalah poin penting yang menjadi perhatian khusus oleh lembaga untuk menyiapkan para siswa-siswi yang akan mengarungi kehidupan yang lebih kompleks setelah mereka menamatkan pendidikan formal mereka di tingkat SLTA. Selama ini kemajuan teknologi digital yang tercermin melalui smartphone mejadi hambatan yang besar yang dapat mengganggu cita-cita dan pembalajaran para siswa yang selama ini di tempuh karena belum di pahaminya cara bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi di era digital seperti sekarang ini sebagai pendukung pengembangan potensi yang ada pada setiap pelajar. Atas permasalahan tersebut penulis mendapatkan amanah untuk melakukan sosialisasi dan pemaparan sesuai dengan kemampuan penulis terkait bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi di era digital sebagai salah satu instrumen pengembangan diri melalui konsep manajmenen diri yang baik. Hasil yang di dapatkan dalam kegiatan tersebut yakni meningkatnya pemahaman para peserta kegiatan dalam memaknai konsep manajemen diri yang efektif di era digital, antara lain bijak dalam menggunakan smartphone sesuai dengan kebutuhan akademik dan juga sebagai alat untuk mengasah kemampuan diri baik dalam bidang soft-skill ataupun dalam bidang hard-skill. Understanding the importance of the concept of self-management as the main capital to fight the future for students of the Muhammdiyah Islamic Boarding School in Takerharjo Lamongan village is a mandatory demand given by the institution. The harmony between academic ability and good morality is an important point of special concern by the institution to prepare students who will navigate a more complex life after they finish their formal education at the high school level. So far, the advancement of digital technology reflected through smartphones has become a big obstacle that can interfere with the ideals and learning of students who have been taken because they have not understood how to wisely utilize technological advances in the digital era like today as a support for the development of the potential that exists in every student. For this problem, the author has the mandate to conduct socialization and exposure in accordance with the author's ability related to how to utilize technological developments in the digital era as an instrument of self-development through the concept of good self-management. The results obtained in the activity were an increase in the understanding of the participants in interpreting the concept of effective self-management in the digital era, including being wise in using smartphones in accordance with academic needs and also as a tool to hone self-abilities both in the soft-skill field and in the hard-skill field
Peningkatan Kemampuan Public Speaking dan Grooming pada Forum Remaja Desa Sumberingin, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar Meifilina, Andiwi; Andari, Bina
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i1.6

Abstract

Pentingnya keterampilan public speaking bagi remaja dan dengan dimilikinya keterampilan public speaking oleh remaja Desa Sumberingin Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar ini, maka tidak akan ada lagi suasana saling tunjuk-menunjuk untuk menjadi pembicara maupun pembawa acara dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Selain itu juga tidak ada kesulitan dalam mencari pembicara/pembawa acara/MC (Master of Ceremony) untuk mensukseskan acara yang diagendakan. Berdasarkan pemaparan diatas, peneliti merasa perlu mengadakan pelatihan tentang bagaimana cara seseorang berbicara kepada forum dengan menggunakan teknik-teknik public speaking yang baik dan benar untuk remaja dan bagaimana cara untuk berpenampilan rapi, bersih, dan menarik. Kebersihan dan kerapian diri, mengucapkan salam, sikap ramah, berbicara yang sopan. Pelatihan public speaking dan grooming dilakukan di Desa Sumberingin Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar pada hari Minggu, 15 Januari 2023. Peserta pelatihan terdiri atas 50 orang yang merupakan remaja Desa Sumberingin Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar. Hasil evaluasi dari pengabdian masyarakat ini yaitu dari 5 pernyataan yang ada di angket, presentase poin 1 sebanyak 58,8% Sangat Setuju dan sebesar 41,17% Setuju. Sedangkan pada point 2 sebanyak 54.11% Sangat Setuju dan sebesar 45.17% Setuju. Pada poin 3 sebanyak 50.00% Sangat Setuju dan sebesar 50.00% Setuju. Pada poin 4 sebanyak 44,11% Sangat Setuju dan sebesar 41,17% Setuju. Akan tetapi sebanyak 14,7% menjawab Tidak Setuju. Sedangkan pada poin 5 sebanyak 55,8% Sangat Setuju dan sebesar 41,15% Setuju. The importance of public speaking skills for teenagers and with them public speaking skills by the youth of Sumberingin Village, Sanan Kulon District, Blitar Regency, there will no longer be an atmosphere of pointing fingers at each other to be speakers or presenters in every activity carried out. Apart from that, there was also no difficulty in finding a speaker/host/MC (Master Of Ceremony) to make the event that was scheduled a success. Based on the explanation above, the researcher feels the need to hold training on how someone speaks to forums using good and correct public speaking techniques for teenagers and how to look neat, clean, and attractive. Cleanliness and grooming, greeting, friendly attitude, speaking politely. Public speaking and grooming training was conducted in Sumberingin Village, Sanan Kulon District, Blitar Regency on Sunday, January 15, 2023. The training participants consisted of 50 people who were teenagers from Sumberingin Village, Sanan Kulon District, Blitar Regency. The results of the evaluation of this community service are that of the 5 statements in the questionnaire, the percentage of point 1 is 58.8% Strongly Agree and 41.17% Agree. While at point 2 as much as 54.11% Strongly Agree and 45.17% Agree. At point 3 as much as 50.00% Strongly Agree and 50.00% Agree. At point 4 as much as 44.11% Strongly Agree and 41.17% Agree. However, as much as 14.7% answered Disagree. Whereas in point 5 as much as 55.8% Strongly Agree and 41.15% Agree.
Edukasi “Mitigasi Bencana” di SDN 4 Merjosari Malang sebagai Upaya Penguatan Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Kota Malang Lestari, Asih Widi; Firdausi, Firman; Wulandari, RR. Merry Chornelia; Primasworo, Rifky Aldila; Sari, Yuli Indah; Amanda, Dela Eka
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.13

Abstract

Kota Malang, yang terletak di wilayah geologis yang rentan terhadap gempa bumi, sering kali mengalami getaran tanah yang dapat membahayakan keselamatan penduduknya. Data dari tahun 2022 mencatat beberapa insiden gempa bumi yang terjadi di kota ini, menekankan urgensi untuk meningkatkan pemahaman dan persiapan mengenai bencana ini, terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan yang sangat dibutuhkan bagi siswa sekolah dasar di Kota Malang tentang bahaya gempa bumi dan bagaimana cara menghadapinya. Hasil dari pelatihan mitigasi bencana ini diharapkan adalah siswa-siswi yang lebih sadar akan bahaya gempa bumi dan mampu mengidentifikasi langkah-langkah penyelamatan diri yang diperlukan saat terjadi gempa bumi. Dengan pemahaman ini, siswa di Kota Malang akan menjadi agen perubahan yang dapat membantu mengedukasi anggota keluarga dan teman-teman mereka tentang pentingnya persiapan dan tindakan yang benar selama bencana gempa bumi. Sebagai hasil akhir, diharapkan pengurangan risiko dan kerugian akibat gempa bumi, serta peningkatan keselamatan dan kesiapan komunitas dalam menghadapinya. Malang City, which is located in a geological area that is prone to earthquakes, often experiences ground vibrations that can endanger the safety of its residents. Data from 2022 records several earthquake incidents that occurred in this city, emphasizing the urgency to increase understanding and preparation regarding this disaster, especially for elementary school-age children. The aim of this service is to provide much needed knowledge for elementary school students in Malang City about the dangers of earthquakes and how to deal with them. It is hoped that the results of this disaster mitigation training will be that students are more aware of the dangers of earthquakes and are able to identify the necessary self-saving steps when an earthquake occurs. With this understanding, students in Malang City will become agents of change who can help educate their family members and friends about the importance of proper preparation and action during an earthquake disaster. As a final result, it is hoped that the risk and loss due to earthquakes will be reduced, as well as increased safety and community preparedness in facing them.
Penggunaan Sensory Path untuk Mendukung Perkembangan Motorik Anak Usia Pra Sekolah di “Tarbiyatul Athfal Pesan Ibu” Hastutiningtas‬, ‪Wahidyanti Rahayu; Setyabudi, Irawan; Maemunah, Neni
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.31

Abstract

The pre-school period is a developmental stage in children aged 3-6 years where children learn to interact with other people. At this time game tools are needed that can support children's motor development. Educational Game Tools (APE) are all forms of games designed to provide educational experiences or learning experiences to the players, especially children. TA Pesan Ibu is one of the schools that provides a stimulus for the development of preschool-aged children, such as motor, cognitive, and other developments. APE given to children is in the form of a Sensory Path. This game is still not optimal for children so the solution that can be done is to provide sensory path games so that they can provide a stimulus for children's motor development. Thus, the teacher can introduce educational game tools that are in accordance with the themes and sub-themes of learning so that children feel happy when they are in class. Masa Pra Sekolah adalah tahap perkembangan pada anak usia 3-6 tahun dimana anak belajar berinteraksi dengan orang lain. Pada masa ini diperlukan alat permainan yang dapat mendukung perkembangan motorik anak. Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan semua bentuk permainan yang dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan atau pengalaman belajar kepada para pemainnya, terutama pada anak. TA Pesan Ibu merupakan salah satu sekolah yang memberikan stimulus perkembangan anak usia prasekolah, seperti perkembangan motorik, kognitif dan lainnya. APE yang diberikan pada anak berupa Sensory Path, Permainan ini masih belum optimal diberikan pada anak sehingga solusi yang dapat dilakukan adalah memberikan permainan sensory path sehingga dapat memberikan stimulus pada perkembangan motorik anak. Dengan demikian, guru dapat mengenalkan alat permainan edukasi yang sesuai dengan tema dan sub tema pembelajaran sehingga anak merasa senang saat berada di dalam kelas.
Pendampingan Branding School dengan Keterampilan Video Content Creator Ibu – Ibu Guru TK Se-Kabupaten Sidoarjo Oktarina, Riesta Ayu; Sari, Ratna Puspita; Suprihatin, Suprihatin; Wulandari, E. Rizky; Rachmawati, Aulia Afniar
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.34

Abstract

Artikel ini merupakan hasil pelatihan dan pendampingan branding school dengan pembuatan video content creator ibu – ibu guru TK se-Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan video content creator dan branding sekolah bagi ibu guru TK di Kabupaten Sidoarjo. Materi meliputi public speaking, perencanaan, produksi konten, serta produksi, editing, dan publikasi video. Guru diajarkan public speaking untuk komunikasi efektif, perencanaan konten menarik, dan produksi serta editing video. Hasilnya, guru-guru mampu menghasilkan konten video informatif, mempublikasikannya melalui media sosial, meningkatkan citra sekolah, dan menarik calon murid. Pendampingan ini berhasil meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, produksi konten menarik, serta penguasaan produksi, editing, dan publikasi video. Pendampingan ini memiliki dampak positif dalam menghubungkan guru dengan keterampilan video modern, mendukung branding sekolah, dan memperkaya komunikasi dengan masyarakat. Rekomendasi dari artikel ini adalah bahwa pendekatan serupa bisa diterapkan di lembaga pendidikan lain untuk mendukung branding dan komunikasi yang efektif. Peningkatan ini diharapkan akan memperbaiki citra sekolah dan jumlah pendaftar di masa mendatang. This article is the result of training and mentoring for branding schools by making video content creators for kindergarten teachers throughout Sidoarjo Regency. The aim is to improve the skills of video content creators and school branding for kindergarten teachers in Sidoarjo Regency. Materials include public speaking, planning, content production, as well as video production, editing and publication. Teachers are taught public speaking for effective communication, planning interesting content, and video production and editing. As a result, teachers are able to produce informative video content, publish it through social media, improve the school's image, and attract prospective students. This assistance has succeeded in improving public speaking skills, production of interesting content, as well as mastery of video production, editing and publication. This assistance has had a positive impact in connecting teachers with modern video skills, supporting school branding, and enriching communication with the community. The recommendation from this article is that a similar approach can be applied in other educational institutions to support effective branding and communication. This increase is expected to improve the image of the school and the number of applicants in the future.
Peningkatan Pengetahuan Fungsi Kognitif pada Lansia Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang Rosdiana, Yanti; Devi , Hilda Mazarina; Dewi , Novita; Supriyadi, Supriyadi; Putri, Rona Sari Mahaji
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.35

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah serius pada lansia yang akan mengakibatkan lansia sulit untuk hidup mandiri dan meningkatkan risiko terjadinya demensia sehingga lansia mengalami gangguan perilaku dan penurunan kualitas hidup. Gangguan fungsi kognitig ini apabila terjadi dalam jangka waktu yang Panjang dan tidak segera dilakukan penanganan yang optimal dapat menganggu kegiatan aktifitas lansia dalam sehari-hari. Perubahan fungsi kognitif ini tentunya membawa dampak tersendiri bagi kehidupan lansia dengan demikian perlu adanya solusi diatantaranya adalah dengan melakukan terapi permainan tebak gambar untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi pengetahuan fungsi kognitif pada lansia. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini diberikan pada 37 orang lansia di RT 06 RW 01 Jl . Kasin Jaya III Keluarahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun. Dari hasil pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini didapatkan perebedaan sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat yang sebelumnya pengetahuan fungsi kognitif tinggi sebesar 59,4% dan setelah kegiatan pengetahuan fungsi kognitif lansia sedang sebesar 56.7%. Diharapkan kedepannya dapat mengadakan edukasi berkala tentang fungsi kognitif pada lansia. Decreased cognitive function is a serious problem in the elderly which will make it difficult for the elderly to live independently and increase the risk of developing dementia so that the elderly experience behavioral disorders and a decreased quality of life. If this cognitive function disorder occurs over a long period of time and optimal treatment is not immediately carried out, it can interfere with the activities of the elderly in their daily activities. This change in cognitive function certainly has its own impact on the lives of the elderly, so there is a need for a solution, one of which is to do picture guessing game therapy to improve cognitive function in the elderly. The implementation of this service aims to increase the function of knowledge of cognitive functions in the elderly. This Community Service implementation was given to 37 elderly people in RT 06 RW 01 Jl. Kasin Jaya III, Tanjungrejo Exit, Sukun District. From the results of the implementation of community service, it was found that the difference before the implementation of community service activities was that previously knowledge of cognitive functions was high at 59.4% and after activities knowledge of cognitive functions of the elderly was moderate at 56.7%. It is hoped that in the future it will be able to conduct periodic education about cognitive function in the elderly
Penyuluhan dan Sosialisasi Lingkungan Sehat pada Komunitas Waria, Karangploso, Kabupaten Malang Mutiara, Farah; Kholil, A.Yusuf; Dewi, Retno Ayu
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.43

Abstract

Kegiatan ini mengeksplorasi peran penting penyuluhan dan sosialisasi dalam membina lingkungan sehat pada komunitas Waria Karangploso Kabupaten Malang. Komunitas Waria, yang terdiri dari individu transgender di Indonesia, sering menghadapi diskriminasi dan pengucilan masyarakat, yang mengakibatkan berbagai tantangan kesehatan dan kesejahteraan. Temuan menunjukkan bahwa program konseling dan sosialisasi sangat berdampak pada kesejahteraan mental, emosional, dan fisik anggota komunitas Waria. Melalui inisiatif ini, individu mendapatkan akses terhadap informasi kesehatan penting, jaringan dukungan sosial, dan rasa memiliki. Lebih lanjut, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat, penyedia layanan kesehatan, dan lembaga pemerintah dalam melaksanakan program berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan spesifik komunitas Waria. Kegiatan ini menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk mendorong penerimaan, inklusivitas, dan pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan adil bagi komunitas Waria di Karangploso, Kabupaten Malang. This activity explores the important role of counseling and socialization in fostering a healthy environment in the Waria Karangploso community, Malang Regency. The Waria community, which consists of transgender individuals in Indonesia, often faces discrimination and exclusion from society, resulting in various health and well-being challenges. Findings show that counseling and outreach programs greatly impact the mental, emotional, and physical well-being of members of the Transgender community. Through this initiative, individuals gain access to important health information, a social support network, and a sense of belonging. Furthermore, this research underscores the importance of collaboration between community organizations, health service providers, and government agencies in implementing sustainable programs that meet the specific needs of the Transgender community. This activity emphasizes the importance of ongoing efforts to encourage acceptance, inclusivity, and education to create a healthier and more equitable environment for the Waria community in Karangploso, Malang Regency.

Page 1 of 3 | Total Record : 30