cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jise.journal@lenvari.org
Editorial Address
Perum Pesona Mutiara, Karangwidoro, Dau, Kabupaten Malang 65151
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Indonesian Society Empowerment
ISSN : 29878160     EISSN : 29877288     DOI : https://doi.org/10.61105/jise.v1i1
Journal of Indonesian Society Empowerment (JISE) adalah sebuah wadah menerbitkan dan menyebarluaskan gagasan dan penelitian di bidang pengabdian masyarakat, pekerjaan sosial, dan aktivitas pemberdayaan komunitas dan kemasyarakatan. Jurnal ini bertujuan untuk berkontribusi dalam pemahaman teoretis, membentuk kebijakan publik, dan melihat praktik aktivitas sosial. Kami menerima publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional, dan pengabdi dengan fokus Community Empowerment; Social Access; Community Service; Education for Sustainable Development; Service to the Community; Training, Marketing, Technological Accuracy, and Design; Outskirt Areas and Undeveloped Areas; dan Education for Sustainable Development;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): June" : 5 Documents clear
Program Pemberdayaan Masyarakat pada Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Ghofur, M Abdul; Fikri, Jauhari; Arlita, Maisy
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i1.69

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat di Desa Jombok bersifat multifaset, meliputi inisiatif seperti pembuatan pintu masuk desa, pelatihan pengolahan susu sapi, dan pemberian pemeriksaan kesehatan gratis. Penciptaan gerbang masuk yang estetis berfungsi sebagai simbol identitas masyarakat serta menumbuhkan rasa bangga dan persatuan antar warga. Gerbang-gerbang ini dapat menarik pengunjung, sehingga berpotensi membuka jalan bagi peluang ekonomi di desa. Aspek integral lainnya dari program ini melibatkan pelatihan anggota masyarakat dalam pengolahan susu sapi. Inisiatif ini bukan hanya tentang diversifikasi ekonomi tetapi juga membekali individu dengan keterampilan baru, mendorong kewirausahaan dan berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi dalam masyarakat. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis mengatasi masalah kesehatan yang mendesak, mendorong masyarakat yang lebih sehat, dan mengurangi beban ekonomi yang terkait dengan biaya perawatan kesehatan.
Workshop Literasi Digital Berbasis KAP dengan Metode Boardgame bagi Mahasiswa UKWMS, Kampus Madiun Apul, Merlina Maria Barbara; Purnama, Finsensius Yuli
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i1.73

Abstract

Bermula dari kebutuhan Program Studi Bahasa Inggris (PSDKU) Kampus Madiun Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) untuk memberikan pengetahuan dan skill literasi digital bagi mahasiswa, maka dirancang sebuah program pengabdian masyarakat yang berfokus pada workshop keterampilan cek fakta. Workshop ini berfokus pada tiga keterampilan utama yakni cek fakta, perlindungan data pribadi dan etika bermedia digital. Pertama, keterampilan cek fakta, bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada peserta agar dapat menjadi agen periksa fakta yang terampil, khususnya dalam mengidentifikasi dan melawan penyebaran hoaks. Peserta akan dibekali pengetahuan dan keterampilan bagaimana melakukan periksa fakta. Narasumber akan mengajak peserta mempelajari pengertian hoaks, motif penyebar hoaks, ciri, dampak, dan cara melakukan periksa fakta (video, foto, dan narasi). Kedua, keterampilan perlindungan data pribadi bertujuan agar peserta mampu melindungi data dan perangkat dari ancaman kejahatan online. Banyaknya modus penipuan online di antaranya berkedok pembaruan data dari oknum yang mengaku dari bank, undian berhadiah, lowongan pekerjaan, bahkan modus lainnya seperti pengambilalihan akun pada kartu kredit atau kartu debit dengan mengambil data pribadi. Ketiga, keterampilan etika bermedia digital bertujuan untuk meninkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap netiket. Konflik di media digital dapat terjadi salah satunya ketika seseorang tidak bersikap etis dan terdapat pihak lain yang tidak terima atas sikap atau perilaku tersebut. Bentuk, ragam, motif, dan modus kejahatan semakin beragam dan variatif. Pendekatan yang digunakan adalah metode Komunikasi Antar Pribadi dengan menggunakan permainan boardgame. Metode ini cocok digunakan dalam dinamika kelompok agar tidak membosankan. Hasilnya, pesertas merasa pelatihan lebih dinamis dan mudah dipahami materinya. Starting from the needs of the English Study Program at Madiun Campus of UKWMS to provide knowledge and digital literacy skills to students, a community service program focused on fact-checking skills workshops was designed. This workshop focuses on fact-checking, personal data protection, and digital media ethics. Firstly, the fact-checking skill aims to provide training to participants to become skilled fact-checking agents, especially in identifying and combating hoax dissemination. Participants will be equipped with knowledge and skills on how to fact-check. Speakers will guide participants in understanding the concept of hoaxes, the motives behind hoax dissemination, characteristics, impacts, and methods of fact-checking (videos, photos, and narratives). Secondly, the personal data protection skill aims to enable participants to protect data and devices from online crime threats. Among the various online fraud modes are disguised as data updates from individuals claiming to be from banks, prize draws, job vacancies, and even other modes such as taking over credit card or debit card accounts by obtaining personal data. Thirdly, digital media ethics skills aim to enhance participants' knowledge and understanding of netiquette. Conflicts in digital media can occur when someone behaves unethically and there are others who disagree with such behavior. The forms, varieties, motives, and modes of crime are increasingly diverse and varied. Interpersonal Communication method using board games is suitable for group dynamics to prevent boredom and engage participants in game simulations. As a result, participants find the training more dynamic and the material easier to understand.
Program Kampanye Public Relations "Zero Waste" sebagai Upaya Menuju Kampung Bebas Plastik Di Keputih Surabaya Romadhan, Mohamamd Insan; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i1.85

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar. Salah satu bentuk produk plastik yang paling sering digunakan dan ditemui adalah kantong plastik. Kantong plastik memiliki sifat yang tahan air, ringan, dan mudah didapat membuatnya menjadi pilihan yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Namun dibalik segala kelebihan dan kepraktisan plastik tersebut, sampah plastik juga menimbulkan ancaman yang cukup serius terhadap lingkungan dan manusia. Celakanya masih banyak Masyarakat yang kurang peduli terhadap bahaya plastik bagi lingkungan. Termasuk pada Masyarakat keputih Surabaya, di mana masih banyaknya penggunaan kantong belanja berbahan plastik yang digunakan khususnya oleh Ibu-ibu. Untuk itu maka Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul Program Kampanye Public Relations "Zero Waste" sebagai Upaya Menuju Kampung Bebas Plastik Di Keputih Surabaya dibuat. Tujuan dari Program ini adalah untuk mengurangi penggunaan plastik yang ada di kampung keputih. Adapun metode yang dilakukan dengan melakukan sosialisasi secara langsung kepada warga dan dengan menggunakan media luar ruang seperti poster, fyler sebagai media kampanye “zero waste”. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya perubahan secara kognitif bagi Masyarakat kampung keputih terutama dalam hal pengetahuan tentang kondisi sampah plastik di Indonesia tepatnya di kota Surabaya, dampak sampah plastik bagi lingkungan dan manusia, serta keuntungan beralih menggunakan kantong belanja ramah lingkungan yang dibuktikan dengan hasil rekayasa sosial yang telah dilakukan. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa dengan perencanaan kampanye public relations yang terukur dan tepat sasaran, maka keberhasilan dari program public relations juga dapat semakin meningkat
Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Sebagai Alternatif Pertanian Hijau di Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo Maulana, Hartomi; Cahya, Irfan Dwi; Anas, M. Khalilurrahman; Simanjuntak, M. Sahban; Zulfa, Indana; Ravie, Aufa; Efendi, Ahmad; Mumtaza, Isyraq; Syafi’i, M; Ali, Badri
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i1.86

Abstract

Penelitian ini merupakan rangkaian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk Kuliah Kerja Nyata. Pengabdian ini dilakukan di Desa Gelangkulon Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo. Tujuan kegiatan ini adalah mengubah kebiasaan masyarakat yang biasa menggunakan pupuk kimia yang membahayakan untuk lingkungan. Adapun cara yang dilakukan adalah dengan menggantikan pupuk tersebut dengan pupuk organic yang berasal dari urine sapi dan nabati lainnya. Proses ini mempunyai bahan dasar yaitu limbah urine sapi yang difermentasikan Bersama bahan lainnya seperti jahe, kunyit, lengkuas dan sebagainya. Dengan kegiatan ini mampu memahami kepada masyarakat khususnya petani dan peternak yang saling bersinambung dalam proses pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan. Dengan adanya jalan alternatif ini diharapkan kelompok tani serta masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya yang tinggi untuk membeli pupuk yang bersifat alami. This research is a series of community service in the form of Real Work Lectures. This service was carried out in Gelangkulon Village, Sampung District, Ponorogo Regency. The purpose of this activity is to change the habits of people who are used to using chemical fertilizers that are harmful to the environment. The method used is to replace these fertilizers with organic fertilizers derived from cow urine and other plants. This process has a basic ingredient, namely cow urine waste which is fermented with other ingredients such as ginger, turmeric, galangal and so on. This activity is able to understand the community, especially farmers and breeders who are interconnected in the process of making environmentally friendly organic fertilizers. With this alternative path, it is hoped that farmer groups and communities will not need to pay high costs to buy natural fertilizers.
Maximizing the Management of Red Onion and Crispy Rice Crackers Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Purworejo Village, Ngantang Subdistrict, Malang Regency as Efforts to Expand Market Share Rizki, Rizki Aprilia Dwi Susanti; Gunawan, Cakti Indra; Askiyanto, Moh.; Kusufa, Fendiyatmi; Iriani, Nur Ida; Rifa’i, Muhamad; Nugroho, Anung Prasetyo
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i1.89

Abstract

Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) diarahkan agar memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penciptaan kesempatan kerja, peningkatan ekspor dan peningkatan daya saing. Sementara itu pengembangan usaha skala mikro diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah, khususnya di sektor pertanian dan perdesaan. Kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas, rendahnya nilai tambah, dan rendahnya kualitas produk. Walau diakui pula bahwa UMKM menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia, tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah. Hal ini dikarenakan UMKM, khususnya usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja), mempunyai produktivitas yang sangat rendah. Bila upah dijadikan produktivitas, upah ratarata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. Hal tersebut juga terjadi pada para pelakun umkm petani bawang dan pelaku usaha kripik mlempeng di Desa Purworejo kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Dengan pemahaman tersebut maka diperlukan sebuah upaya penigkatan pengetahuan bagi pelaku UMKM yaitu berupa kegiatan sosialiasi dan juga pelatihan. The development of small and medium Enterprises (SMes) is directed towards making significant contributions to job creation , increasing exports, and anhancing competiviness, while the development of micro-scale business is aimed at contributing to the improvement of income for low income communities, particularly in the agricultural and rural sectors. The real performance challenges faced by most businesses, especially micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia, are notably low productivity levels, low value-added, and low product quality. Although it is acknowledged that MSMEs provide employment for a large portion of workers in Indonesia, their contribution to national output is categorized as low. This is because MSMEs, especially micro-enterprises and the agricultural sector (which employ a large workforce), have very low productivity. When wages are considered as productivity, average wages in micro and small businesses generally fall below the minimum wage. This situation also occurs among onion farmers and snack producers in the village of Purworejo, Ngantang District, Malang Regency. With this understanding, efforts to increase knowledge among MSME actors are needed, such as through socialization activities and training.

Page 1 of 1 | Total Record : 5