cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): 2024" : 15 Documents clear
Rekomendasi Kebijakan Pendidikan Islam Nidia Suriani; Su’aidi; Minnah El Widdah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.93

Abstract

Kebijakan merupakan arah pedoman dalam pengambilan sebuah keputusan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Pada penelitian ini tidak terdapat lokasi penelitian, karena seluruh data diambil dari jurnal, buku, dan proseding ilmiah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat dideskripsikan bahwa rekomendasi kebijakan pendidikan harus menjabarkan visi dan misi pendidikan nasional untuk mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan nasional. Kebijakan pendidikan ditetapkan dalam kurun waktu tertentu dan dapat diubah atau diganti sesuai dengan keadaan zaman serta kebutuhan. Kebijakan pendidikan dirumuskan melalui proses politik untuk menentukan rencana-rencana atau langkah-langkah strategis dalam menyelenggarakan pendidikan. Menentukan rencana-rencana kebijakan pendidikan harus juga mengkaitkannya dengan anggaran pendidikan. Sebab anggaran pendidikan sangat menentukan tingkat efisien dan efektivitas pelaksanaan suatu kebijakan pendidikan.
Analisis Kebijakan Pendidikan Islam; Sebuah Interpretasi Saidin; Su’aidi; Minnah El Widdah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.94

Abstract

Kebijakan merupakan arah pedoman dalam pengambilan sebuah keputusan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Pada penelitian ini tidak terdapat lokasi penelitian, karena seluruh data diambil dari jurnal, buku, dan proseding ilmiah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat dideskripsikan bahwa lembaga pendidikan dibawah naungan kementerian agama RI terdiri dari madrasah dan pondok pesantren. Berikutnya kebijakan pendidikan ditetapkan dalam kurun waktu tertentu dan dapat diubah atau diganti sesuai dengan keadaan zaman serta kebutuhan. Kebijakan pendidikan dirumuskan melalui proses politik untuk menentukan rencana-rencana atau langkah-langkah strategis dalam menyelenggarakan pendidikan. Menentukan rencana-rencana kebijakan pendidikan harus juga mengkaitkannya dengan anggaran pendidikan. Sebab anggaran pendidikan sangat menentukan tingkat efisien dan efektivitas pelaksanaan suatu kebijakan pendidikan.
Implementasi Metode Sosiodrama Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Batang Hari Muttaqin; Kemas Imron Rosadi; Sumirah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.96

Abstract

Pembelajaran dengan metode sosiodrama merupakan suatu alternatif untuk menarik minat belajar sisiswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi metode sosiodrama dalam meningkatkan minat belajar siswa. Untuk mengetahui kendala dalam penerapan methode sosiodrama dalam meningktkan minat belajar siswa. dan untuk mengetahui solusi dalam menghadapi kendala Pada Implementasi metode sosiodrama dalam meningkatkan minat belajar siswa. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, Subjek penelitian menggunakan metode Perposive Sampling, informan dalam penelitian ini adalah guru sejarah kebudayaan islam dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Taknik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini pertama guru menerapkan metode sosiodrama yaitu memberitahu materi kepada siswa, lalu membagi kelompok serta memberitahu ke siswa untuk membuat dialog setelah itu baru menampilkan sosiodrama nya di depan kawan-kawannya. kedua kendala yang di hadapi guru dalam menerapkan metode sosiodrama pada pembelajaran sejarah kebudayaan islam yaitu kurangnya latihan serta keterbatasan waktu. ketiga solusi guru dalam mengatasi kendala pada penerapan metode sosiodrama pembelajaran sejarah kebudayan islam yaitu menyediakan waktu latihan dan meningkatkan kreativitas pada pembelajaran sejarah kebudayaan islam.
Implementasi Manajemen Risiko Dalam Pengembangan Kurikulum di SMP QLP Rabbani Bandung Rida Khoerunnisa; Wahyu Hidayat
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.97

Abstract

Risiko adalah suatu hal yang pasti ada dalam setiap aktivitas manusia, termasuk dalam pengembangan kurikulum di satuan pendidikan. Risiko tersebut dapat berupa ancaman atau tantangan yang apabila tidak dikelola akan menjadi suatu hambatan dalam mencapai tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tahapan implementasi manajemen risiko di SMP QLP Rabbani, bagaimana strategi mitigasi risiko yang dilakukan serta monitoringnya dalam pengembangan kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang diantara teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Dari hasil penelitian ini, dapat diuraikan bahwa implementasi manajemen risiko dalam pengembangan kurikulum di SMP QLP Rabbbani Bandung dilakukan dalam beberapa langkah. Langkah-langkah tersebut yakni identifikasi risiko, pengukuran risiko, mitigasi risiko, dan evaluasi risiko. Karena SMP QLP Rabbani Bandung merupakan lembaga pendidikan yang baru didirikan dan belum mempunyai data siswa yang masuk, sehingga risiko dalam pengembangan kurikulumnya diidentifikasi ketika program berjalan.
Identifikasi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Reva Kids Kabupaten Bandar Lampung Putri Nova Liani; Ulwan Syafrudin; Nopiana
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.98

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak usia dini (5-6 tahun) memiliki peranan yang sangat penting untuk diperhatikan agar berjalan dengan optimal, karena ini menjadi salah satu faktor kesuksesannya dimasa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TK REVA KIDS, menggunakan pendekatakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitiannya adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel berjumlah 20 orang/anak yang diambil dari anak-anak berusia 5-6 tahun di TK REVA KIDS, Kecamatan Kemiling, Kabupaten Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, dan instrumennya menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil dari pengisian kuesioner, kemudian dilakukan Uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan Uji Homogenitas. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa anak usia 5-6 tahun di TK REVA KIDS memiliki perkembangan sosial emosional yang baik, yang sesuai dengan perkembangan seusianya, namun guru atau orang tua perlu meningkatkan lagi gaya pengasuhan dan pendidikan yang diberikan lebih tepat agar lebih optimal.
Development Of An Entrepreneurship Program To Increase The Creativity Of Students Indra Wahyuni Firli Fangestu
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.101

Abstract

Entrepreneurship as a driver for developed countries, generates far-reaching social benefits through achieving success in business. In the midst of this dynamic, academics and practitioners enthusiastically play a role in expanding the knowledge platform, with the aim of increasing the success rate of startups through the creativity of the younger generation. This article examines the development of entrepreneurship programs to increase student creativity. The method used is literature review, the results of writing this article are; In the era, Islamic boarding schools strive to continue to bring up entrepreneurship programs in order to equip students related to knowledge as well as practice in entrepreneurship with the aim of preparing the younger generation to face the times and preparing the entrepreneurial spirit to face challenges from the economic sector.
Manajemen Strategik Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Dedi Susanto; Maisah; Lukman Hakim
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.102

Abstract

Manajemen strategik pendidikan islam dipelukan dalam menghadapi tantangan globalisasi saat ini. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen strategik pendidikan islam dalam menghadapi tantangan globalisasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi, dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat dideskripsikan bahwa manajemen strategi melibatkan proses seni dan ilmu dalam merencanakan, menerapkan, serta menilai kegiatan lintas fungsi yang memungkinkan suatu organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuannya dengan menciptakan keunggulan yang memungkinkan mereka unggul dalam persaingan global sebagai pemenang. Pendidikan Islam sebagai lembaga pendidikan mempunyai strategi khusus dalam proses pengaplikasiannya untuk menjadikan sumber daya manusia yang berguna bagi nusa, bangsa, dan berkhlakul karimah. Pondok Pesantren MAS Asad Kota Jambi sebagai salah satu pondok pesantren ternama di Indonesia, turut berkontribusi dalam mengembangkan dan memperluas wawasan para santrinya. Perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai selama ini, tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif dari para guru, staf, pengasuh dan pihak terkait lainnya. Dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran, Pondok Pesantren MAS Asad Kota Jambi melalui beberapa program seperti pengembangan laboratorium dan perpustakaan, serta mengadakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk memperluas keterampilan dan bakat para santri.
Transformasi Kurikulum Merdeka Di Madrasah; Menyongsong Era Pendidikan Digital Fahrina Yustiasari Liriwati; Siti Marpuah; Wasehudin; Zulhimma
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.103

Abstract

Artikel ini membahas transformasi kurikulum merdeka di madrasah dalam menyongsong era pendidikan digital. Era digital telah membawa perubahan besar dalam pendidikan, dan madrasah sebagai institusi pendidikan agama juga perlu beradaptasi dengan perubahan ini. Implementasi kurikulum merdeka menjadi semakin relevan dalam memberikan kebebasan dan kemandirian belajar kepada siswa di tengah perkembangan teknologi digital. Dalam artikel ini, penulis membahas peran penting kurikulum merdeka berbasis teknologi dalam menyokong pendidikan digital di madrasah. Kurikulum yang fleksibel dan berbasis teknologi dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, memfasilitasi akses ke konten pendidikan yang beragam, dan mendukung penilaian yang berbasis teknologi. Namun, ada juga tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan pengembangan keterampilan digital guru. Untuk menyongsong era pendidikan digital dengan baik, madrasah dapat mengadopsi sejumlah strategi, termasuk meningkatkan infrastruktur teknologi, mengembangkan keterampilan digital guru, menyediakan konten pendidikan yang beragam, dan menerapkan pendekatan merdeka belajar. Dengan menggabungkan kurikulum merdeka dengan teknologi, madrasah dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Dengan meningkatkan infrastruktur teknologi, mengembangkan keterampilan digital guru, dan menyediakan konten pendidikan yang beragam, madrasah dapat memastikan bahwa implementasi kurikulum merdeka berbasis teknologi berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di madrasah. Melalui integrasi teknologi, madrasah dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dan sesuai dengan tuntutan era pendidikan digital yang semakin maju.
Fungsi Lembaga Dalam Pelaksanaan Otonomi Pendidikan Irjus Indrawan
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.104

Abstract

Pengelolaan pendidikan nasional yang terpusat tidak mendorong demokrasi dan desentralisasi penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang terpusat ini mengakibatkan kebijakan yang seragam tidak mampu mengakomodir perbedaan keberagaman, kepentingan daerah, kepentingan sekolah, peran masyarakat dalam proses pendidikan padam, dan alokasi anggaran pendidikan terbuang percuma dan bocor. Sistem pendidikan terpusat sebelum desentralisasi belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan belum adanya demokrasi di dunia pendidikan, hal ini disebabkan sistem terpusat memaksakan dan menerapkan kebijakan yang seragam secara nasional, sehingga sasaran kebijakan pendidikan pusat tidak tercapai. Jenis tulisan pada jurnal ini adalah literatur review atau tulisan yang bersifat pustaka. Data diuraikan secara deskriptif, sehingga menunjukkan suatu kajian ilmiah yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pengumpulan data dalam tulisan ini diawali dengan mengumpulkan berbagai literatur yang mendukung dan sesuai baik dalam bentuk teks tertulis maupun soft copy. Selanjutnya penulis menganalisis data dan mereduksi berbagai informasi yang relevan hingga akhirnya melahirkan solusi dari masalah yang dikupas dalam tulisan ini. Peran lembaga-lembaga dalam otonomi pendidikan baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, dewan pendidikan, dan komite sekolah sangat saling terkait dan saling mendukung dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Oleh karena itu peran lembaga dalam mencapai prestasi yang bermutu dan tepat guna sangat diharapkan, sehingga terciptalah pendidikan yang menyentuh kebutuhan dan tuntutan masyarakat serta mampu menyentuh daerah dalam artian pendidikan mampu menggali potensi yang dimiliki masyarakat. wilayah, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya.
Metode Picture Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI : (Studi di SMAN 1 Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau) Nurlaila
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i1.105

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui metode picture pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penerapan metode pembelajaran Picture dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran PAI kelas XI SMAN 1 Kelayang yaitu pada siklus I 66,66% dan pada siklus II 80,30%. Berdasarkan analisis data yang didapat, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa menggunakan metode Picture dalam mata pelajaran PAI dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 15